{"id":2262,"date":"2022-07-20T14:55:00","date_gmt":"2022-07-20T07:55:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=2262"},"modified":"2022-07-22T14:55:44","modified_gmt":"2022-07-22T07:55:44","slug":"social-enterprise-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/social-enterprise-adalah\/","title":{"rendered":"Social Enterprise Adalah: Pengertian Menurut Ahli, Ciri-ciri, dan Contoh-contohnya (2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barangkali yang ada di dalam pikiran kita ketika memikirkan kata bisnis adalah keuntungan. Tentu hal yang lumrah ketika sebuah bisnis atau perusahaan berorientasi kepada keuntungan. Namun, sudah tahukah kamu dengan istilah <em>social enterprise?<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, <em>social enterprise <\/em>memungkinkan kamu menjalankan bisnis dan mendapatkan keuntungan sekaligus memberikan dampak baik kepada lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai perusahaan sosial, baik itu pengertiannya, ciri-ciri,\u00a0 tujuan, manfaat, hingga contoh-contohnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-social-enterpirse-by-LindungiHutan.png\" alt=\"Infografis mengenai social enterpirse.\" class=\"wp-image-3059\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-social-enterpirse-by-LindungiHutan.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-social-enterpirse-by-LindungiHutan-120x300.png 120w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-social-enterpirse-by-LindungiHutan-410x1024.png 410w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-social-enterpirse-by-LindungiHutan-768x1920.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-social-enterpirse-by-LindungiHutan-614x1536.png 614w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Infografis mengenai <em>social enterprise<\/em>. Oleh: Muhamad Iqbal\/LindungiHutan.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Social Enterprise<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/35.png\" alt=\"Social enterprise adalah organisasi atau perusahaan yang selain menghasilkan profit juga memberi dampak baik kepada masyarakat.\" class=\"wp-image-2264\" title=\"Pengertian Sosial Enterprise\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/35.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/35-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/35-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Social enterprise adalah organisasi atau perusahaan yang selain menghasilkan profit juga memberi dampak baik kepada masyarakat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">S<em>ocial enterprise<\/em> adalah sebuah organisasi atau perusahaan yang menggunakan strategi komersial guna meningkatkan kesejahteraan finansial, sosial, dan lingkungan, untuk memaksimalkan profit sekaligus dampak baik bagi setiap elemen yang terlibat di dalam usahanya. Beberapa ahli mendefinisikan <em>social enterprise<\/em> sebagai berikut:<span style=\"color: revert; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif; font-size: revert; font-weight: revert;\"> <\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gendron <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kewirausahaan sosial adalah mekanisme yang efektif untuk menghasilkan nilai dalam bentuk kemasyarakatan, ekonomi, dan lingkungan. Kewirausahaan sosial melibatkan promosi dan pembangunan perusahaan atau organisasi yang menciptakan kekayaan dengan tujuan menguntungkan masyarakat. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mair dan Marti <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perushaan sosial memiliki perbedaan dengan perusahaan konvensional karena perusahaan sosial bertujuan guna mengoptimalkan nilai untuk tujuan sosial. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Wawan Dhewanto <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social enterprise<\/em> adalah konsep di mana pengusaha menyesuaikan kegiatan mereka dengan tujuan menciptakan nilai sosial. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Social Enterprise Alliance <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan sosial adalah organisasi yang mengkolaborasikan misi sosial dari program nirlaba atau pemerintah dengan pendekatan bisnis yang didorong oleh pasar<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">British Council <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan sosial adalah bisnis yang berdagang untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan di mana sebagian besar keuntungan yang dihasilkan akan diinvestasikan kembali ke dalam misi sosial mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai kesimpulan, usaha sosial (<em>social enterprise<\/em>) adalah setiap usaha bisnis yang dibuat untuk tujuan sosial-mengurangi masalah sosial atau kegagalan pasar dan untuk menghasilkan nilai sosial saat beroperasi dengan disiplin keuangan, inovasi, dan tekad bisnis sektor swasta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penggunaan istilah yang luas, \u201cwirausaha sosial\u201d adalah individu dan \u201cperusahaan sosial\u201d adalah organisasi. Maka dari itu, <em>social enterprise <\/em>adalah ekspresi dalam bentuk institusional dari istilah <em>social entrepreneur.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/social-enterprise-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Perusahaan Sosial (<em>Social Enterprise<\/em>) dari Indonesia.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-Ciri Social Enterprise <\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/36.png\" alt=\"Perusahaan sosial memiliki ciri-ciri yang membedakannya dedngan perusahaan konvensional.\" class=\"wp-image-2265\" title=\"Ciri-Ciri Social Enterprise \" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/36.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/36-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/36-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Perusahaan sosial mempunyai 4 unsur utama di dalamnya.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guna membedakan perusahaan sosiall dengan jenis usaha lainnya, kita perlu memahami apa saja yang menjadi ciri-ciri atau karakteristik dari <em>social enterprise<\/em>. Terdapat empat unsur utama yaitu, <em>social value, civil society, innovation, <\/em>dan<em> economic activity.<\/em> Berikut penjelasan lengkapnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Social value <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Unsur ini bisa dibilang berbeda ketimbang unsur <em>social enterprise <\/em>lainnya, di mana unsur ini menciptakan nilai sosial yang tidak dapat diperebutkan serta hadir dalam sebagian pendekatan untuk perusahaan sosial. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Civil Society <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, <em>civil society <\/em>penting digunakan untuk membedakan <em>social enterprise <\/em>dari kegiatan sosial di sektor komersial swasta dan di sektor publik. Karena, prinsipnya perusahaan sosial muncul dari inisiatif serta partisipasi dari <em>civil society<\/em> sebagai upaya pengoptimalan sosial yang ada. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Innovation <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan <em>innovation <\/em>dalam <em>social enterprise <\/em>lebih menekankan soal bagaimana perusahaan sosial sebagai bidang baru mampu hadir dalam pendekatan dengan metode baru serta memberikan tuntutan, meskipun dengan sumber daya yang ada tetap bisa melakukan pembaharuan agar dapat terus bertahan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Economic Activity <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Kegiatan ekonomi dalam <em>social enterprise <\/em>tidak selalu berkaitan tentang keuntungan atau menekankan pada orientasi <em>profit<\/em>. Pada dasarnya, jenis usaha ini membutuhkan keseimbangan antara keuntungan bisnis dan sosial sehingga <em>social enterprise<\/em> mampu terus bertahan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain karakteristik yang berbeda, social<em> enterprise <\/em>juga memiliki lima elemen penting yang mesti ada, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>\u00a0Misi atau dampak sosial,<\/li><li>Pemberdayaan,<\/li><li>Prinsip bisnis yang etis,<\/li><li>Reinvestasi dana untuk misi sosial,<\/li><li>Kesinambungan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, tiga indikator dari perusahaan sosial adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Memiliki misi untuk kepentingan sosial,<\/li><li>Performa atau <em>value <\/em>yang dibangun perusahaan bersifat sosial,<\/li><li>Pemanfaatan sumber daya,<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Social Enterprise dan Social Entrepreneurship<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/37.png\" alt=\"Meskipun kerap terdengar sama, Social enterprise berbeda dengan entrepreneur.\" class=\"wp-image-2266\" title=\"Perbedaan Social Enterprise dan Entrepreneur\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/37.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/37-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/37-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Meskipun kerap terdengar mirip, tetapi keduanya berbeda. Apa saja perbedannya?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin kamu masih bingung dalam memberikan definisi pada dua istilah tersebut. Walaupun di antara keduanya terdapat kesamaan dalam proses mengembangkan produk atau layanan. Akan tetapi, terdapat ada beberapa perbedaan yang signifikan yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Business Purpose <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama<em> <\/em>dalam <em>entrepreneur <\/em>berbisnis yaitu memaksimalkan keuntungan perusahaan, sedangkan tujuan utama <em>social enterprise<\/em>, produk atau jasa yang ditawarkan harus memiliki kekuatan atau <em>value<\/em> untuk melakukan misi sosial. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Funding Sources <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Pendonor dalam <em>social enterprise <\/em>yang memberikan donasi pastinya mempunyai tujuan khusus untuk mengatasi masalah sosial. Maka dari itu, perlu adanya keselarasan kebutuhan antara pendonor dengan klien yang akan diberikan bantuan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Customer Acquisition and Marketing<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social enterprise <\/em>dapat memanfaatkan misi sosial dan jaringan pendukungnya guna menghasilkan proposisi penjualan yang menarik dengan menggabungkan produk atau pelayanan yang diberikan dengan urgensitas tujuan sosial. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Operation plan <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maksudnya <em>social enterprise <\/em>akan mengambil potensi sumber daya manusia secara luas untuk turut berkontribusi dalam memberikan sumbangsihnya yang bermanfaat bagi perusahaan. Ekspansi <em>brand awareness <\/em>perusahaan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan jejaring dengan banyak orang yang terlibat dalam perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tujuan Social Enterprise<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/38.png\" alt=\"Tujuan utama social enterprise adalah memberi dampak baik kepada masyarakat.\" class=\"wp-image-2267\" title=\" Tujuan Social Enterprise\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/38.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/38-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/38-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Selain mencari keuntungan, perusahaan sosial juga berupaya memberi dampak baik kepada masyarakat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama dari perusahaan sosial adalah menghasilkan dampak sosial yang baik. Hal ini dapat dilihat dari visi dan misi yang dimiliki oleh perusahaan dan dapat dilihat dari bagaimana perusahaan secara konsisten menyampaikan serta mengkomunikasikannya kepada publik mengenai komitmennya untuk dampak sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan yang dimiliki <em>social enterprise<\/em> lalu diwujudkan dalam bentuk konkret seperti menciptakan lapangan kerja, memberikan pelatihan, komitmen membangun keterampilan dalam komunitas lokal, ataupun penyediaan layanan lokal. Adapun dana yang digunakan guna mewujudkan tujuan tersebut merupakan hasil keuntungan yang kemudian diinvestasikan kembali untuk memberi dampak sosial.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Social Enterprise<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/39.png\" alt=\"Kehadiran social enterprise diharapkan memberikan manfaat kepada masyarakat.\" class=\"wp-image-2268\" title=\"Manfaat Social Enterprise\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/39.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/39-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/39-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Banyak pihak akan mendulang manfaat dari keberadaan perusahaan sosial, salah satunya masyarakat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran perusahaan sosial tidak hanya memberikan manfaat kepada perusahaan semata. Namun, juga kepada masyarakat ataupun komunitas masyarakat yang dibina. Konsep usaha ini jelas memberikan manfaat yang menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalkan, kita membuat perusahaan sosial yang berfokus pada penangan sampah. Produk yang kita jual berupa produk fashion yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan sampah sebagai bahan bakunya. Dengan begitu, makin banyak orang yang membeli produk kita, selain untung secara finansial, semakin sedikit pula sampah yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum lagi jika kita menggandeng masyarakat untuk memproduksi produk fashion yang kita jual. Tentunya, seiring bertambahnya jumlah klien juga akan memberikan pemasukan dan membantu perekonomian masyarakat tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/website-sedekah-online-dan-donasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Website Sedekah Online dan Terpercaya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Social Enterprise di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/40.png\" alt=\"Di Indonesia ada banyak contoh perusahaan sosial yang bergerak di berbagai macam bidang.\" class=\"wp-image-2269\" title=\"Contoh Perusahaan Sosial\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/40.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/40-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/40-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Indonesia mempunyai beberapa perusahaan sosial, yang bergerak di banyak bidang.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memahami apa pengertian social enterprise, ciri-ciri, hingga tujuannya, maka selanjutnya perlu diketahui juga apa saja perusahaan sosial yang ada di Indonesia. Berikut beberapa contoh <em>social enterprise<\/em> di Indonesia:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Du Anyam <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Brand <\/em>ini menyediakan produk souvenir berbahan material pohon lontar yang dikerjakan secara dianyam. Du Anyam memanfaatkan keberadaan pohon lontar yang melimpah di NTT. Alhasil, Du Anyam berhasil meningkatkan pendapatan penganyam hingga 40% serta memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak cucu para ibu penganyam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">SukkhaCitta <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Brand fashion <\/em>ini menyediakan berbagai macam jenis produk yang lahir dari tangan perajin di desa-desa. Dari hasil kolaborasi tersebut, SukkhCitta sukses meningkatkan 60% pendapatan desa binaan dengan sekitar 340 ibu-ibu yang menjadi perajin. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan mengenai <em>social enterprise.<\/em> Barang kali setelah membaca tulisan ini kamu tertarik dan memiliki ide untuk menginisiasi perusahaan sosial. Pastikan juga ide tersebut memang benar-benar bermanfaat dan memberi dampak bagi masyarakat ya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-8654569\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"8654569\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-165e905\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"165e905\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi yang digunakan dalam artikel ini:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-1d2bc14\" data-block-id=\"1d2bc14\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-e8a975e\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"e8a975e\"><p class=\"stk-block-text__text\">Lasmana Syfa Zatibayani, Mulyaningsih Hendrati Dwi. 2017. \u201cAnalisis Model Bisnis Canvaser pada <em>Social Enterprise <\/em>(Studi Kasus pada Jelajah Biru). Volume 4 (Halaman 1769). Prodi S1 Administrasi Bisnis, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom.<a href=\"https:\/\/openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id\/index.php\/management\/article\/view\/4133\/3896\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id\/index.php\/management\/article\/view\/4133\/3896<\/a><br><br>Khosyi Yofais Ahgio, Nurrohman Alifian, dkk. 2018. \u201cAnalisisi Pelaksanaan Program Social Enterprises di Bumdes Nglanggeran\u201d dalam <em>Working Paper Keuangan Publik Islam No.5 Seri 1<\/em> (Halaman 4). Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia.<a href=\"https:\/\/dspace.uii.ac.id\/bitstream\/handle\/123456789\/9611\/Analisis%20Pelaksanaan%20Program%20Social%20Enterprise%20di%20BUMDes%20Nglanggeran.pdf?sequence=1&amp;isAllowed=y\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/dspace.uii.ac.id\/bitstream\/handle\/123456789\/9611\/Analisis%20Pelaksanaan%20Program%20Social%20Enterprise%20di%20BUMDes%20Nglanggeran.pdf?sequence=1&amp;isAllowed=y<\/a><br><br>Sobirin Muhammad. 2021. \u201cImplementasi Usaha Sosial (Social Enterprise) di SMP Juara Bandung. Dalam <em>Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Volume 3 <\/em>Halaman (4-5). Universitas Islam Nusantara.https:\/\/www.jurnal.stit-buntetpesantren.ac.id\/index.php\/tsaqafatuna\/article\/view\/88\/73<br><br>Qonaa\u2019ah Siti. 2021. \u201cStrategi Bisnis Startup Social Enterprise Wahyoo Dalam Menghadapi Situasi Pandemi Covid-19\u201d dalam <em>Cakrawala-Jurnal Humaniora Volume 2 <\/em>Halaman (3). UniversitasBinaSaranaInformatika.https:\/\/pdfs.semanticscholar.org\/240f\/c01014c78e38045eb4299ad1dcc9e657c86f.pdf<br><br>Putri Amandafanny Silviana. 2021. \u201cLiterasi Digital: Strategi <em>Social Enterprise <\/em>Sebagai <em>Crowdfunding Platform <\/em>dalam Memberdayakan Masyarakat Berdonasi secara Online (Studi Kasus Kitabisa.com). Skripsi Halaman (48-52). Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. https:\/\/repository.uinjkt.ac.id\/dspace\/bitstream\/123456789\/57311\/1\/11170540000012%20Amandafanny%20Silviana%20Putri.pdf<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-7b1bb7c\" data-block-id=\"7b1bb7c\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-696ce28\" data-block-id=\"696ce28\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-696ce28-column stk-container stk-696ce28-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ingin Memberi Dampak Positif Juga? Yuk Menanam Bersama LindungiHutan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">LindungiHutan adalah website donasi online, galang dana dan kerjasama untuk kelestarian hutan Indonesia yang telah mempunyai izin dan terpercaya. Salurkan niat kebaikan untuk membantu sesama dan alam dengan sedekah pohon untuk keberlangsungan masa depan kita.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-e76fe4d\" data-block-id=\"e76fe4d\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-8c18a72\" data-block-id=\"8c18a72\"><style>.stk-8c18a72 .stk-button{background:#00d084 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"\" rel=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Yuk Menanam!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Barangkali yang ada di dalam pikiran kita ketika memikirkan kata bisnis adalah keuntungan. Tentu hal yang lumrah ketika sebuah bisnis atau perusahaan berorientasi kepada keuntungan. Namun, sudah tahukah kamu dengan istilah social enterprise? Sederhananya, social enterprise memungkinkan kamu menjalankan bisnis dan mendapatkan keuntungan sekaligus memberikan dampak baik kepada lingkungan sekitar. Nah, dalam artikel ini kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[252,253,43],"class_list":["post-2262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trik","tag-edukasi","tag-hutan","tag-kolaborasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2262"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2262\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}