{"id":1020,"date":"2022-02-16T12:49:00","date_gmt":"2022-02-16T05:49:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=1020"},"modified":"2024-04-26T09:02:19","modified_gmt":"2024-04-26T02:02:19","slug":"angsana-ciri-budidaya-manfaat-pohon-angsana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/angsana-ciri-budidaya-manfaat-pohon-angsana\/","title":{"rendered":"Angsana: Ciri-ciri, Cara Budidaya dan Manfaat Pohon Angsana"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon Angsana atau Sonokembang <em>(Pterocarpus indicus)<\/em> termasuk pohon dengan berbagai keunikan dan manfaat. Keunikannya, pohon ini memiliki nama yang berbeda di setiap daerah. <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/tag\/flora\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post_tag\" data-id=\"51\" rel=\"noreferrer noopener\">Tanaman<\/a> ini juga tersebar di berbagai wilayah belahan dunia seperti Nigeria, Filipina, Papua Nugini dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena memiliki nama yang berbeda di setiap daerah, tumbuhan ini sering tidak dikenali masyarakat, padahal <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/katalog-pohon\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/katalog-pohon\" rel=\"noreferrer noopener\">pohon<\/a> tersebut adalah pohon asli dari Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya di Aceh pohon angsana ini dikenal dengan nama Asan, Ambon (Lala, lalan), Batak (Sena, Sona, Hasona), Betawi (Angsana, Babaksana), Jawa dan Madura (Sana Kembang), Minang (Asana, Sana, Langsano, Lansano), Maluku (Linggua), Ternate, Tidore dan Halmahera (Ligua), dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon angsana berasal dari suku Fabaceae (Leguminosae), yaitu suku polong-polongan. Tanaman ini termasuk produsen kayu berkualitas tinggi, berwarna kemerah-merahan, kayunya sedikit keras dan berat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pohon-beringin-ciri-jenis-fakta-dan-manfaat\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"817\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Beringin: Klasifikasi, Ciri-ciri, Jenis dan Manfaat Beringin<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temukan penjelasan lengkap terkait taksonomi, ciri-ciri, cara budidaya dan manfaat pohon angsana untuk perekonomian dan lingkungan di penjelasan selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Taksonomi Pohon Angsana<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-regular\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kingdom<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Spermatophyta<\/td><\/tr><tr><td>Subdivisi<\/td><td>Angiospermae<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Dicotyledonae<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Resales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Fabaceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Pterocarpus<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td>Pterocarpus indicus<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel klasifikasi pohon angsana (Pterocarpus indicus).<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-ciri dan Karakteristik Angsana<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon angsana merupakan jenis tanaman pohon deciduous (berumah dua). Tanaman ini dapat berkembang setinggi 30-40 meter, dengan diameter batang lebih dari 2 meter. Umumnya, bentuk pohonn angsana jelek, pendek dan berbanir. Pada batangnya, mengandung senyawa Formononetin, Isoliquiritigenin, Hydroxy Hydra Topic Acid, dan Aryl Benzofuran.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-style-default\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Pohon-Angsana-Dewasa-Design-Blog-LindungiHutan.png\" alt=\"Gambar pohon angsana dewasa yang rindang dan hijua - LindungiHutan.\" class=\"wp-image-1028\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Pohon-Angsana-Dewasa-Design-Blog-LindungiHutan.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Pohon-Angsana-Dewasa-Design-Blog-LindungiHutan-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Pohon-Angsana-Dewasa-Design-Blog-LindungiHutan-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Pohon angsana dewasa  yang rindang (Dokumentasi: Fredikurniawan.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan ini termasuk produsen kayu berkualitas tinggi. Kayu angsana berwarna kemerah-merahan, lumayan keras dan berat. Kayunya melahirkan eksudat (isi sel yang keluar secara spontan dari tanaman) berwarna merah gelap bernama kino atau darah naga. Kayunya dapat dijadikan sebagai bahan bangunan dan mebel karena cukup kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun pohon angsana bersifat majemuk (mempunyai 5 sampai 11 anak daun) dan menyirip. Panjang daun sekitar 12-13 cm, berbulu dan duduk bergantian. Daunnya mengandung senyawa Loliolide dan Paniculata diol.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada bagian bunga pohon angsana memiliki panjang 6-13 cm, berkelamin ganda, berwarna kuning cerah. Bunganya tumbuh di ujung atau pada ketiak daun dan mengeluarkan bau harum yang semerbak. Bunga tumbuhan ini mengandung senyawa Lupeol dan Phytol Ester.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga angsana mempunyai mahkota yang berwarna kuning oranye dan panjangnya sekitar 7-11 cm. Kelopak bunga mirip lonceng dan berdiameter 6 mm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ini menghasilkan buah berbentuk polong. Polong tidak merekah terbungkus sayap besar (samara). Polong berbentuk bulat, berwarna coklat muda, dan ber diameter 4-6 cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ukuran sayap besar (samara) 1-2,5 cm, mengelilingi tempat biji yang berdiameter 2-3 cm dan tebal 5-8 mm. Permukaan tempat biji ada berbagai macam, dari yang halus sampai tertutup bulu lebat. Buah tumbuhan ini akan matang sekitar 4-6 bulan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Memudidayakan dan Mengembangbiakkan Angsana<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman angsana memiliki manfaat yang banyak. Kayunya yang berkualitas tinggi dieksploitasi dengan berlebihan sehingga status konservasinya berada pada level rentan (berdasarkan daftar merah IUCN). Populasinya pun setiap tahun mengalami penurunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Eksploitasi terhadap pohon angsana tidak hanya terjadi di satu wilayah saja, lebih parahnya eksploitasi terjadi di habitat aslinya yaitu seperti Indonesia, Filipina, Papua Nugini dan Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menghentikan eksploitasi yang berlebihan, budidaya tumbuhan ini juga diperlukan untuk menjaga populasinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ini dapat dibudidayakan dengan 2 metode yaitu cangkok batang dan pembibitan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Budidaya dengan Cangkok<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara pembudidayaan menggunakan metode cangkok yaitu dengan memilih bagian ranting berusia tidak terlalu tua atau muda. Sesudah <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-akar-dan-fungsinya-pada-tumbuhan\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"846\" rel=\"noreferrer noopener\">akar<\/a> timbul dari bekas cangkok, maka bibit siap ditanam di lahan yang besar atau perkebunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi lahan yang terbuka dan sedikit perlindungan akan cocok untuk perkembangan budidaya. Pohon ini dapat tumbuh dengan baik di wilayah beriklim tropis dengan ketinggian 600 hingga 1300 mdpl.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon angsana dapat hidup secara maksimal di daerah berketinggian 800 mdpl, tanah yang subur, gembur dan kaya unsur hara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Budidaya dengan Pembibitan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara pembudidayaan angsana dengan cara bibit disemai menggunakan media pot atau polybag.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika bibit sudah mulai tumbuh setinggi 35-50 cm dan dirasa cukup kuat cm, maka bibit sudah siap dipindahkan ke lahan terbuka atau perkebunan. Agar pertumbuhan bibit maksimal, buatlah ajir dan bersihkan media tanam dari berbagai tumbuhan pengganggu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tanah yang baik untuk perkembangan bibit adalah tanah liat berpasir, mempunyai permukaan yang dalam, gembur atau tanah yang berbatu-batu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sesudah itu, kita perlu melakukan penyiraman dan tambahkan pupuk di awal pertumbuhan secara teratur. Ketika tanaman sudah mulai berbunga, berikan jenis pupuk berfosfor tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/perjuangan-jaga-hutan-mangrove-jakarta\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"999\" rel=\"noreferrer noopener\">MANTAP! Perjuangan Pak Ujang Jaga Kelestarian Hutan Mangrove Jakarta<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Pohon Angsana<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain memiliki nilai ekonomis yang tinggi pada kayunya, tanaman ini juga mempunyai banyak manfaat yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa manfaat dari pohon angsana bagi kehidupan manusia antara lain yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Manfaat Angsana di Bidang Perekonomian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian-bagian tanaman ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dan keperluan sehari-hari. Pemanfaatan pohon angsana untuk mendukung sektor perekonomian masyarakat diantaranya yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Pembuatan Mebel dan Perabot Rumah Tangga<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena karakteristiknya yang kuat, kokoh serta daya tahan menghadapi gangguan rayap dan kelembaban, kayunya cocok untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan mebel seperti kursi, meja, dan lemari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya itu, kayunya bisa dimanfaatkan dalam konstruksi ringan maupun berat. Digunakan untuk rangka bangunan, tiang, jembatan, penutup dinding, pilar dan bantalan kereta api.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Serat kayu yang berwarna kemerah-merahan dan indah bisa digunakan untuk pembuatan mebel, kabinet, alat musik hingga dekorasi bernilai ekonomis tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat Timor, NTT beranggapan bahwa kayu pohon ini lebih kuat dari kayu pohon lainnya. Sehingga mereka memanfaatkan kayu dalam pembuatan rumah, dan alat-alat perabotan rumah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Bahan Pewarna Tekstil dan Pakaian<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di kalimantan, para pengrajin tekstil dan keranjangnya memilih getah angsana yang berwarna merah kino sebagai pewarna alami.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Kerajinan Tangan dan Peralatan Anak<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kulit dan serat pohon angsana dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kerajinan tangan. Contohnya kursi jalin, kotak pensil dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Manfaat Angsana untuk Kesehatan dan Kebutuhan Sehari-hari<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain bermanfaat untuk mebel dan kerajinan, bagian pohon angsana yang lain dapat digunakan untuk pengobatan tradisional dan ramuan sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini memiliki manfaat yang begitu beragam dalam dunia kesehatan ini masih dilakukan dengan pengobatan tradisional. Dalam medis, manfaat tumbuhan ini belum dikaji lebih dalam, dan belum ada penelitian tentang bagaimana efek samping dari pengobatan menggunakan daun angsana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi atau mengolah daunnya untuk dimanfaatkan sebagai obat tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini beberapa manfaat angsana untuk kesehatan yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Mencegah Kerontokan Rambut<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daunnya dapat dimanfaatkan secara tradisional untuk mencegah kerontokan dan membantu menebalkan rambut. Biasanya untuk membantu kebotakan pada usia dewasa dan merangsang pertumbuhan rambut anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Caranya dengan merebus daun yang sudah tua. Lalu, air rebusan didiamkan hingga dingin. Apabila sudah dingin, air rebusan bisa dimanfaatkan untuk merendam rambut atau sebagai masker.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Membantu Meredakan Demam dan Anti-Inflamasi<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun tanaman ini mengandung komponen antipiretik yaitu untuk penurunan panas. Antipiretik dapat membantu meredakan demam pada berbagai tingkatan usia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya mengandung komponen antipiretik, daunnya juga mengandung komponen terpenoid dan flavonoid yang berguna sebagai anti-inflamasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua komponen tersebut berfungsi menghambat pembentukan peradangan dan membantu mempercepat proses penyembuhan peradangan yang sudah terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara memanfaatkan daunnya untuk menurunkan panas dan anti-inflamasi adalah dengan mencampur air rebusan daun bersama gula aren.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Membantu Masalah Hormonal dan Anti-oksidan Alami<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan senyawa stigmasterol di daun dapat dimanfaatkan untuk menyeimbangkan hormon. Tidak hanya itu, senyawa tersebut juga digunakan untuk mengatasi masalah jerawat, penuaan dini, kerontokan rambut, imunitas, metabolisme tubuh, masalah payudara, kejantanan hingga masalah fertilitas, kesehatan prostat dan rahim, juga sebagai anti kanker.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Meredakan Nyeri Terutama Nyeri PMS<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Senyawa fitokimia yang terkandung pada daun bisa membantu proses relaksasi otot dan saraf. selain itu, senyawa fitokimia dapat meredakan nyeri PMS (Pre Menstruation Syndrome).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memanfaatkan daun sebagai pereda nyeri, menggunakan cara tradisional yaitu dengan meminum air rebusan daun beberapa hari sebelum haid datang.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjY_wZCr8fw\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjY_wZCr8fw\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjY_wZCr8fw\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Merawat Kesehatan Kulit<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan air rebusan daun untuk cuci muka dapat membantu merawat kesehatan kulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pengobatan tradisional India (pengobatan ayurveda), air rendaman daun bisa digunakan sebagai terapi untuk mereka yang mengalami masalah kulit terbakar. Daun pohon angsana akan bekerja sebagai anti-inflamasi (mempercepat penyembuhan luka) dan antiseptik (mencegah adanya infeksi).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain luka bakar, dalam ayurveda daun bisa dimanfaatkan sebagai terapi jamur pada kulit dan terapi bisul. Caranya, beberapa helai daun dibakar sampai layu, lalu kompreskan pada bisul.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Mengobati Sariawan<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan senyawa dalam daun dapat bekerja sebagai anti-inflamasi dan antiseptik, dapat membantu mengatasi sariawan dan peradangan pada amandel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air rebusan daunnya bermanfaat untuk mengobati sariawan<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7. Mengatasi Diare<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rebusan air daun yang dicampur dengan gula aren dan garam mampu mengatasi diare, karena daunnya mengandung sterol, sitosterol dan fitosterol yang bermanfaat mengatasi diare.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sterol mempunyai kemampuan mengatasi infeksi akibat bakteri E.Coli (jenis bakteri penyebab diare). Perlu diketahui, berhenti mengkonsumsi rebusan air daun tanaman ini ketika sudah tidak diare lagi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">8. Membantu untuk Mencegah Diabetes<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komponen sterol dan flavonoid bermanfaat sebagai anti diabetes. Komponen sterol mampu meningkatkan metabolisme dan sensitivitas insulin yang akan baik untuk tubuh, sedangkan flavonoid mempunyai potensi yang besar mencegah diabetes.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Flavonoid beroperasi untuk memperbaiki sinyal insulin dan fungsi reseptor pada sel, memberi stimulan terhadap kinerja metabolisme tubuh dan membantu melindungi kinerja pankreas.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">9. Daun Angsana Bermanfaat untuk Kardiovaskular<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kardiovaskular merupakan kondisi dimana adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komponen sterol berguna menurunkan kolesterol jahat pada level normal dan akan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolesterol jahat menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah yang menyumbat sistem sirkulasi darah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">10. Mengatasi Batu Ginjal<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum ada penelitiannya secara medis. Namun, beberapa terapi tradisional seperti terapi nusantara dan ayurveda menggunakan rebusan air daun dicampur dengan serat kayu untuk mengobati batu ginjal.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">11. Meningkatkan Imunitas Tubuh<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meningkatkan imunitas menggunakan daun tumbuhan ini sudah diakui secara medis. Industri pengobatan di Filipina memanfaatkan ekstraksi daunnya dapat dimanfaatkan sebagai herbal immune booster.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk meningkatkan imun, daunnya bisa diolah menjadi minuman teh hangat lalu dicampur dengan madu untuk pemanisnya. Dengan mengonsumsi teh herbal secara rutin dapat menstimulasi sistem imun tubuh dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pohon-ketapang-klasifikasi-ciri-dan-manfaat\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"1044\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Ketapang: Klasifikasi, Ciri-ciri, Jenis, Cara Menanam dan Manfaat Ketapang Lengkap<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ringkasan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon Angsana atau Sonokembang (Pterocarpus Indicus) merupakan pohon dengan berbagai keunikan dan manfaat. Keunikannya, sonokembang memiliki nama yang berbeda di setiap daerah. Tumbuhan ini juga tersebar di berbagai wilayah belahan dunia seperti Nigeria, Filipina, Papua Nugini dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sonokembang adalah pohon dari suku Fabaceae (Leguminosae), yaitu suku polong-polongan. Tumbuhan ini merupakan produsen kayu berkualitas tinggi, berwarna kemerah-merahan, kayunya sedikit keras dan berat. Dalam perdagangan, sonokembang tergolong sebagai narra atau rosewood.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman angsana memiliki karakteristik, yaitu tingginya dapat mencapai 30-40 meter, kayunya berwarna kemerah-merahan, keras dan berat. Daun pohon angsana termasuk daun majemuk dan menyirip, bunganya tumbuh di ujung atau pada ketiak daun dan memiliki panjang 6-13 cm. Pohon angsana mempunyai buah berbentuk polong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angsana mempunyai manfaat yang beragam dan nilai ekonomis yang tinggi. Sehingga pohon angsana mengalami eksploitasi yang berlebihan. Ini membuat harus adanya budidaya pohon angsana agar populasinya tidak menurun bahkan hilang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat pohon angsana terbagi dalam dua bidang, yaitu bidang ekonomi dan bidang kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-510fc29\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"510fc29\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-093c0ee\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"093c0ee\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan artikel<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-969c614\" data-block-id=\"969c614\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-6dfdae5\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"6dfdae5\"><p class=\"stk-block-text__text\">\u201cPohon Angsana \u2013 Morfologi, Sebaran, Manfaat &amp; Budidaya\u201d. https:\/\/rimbakita.com\/pohon-angsana\/<br>Al Khairi, Yuhan. Sarah R. Megumi. 2021. \u201cPohon Angsana, Kayu Mewah Penyerap Polutan\u201d. https:\/\/www.greeners.co\/flora-fauna\/pohon-angsana\/<br>\u201cMengenal Tanaman Angsana, Budidaya dan Manfaatnya\u201d. https:\/\/bibitbunga.com\/mengenal-tanaman-angsana-budidaya-dan-manfaatnya\/<br>Kuntarti, Nurul. \u201c13 Khasiat Daun Angsana, dari Merawat Kulit hingga Mencegah Kanker\u201d. https:\/\/www.deherba.com\/khasiat-daun-angsana.html<br>\u201c13 Manfaat Pohon Angsana bagi Lingkungan dan Kesehatan\u201d. https:\/\/manfaat.co.id\/manfaat-pohon-angsana<br>Hidayah, Nurul. 2020. \u201cObat Tradisional Atasi Demam Sebelum ke Dokter\u201d. https:\/\/sumberpost.com\/2020\/09\/11\/obat-tradisional-atasi-demam-sebelum-ke-dokter\/<br>\u201cKetahui dan Waspadai Jenis-jenis Penyakit Kardiovaskular Ini!\u201d. https:\/\/www.anlene.com\/id\/ms\/penyakit-kardiovaskuler.html<br>Fikrullah, F. 2019. \u201cPENGARUH MEDIA DAN LAMA PERENDAMAN ZPT ROOTON F TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN STEK SONOKEMBANG (Pterocarpus indicus Willd)\u201d. (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang). <\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-0836c7d\" data-block-id=\"0836c7d\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/marchytaputri\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/marchytaputri\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Marchyta Putri Prabowo<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Editor: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/author\/siktiyana\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/author\/siktiyana\/\" rel=\"noreferrer noopener\">M. Nana Siktiyana<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pohon Angsana atau Sonokembang (Pterocarpus indicus) termasuk pohon dengan berbagai keunikan dan manfaat. Keunikannya, pohon ini memiliki nama yang berbeda di setiap daerah. Tanaman ini juga tersebar di berbagai wilayah belahan dunia seperti Nigeria, Filipina, Papua Nugini dan sebagainya. Karena memiliki nama yang berbeda di setiap daerah, tumbuhan ini sering tidak dikenali masyarakat, padahal pohon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1027,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,51,253],"class_list":["post-1020","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-flora","tag-hutan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1020"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1020\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}