{"id":2019,"date":"2022-07-06T16:46:00","date_gmt":"2022-07-06T09:46:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=2019"},"modified":"2024-01-19T10:06:57","modified_gmt":"2024-01-19T03:06:57","slug":"beringin-pencekik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/beringin-pencekik\/","title":{"rendered":"Beringin Pencekik: Ciri-ciri, Keunikan dan Manfaatnya (Update 2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beringin pencekik merupakan salah satu tumbuhan yang mempunyai keunikan yaitu tumbuhan yang hidup menumpang pada tumbuhan lain (epifit). Seiring berjalan waktu, <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pohon-beringin-ciri-jenis-fakta-dan-manfaat\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"817\" rel=\"noreferrer noopener\">jenis pohon beringin<\/a> ini mulai mendominasi pohon inangnya sehingga menyebabkan pohon tersebut mati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ini sudah terkenal lama oleh masyarakat Indonesia. Dalam kepercayaan dan budaya masyarakat Indonesia, beringin pencekik terkenal dengan tumbuhan yang cukup sakral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena pohon ini sering dikaitkan dengan aspek-aspek spiritual. Walaupun begitu, saat ini kepercayaan tersebut mulai tergerus oleh waktu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Klasifikasi Beringin Pencekik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beringin pencekik atau Ara pencekik mempunyai nama latin <em>Ficus annulata<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di wilayah-wilayah lain Indonesia pohon ini mempunyai nama yang lebih terkenal, seperti di Kalimantan yang terkenal dengan sebutan Bulu atau Ara Susu, di Sunda dengan sebutan Kiara Bodas atau Kiara Oneng,  di daerah Jawa yang lebih terkenal dengan nama Grasak dan juga Bulu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-regular\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kingdom<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Subkingdom<\/td><td>Tracheobionta<\/td><\/tr><tr><td>Superdivisi<\/td><td>Spermatophyta<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Magnoliophyta<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Magnoliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Subkelas<\/td><td>Hamamelididae<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Urticales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Moraceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Ficus<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td><em>Ficus annulata<\/em> Bl.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel klasifikasi taksonomi pohon beringin pencekik <em>(Ficus annulata)<\/em>.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/cemara-gunung\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"2027\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Cemara Gunung (Casuarina junghuniana): Klasifikasi, Ciri-ciri, Habitat, Persebaran dan Manfaatnya Secara Ekologi dan Ekonomi<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-ciri Beringin Pencekik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon beringin pencekik <em>(Ficus annulata)<\/em> mempunyai beberapa ciri-ciri morfologi yang dapat kita amati. Beberapa ciri-ciri tumbuhan ini diantaranya yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Batang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batang pohon beringin pencekik merupakan salah satu keunikan yang dimiliki oleh pohon ini. Sebab batangnya menempel dan membelit batang pohon lain yang menjadi inangnya. Lalu, batang pohon ini menyerap zat dan nutrisi yang terkandung pada pohon inangnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batang <em>Ficus annulata<\/em> mempunyai bentuk silindris dan berjenis empulur, yaitu sejenis batang kayu yang tekstur didalamnya berupa jaringan lunak yang agak kering. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tekstur batang kayunya bersifat kasar dan dapat menghasilkan getah berwarna putih susu. Bagian kayu lainnya yang merupakan kambium pada tumbuhan beringin pencekik berwarna putih dan berlendir pada permukaannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Akar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar beringin pencekik termasuk ke dalam <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-akar-dan-fungsinya-pada-tumbuhan\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"846\" rel=\"noreferrer noopener\">golongan akar tunggang<\/a> dan berwarna coklat. Akarnya terdiri dari tudung akar, jaringan epidermis, rambut akar, korteks, dan jaringan pengangkut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu yang unik dari akarnya terletak pada rambut akarnya yang merupakan modifikasi epidermis yang mempunyai fungsi untuk menyerap nutrisi dari tanah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">C. Daun<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tipe daun beringin pencekik bersifat tunggal karena setiap satu tangkainya hanya terdiri dari satu helai daun saja. Struktur daun <em>Ficus annulata<\/em> yaitu menyirip, permukaan daun dan tepian yang rata, dan ujung yang meruncing. Daun ini biasanya terdiri dari tangkai, tulang daun dan helaian daun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk daunnya berbentuk jorong, berwarna hijau, dan biasanya setiap helaian daun tumbuhan beringin pencekik berukuran panjang 12 hingga 25 cm dengan luas sekitar 5 hingga 10 cm.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">D. Bunga<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beringin pencekik termasuk ke dalam tanaman hermaprodit karena dapat menghasilkan bunga jantan dan juga betina sehingga dapat melakukan penyerbukan sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian bunga beringin pencekik terdiri dari mahkota bunga berwarna kuning, tangkai, kelopak, benang sari dan putik. Bentuk pada kelopak bunganya berbentuk jorong dan bercangap, sedangkan mahkotanya berbentuk bulat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">E. Buah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah beringin pencekik memiliki bentuk bulat dengan ukuran antara 2-4 cm. Buah ini tumbuh pada anggota ujung-ujung dahan yang muncul dari bunga beringin pencekik yang sudah mekar. Warna pada buah berubah-ubah tergantung dari usia buah itu terbentuk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada mulanya berwarna hijau pada usia muda, lalu akan berubah menjadi kuning seiring berjalannya waktu kemudian akan menjadi berwarna merah jambu ketika sudah pada tahap matang yang optimal. Buah beringin pencekik pada dasarnya termasuk ke dalam jenis buah buni yaitu jenis buah-buahan yang lapisan kulit terluarnya bersifat lunak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keunikan Beringin Pencekik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon beringin pencekik merupakan salah satu tumbuhan khas Indonesia yang mempunyai keunikannya sendiri. Keunikan ini dapat terlihat dari hidupnya yang menumpang pada pohon lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seiring berjalannya waktu, beringin pencekik akan terus menyerap nutrisi pada pohon inangnya dan besar kemungkinan pohon tersebut akan mati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara <em>Ficus annulata<\/em> tumbuh juga terkesan unik, kehidupannya dimulai dari biji yang dibawa oleh satwa liar seperti monyet dan burung. Lalu biji tersebut jatuh di sela-sela pohon kemudian tumbuh dan mulai menjadi parasit yang menempel pada pohon tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada usia muda, beringin pencekik memenuhi kebutuhan hidupnya hanya dengan menghisap nutrisi dari pohon inangnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, akar-akar sulurnya tumbuh ke bawah untuk mencapai tanah yang secara tidak langsung membelit batang pohon inangnya. Fenomena pertumbuhan inilah yang mengganggu pertumbuhan pohon inangnya karena semua nutrisi yang diperlukan diserap sepenuhnya oleh beringin pencekik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terlebih sinar matahari yang tertutupi&nbsp;oleh rimbunnya akar-akar sulur <em>Ficus annulata<\/em> dapat mengganggu <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/fotosintesis\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"1464\" rel=\"noreferrer noopener\">proses fotosintesis<\/a> tanaman inangnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon inang yang sudah mati akan membusuk dan menghilang. Rongga kosong yang terlihat karena menghilangnya batang pohon inang menjadi salah satu keunikan yang dapat terlihat dari kehidupan beringin pencekik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/avicennia-marina-api-api-putih\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"1810\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu Tumbuhan Api-api? Klasifikasi A<\/a>vicennia marina, Ciri-ciri, Habitat dan Manfaatnya<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Habitat dan Persebaran<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persebaran beringin pencekik secara alami dapat ditemukan di seluruh hutan tropis pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Biasanya pohon ini sering ditemukan di area-area yang dekat dengan permukaan laut, pegunungan, dan lereng bukit. Adapun Beringin Pencekik juga sering ditemukan di Cagar Alam maupun Taman Nasional. Secara geografis, Beringin pencekik dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Indonesia dengan&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat<\/strong> Pohon Beringin Pencekik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun pohon ini terkenal dengan keberadaannya yang cukup sakral, beringin pencekik mempunyai beragam manfaat yang besar kepada makhluk hidup lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara alami, beringin pencekik memberikan banyak manfaat kepada satwa-satwa liar yang tinggal disekitar pohon ini seperti burung dan monyet. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena tumbuhan beringin pencekik <em>(Ficus annulata)<\/em> dapat memproduksi buah dalam jumlah yang banyak, dalam waktu yang relatif cepat berbuah sepanjang musim tanpa dipengaruhi <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/curah-hujan-adalah-jenis-dan-perhitungan\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"953\" rel=\"noreferrer noopener\">curah hujan<\/a>. Sehingga satwa liar lainnya tidak akan merasa kesulitan dalam mencari makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun dan akar beringin pencekik juga memberikan manfaat pada kesehatan dengan mengolahnya menjadi obat-obatan. Daun yang sudah diolah dengan cara merebusnya selama 15 menit dan diminum secara langsung dapat menyembuhkan penyakit seperti; influenza, batuk rejan (pertussis), radang usus akut, malaria, disentri, kejang panas, dan radang saluran napas (bronkitis).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, akar gantung beringin pencekik dapat membantu menyembuhkan penyakit lepra, pilek, dan obat anti kanker.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, efektivitas dan kemanjuran bagian-bagian tumbuhan ini untuk pengobatan tradisional dan <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jamu-pengertian-jenis-contoh-dan-manfaat\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1168\">jamu<\/a> memerlukan penelitian lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beringin pencekik juga memberikan manfaat kepada alam. Akar yang menggantung dan rimbun tersebut dapat menyimpan persediaan air yang cukup banyak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga lingkungan disekitarnya dapat memiliki cadangan air tanah yang besar dan dapat dimanfaatkan untuk konservasi air dan tanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/manfaat-reboisasi\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"2248\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Manfaat Reboisasi dan Penghijauan Hutan Kembali untuk Lingkungan dan Masyarakat<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-da8716e\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"da8716e\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-68539cb\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"68539cb\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan pada pembahasan ini.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-0399d91\" data-block-id=\"0399d91\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-b50bf93\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"b50bf93\"><p class=\"stk-block-text__text\">Bidang Rehabilitasi dan Konversi Alam. Tanpa Tahun. \u201cBulu Si Beringin Pencekik\u201d. \u200b\u200bhttps:\/\/dlhk.jogjaprov.go.id\/bulu-si-beringin-pencekik diakses pada 13 April 2022.<br><br>Balai Taman Nasional Gunung Ciremai. 2018. \u201cKeunikan Beringin Pencekik\u201d. http:\/\/ksdae.menlhk.go.id\/info\/3853\/keunikan-beringin-pencekik.html diakses pada 13 April 2022.<br><br>Maharani Febriyanti. 2016. \u201cPohon Ara Pencekik\/ Beringin Pencekik\u201d. https:\/\/biodiversitywarriors.kehati.or.id\/artikel\/pohon-ara-pencekik-beringin-pencekik\/ diakses pada 14 April 2022.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-c3f6e73\" data-block-id=\"c3f6e73\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/andhika-pramudya-8807ab141\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/andhika-pramudya-8807ab141\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Andhika Pramudya<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Editor: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/tasqiya-ratnasari\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/tasqiya-ratnasari\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Tasqiya Ratnasari <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beringin pencekik merupakan salah satu tumbuhan yang mempunyai keunikan yaitu tumbuhan yang hidup menumpang pada tumbuhan lain (epifit). Seiring berjalan waktu, jenis pohon beringin ini mulai mendominasi pohon inangnya sehingga menyebabkan pohon tersebut mati. Pohon ini sudah terkenal lama oleh masyarakat Indonesia. Dalam kepercayaan dan budaya masyarakat Indonesia, beringin pencekik terkenal dengan tumbuhan yang cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2668,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,51],"class_list":["post-2019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-flora"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2019"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2019\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}