{"id":2310,"date":"2022-07-16T14:53:00","date_gmt":"2022-07-16T07:53:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=2310"},"modified":"2025-07-08T10:13:36","modified_gmt":"2025-07-08T03:13:36","slug":"pengertian-umkm-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-umkm-adalah\/","title":{"rendered":"UMKM Adalah: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya (2025)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda mungkin sudah familiar dengan istilah UMKM, singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Namun, sering kali pemahaman kita terbatas hanya pada penyebutannya saja. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak jarang UMKM dianggap sebagai usaha berskala kecil, dimiliki perseorangan, memiliki sedikit karyawan, atau bahkan sekadar menjadi kebalikan dari perusahaan besar. Padahal, pemahaman semacam ini belum sepenuhnya tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak di antara kita yang masih kesulitan membedakan apakah suatu usaha termasuk kategori mikro, kecil, atau menengah. Penentuan klasifikasi ini sering kali membingungkan tanpa mengacu pada kriteria yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Faktanya, UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) per Maret 2021, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta unit usaha. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sektor ini menyumbang sebesar 61,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), atau setara dengan Rp8.573,89 triliun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya itu, UMKM juga berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja, yakni mencapai 97% dari total tenaga kerja nasional, serta mampu menghimpun sekitar 60,42% dari total investasi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-UMKM-by-LindungiHutan.png\" alt=\"Infografis mengenai UMKM by LindungiHutan.\" class=\"wp-image-3060\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-UMKM-by-LindungiHutan.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-UMKM-by-LindungiHutan-120x300.png 120w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-UMKM-by-LindungiHutan-410x1024.png 410w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-UMKM-by-LindungiHutan-768x1920.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Infografis-mengenai-UMKM-by-LindungiHutan-614x1536.png 614w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Infografis UMKM pengertian, jenis, dan manfaat. Oleh: Muhamad Iqbal\/LindungiHutan.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian UMKM Adalah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro, kecil, atau menengah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip dari buku <em>Entrepreneurial Mindsets &amp; Skills<\/em> (2021), beberapa ahli memberikan penjelasan mengenai pengertian UMKM sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Rudjito<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rudjito menjelaskan bahwa UMKM adalah usaha yang berperan penting dalam membantu perekonomian Indonesia. UMKM berkontribusi dalam pembentukan lapangan kerja baru serta meningkatkan devisa negara melalui pajak badan usaha.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Adi M. Kwartono<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adi M. Kwartono menjelaskan bahwa UMKM merupakan kegiatan ekonomi rakyat dengan kekayaan bersih maksimal sebesar Rp200.000.000, tidak termasuk nilai tanah dan bangunan tempat usaha. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, UMKM juga didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang memiliki omzet penjualan tahunan maksimal Rp1.000.000.000 dan dimiliki oleh Warga Negara Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Ina Primiana<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ina Primiana menjelaskan bahwa UMKM berfungsi sebagai pengembangan kawasan andalan untuk mempercepat pemulihan perekonomian, sekaligus menjadi wadah bagi program prioritas dan pengembangan berbagai sektor serta potensi daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/social-enterprise-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/social-enterprise-di-indonesia\/\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Perusahaan Sosial (<em>Social Enterprise)<\/em> dari Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-Ciri UMKM<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Isnawan dalam Jurnal Membangun Model Pembukuan Usaha Mikro di kabupaten Tana Toraja (Studi Kasus Usaha Kuliner), ciri-ciri UMKM adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li style=\"font-size:17px\">Jenis barang\/komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu waktu dapat pindah tempat<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha. Sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Umumnya belum mengakses perbankan, tetapi sebagian dari mereka sudah akses ke lembaga keuangan non bank<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik UMKM<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merujuk pada sifat atau kondisi faktual yang melekat pada aktivitas usaha, termasuk perilaku pengusaha dalam menjalankan bisnisnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik ini menjadi pembeda antara pelaku usaha berdasarkan skala usaha yang mereka jalankan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Bank Dunia, UMKM diklasifikasikan berdasarkan jumlah tenaga kerja sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li style=\"font-size:17px\">Usaha Mikro: Memiliki maksimal 10 karyawan<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Usaha Kecil: Memiliki hingga 30 karyawan<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Usaha Menengah: Memiliki hingga 300 karyawan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, dalam perspektif usaha, UMKM dapat dikategorikan ke dalam empat kelompok berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul style=\"font-size:17px\" class=\"wp-block-list\">\n<li style=\"font-size:17px\">UMKM Sektor Informal merupakan pelaku usaha yang bergerak di sektor informal, seperti pedagang kaki lima.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul style=\"font-size:17px\" class=\"wp-block-list\">\n<li style=\"font-size:17px\">UMKM Mikro adalah kelompok usaha dengan keterampilan produksi (seperti pengrajin), namun belum memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat untuk mengembangkan usahanya lebih jauh.<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Usaha Kecil Dinamis adalah UMKM yang memiliki semangat kewirausahaan dan telah menjalin kerja sama, baik melalui subkontrak maupun ekspor, sebagai bagian dari rantai pasok industri.<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\"><em>Fast Moving Enterprise<\/em> adalah UMKM yang memiliki kemampuan kewirausahaan yang kuat dan siap bertransformasi menjadi usaha berskala besar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Ukuran Usaha<\/strong><\/td><td><strong>Karakteristik<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Mikro<\/strong><\/td><td>Jenis barang\/komoditi tidak selalu tetap; sewaktu-waktu dapat berganti.<br><br>Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat.<br><br>Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun.<br><br>Tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha.<br><br>Sumber daya manusia (pengusaha) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai.<br><br>Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah.<br><br>Umumnya belum mengakses perbankan, tetapi sebagian sudah akses ke lembaga keuangan non bank.<br><br>Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.<br><br>Contoh: Usaha perdagangan seperti kaki lima serta pedagang di pasar.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Kecil<\/strong><\/td><td>Jenis barang\/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah.<br><br>Lokasi\/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah.<br><br>Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana.<br><br>Sudah membuat neraca usaha<br><br>Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.<br><br>Sumber daya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwirausaha.<br><br>Sebagian sudah akses ke perbankan dalam keperluan modal.<br><br>Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti <em>business planning.<\/em><br><br>Contoh: Pedagang di pasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Menengah<\/strong><\/td><td>Memiliki manajemen dan organisasi yang lebih baik, dengan pembagian tugas yang jelas antara lain, bagian keuangan, bagian pemasaran dan bagian produksi.<br><br>Telah melakukan manajemen keuangan dengan menerapkan sistem akuntansi dengan teratur sehingga memudahkan untuk <em>auditing<\/em> dan penilaian atau pemeriksaan termasuk oleh perbankan.<br><br>Telah melakukan aturan atau pengelolaan dan organisasi perburuhan.<br><br>Sudah memiliki persyaratan legalitas antara lain izin tetangga.<br><br>Sudah memiliki akses kepada sumber-sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik.<br><br>Contoh: Usaha pertambangan batu gunung untuk konstruksi dan marmer buatan<\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Besar<\/strong><\/td><td>Usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar dari Usaha Menengah, yang meliputi usaha nasional milik negara atau swasta, usaha patungan, dan usaha asing yang melakukan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tabel perbedaan usaha mikro, kecil, menengah, dan besar.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah kriteria Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berdasarkan aset dan omzet menurut <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/39653\/uu-no-20-tahun-2008\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008<\/a>:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><\/td><td><strong>Aset<\/strong><\/td><td><strong>Omset<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Mikro<\/strong><\/td><td>Maksimal Rp50 juta<\/td><td>Maksimal Rp300 juta<\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Kecil<\/strong><\/td><td>&gt;Rp50 juta \u2013 Rp500 juta<\/td><td>&gt;Rp300 juta \u2013 Rp2, 5 miliar<\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Menengah<\/strong><\/td><td>&gt;Ro 500 juta \u2013 Rp10 miliar<\/td><td>&gt;Rp2,5 miliar &#8211;&nbsp; Rp 50 miliar<\/td><\/tr><tr><td><strong>Usaha Besar<\/strong><\/td><td>&gt;Rp10 miliar<\/td><td>&gt;Rp 50 miliar<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tabel pembagian kriteria usaha berdasarkan aset dan omset yang dihasilkan.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh-Contoh UMKM di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UMKM di Indonesia mencakup berbagai sektor usaha yang tersebar di seluruh wilayah, dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Beberapa contoh sektor UMKM yang populer antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Usaha Kuliner<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sektor kuliner merupakan salah satu jenis usaha UMKM yang paling diminati. Kebutuhan konsumsi makanan yang bersifat universal menjadikan bisnis ini memiliki potensi pasar yang luas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/umkm-adalah.jpg\" alt=\"umkm adalah\" class=\"wp-image-16318\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, usaha kuliner relatif fleksibel dan dapat dijalankan dengan modal awal yang tidak terlalu besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Usaha Fesyen dan Busana<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri fesyen juga menjadi sektor unggulan dalam dunia UMKM. Perubahan tren setiap tahun menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dan meningkatkan pendapatan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/umkm-adalah-jenis.jpg\" alt=\"umkm adalah jenis\" class=\"wp-image-16320\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produksi lokal seperti batik, busana muslim, hingga fesyen kasual kini banyak diminati, baik di pasar domestik maupun internasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Usaha Agribisnis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sektor pertanian dan agribisnis juga memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM. Dengan inovasi seperti <em>urban farming <\/em>dan hidroponik, agribisnis kini tidak lagi memerlukan lahan yang luas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanfaatan pekarangan rumah untuk produksi tanaman hortikultura atau tanaman obat menjadi alternatif yang menjanjikan dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk referensi lebih lanjut mengenai sektor-sektor usaha yang termasuk dalam kategori UMKM, Anda dapat merujuk pada <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/59247\/keppres-no-99-tahun-1998\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Keputusan Presiden Republik Indonesia No 99 Tahun 1998<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/influencer-peduli-lingkungan-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/influencer-peduli-lingkungan-di-indonesia\/\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Influencer Peduli Lingkungan yang Perlu Kamu Ketahui<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak dapat dimungkiri, UMKM memiliki peran strategis dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai pelaku utama dalam berbagai sektor ekonomi, UMKM turut memperkuat fondasi perekonomian nasional melalui berbagai manfaat berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li style=\"font-size:17px\">Menyediakan lapangan kerja dalam jumlah yang besar<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Ikut serta dalam mengembangkan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Menciptakan pasar baru dan memunculkan inovasi<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah ulasan mengenai UMKM mulai dari pengertian, ciri-ciri, karakteristik, klasifikasi, hingga manfaatnya dalam pembangunan ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bagian dari ekosistem bisnis, Anda dapat turut mendukung penguatan UMKM melalui kemitraan strategis, kolaborasi program, maupun pengembangan kapasitas. Mari mulai langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1655966518443\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa yang dimaksud UMKM? <\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro, kecil, atau menengah.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1655966531003\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Contoh usaha UMKM apa saja?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Beberapa contoh sektor UMKM yang populer yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional seperti usaha kuliner, usaha fesyen dan busana, dan usaha agribisnis.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-2b56693 is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"2b56693\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-2b56693-column stk-container stk-2b56693-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-2b56693-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.1 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan <\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-deff2a1\" data-block-id=\"deff2a1\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-f66fea9\" data-block-id=\"f66fea9\"><style>.stk-f66fea9 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button cta-wa stk-block stk-71e7aa7\" data-block-id=\"71e7aa7\"><style>.stk-71e7aa7 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong><strong>Butuh Info Lebih Lanjut?<\/strong><\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<script>\nconst pageUrl = window.location.href;\nconst message = `[LH.BLOG] - Halo, saya mengunjungi blog LindungiHutan tentang ${pageUrl} dan ingin bertanya.`;\n\nconst waLink = `https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282329015769&text=${encodeURIComponent(message)}`;\n\n\/\/ Cari tombol <a> DI DALAM elemen yang punya class 'cta-wa'\nconst waButton = document.querySelector('.cta-wa a');\n\nif (waButton) {\n    waButton.href = waLink;\n}\n<\/script>\n\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-b48f0ea\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"b48f0ea\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-c021efa stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"c021efa\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi  yang digunakan dalam tulisan ini:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-eee1c1b\" data-block-id=\"eee1c1b\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-72cdc7c stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"72cdc7c\"><p class=\"stk-block-text__text\">Rejosari.semarangkota.go.id. UMKM.<a href=\"https:\/\/rejosari.semarangkota.go.id\/umkm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/rejosari.semarangkota.go.id\/umkm<\/a> . Diakses pada 27 Juni 2022.<br><br>Jemi Pabisangan Tahirs, Ruben S. Kannapadang. 2018. \u201c<em>Membangun Model Pembukuan Usaha Mikro di Kabupaten Tanah Toraja (Studi Kasus Kuliner) dalam Jurnal of Economic, Management, and Accounting Volume 1<\/em>\u201d (Halaman 93). Fakultas Ekonomi Universitas Andi Djemma.<a href=\"https:\/\/ojs.unanda.ac.id\/index.php\/jemma\/article\/view\/95\/80\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/ojs.unanda.ac.id\/index.php\/jemma\/article\/view\/95\/80<\/a><br><br>Ariyanto Aris, dkk. 2021. Entrepreneurial Mindsets &amp; Skills. Solok: Insan Cendekia Mandiri.<br>Bank Indonesia dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). 2015. Profil Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). https:\/\/www.bi.go.id\/id\/umkm\/penelitian\/Documents\/Profil%20Bisnis%20UMKM.pdf<br><br>&nbsp;Kemenkeu.go.id. 2021. Pemerintah Terus Perkuat UMKM Melalui Berbagai Bentuk Bantuan. https:\/\/www.kemenkeu.go.id\/publikasi\/berita\/pemerintah-terus-perkuat-umkm-melalui-berbagai-bentuk-bantuan\/. Diakses pada 27 Juni 2022.<br><br>https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Home\/Details\/59247\/keppres-no-99-tahun-1998<br><br>https:\/\/sukorejo.semarangkota.go.id\/umkm<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-f2aa251\" data-block-id=\"f2aa251\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mungkin sudah familiar dengan istilah UMKM, singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Namun, sering kali pemahaman kita terbatas hanya pada penyebutannya saja. Tidak jarang UMKM dianggap sebagai usaha berskala kecil, dimiliki perseorangan, memiliki sedikit karyawan, atau bahkan sekadar menjadi kebalikan dari perusahaan besar. Padahal, pemahaman semacam ini belum sepenuhnya tepat. Banyak di antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11336,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[1716,252,1718,1717,325,359,1715],"class_list":["post-2310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trik","tag-contoh-umkm","tag-edukasi","tag-karakteristik-umkm","tag-kriteria-umkm","tag-pengertian","tag-umkm","tag-umkm-adalah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2310"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2310\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}