{"id":10022,"date":"2023-09-29T15:25:46","date_gmt":"2023-09-29T08:25:46","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=10022"},"modified":"2025-04-26T21:45:40","modified_gmt":"2025-04-26T14:45:40","slug":"serba-serbi-tanaman-kemuning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/serba-serbi-tanaman-kemuning\/","title":{"rendered":"Tanaman Kemuning, Pemilik Bunga Cantik Penyimpan Misteri"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman Kemuning, begitulah kebanyakan orang menyebutnya. Ia juga dikenal sebagai \u201c<em>orange jessamine<\/em>\u201d atau \u201c<em>mock orange<\/em>.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan sebagai<a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/bunga-anggrek-langka-yang-perlu-kamu-tahu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7004\"> tanaman hias<\/a> di pekarangan rumah. Salah satu anggota keluarga Rutaceae ini memiliki nama panggilan lain seperti kamuning (Sunda), kajeni, kemoning (Bali).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman hias yang satu ini cukup populer di banyak bagian dunia. Namun, keberadaan tanaman ini tidak hanya berfungsi menghiasi taman dan halaman rumah dengan daunnya yang hijau dan bunganya yang wangi, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat yang berguna, terutama bagian bunganya (Adfa, 2007).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa saja manfaat bunga kemuning? Yuk simak secara seksama ulasan berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong> Ciri-Ciri <\/strong>dan Klasifikasi Tanaman Kemuning<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman kemuning termasuk ke dalam keluarga Rutaceae atau jeruk-jerukan dengan karakteristik daun yang mirip dengan daun jeruk nipis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengetahui secara mendalam ciri khas kemuning, yuk kenali ciri-cirinya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Daun hijau berkilau<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun kemuning adalah salah satu fitur terpentingnya. Daunnya hijau mengkilap dengan struktur daun majemuk yang terdiri dari 3-7 anak daun. Mereka memiliki aroma yang khas ketika dihancurkan (Syahadat &amp; Aziz, 2013).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bunga wangi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning menghasilkan bunga-bunga putih kecil yang sangat harum (Syahadat &amp; Aziz, 2013). Wanginya yang khas membuatnya populer sebagai tanaman hias.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Buah kemuning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun kurang dikenal, tanaman ini juga menghasilkan buah yang berwarna merah atau oranye. Buah ini beracun jika dikonsumsi dan sebaiknya tidak dimakan (Amanda, 2019).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pertumbuhan yang cepat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning adalah tanaman yang tumbuh dengan cepat (<em>fast-growing species<\/em>) dan bisa mencapai ketinggian hingga 6 meter. Ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk pagar hidup atau tanaman penutup tanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia, jenis tanaman kemuning terdapat tiga spesies; yakni kemuning lokal atau kemuning jenar kemuning micro, dan kemuning mas atau pohon kemuning gading.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini, merupakan klasifikasi tanaman kemuning:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kerjaan<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Angiospermae<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Magnoliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Sapindales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Rutaceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Murraya<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td><em>Murraya paniculata<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel klasifikasi tanaman kemuning<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/tumbuhan-hutan-hujan-tropis\/\">10+ Tumbuhan Hutan Hujan Tropis Indonesia dan Ciri-cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar-tanaman-kemuning.webp\" alt=\"Gambar-tanaman-kemuning\" class=\"wp-image-10030\" title=\"\"><figcaption>Infografis tentang tanaman kemuning oleh LindungiHutan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Tanaman Kemuning<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning tidak hanya memberikan keindahan visual di taman atau pekarangan rumah, tetapi juga memiliki beberapa manfaat praktis, seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pagar hidup<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena pertumbuhannya yang cepat dan kemampuannya untuk tumbuh rapat, kemuning sering digunakan sebagai pagar hidup. Ini membantu menciptakan privasi di taman Anda dan mengurangi suara dari luar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Aromaterapi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga kemuning menghasilkan wangi yang khas yang sering digunakan dalam industri parfum (Taufika dkk, 2016). Anda dapat menikmati aroma segar ini di taman setiap kali bunga mekar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Obat tradisional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa bagian dari kemuning, seperti daun dan akar, telah digunakan dalam <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-tanaman-herbal-dan-manfaatnya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5218\">pengobatan tradisiona<\/a>l untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti demam, batuk, dan sakit perut (Amanda, 2019).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bahan riasan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa budaya menggunakan bunga kemuning sebagai bahan riasan atau hiasan dalam upacara pernikahan, upacara agama, atau adat lainnya. Bunga ini sering digunakan dalam rangkaian bunga dan hiasan meja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perawatan Tanaman Kemuning<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini merupakan tips dalam merawat kemuning agar tumbuh secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Penyiraman<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini memerlukan penyiraman yang cukup terutama selama musim kering. Pastikan tanah tetap lembab, tetapi tidak tergenang air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pemupukan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa memberikan pupuk berbahan organik pada tanaman ini untuk meningkatkan pertumbuhannya. Pemupukan biasanya dilakukan pada musim semi dan musim panas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pemangkasan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemangkasan rutin membantu menjaga bentuk tanaman dan mendorong pertumbuhan yang lebih kompak. Anda dapat memangkasnya setelah musim berbunga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penyediaan cahaya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning tumbuh dengan baik di tempat yang terkena sinar matahari penuh hingga setengah teduh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah Bunga Kemuning Langka?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning bukan merupakan tanaman yang langka dan masih banyak di temukan sebagai tanaman pagar. Hal ini juga dibuktikan oleh belum masuknya tanaman ini dalam daftar merah atau Red List IUCN.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pohon Kemuning Mitos<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemuning memiliki beberapa mitos atau kepercayaan yang berkembang dalam budaya dan tradisi tertentu, terutama di daerah yang tanaman ini banyak ditemukan. Beberapa mitos yang terkait dengan kemuning mungkin termasuk:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Perlindungan dari roh halus<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa orang mungkin mempercayai bahwa tanaman kemuning memiliki kekuatan untuk melindungi rumah atau pemiliknya dari roh halus atau energi negatif. Oleh karena itu, tanaman ini sering ditempatkan di dekat pintu masuk rumah atau di halaman sebagai bentuk perlindungan spiritual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mitos pemangkasan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mitos terkait dengan cara memangkas tanaman kemuning secara khusus agar tidak mengundang nasib buruk atau mengganggu roh halus. Ini mungkin berhubungan dengan keyakinan bahwa pemangkasan yang salah dapat membawa malapetaka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-bunga-edelweis\/\">Bunga Edelweis, Si Cantik Penghuni Atap Negeri<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Trembesi, Pohon Peneduh dengan Bentuk yang Cantik\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/sDn7lrjs71o?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-0534def\" data-block-id=\"0534def\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-0534def-column stk-container stk-0534def-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"has-large-font-size wp-block-paragraph\"><strong><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Telah Menanam Lebih Dari 700 Ribu di 40+ Lokasi Penanaman di Indonesia<\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-5dfada4\" data-block-id=\"5dfada4\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-ec573b2\" data-block-id=\"ec573b2\"><style>.stk-ec573b2 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-ec573b2 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Pelajari tentang LindungiHutan<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Pohon Kemuning<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1695967299785\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah pohon kemuning boleh ditanam di depan rumah?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Boleh, karena salah satu fungsi tanaman ini adalah sebagai tanaman pagar.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1695967312729\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa manfaat dari bunga kemuning?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Manfaat kemuning mulai dari sebagai tanaman pagar hingga obat tradisional.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1695967329984\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa arti dari bunga kemuning?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Arti bunga kemuning salah satunya adalah lambang kebaikan.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-b2fdbe4\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"b2fdbe4\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-e5d9f20\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"e5d9f20\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-43b588c\" data-block-id=\"43b588c\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-698c13b\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"698c13b\"><p class=\"stk-block-text__text\">Adfa, M. (2007). Isolasi Senyawa Flavonoid Aktif Berkhasiat Sitotoksik Dari Daun Kemuning (Murraya Paniculata L. Jack).&nbsp;<em>GRADIEN<\/em>,&nbsp;<em>3<\/em>(2), 262-266.<br><br>Amanda, K. A. (2019). Review efek antioksidan pada kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack).&nbsp;<em>Medical Journal of Lampung University<\/em>,&nbsp;<em>8<\/em>(2), 265-272.<br><br>Syahadat, R. M., &amp; Aziz, S. A. (2013). Hubungan jumlah bunga, jumlah daun, jumlah anak daun, jumlah cabang, dan tinggi tanaman terhadap pertumbuhan bibit tanaman kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack).&nbsp;<em>Jurnal Lanskap Indonesia<\/em>,&nbsp;<em>5<\/em>(1).<br><br>Taufika, R., Aziz, S. A., &amp; Melati, M. (2016). Produksi flavonoid daun kemuning (Murraya paniculata L. Jack) pada dosis pupuk organik dan interval panen yang berbeda.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-dfca079\" data-block-id=\"dfca079\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penulis: <a href=\"https:\/\/id.linkedin.com\/in\/adijayabilal\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bilal Adijaya<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanaman Kemuning, begitulah kebanyakan orang menyebutnya. Ia juga dikenal sebagai \u201corange jessamine\u201d atau \u201cmock orange.\u201d Kemuning merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Salah satu anggota keluarga Rutaceae ini memiliki nama panggilan lain seperti kamuning (Sunda), kajeni, kemoning (Bali). Tanaman hias yang satu ini cukup populer di banyak bagian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10031,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[1345,1347,1348,1344,1346],"class_list":["post-10022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-bunga-kemuning","tag-manfaat-kemuning","tag-murraya-paniculata","tag-pohon-kemuning","tag-tanaman-kemuning"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10022"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10022\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}