{"id":1254,"date":"2022-03-01T15:35:00","date_gmt":"2022-03-01T08:35:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=1254"},"modified":"2025-07-07T22:17:33","modified_gmt":"2025-07-07T15:17:33","slug":"konservasi-in-situ-dan-ex-situ","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/konservasi-in-situ-dan-ex-situ\/","title":{"rendered":"Konservasi In Situ dan Ex Situ: Arti, Contoh dan Perbedaan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/konservasi-adalah\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/konservasi-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Konservasi adalah<\/a> upaya, metode, dan langkah untuk memanfaatkan sumber daya alam yang terbatas secara bijaksana dan tepat guna memperoleh keuntungan terbesar dengan tetap lestari sekarang dan masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan metode yang dipilih untuk melakukan usaha-usaha perlindungan, <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/tag\/konservasi\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/tag\/konservasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">konservasi<\/a> terbagi menjadi dua jenis yaitu konservasi in situ dan ex situ.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda akan mempelajari pengertian konservasi in situ dan ex situ, contoh masing-masing dan perbedaannya pada artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Konservasi In Situ<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konservasi In Situ adalah konservasi <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/tag\/flora\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/tag\/flora\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">flora<\/a>, fauna, dan ekosistem yang dilakukan di dalam habitat aslinya (di dalam kawasan) agar tetap utuh dan segala proses kehidupan yang terjadi berjalan secara alami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini meliputi perlindungan contoh-contoh perwakilan ekosistem darat dan laut serta flora-fauna di dalamnya. Konservasi In Situ dilakukan dalam bentuk <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/hutan-konservasi-pengertian-jenis-fungsi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"974\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kawasan suaka alam<\/a> (cagar alam, suaka marga satwa), zona inti taman nasional, dan hutan lindung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan konservasi In Situ yaitu menjaga keutuhan dan keaslian jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya secara alami melalui proses evolusinya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perluasan kawasan sangat dibutuhkan dalam upaya memelihara proses ekologi yang esensial, menunjang sistem penyangga kehidupan, mempertahankan keanekaragaman genetik, dan menjamin pemanfaatan jenis secara lestari dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pelestarian in situ, flora dan fauna yang berada di habitat aslinya tidak boleh diganggu karena merupakan objek yang dilindungi oleh pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-konservasi-restorasi-lengkap\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-konservasi-restorasi-lengkap\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Konservasi, Preservasi, Restorasi dan Revitalisasi yang Perlu Kamu Pahami<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\ud83c\udf31 Riset Lokasi &amp; Keberlanjutan: Panduan untuk Pecinta Alam &amp; Profesional \ud83c\udf33<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian terkait isu lokasi penting dalam mengidentifikasi tantangan dan peluang yang berhubungan dengan keberlanjutan di berbagai wilayah.&nbsp; <strong><a href=\"https:\/\/lynk.id\/lindungihutan\/PKBmrjg\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lynk.id\/lindungihutan\/PKBmrjg\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Unduh sekarang gratis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Infografis-tentang-konservasi.webp\" alt=\"Infografis kawasan konservasi in situ\" class=\"wp-image-10015\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Definisi Konservasi Ex Situ<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konservasi Ex Situ (di luar kawasan) adalah upaya konservasi yang dilakukan dengan menjaga dan mengembangbiakkan jenis tumbuhan dan satwa di luar habitat alaminya dengan cara pengumpulan jenis, pemeliharaan, dan budidaya (penangkaran).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tempat-tempat konservasi Ex Situ dilakukan pada tempat-tempat seperti kebun binatang, kebun botani, taman hutan raya, kebun raya, penangkaran satwa, taman safari, taman kota, dan taman burung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode yang digunakan pada bentuk konservasi ini dengan cara memanipulasi objek yang dilestarikan untuk dimanfaatkan dalam upaya pengkayaan jenis, terutama yang hampir mengalami kepunahan dan bersifat unik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara konservasi Ex Situ dianggap sulit dilaksanakan dengan keberhasilan tinggi disebabkan jenis yang dominan terhadap kehidupan alaminya sulit beradaptasi dengan lingkungan buatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konservasi Ex Situ mencakup manajemen terhadap udara, air, tanah, mineral, hingga organisme hidup, termasuk hewan dan manusia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui berbagai kegiatan seperti survei, penelitian, administrasi, preservasi, edukasi, pemanfaatan, dan pelatihan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Konservasi In Situ di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Hutan Lindung<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/hutan-lindung-adalah-pengertian-dan-manfaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hutan lindung adalah<\/a> kawasan hutan yang berfungsi melindungi sistem penyangga kehidupan, seperti tata air, pencegahan banjir, dan erosi. Fungsinya diatur dalam UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi utama hutan lindung berkaitan dengan pelestarian <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/category\/lingkungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">lingkungan<\/a> dan ekosistem. Oleh karena itu, aktivitas seperti membuka lahan, menebang pohon, membakar hutan, mendirikan bangunan, berburu, dan kegiatan lain yang mengancam ekosistem dilarang keras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh hutan lindung yang ada di Indonesia diantaranya Alas Kethu, Sungai Wain, Hutan Lindung Wehea, Hutan Baning, Taman Raya Bung Hatta, Hutan Lindung Betung Kerihun, Hutan Lindung Langsa, Hutan Sesaot, Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Hutan Tumpang Pitu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Taman Nasional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, menunjang budaya, pendidikan, pariwisata, dan rekreasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taman nasional sendiri dapat diartikan sebagai tanah yang dilindungi, biasanya dikelola oleh pemerintah pusat dari perkembangan manusia dan polusi. Kawasan taman nasional masuk ke dalam kawasan yang dilindungi <em>(protected area) <\/em>oleh World Conservation Union Kategori II.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh taman nasional di Indonesia diantaranya Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Karimunjawa, Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Komodo, dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Suaka Margasatwa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suaka margasatwa adalah salah satu bentuk pelestarian konservasi yang berfokus pada satwa liar, kegiatan yang dilakukan adalah penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, wisata edukasi, atau kegiatan lainnya yang menunjang budidaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh suaka margasatwa di Indonesia adalah Suaka Margasatwa Lore Lindu, Suaka Margasatwa Taman Nasional Way Kambas, dan Suaka Margasatwa Buton Utara<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Cagar Alam<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cagar alam adalah kegiatan konservasi yang berfokus pada lingkungan dan biota yang ada di dalamnya. Kawasan ini bersifat perlindungan yang sangat ketat, tidak sembarang orang dapat melakukan kegiatan di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh cagar alam di Indonesia adalah Cagar Alam Arjuno Lalijiwo, Cagar Alam Bukti Kelam Sintang, dan Cagar Alam Pulau Kaget.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/9-jenis-hutan-dan-ciri-hutan-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/9-jenis-hutan-dan-ciri-hutan-di-indonesia\/\" rel=\"noreferrer noopener\">9 Jenis Hutan di Indonesia Serta Ciri-cirinya Lengkap<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Konservasi Ex Situ di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Taman Safari<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taman Safari adalah salah satu bentuk pelestarian untuk menjaga keanekaragaman hayati, dengan cara membuatkan suatu tempat baru yang lingkungannya dibuat semirip mungkin dengan habitat asal dari flora dan fauna tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia pada tahun 1980 Taman Safari Indonesia Cisarua mulai dibangun dengan memanfaatkan lahan perkebunan teh seluas 50 hektar yang tak lagi produktif. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Enam tahun kemudian, taman ini diresmikan sebagai taman konservasi satwa liar dan taman rekreasi di Indonesia. Lalu pada 16 Maret 1990, taman ini dinyatakan sebagai <em>Endangered Species Breeding Center <\/em>di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini, Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor telah memiliki lahan seluas 150 hektar dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendidikan dan rekreasi. Safari Night menjadi salah satu produk perjalanan petualangan yang populer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taman Safari Indonesia memiliki beberapa cabang di berbagai daerah. Di antaranya adalah Taman Safari Indonesia 2 di lereng Gunung Arjuno, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur; Taman Safari Indonesia 3 di Serongga, Gianyar, Bali; serta Batang Dolphins Center di Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kebun Botani<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebun botani adalah suatu tempat atau wadah yang mempunyai fungsi utama sebagai lembaga konservasi ex-situ yang melakukan usaha koleksi, pemeliharaan, dan penangkaran berbagai jenis tumbuhan dalam rangka membentuk dan mengembangkan habitat baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebun ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana perlindungan dan pelestarian alam dan dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta sarana rekreasi yang sehat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebun botani milik negara di Indonesia memakai nama &#8220;Kebun Raya&#8221; karena ukurannya yang luas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di bawah LIPI\/negara terdapat empat kebun botani, yaitu Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Kuningan, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi (di utara Malang), dan Kebun Raya Bali di Bedugul, Bali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puspiptek Serpong juga memiliki Kebun Botani Puspiptek Serpong. Taman Buah Mekarsari adalah kebun botani yang mengkhususkan diri bagi tanaman buah-buahan. Di Tawangmangu juga terdapat taman koleksi tanaman obat-obatan milik Balittro.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa perguruan tinggi yang memiliki disiplin ilmu pertanian terdapat arboretum sebagai fasilitas yang digunakan sebagai tempat percobaan ataupun koleksi terhadap <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/katalog-pohon\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/katalog-pohon\" rel=\"noreferrer noopener\">jenis-jenis pohon tertentu<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kebun Binatang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebun binatang adalah tempat hewan dipelihara dalam lingkungan buatan, dan dipertunjukkan kepada publik. Selain sebagai tempat rekreasi, kebun binatang berfungsi sebagai tempat pendidikan, riset, dan tempat konservasi untuk satwa terancam punah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keputusan Menteri kehutanan No. 479 tahun 1998 menjelaskan tentang perizinan, kriteria, persyaratan, hak, dan kewajiban kebun binatang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konservasi ini didukung dengan aktivitas kebun binatang yang mengumpulkan, mencatat, merawat, mengembang biakkan, memelihara, inventarisasi, edukasi, dan kepustakaan. Selain itu, dapat menjaga kemurnian genetik serta secara tidak langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh kebun binatang di Indonesia yaitu Bali Zoo Park, Batu Secret Zoo (Malang), Kebun Binatang Ragunan (Jakarta), Bali Safari dan Marine Park (Bali), dan Kebun Binatang Gembira Loka (Yogyakarta).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Konservasi In Situ dan Ex Situ<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan konservasi In Situ dan konservasi Ex Situ tercantum dalam tabel di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-regular\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>In Situ<\/th><th>Ex Situ<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Dilakukan di tempat aslinya langsung.<\/td><td>Dilakukan di luar tempat aslinya.<\/td><\/tr><tr><td>Konservasi spesies liar pada habitat naturalnya yang bertujuan untuk menjaga dan memulihkan spesies yang langka atau dilindungi.<\/td><td>Konservasi spesies yang dilakukan pada habitat buatan yang menyerupai habitat aslinya.<\/td><\/tr><tr><td>Bersifat dinamis karena mengikutsertakan organisme alami yang ada di habitat tersebut.<\/td><td>Bersifat lebih statis karena buatan dan dapat dikendalikan.<\/td><\/tr><tr><td>Kegiatan yang mementingkan proteksi spesies langka dari predator yang mengancam.<\/td><td>Kegiatan yang mementingkan proteksi pada semua faktor hal yang mengancam.<\/td><\/tr><tr><td>Sangat cocok untuk fauna yang ditemukan melimpah.<\/td><td>Tidak cocok untuk fauna yang melimpah.<\/td><\/tr><tr><td>Tidak cocok jika terjadi penurunan spesies dalam jumlah yang besar karena faktor lingkungan, genetik, dan faktor lainnya.<\/td><td>Sangat ideal untuk kondisi penurunan spesies dalam jumlah yang besar karena faktor lingkungan, genetik, dan faktor lainnya.<\/td><\/tr><tr><td>Melibatkan konservasi satwa liar dan ternak langsung.<\/td><td>Dapat digunakan untuk melestarikan tanaman atau spesies liar lainnya.<\/td><\/tr><tr><td>Kegiatan yang melibatkan pengelolaan, pemantauan target spesies yang ada di habitat alami mereka.<\/td><td>Kegiatan yang melibatkan pengambilan sampel, penyimpanan dan transfer dari natural habitat ke habitat buatan.<\/td><\/tr><tr><td>Membantu mempertahankan proses evolusi dan adaptasi yang sedang berlangsung dalam lingkungan alami spesies.<\/td><td>Memisahkan hewan membentuk proses evolusi dan adaptasi yang sedang berlangsung dalam lingkungan mereka.<\/td><\/tr><tr><td>Contoh konservasi In Situ di Indonesia: Taman nasional, suaka margasatwa, cagar biosfer dll.<\/td><td>Contoh konservasi Ex Situ di Indonesia: Kebun binatang, akuarium, dan kebun raya.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/lokasi-penanaman-taman-nasional-way-kambas\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/lokasi-penanaman-taman-nasional-way-kambas\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Taman Nasional Way Kambas, Profil Lokasi Penanaman Pohon LindungiHutan Bantu Konservasi Gajah Sumatera<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-d540615 is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"d540615\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-d540615-column stk-container stk-d540615-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-d540615-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.1 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan <\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-4457e4d\" data-block-id=\"4457e4d\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-479c640\" data-block-id=\"479c640\"><style>.stk-479c640 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button cta-wa stk-block stk-703dec2\" data-block-id=\"703dec2\"><style>.stk-703dec2 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Butuh Info Lebih Lanjut?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<script>\nconst pageUrl = window.location.href;\nconst message = `[LH.BLOG] - Halo, saya mengunjungi blog LindungiHutan tentang ${pageUrl} dan ingin bertanya.`;\n\nconst waLink = `https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6281329182514&text=${encodeURIComponent(message)}`;\n\n\/\/ Cari tombol <a> DI DALAM elemen yang punya class 'cta-wa'\nconst waButton = document.querySelector('.cta-wa a');\n\nif (waButton) {\n    waButton.href = waLink;\n}\n<\/script>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-8b494d5\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"8b494d5\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-12ce604 stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"12ce604\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan artikel ini.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-f130bf1\" data-block-id=\"f130bf1\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-6c29bad stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"6c29bad\"><p class=\"stk-block-text__text\">BAB II KAJIAN TEORI A. KAJIAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan tentang Konservasi dalam Lingkungan Hidup., https:\/\/repository.uksw.edu\/bitstream\/123456789\/16309\/2\/T1_312012021_BAB%20II.pdf. Accessed 23 February 2022.<br><br>\u201cHutan Lindung Adalah: Pengertian, Manfaat dan 10+ Contohnya.\u201d LindungiHutan, 7 February 2022, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/hutan-lindung-adalah-pengertian-dan-manfaat\/. Accessed 26 February 2022.<br><br>\u201cKebun Botani : Upaya Melestarikan Kekayaan Hayati | Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.\u201d LIPI, http:\/\/lipi.go.id\/berita\/kebun-botani-:-upaya-melestarikan-kekayaan-hayati-\/1524. Accessed 26 February 2022.<br><br>\u201cKonservasi In dan Ex-situ, Apa Bedanya?\u201d Kelas Pintar, 30 November 2021, https:\/\/www.kelaspintar.id\/blog\/tak-berkategori\/konservasi-in-dan-ex-situ-apa-bedanya-14210\/. Accessed 23 February 2022.<br><br>\u201cKonservasi Insitu dan Eksitu &#8211; Pengertian, Contoh, Perbedaan.\u201d DosenPendidikan.Com, 4 February 2022, https:\/\/www.dosenpendidikan.co.id\/insitu-dan-eksitu\/. Accessed 23 February 2022.<br><br>Kusumadewi, Dyah Bayu. \u201cKebun Binatang: Pengertian, Tipe, dan Fungsi.\u201d Forester Act, https:\/\/foresteract.com\/kebun-binatang\/. Accessed 26 February 2022.<br><br>\u201cPengertian In Situ dan Ex Situ Disertai Contohnya.\u201d kependidikan.com, <a href=\"https:\/\/kependidikan.com\/pengertian-in-situ-dan-ex-situ-disertai-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/kependidikan.com\/pengertian-in-situ-dan-ex-situ-disertai-contohnya\/<\/a>. Accessed 23 February 2022.<br><br>\u201cPerbedaan Pelestarian In Situ dan Ex Situ, Beserta Contohnya &#8211; Semua Halaman &#8211; Bobo.\u201d Bobo.ID, 21 October 2021, https:\/\/bobo.grid.id\/read\/082952072\/perbedaan-pelestarian-in-situ-dan-ex-situ-beserta-contohnya?page=all. Accessed 23 February 2022.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-a99394e\" data-block-id=\"a99394e\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/ridharizkiana\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/ridharizkiana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ridha Rizkiana<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Editor: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/author\/siktiyana\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/author\/siktiyana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">M. Nana Siktiyana<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konservasi adalah upaya, metode, dan langkah untuk memanfaatkan sumber daya alam yang terbatas secara bijaksana dan tepat guna memperoleh keuntungan terbesar dengan tetap lestari sekarang dan masa mendatang. Berdasarkan metode yang dipilih untuk melakukan usaha-usaha perlindungan, konservasi terbagi menjadi dua jenis yaitu konservasi in situ dan ex situ. Anda akan mempelajari pengertian konservasi in situ [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":8255,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,326,325],"class_list":["post-1254","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-konservasi","tag-pengertian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1254"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1254\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}