{"id":19496,"date":"2026-06-17T08:14:35","date_gmt":"2026-06-17T01:14:35","guid":{"rendered":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/?p=19496"},"modified":"2026-06-17T08:14:36","modified_gmt":"2026-06-17T01:14:36","slug":"hari-penanggulangan-degradasi-lahan-dan-kekeringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/hari-penanggulangan-degradasi-lahan-dan-kekeringan\/","title":{"rendered":"Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026: Rangelands: Recognize. Respect. Restore."},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-custom-article-summary article-summary-box article-summary-block\"><h3 class=\"summary-title\">LindungiHutan Insight<\/h3><div class=\"summary-content\">\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026,&nbsp;akan memfokuskan padang rumput (<em>rangelands<\/em>) sebagai pusat perhatian global.<\/li>\n\n\n\n<li>Tema Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026 yaitu <em>Rangelands: Recognize. Respect. Restore<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Negara Kenya akan menjadi tuan rumah pada peringatan global Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap tahun pada tanggal 17 Juni, komunitas global memperingati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi bersatu untuk meningkatkan kesadaran dan fokus pada solusi berkelanjutan terhadap tantangan lingkungan seperti degradasi lahan dan kekeringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.un.org\/en\/observances\/desertification-day\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>United Nations<\/em><\/a><em>, <\/em>Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026&nbsp;akan menempatkan padang rumput (<em>rangelands<\/em>) sebagai pusat perhatian global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini, sebagian padang rumput di dunia mengalami degradasi atau berisiko mengalami degradasi. Risiko ini memunculkan konsekuensi serius bagi ketahanan pangan dan air, keanekaragaman hayati, ketahanan iklim, juga mata pencaharian penduduk di sekitar padang rumput.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tema Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026: Rangelands: Recognize. Respect. Restore.<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.un.org\/en\/observances\/desertification-day\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>United Nations<\/em><\/a><em>, <\/em>tema Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026 yaitu <em>Rangelands: Recognize. Respect. Restore<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padang rumput, merupakan salah satu ekosistem terluas di dunia yang mencakup lebih dari separuh permukaan daratan bumi. Namun, ekosistem ini seringkali terabaikan. Padahal, padang rumput memiliki peran penting dalam menopang kehidupan sekitar dua miliar orang di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu peran pentingnya adalah sebagai lahan penggembalaan ternak dengan menyediakan hampir 70% pakan ternak yang berdampak juga pada sistem pangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, ekosistem padang rumput kini menghadapi ancaman yang kian serius, seperti perubahan iklim, degradasi lahan, serta meningkatnya persaingan dalam pemanfaatan lahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena ini, Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026 berfokus pada peran padang rumput dalam mempertahankan mata pencaharian (peternak), memperkuat ketahanan terhadap kekeringan, dan mendukung sistem pangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan tahun ini juga menyerukan pengakuan yang lebih besar terhadap nilai ekonomi, ekologi, dan budaya padang rumput serta investasi yang lebih kuat dalam pemulihannya yang terdegradasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/hari-penanggulangan-degradasi-lahan-dan-kekeringan-sedunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Peringati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenya: Global Host Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <em>United Nations Convention to Combat Desertification, <\/em>negara Kenya akan menjadi tuan rumah pada peringatan global Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah pertama kalinya dalam hampir satu dekade, benua Afrika menjadi tuan rumah dalam peringatan global tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemilihan negara Kenya sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Hampir 80% wilayah negara tersebut merupakan padang rumput yang menopang kehidupan jutaan orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui penyelenggaraan bersama <a href=\"https:\/\/www.unccd.int\/news-stories\/press-releases\/rangelands-focus-kenya-prepares-desertification-and-drought-day\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>United Nations Convention to Combat Desertification<\/em><\/a><em>(UNCCD), <\/em>Kenya akan memanfaatkan momentum ini untuk menarik perhatian terhadap berbagai tantangan dunia yang dihadapi masyarakat di wilayah kering, sekaligus menyoroti solusi-solusi yang telah mulai terbentuk di lapangan<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama seminggu menjelang tanggal 17 Juni, berbagai kegiatan akan dilakukan. Mulai dari penanaman pohon seremonial dan tur pameran yang menampilkan inisiatif restorasi lahan, diikuti oleh pertunjukan budaya yang dipimpin oleh sekolah-sekolah lokal dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puncak kegiatan berada di Sekolah Dasar Pusat Vipingo, Kabupaten Kilifi. Acara tersebut akan dihadiri oleh pejabat tingkat tinggi, pemimpin masyarakat, pemuda, peternak, dan mitra.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.unccd.int\/news-stories\/press-releases\/rangelands-focus-kenya-prepares-desertification-and-drought-day\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>United Nations Convention to Combat Desertification<\/em><\/a><em>, <\/em>pada Desember 1994, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, mendeklarasikan 17 Juni sebagai hari dunia untuk memerangi degradasi dan kekeringan (<a href=\"https:\/\/docs.un.org\/Home\/Mobile?FinalSymbol=A%2FRES%2F49%2F115&amp;Language=E&amp;DeviceType=Desktop&amp;LangRequested=False\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">A\/RES\/49\/115<\/a>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Majelis mengakui bahwa degradasi dan kekeringan adalah masalah global karena memengaruhi semua wilayah di dunia, juga menyadari bahwa tindakan bersama diperlukan untuk memerangi degradasi dan kekeringan, khususnya di Afrika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Negara-negara diundang untuk mendedikasikan hari dunia ini guna meningkatkan kesadaran akan perlunya kerja sama dalam memerangi degradasi dan dampak kekeringan, serta implementasi konvensi untuk memeranginya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"410\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Inforgrafis-Hari-Penanggulangan-Degradasi-Lahan-dan-Kekeringan-Sedunia-410x1024.webp\" alt=\"Inforgrafis Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia\" class=\"wp-image-19504\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Inforgrafis-Hari-Penanggulangan-Degradasi-Lahan-dan-Kekeringan-Sedunia-410x1024.webp 410w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Inforgrafis-Hari-Penanggulangan-Degradasi-Lahan-dan-Kekeringan-Sedunia-120x300.webp 120w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Inforgrafis-Hari-Penanggulangan-Degradasi-Lahan-dan-Kekeringan-Sedunia-768x1920.webp 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Inforgrafis-Hari-Penanggulangan-Degradasi-Lahan-dan-Kekeringan-Sedunia-32x80.webp 32w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Inforgrafis-Hari-Penanggulangan-Degradasi-Lahan-dan-Kekeringan-Sedunia.webp 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 410px) 100vw, 410px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Ancaman Degradasi Lahan di Indonesia?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <a href=\"https:\/\/environment-indonesia.com\/mengenal-deforestasi-penyebab-5-bahaya-dan-dampaknya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">environment Indonesia<\/a>, degradasi lahan di Indonesia terjadi pada sektor pertanian dan perkebunan. Salah satu penyebab utamanya adalah alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan, termasuk kelapa sawit. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penebangan liar dan eksploitasi kayu untuk kebutuhan industri turut memperburuk degradasi lahan hutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Urbanisasi yang pesat juga mendorong degradasi melalui pembangunan infrastruktur yang merambah ke kawasan hutan seperti jalan, bandara, hingga pemukiman baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, seperti yang dilansir dari CNBC Indonesia, alih fungsi lahan dari hutan menjadi perkebunan monokultur hingga pemukiman telah mengubah tampilan lingkungan secara drastis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hutan yang semula berperan sebagai penyerap air dan pencegah erosi kini telah hilang digantikan oleh lahan-lahan yang rentan terhadap degradasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/penyebab-degradasi-lahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>10+ Penyebab Degradasi Lahan di Indonesia<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pesan di Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>United Nations Convention to Combat Desertification<\/em> dalam Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026 bersama komunitas global, menyampaikan pesan kepada seluruh dunia untuk:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Menyadari kontribusi ekonomi padang rumput secara nasional dan regional sebagai penyimpan karbon, pengatur siklus air, serta habitat keanekaragaman hayati.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghormati para peternak dan masyarakat sekitar yang pengetahuan ekologis serta sistem tata kelolanya sangat penting untuk menjaga kelestarian dan produktivitas padang rumput.<\/li>\n\n\n\n<li>Memulihkan padang rumput melalui investasi dalam pengelolaan lahan dan air berkelanjutan, serta tata kelola yang kuat untuk kesiapan menghadapi kekeringan dan restorasi berbasis masyarakat sekitar.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara di Indonesia, <a href=\"https:\/\/www.kehutanan.go.id\/news\/article-54\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kementerian Kehutanan<\/a> mengedepankan pendekatan berbasis tapak yang memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mendorong restorasi lahan dukung pembangunan hutan yang inklusif.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemeliharaan keanekaragaman dan ketahanan ekosistem hutan untuk pembangunan yang berkelanjutan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menumbuhkan produksi barang dan jasa untuk menopang pembangunan wilayah, ketahanan pangan, energi, dan konservasi sumber daya air.<\/li>\n\n\n\n<li>Serta, menggerakkan entitas tapak hutan dalam rangka peningkatan jaringan pengamanan sosial.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-266f7ca is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"266f7ca\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-266f7ca-column stk-container stk-266f7ca-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-266f7ca-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.3 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan<\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-a4e998a\" data-block-id=\"a4e998a\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-3c4eaf1\" data-block-id=\"3c4eaf1\"><style>.stk-3c4eaf1 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button tombol-wa stk-block stk-9aea2aa\" data-block-id=\"9aea2aa\"><style>.stk-9aea2aa .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong><strong>Butuh Info Lebih Lanjut?<\/strong><\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<script>\ndocument.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {\n    const pageUrl = window.location.href;\n    const message = `[LH.BLOG] - Halo, saya mengunjungi blog LindungiHutan tentang ${pageUrl} dan ingin bertanya.`;\n    const waLink = `https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282314340056&text=${encodeURIComponent(message)}`;\n\n    const waButton = document.querySelector('.tombol-wa a');\n    if (waButton) {\n        waButton.href = waLink;\n    }\n});\n<\/script>\n\n\n\n<iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/lindungihutan.com\/component\/form-collaboratree\" width=\"100%\" height=\"1000px\" style=\"border:none;\"><\/iframe>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap tahun pada tanggal 17 Juni, komunitas global memperingati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia. Peringatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi bersatu untuk meningkatkan kesadaran dan fokus pada solusi berkelanjutan terhadap tantangan lingkungan seperti degradasi lahan dan kekeringan. Dilansir dari United Nations, Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026&nbsp;akan menempatkan padang rumput (rangelands) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":19505,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[2645,252,2643,2646,2644],"class_list":["post-19496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-degradasi-lahan","tag-edukasi","tag-hari-penanggulangan-degradasi-lahan-dan-kekeringan-sedunia-2026","tag-kekeringan","tag-padang-rumput"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19496"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19589,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19496\/revisions\/19589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}