{"id":15460,"date":"2025-01-29T09:00:00","date_gmt":"2025-01-29T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog2\/?p=15460"},"modified":"2025-01-30T09:41:26","modified_gmt":"2025-01-30T02:41:26","slug":"mengenal-nature-based-solution","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/mengenal-nature-based-solution\/","title":{"rendered":"Nature Based Solution: Solusi Berbasis Alam untuk Keberlanjutan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Krisis iklim tengah mengancam dunia. Akibatnya, masyarakat juga dihadapkan dengan pengurangan ketersediaan sumber daya alam. Para praktisi mengkaji bahwa diperlukan sebuah pendekatan yang berdasar atas keberlanjutan untuk menjaga bumi agar lestari. Dalam konteks ini disebut dengan solusi berbasis alam atau <em>nature based solutions<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Nature-based solution<\/em> dapat digunakan sebagai pendekatan inovatif yang memanfaatkan alam untuk mengatasi tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, krisis keanekaragaman hayati, dan degradasi ekosistem.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia, konsep ini menjadi semakin relevan mengingat keragaman hayati yang melimpah. Misalnya, penanaman mangrove sebagai salah satu solusi untuk menjaga ekosistem pesisir yang rentan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai manfaat proyek <em>nature based solution <\/em>untuk perusahaan dan pentingnya pelestarian ekosistem karbon biru.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Nature Based Solution?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">International Union for Conservation of Nature (IUCN) mendefinisikan <em>nature based solution <\/em>adalah tindakan untuk melindungi, mengelola secara berkelanjutan, dan memulihkan ekosistem alami atau yang dimodifikasi, yang mengatasi tantangan masyarakat secara efektif dan adaptif, sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan manusia dan keanekaragaman hayati (Cohen-Shacham <em>et al<\/em>., 2016).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/booklet-dampak-perubahan-iklim-global\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">mitigasi perubahan iklim<\/a>, solusi ini dapat melibatkan rehabilitasi hutan, restorasi lahan basah, hingga penanaman mangrove. Dengan implementasi yang tepat, pendekatan ini mampu menyerap karbon, mengurangi risiko bencana, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Solusi berbasis alam (<em>nature based solution<\/em>s atau NBS) berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis. NBS diakui oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat internasional, sebagai elemen utama dalam mengatasi darurat iklim, sebagaimana disebutkan dalam laporan IPCC (2015).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sektor pertanian, kehutanan, dan penggunaan lahan lainnya (AFOLU), yang menyumbang 24% emisi gas rumah kaca global pada 2010 (Smith et al., 2014), NBS berfokus pada pengurangan emisi dan penyerapan karbon untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5\u00b0C.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/carbon-offset-platform-lindungihutan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Carbon Offset Platform LindungiHutan, Hitung Emisinya dengan Imbangi, Tanam Pohonnya Bersama Kami!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Studi menunjukkan bahwa NBS dapat mencapai hingga 30% dari potensi mitigasi iklim global (Seddon et al., 2019). Selain mitigasi, NBS menawarkan peluang penciptaan lapangan kerja. Misalnya, restorasi hutan menciptakan hingga 39,7 lapangan kerja per juta dolar investasi di AS (Garrett-Peltier &amp; Pollin, 2019), dan di negara berkembang bisa mencapai 275 lapangan kerja per juta dolar investasi (Nair &amp; Ruth, 2009).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut (Seddon et al., 2020; Lavorel et al., 2019), NBS juga membantu membangun ketahanan masyarakat dengan:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengurangi paparan terhadap risiko banjir.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat lokal.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan ketahanan terhadap dampak iklim.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, ekosistem seperti lahan basah, hutan bakau, dan padang rumput berperan besar dalam menyimpan karbon. Hutan bakau menyimpan hingga 11,7 gigaton karbon (Kaufmann et al., 2020), sementara padang rumput pegunungan menyimpan hingga 82,8 gigaton karbon (Ward et al., 2014). Secara keseluruhan, kapasitas penyimpanan karbon di lautan mencapai 39.000 gigaton (Ussiri &amp; Lal, 2017).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan melestarikan dan memulihkan ekosistem, NBS menjadi solusi yang hemat biaya, berkelanjutan, dan strategis dalam mengurangi dampak perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\ud83c\udf0d Gratis! Panduan ESG: Strategi Keberlanjutan untuk Perusahaan \ud83d\udcd6<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelajari langkah praktis dan strategi efektif untuk mengintegrasikan ESG dalam bisnis Anda. <strong><a href=\"https:\/\/lynk.id\/lindungihutan\/PBm7aan\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Unduh Ebook Anda sekarang!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Green Skilling #8: Safeguarding Carbon Credits for Business Opportunities and Environmental\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ul8BMYpWq9M?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Proyek Nature Based Solution Penting untuk Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Nature based soluti<\/em>on memiliki andil dalam mewujudkan strategi peduli lingkungan bagi perusahaan. Proyek ini menekankan pada keberlanjutan sehingga dapat\u00a0 meningkatkan citra perusahaan di mata publik sebagai entitas yang peduli lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kontribusi terhadap Net Zero Emission<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proyek NBS seperti restorasi hutan, pengelolaan lahan basah, atau rehabilitasi ekosistem bakau dapat secara langsung mengurangi atau menyerap karbon dioksida (CO\u2082). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini membantu perusahaan mencapai target pengurangan emisi sekaligus memenuhi regulasi atau komitmen internasional terkait <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/apa-itu-folu-net-sink\/\">net zero emission.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Manfaat Ekonomi dan Sosial Masyarakat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Investasi dalam proyek <em>nature based solution<\/em> menciptakan peluang kerja bagi masyarakat. Misalnya, upaya restorasi hutan yang dapat bekerja sama dengan masyarakat lokal sehingga perusahaan dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Simak selengkapnya dalam<strong> <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/mengenal-olahan-mangrove\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">&#8220;Cerita Alpiah Mengenalkan Olahan Mangrove Bersama Kelompok Kebaya Muaragembong Bekasi&#8221;<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Peningkatan Reputasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberlanjutan menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen dan mitra bisnis. Partisipasi dalam proyek NBS menunjukkan komitmen nyata perusahaan terhadap perubahan iklim, yang meningkatkan reputasi perusahaan di mata pemangku kepentingan dan memperkuat daya saingnya di pasar global.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mitigasi Krisis Iklim<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proyek NBS membantu mengurangi risiko iklim yang dapat mengancam rantai pasok perusahaan, seperti banjir atau degradasi sumber daya alam. Misalnya, melindungi hutan bakau dapat mengurangi dampak badai di wilayah pesisir sekaligus menjaga sumber daya laut yang mungkin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kepatuhan terhadap Regulasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan meningkatnya regulasi terkait perubahan iklim, perusahaan yang mengintegrasikan <em>nature based solution<\/em> ke dalam strategi mitigasinya dapat lebih mudah mematuhi standar internasional seperti <em>Science-Based Targets initiative<\/em> (SBTi) atau kerangka kerja ESG (Environmental, Social, and Governance).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/program-penghijauan-bca-syariah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Simak Cerita Kolaborasi BCA Syariah Bersama LindungiHutan, Kami Bantu Wujudkan Komitmen Aspek Environment ESG Perusahaan <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Konservasi Mangrove: Upaya Menjaga Kelestarian Ekosistem Biru<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/unduh-booklet-karbon-biru-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Karbon biru (blue carbon) adalah<\/a> karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem laut dan pesisir, seperti hutan bakau, rawa gambut, padang lamun, terumbu karang, dan fitoplankton. Ekosistem ini berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim karena kemampuannya menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hutan mangrove, misalnya, dapat menyimpan hingga 20 Pg C, dengan 70-80% karbonnya tersimpan di tanah sebagai bahan organik. Di Indonesia, mangrove memiliki kapasitas menyimpan karbon sebesar 0,82-1,09 Pg C per hektare, menjadikannya salah satu ekosistem karbon biru yang paling signifikan secara global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program karbon biru yang berfokus pada konservasi dan restorasi ekosistem pesisir, terutama hutan bakau, telah diakui secara internasional sebagai solusi untuk mengatasi krisis iklim. Indonesia, dengan potensi besar dalam ekosistem mangrove, berkomitmen menjaga keberlanjutan kawasan ini melalui upaya konservasi, termasuk penyediaan bibit berkualitas untuk mendukung restorasi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekosistem karbon biru di Indonesia tidak hanya mendukung mitigasi perubahan iklim, tetapi juga berperan dalam adaptasi, seperti melindungi wilayah pesisir dari erosi dan banjir.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penanaman Mangrove Berdampak dan Berkelanjutan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">LindungiHutan melalui<a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/corporatree\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> program CorporaTree<\/a> menunjukkan komitmen tinggi dalam upaya rehabilitasi mangrove. Program ini tidak hanya fokus pada penanaman tetapi juga monitoring berkelanjutan, perawatan, dan penyulaman pohon.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami bekerja sama dengan kelompok masyarakat di 30+ lokasi penanaman. Dengan pendekatan ini, keberlanjutan ekosistem dapat terjaga, dan lebih berdampak bagi masyarakat melalui peningkatan ekonomi dan lingkungan bagi masa depan. Seperti cerita Pak Yazid dari pesisir Tambakrejo dalam artikel <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/cerita-manfaat-penanaman-mangrove\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>&#8220;Cerita Manfaat Penanaman Mangrove bagi Mitra Petani LindungiHutan&#8221;.<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan Anda dapat berkontribusi langsung proyek nature based solution dengan mudah dan tanpa ribet. Anda berkesempatan mendapatkan laporan dampak yang memuat laporan penanaman, valuasi ekonomi, hingga perhitungan SROI secara komprehensif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wujudkan nature based solution perusahaan Anda bersama LindungiHutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/dampak-sosial-dan-lingkungan-lindungihutan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Simak Dampak Lingkungan dan Sosial yang LindungiHutan Capai!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-e3f64ee is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"e3f64ee\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-e3f64ee-column stk-container stk-e3f64ee-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-e3f64ee-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih Dari 900 RIBU Pohon di 30+ Lokasi Penanaman di Indonesia Bersama 500+ Brand dan Perusahaan <\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-29ee02f\" data-block-id=\"29ee02f\"><style>.stk-29ee02f .stk-button-group{flex-direction:row !important;}@media screen and (max-width: 1023px){.stk-29ee02f .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}@media screen and (max-width: 767px){.stk-29ee02f .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}<\/style><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-2afe3b6\" data-block-id=\"2afe3b6\"><style>.stk-2afe3b6 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-65b0a29\" data-block-id=\"65b0a29\"><style>.stk-65b0a29 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/corporatree\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Jalin Kerja Sama!<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-183bf10\" data-block-id=\"183bf10\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-18918ac stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"18918ac\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-6c8a116\" data-block-id=\"6c8a116\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" aria-expanded=\"false\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-02b62ba stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"02b62ba\"><p class=\"stk-block-text__text\">Cohen-Shacham, E., Walters, G., Janzen, C. and Maginnis, S. (eds.) (2016). Nature-based Solutions to address global societal challenges. Gland, Switzerland: IUCN. xiii + 97pp.<br><br>Garrett-Peltier and Pollin, 2009. How Infrastructure Investments Support the U.S. Economy: Employment, Productivity and WWF ILO REPORT: NATURE HIRES Growth, Political Economy Research Institute, January 2009.<br><br>Kauffman, J. B., M. F. Adame, V. B. Arifanti, L. M. Schile-Beers, A. F. Bernardino, R. K. Bhomia, D. C. Donato, I. C. Feller, T. O. Ferreira, M. C. Jesus Garcia, R. A. MacKenzie, J. P. Megonigal, D. Murdiyarso, L. Simpson, and H. Hernandez Trejo. (2020). Total ecosystem carbon stocks of mangroves across broad global environmental and physical gradients. Ecological Monographs 90(2): e01405. 10.1002\/ecm.1405.<br><br>Lavorel, S., Colloff, M. J., Locatelli, B., Gorddard, R., Prober, S. M., Gabillet, M., \u2026 Peyrache-Gadeau, V. (2019). Mustering the power of ecosystems for adaptation to climate change. Environmental Science &amp; Policy, Vol. 92, pp. 87\u201397.<br><br>Nair C.T.S. and Rutt R. (2009). Creating forestry jobs to boost the economy and build a green future, Article developed for the special event \u201cImpacts of Global Economic Turbulence on the Forest Sector\u201d at the nineteenth session of the FAO Committee on Forestry, Rome, 20 March 2009.<br><br>Seddon, N., Sengupta, S., Garc\u00eda-Espinosa, M., Hauler, I., Herr, D. and Rizvi, A.R. (2019). Nature-based Solutions in Nationally Determined Contributions: Synthesis and recommendations for enhancing climate ambition and action by 2020. Gland, Switzerland and Oxford, UK: IUCN and University of Oxford.<br><br>Seddon, N., Daniels, E., Davis, R., Chausson, A., Harris, R., Hou-Jones, X., . . . Wicander, S. (2020). Global recognition of the importance of nature-based solutions to the impacts of climate change. Global Sustainability, Vol. 3, E15. doi:10.1017\/ sus.2020.8.<br><br>Smith P., M. Bustamante, H. Ahammad, H. Clark, H. Dong, E.A. Elsiddig, H. Haberl, R. Harper, J. House, M. Jafari, O. Masera, C. Mbow, N.H. Ravindranath, C.W. Rice, C. Robledo Abad, A. Romanovskaya, F. Sperling, and F. Tubiello, (2014). Agriculture, Forestry and Other Land Use (AFOLU). In: Climate Change 2014: Mitigation of Climate Change. Contribution of Working Group III to the Fifth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change [Edenhofer, O., R. Pichs-Madruga, Y. Sokona, E. Farahani, S. Kadner, K. Seyboth, A. Adler, I. Baum, S. Brunner, P. Eickemeier, B. Kriemann, J. Savolainen, S. Schl\u00f6mer, C. von Stechow, T. Zwickel and J.C. Minx (eds.)]. Cambridge University Press, Cambridge, United Kingdom and New York, NY, USA. <br><br>Ussiri D.A., Lal R. (2017). The Global Carbon Inventory. In: Carbon Sequestration for Climate Change Mitigation and Adaptation. Springer, Cham. https:\/\/doi.org\/10.1007\/978-3-319-53845-7_4.<br><br>Ward, A., Dargusch, P., Thomas, S., Lui; Y., Fulton, E. (2014). A global estimate of carbon stored in the world\u2019s mountain grasslands and shrublands, and the implications for climate policy. Global Environmental Change, Volume 28, pp. 14-24.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-69dcbcf\" data-block-id=\"69dcbcf\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" aria-expanded=\"true\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Krisis iklim tengah mengancam dunia. Akibatnya, masyarakat juga dihadapkan dengan pengurangan ketersediaan sumber daya alam. Para praktisi mengkaji bahwa diperlukan sebuah pendekatan yang berdasar atas keberlanjutan untuk menjaga bumi agar lestari. Dalam konteks ini disebut dengan solusi berbasis alam atau nature based solutions. Nature-based solution dapat digunakan sebagai pendekatan inovatif yang memanfaatkan alam untuk mengatasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":15461,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[880,420],"tags":[252,43,326],"class_list":["post-15460","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-emisi-karbon","category-bisnis-lestari","tag-edukasi","tag-kolaborasi","tag-konservasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15460","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15460"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15460\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15460"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15460"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15460"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}