{"id":4017,"date":"2022-09-05T11:06:00","date_gmt":"2022-09-05T04:06:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=4017"},"modified":"2023-08-18T01:12:22","modified_gmt":"2023-08-17T18:12:22","slug":"ekowisata-mangrove-wonorejo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/ekowisata-mangrove-wonorejo\/","title":{"rendered":"Berkunjung ke Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ekowisata mangrove Wonorejo merupakan paru-paru bagi hiruk pikuk Kota Surabaya. Hutan mangrove seluas 200 hektare ini menawarkan pemandangan yang menyejukan mata dan udara yang segar.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/testimoni-penanaman-bank-danamon\/\">Hutan mangrove <\/a>Wonorejo terletak di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Layaknya hutan bakau pada umumnya, area Mangrove Wonorejo ini memiliki keragaman dan keunikan ekosistem untuk diamati dan dipelajari. Kawasan ini sangat cocok menjadi sarana edukasi ekosistem mangrove dan hutan pesisir.<\/p>\n\n\n\n<p>Lokasi wisata mangrove ini dikelola dengan baik oleh pemerintah kota Surabaya. Ekowisata mangrove Wonorejo memfasilitasi pengunjung yang datang dengan wahana kapal, jembatan kayu, kolam pancing, <em>jogging track<\/em>, pendopo, kantin-kantin pusat kuliner, spot berfoto dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kicauan burung pun akan terdengar jika kamu berjalan menggunakan jalur <em>jogging track<\/em> sejauh 2 km. Bukan hanya itu, mata juga akan dimanjakan dengan pemandangan kepiting-kepiting rawa yang hidup dengan menempel pada akar-akar tanaman mangrove.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-feature is-style-default stk-block-feature stk-block stk-8fceb67\" data-block-id=\"8fceb67\"><div class=\"stk-content-align stk-8fceb67-column stk-container stk-8fceb67-container stk--no-background stk--no-padding\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content stk-row\">\n<div class=\"wp-block-stackable-column stk-block-column stk-column stk-block stk-c1de29c\" data-block-id=\"c1de29c\"><style>.stk-c1de29c{align-self:center !important}<\/style><div class=\"stk-column-wrapper stk-block-column__content stk-container stk-c1de29c-container stk--no-background stk--no-padding\"><div class=\"stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"has-large-font-size\"><strong><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">Hutan Mangrove Wonorejo<\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-8f8d7b3\" data-block-id=\"8f8d7b3\"><p class=\"stk-block-text__text\"><strong>Lokasi Penanaman: <\/strong><a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/TW4ACbeoY8mpgwFZ8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jl. Wonorejo Timur No.1, Wonorejo, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60296<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-84d9e6d\" data-block-id=\"84d9e6d\"><p class=\"stk-block-text__text\"><strong>Nama Petani:<\/strong> <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/detailPenggerak_new\/95\">Nurul Fatmawati<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-c066591\" data-block-id=\"c066591\"><p class=\"stk-block-text__text\"><strong>Total Pohon Ditanam di Lokasi: <\/strong>13.994<\/p><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-column stk-block-column stk-column stk-block stk-74b6737\" data-block-id=\"74b6737\"><style>.stk-74b6737{align-self:center !important}<\/style><div class=\"stk-column-wrapper stk-block-column__content stk-container stk-74b6737-container stk--no-background stk--no-padding\"><div class=\"stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-image stk-block-image stk-block stk-284b603\" data-block-id=\"284b603\"><style>.stk-284b603 .stk-img-wrapper{width:100% !important;height:275px !important}<\/style><figure class=\"stk-img-wrapper stk-image--shape-stretch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"stk-img wp-image-9246\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/20230116_092515-scaled.jpg\" width=\"2560\" height=\"1182\" alt=\"mangrove wonorejo\" title=\"\"><\/figure><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kekayaan Biodiversitas Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya<\/h2>\n\n\n\n<p>Ekowisata Mangrove Wonorejo mempunyai beberapa biodiversitas flora dan fauna di antaranya tanaman mangrove tipe <em>Avicennia alba blume<\/em>, <em>Nypa fruticans, <\/em>dan <em>Excoecaria agallocha.<\/em> Adapun keragaman fauna di antaranya kepiting bakau, kera ekor panjang, serta ratusan spesies burung langka dan dilindungi.<\/p>\n\n\n\n<iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/restor.eco\/embed\/site\/f71538f6-fee5-4617-8b41-37e69367195b\/\" title=\"Ekowisata Mangrove Wonorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur\" width=\"100%\" height=\"648\" style=\"border: none\" frameborder=\"0\"><\/iframe>\n\n\n\n<p>Kera tipe ekor panjang adalah spesies yang menghabiskan hari-harinya di bawah kanopi hutan bakau untuk mencari makanan. Kepadatan populasi mereka sebesar 0,55 individu\/hektar sedangkan spesies burung yang ada terhitung 143 spesies burung, 12 di antaranya dilindungi dan 30 spesies langka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/melihat-indahnya-gunung-sawur\/\">Potensi Tersembunyi Gunung Sawur Kabupaten Lumajang yang Perlu Kita Jaga Bersama<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Singkat Pembentukan Ekowisata Mangrove Wonorejo<\/h2>\n\n\n\n<p>Awalnya, kawasan konservasi alam ini dibuat untuk mencegah abrasi dan erosi di wilayah timur Kota Surabaya. Pengelolaan yang baik membuat Pemerintah Kota Surabaya membuka lokasi ini untuk umum pada tahun 2010 sebagai area wisata dan budidaya tanaman bakau.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Perencanaan di kawasan ini masuk dalam pengembangan strategis Pantai Timur Surabaya (PAMURBAYA) oleh BAPPEKO Kota Surabaya tahun 2019. BAPPEKO membagi area hutan bakau menjadi 4 zona yang terdiri dari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Wilayah hutan mangrove, area tambak, dan permukiman nelayan,<\/li><li>Basis TNI Angkatan Laut,<\/li><li>Area pengembangan wisata,<\/li><li>Area konservasi tanaman bakau.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2010, tanaman bakau di Ekowisata Mangrove Wonorejo sangat tipis. Akses yang belum memadai juga membuat masyarakat tidak punya alasan kedua kalinya untuk mengunjungi lagi. Lalu, kondisi ekowisata mangrove Wonorejo mengalami perbaikan di tahun 2015 di mana adanya peningkatan jumlah tanaman serta akses menuju area wisata.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tantangan dan Kendala yang Dihadapi Hutan Mangrove Wonorejo Agar Tetap Lestari<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-style-default\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Donasi-Online-yang-Terkumpul-Dipakai-untuk-Penanaman-Mangrove-Design-Blog-LindungiHutan.jpg\" alt=\"penanaman di Hutan Mangrove Wonorejo\" class=\"wp-image-5131\" title=\"\"><figcaption>Pengelola dan petugas ekowisata hutan mangrove Wonorejo Surabaya berfoto dengan banner kegiatan penanaman mangrove dari donasi online yang terkumpul di web LindungiHutan (Dok: Business Development\/LindungiHutan).<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Menurut Peraturan Daerah Kota Surabaya No 2 tahun 2007, ekosistem mangrove yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi di Pantai Timur Surabaya (PAMURBAYA) seluas 2.500 ha, sedangkan luas hutan mangrove yang ada di sekitar kawasan pamurbaya hanya 440,13 ha pada tahun 2015.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara saat ini, luas hutan mangrove Wonorejo hanya terhitung 200 ha . Padahal, keberadaan hutan mangrove di kawasan PAMURBAYA ini sangat membantu terjadinya penyerapan air laut ke dalam air tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian mengenai perubahan luas hutan mangrove via citra dari (Wijaya 2017) menyebutkan bahwa perubahan luas hutan mangrove yang terjadi pada citra SPOT 4 tahun 2011 adalah 417,15 ha, SPOT 5 tahun 2013 adalah 491,62 ha, dan SPOT 6 tahun 2015 adalah 440,13 ha.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun tahun 2015 terjadi penurunan luasan dan kerapatan yang sangat drastis mulai dari sepanjang Pantai Kenjeran sampai dengan muara Sungai Jagir Wonokromo.<\/p>\n\n\n\n<p>Permasalahan ini disebabkan adanya degradasi penurunan luasan akibat dari erosi, sedimentasi, dan konversi lahan untuk permukiman maupun tambak. Sumber lain mengatakan telah terjadinya pembalakan kayu hutan bakau oleh masyarakat pada tahun 2015. Kayu tersebut digunakan sebagai bahan utama kayu bakar dan pembuatan arang.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya itu, akibat pengembangan kawasan ekowisata ini juga menimbulkan penurunan kualitas lingkungan, kerusakan tanaman mangrove, penurunan spesies burung, dan penurunan hasil penangkapan ikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan ekowisata dianggap belum sepenuhnya melibatkan masyarakat lokal dan belum memenuhi prinsip konservasi lingkungan maupun manajemen kelembagaan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cjp0aqltGss\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cjp0aqltGss\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cjp0aqltGss\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Potensi Kolaborasi di Ekowisata Mangrove Wonorejo<\/h2>\n\n\n\n<p>Menjaga dan melestarikan Ekowisata Mangrove Wonorejo adalah hal yang sangat krusial. Mengapa? Karena kawasan tersebut menyimpan banyak manfaat antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mencegah degradasi lahan akibat abrasi,<\/li><li>Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga,<\/li><li>Meningkatkan area tutupan hijau,<\/li><li>Membantu pengurangan emisi karbon,<\/li><li>Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar,<\/li><li>Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Menurut Nurdin (2011) Ekowisata Mangrove Wonorejo ini mempunyai potensi sebagai <em>ecotourism dan edutourism<\/em> karena kondisi hutan yang masih alami. Keragaman flora dan fauna dapat direkomendasikan sebagai sarana pendidikan bagi kalangan pelajar maupun umum untuk lebih mengenal keanekaragaman hayati di wilayah pesisir.<\/p>\n\n\n\n<p>Perbincangan isu tentang reklamasi pantai utara Surabaya yang akan menjadi sumber utama air pasang laut dan banjir di wilayah timur Surabaya membangkitkan kolaborasi aksi penanaman bakau oleh pemerintah, instansi swasta, maupun masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahun 2014, kelompok petani tambak juga turut melakukan aksi pembersihan sampah di hutan mangrove area pantai timur Surabaya (Pamurbaya) pada hari habitat sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengingat hutan mangrove adalah gerbang antara kehidupan daratan dan laut. Kawasan ini mempunyai biodiversitas yang unik dan memiliki fungsi ekologi dan jasa-jasa lingkungan yang sangat luar biasa. Fungsi yang dimaksud mulai dari menjadi benteng dalam menangani bencana alam di daerah pesisir maupun manfaat ekonomis bagi warga sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pik-dari-kacamata-lingkungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara dari Kacamata Lingkungan (Update 2023)<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perkembangan Lokasi Penanaman Mangrove Wonorejo Surabaya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Melihat dari potensi dan biodiversitas yang ada, Ekowisata Mangrove Wonorejo sepatutnya dijaga kelestarian alamnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Sejak bulan Agustus 2022-Mei 2023, LindungiHutan telah menjembatani sebanyak 12 total kampanye alam di lokasi ini, 300 orang terlibat, 12.994 pohon yang sudah ditanam, lebih dari 1,3 ha area yang tertanam, dan menyerap karbon lebih dari 1.300 kg CO2eq.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini, 3 contoh kampanye alam untuk mendukung kelestarian Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance)<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-style-default\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kegiatan-Penghijauan-BFI-Finance-di-Mangrove-Wonorejo-Design-Blog-LindungiHutan.jpg\" alt=\"Penanaman mangrove BFI Finance di hutan mangrove Wonorejo.\" class=\"wp-image-5132\" title=\"\"><figcaption>Melalui kerjasama yang terjalin antara LindungiHutan dan BFI Finance, 2.500 bibit mangrove telah ditanam di kawasan hutan mangrove Wonorejo Surabaya untuk menjaga kelestariannya dengan melibatkan pengelola area (Dok: Business Development\/LindungiHutan).<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>BFI Finance adalah perusahaan pembiayaan paling awal di Indonesia. Perusahaan ini menjadi perusahaan pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kesadaran untuk menjaga lingkungan, mereka wujudkan dengan menanam 2.500 pohon mangrove pada 12 November 2022 melalui inisiasi kampanye alam bertajuk \u201c<a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/bfisurabaya\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Penanaman 2500 Pohon BFI Finance, Cycling and Planting : Surabaya<\/a>\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Larusso Group Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/laruso-tanam-mangrove-di-ekowisata-mangrove-wonorejo.jpg\" alt=\"laruso tanam mangrove di ekowisata mangrove wonorejo\" class=\"wp-image-7628\" title=\"\"><figcaption>  Larusso Group Indonesia  tanam 1.000 bibit mangrove di kawasan hutan mangrove Wonorejo Surabaya. (Dok: Business Development\/LindungiHutan). <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Larusso Group Indonesia merupakan salah satu perusahaan <em>apparel <\/em>pria terkemuka di Indonesia, memiliki lebih dari 200 lokasi penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui kampanye alam \u201c<a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/larusso\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mindful Thread<\/a>\u201d, mereka sukses menanam 1.000 pohon mangrove pada 16 Januari 2023.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka berharap dengan melakukan kebaikan ini, dapat berkontribusi dalam menyelamatkan bumi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Aevie Official<\/h3>\n\n\n\n<p>Aevie Official merupakan brand fashion dengan limited design yang diciptakan oleh wanita dan untuk wanita dengan menerapkan prinsip keberlanjutan. Mereka menjual berbagai macam koleksi pakaian seperti pembuatan baju bridesmaid.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 2022, Aevie Official pernah melakukan penghijauan di Bedono Kabupaten demak dan mereka lakukan lagi pada tahun ini untuk mendukung keberlanjutan. Melalui inisiasi kampanye alam bertajuk \u201c<a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/aevie\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Nature is a divine gift. Protect it<\/a>\u201d, pada 24 Mei 2023, mereka berhasil menanam sebanyak 265 pohon mangrove.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/testimoni-penanaman-bank-danamon\/\">Good Services for Client: Kesan Kolaborasi CSR Lingkungan Bank Danamon Bersama LindungiHutan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Lindungi Hutan akan terus mengajak dan mengkampanyekan penanaman pohon mangrove di kawasan ekowisata Wonorejo. Salam lestari untuk bumi kita!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-0aee90a\" data-block-id=\"0aee90a\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-0aee90a-column stk-container stk-0aee90a-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"has-text-color has-large-font-size\" style=\"color:#005e4e\"><strong>Mari Menjaga Kelestarian Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya dengan Berdonasi Online dan Menjalin Kerjasama<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-e52315f\" data-block-id=\"e52315f\"><style>.stk-e52315f .stk-block-text__text{color:#cf2e2e !important}<\/style><p class=\"stk-block-text__text has-text-color has-vivid-red-color\">LindungiHutan bermitra dengan komunitas dan pengelola hutan mangrove Wonorejo, Kota Surabaya untuk mempermudah proses penghijauan kembali dan penanaman bibit mangrove. Tanam pohon dengan mudah, transparan, dan berkelanjutan mulai 15 ribu\/pohon<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-a5befeb\" data-block-id=\"a5befeb\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-4e171f5\" data-block-id=\"4e171f5\"><style>.stk-4e171f5 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-4e171f5 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-lift-scale\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/csr\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Pelajari Lebih Lanjut<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-8e35a25\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"8e35a25\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-54e785d\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"54e785d\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-c09d4f2\" data-block-id=\"c09d4f2\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-f913d68\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"f913d68\"><p class=\"stk-block-text__text\">Https:\/\/Bappeko.Surabaya.Go.Id\/Ecobis\/Wisata\/Kategori-Detail\/42<br><br>&nbsp;Nirmalasari Idha Wijaya dan Muhammad Huda, 2018, <em>Monitoring The Distribution Of Mangrove Vegetation That Rehabilitated In Mangrove Ecotourism Of Wonorejo Surabaya, <\/em>Vol. 10 No. 3, Hlm. 747-755, Desember 2018 Http:\/\/Journal.Ipb.Ac.Id\/Index.Php\/Jurnalikt Doi: <a href=\"http:\/\/dx.doi.org\/10.29244\/Jitkt.V10i3.21271\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Http:\/\/Dx.Doi.Org\/10.29244\/Jitkt.V10i3.21271<\/a>.&nbsp;<br><br>Nirmalasari Idha Wijaya, Inggriyana Risa Damayanti, Ety Patwati, Syifa Wismayanti Adawiah, 2017, perubahan Luas Ekosistem Mangrove Di Kawasan Pantai Timur Surabaya, Prosiding Seminar Nasional Kelautan Dan Perikanan I. ii 2017 Universitas Trunojoyo Madura, 7 September 2017.<br><br>Muhammad Nurdin, Wisata Hutan Mangrove Wonorejo : Potensi Ecotourism Dan Edutourism Di Surabaya, <em>Jurnal Kelautan, Volume 4, No.1 April 2011 Issn : 1907-9931&nbsp;<\/em><br><br>Suci Ramadhani, Pencegahan Abrasi Pantai Timur Surabaya Melalui Desain Ekowisata Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya, Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan<br><br>Arisandi, P. (1998). Panduan Pengenalan Mangrove Pantai Timr Surabaya Mangrove Sebagai Pelindung, Http:\/\/Www.Ecoton.Or.Id (Diakses Tanggal 1 Januari 2017, 09.36)&nbsp;<br><br>Anggraeni, Indira Wahyu Septa, Rinaldi, Dones, Mardiastuti, Ani, 2013, Populasi dan Habitat Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo dan Sekitarnya, Surabaya, https:\/\/repository.ipb.ac.id\/handle\/123456789\/65733<br><br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-9d7935f\" data-block-id=\"9d7935f\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ekowisata mangrove Wonorejo merupakan paru-paru bagi hiruk pikuk Kota Surabaya. Hutan mangrove seluas 200 hektare ini menawarkan pemandangan yang menyejukan mata dan udara yang segar. Hutan mangrove Wonorejo terletak di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Layaknya hutan bakau pada umumnya, area Mangrove Wonorejo ini memiliki keragaman dan keunikan ekosistem untuk diamati dan dipelajari. Kawasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7631,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[1213,253,1214,494,327,1215],"class_list":["post-4017","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wilayah","tag-ekowisata-mangrove-wonorejo","tag-hutan","tag-hutan-mangrove-wonorejo","tag-jawa-timur","tag-mangrove","tag-mangrove-wonorejo-surabaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4017"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4017\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}