{"id":4658,"date":"2022-11-15T23:03:54","date_gmt":"2022-11-15T16:03:54","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=4658"},"modified":"2022-11-15T23:03:55","modified_gmt":"2022-11-15T16:03:55","slug":"mengenal-pohon-loa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/mengenal-pohon-loa\/","title":{"rendered":"Pohon Loa: Taksonomi, Ciri-Ciri, Habitat, Manfaat, Keistimewaan (2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon Loa (<em>Ficus racemosa) <\/em>merupakan spesies <em>ficus <\/em>yang mudah ditemui di Indonesia. Bukan hanya itu, pohon loa juga memiliki segudang manfaat dan keistimewaan, lho. Apa saja? Yuk, simak ulasannya di bawah!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon Loa (<em>Ficus racemosa)<\/em> adalah salah satu jenis <em>ficus <\/em>yang telah dibudidayakan sejak 5000 SM, dan berasal dari Asia Barat. Tanaman ini banyak tersebar di daerah beriklim subtropis dan tropis. Tak heran, famili dari <em>Moraceae<\/em> ini dapat beradaptasi dengan baik sekalipun di daerah beriklim kering ataupun gersang. Pusat persebaran tanaman ini berada di negara Indomalesia, termasuk Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti genus <em>ficus <\/em>lainnya, pohon loa memiliki akar yang dalam dan mekanisme konduktansi hidrolik sehingga daya serap airnya tinggi. Karenanya, selain tumbuh secara alami di dataran rendah hutan, pohon loa juga banyak ditemui di sekitar mata air sebagai penahan erosi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Taksonomi Pohon Loa (Ficus racemosa)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai tanaman yang persebarannya sangat luas, pohon loa mempunyai bermacam nama. Inggris memberi nama <em>cluster fig tree, <\/em>Arab dengan <em>jameez, <\/em>disebut <em>adamaskidan <\/em>oleh bangsa Persia, <em>cay sung <\/em>oleh Vietnam, <em>ju guo rong <\/em>oleh China, dan masih banyak lagi. Di Indonesia sendiri dikenal juga dengan pohon lo\/elo, lowa, biraeng, arah, dan ara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taksonomi pohon loa dapat dilihat dalam tabel berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kingdom<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Subkingdom<\/td><td>Tracheobionta<\/td><\/tr><tr><td>Superdivisi<\/td><td>Spermatophyta<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Magnoliophyta<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Magnoliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Subkelas<\/td><td>Hamamelididae<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Urticales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Moraceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Ficus<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td>Ficus Racemosa<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel taksonomi pohon loa.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/manfaat-pohon-ulin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Manfaat Pohon Ulin (Kayu Besi)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pohon Loa Seperti Apa?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa..png\" alt=\"Gambar buah loa.\" class=\"wp-image-4660\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa..png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa.-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa.-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa.-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa.-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa.-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Buah-loa.-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Buah loa tampak masih menggantung di pohonnya. <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Ficus racemosa <\/em>(pohon loa) termasuk ke dalam genus <em>ficus. <\/em>Spesies dari genus <em>Ficus <\/em>terdiri dari semak, pohon berkayu, hemiepiphyte, tanaman merambat, dan epifit. Adapun ciri-ciri fisik pohon loa yang menjadi pembeda dengan jenis <em>ficus <\/em>lainnya adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Akar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perakaran pohon loa hampir sama dengan pohon beringin dengan akar-akarnya yang menyebar ke permukaan tanah. Selain itu, akarnya mencengkram tanah sangat dalam dan kuat sehingga dapat menjaga kestabilan tanah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Batang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permukaan batang bergetah banyak, berwarna coklat atau putih dengan buah yang menempel pada batangnya. Pohon loa<em> <\/em>umumnya memiliki ketinggian antara 17-20 meter dengan batang besar yang berdiameter hingga mencapai 100 cm.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Daun<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun pada pohon loa berbentuk runcing seperti ujung tombak atau elips-lanset dengan panjang daun antara 7-10 cm. Posisi daun di batang berselang-seling, memiliki warna hijau tua, dan dapat berubah menjadi kuning menjelang gugur. Selain itu, daunnya&nbsp; mengkilap dan bertekstur halus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon Loa memiliki buah dalam jumlah banyak yang berbentuk bulat menyerupai buah pir dengan diameter 4 cm. Buah loa tumbuh bergerombol pada batang dan cabang utama pohon. Buah matang memiliki warna merah, sedangkan buah yang mentah berwarna hijau.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah loa sangat disukai oleh kelelawar serta beberapa jenis burung. Karena tidak beracun, buah loa bisa dimakan oleh manusia. Namun, seperti jenis ara lainnya, buah ini memiliki rasa yang hambar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Habitat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon loa biasanya tumbuh di tanah lembab, sering ditanam di sekitar mata air atau sepanjang sungai dengan ketinggian tempat yang bermacam yaitu mulai dari 100-700 mdpl. Saat ditanam di tanah lembab, pohon loa akan berbuah sepanjang tahun. Namun, ketika musim kering, daunnya akan berguguran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sebaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis <em>ficus <\/em>ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Thailand, Vietnam, Burma, Australia Utara, Nepal, China Selatan, Bangladesh, India, Sri Lanka, Pakistan, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pohon-jambu-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Jambu Air: Jenis, Ciri-Ciri, Manfaat, dan Pembudidayaan<\/a> <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa <strong>Manfaat Pohon Loa<\/strong>?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara ekologi, dengan kemampuan daya serap airnya yang tinggi, pohon ini baik ditanam di pinggir sungai untuk mencegah erosi dan banjir. Selain itu, pohon loa juga merupakan spesies kunci pada ekosistem hutan. Hal tersebut karena spesies ini merupakan rumah untuk hewan hutan, menjadi sumber makanan pokok hewan seperti ara-beo, kutilang, merpati, dan burung enggang. Buah dari pohon ini juga dapat menjadi sumber nutrien bagi ikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara ekonomi pohon ini bisa dijadikan bahan pakaian, diambil getahnya untuk mengganti karet. Selain itu, kayunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kertas serta cocok digunakan dalam konstruksi bangunan sementara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara etnobotani, loa sangat berkhasiat sebagai obat tradisional. Kulit pohonnya yang telah dihaluskan dengan batu atau ditumbuk dan dicampurkan air dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit, misalnya bentol akibat gigitan nyamuk, ataupun bisul. Air saringan dari daun dan buahnya juga berkhasiat menyembuhkan diare.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CiOla13uq05\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CiOla13uq05\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CiOla13uq05\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keistimewaan Pohon Loa<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski dengan mudah dapat ditemukan, dan kita menjadi biasa dengan keberadaannya, pohon loa ternyata menyimpan banyak keistimewaan dan keunikan. Misalnya, julukannya yang beragam di setiap daerah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, memiliki nilai teologi bagi agama hindu. Umat hindu menempatkan pohon loa sebagai pohon yang dihormati sebagaimana umat buddha menghormati pohon bodhi. Dalam agama hindu pohon ini disebut dengan pohon udumbara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, nilai estetika di mana pohon loa banyak digunakan untuk bonsai. Keunikan yang ada pada akarnya, dan warna daun yang cantik membuat pohon ini sering dibuatkan bonsai dengan bermacam gaya. Salah satu cara untuk menjadikan loa bonsai adalah dengan cara cangkok atau stek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, itulah rentetan manfaat dan keistimewaan pohon loa. Si biasa yang luar biasa! Barangkali kamu pernah melihat atau menanam pohon loa, boleh banget <em>share <\/em>pengalamannya di kolom chat yaa!<\/p>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1668527162749\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa itu Pohon Loa?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p> <em>Ficus racemosa <\/em>(pohon loa) termasuk ke dalam genus <em>ficus. <\/em>Spesies dari genus <em>Ficus <\/em>terdiri dari semak, pohon berkayu, hemiepiphyte, tanaman merambat, dan epifit. Adapun ciri-ciri fisik pohon loa yang menjadi pembeda dengan jenis <em>ficus <\/em>lainnya adalah sebagai berikut. <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1668527181878\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Manfaat Pohon Loa?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Ekologi (kemampuan daya serap airnya yang tinggi), ekonomi (pohon ini bisa dijadikan bahan pakaian), etnobotani (loa sangat berkhasiat sebagai obat tradisional)<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: Maswanajih<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-41a06f2\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"41a06f2\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-9cdac27\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"9cdac27\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-0f2cdb8\" data-block-id=\"0f2cdb8\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-3dbe797\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"3dbe797\"><p class=\"stk-block-text__text\"><a href=\"http:\/\/www.ilmukebun.com\/2020\/05\/mengenal-pohon-loa-ara-ficus-racemosa.html?m=1\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">http:\/\/www.ilmukebun.com\/2020\/05\/mengenal-pohon-loa-ara-ficus-racemosa.html?m=1<\/a><br><br><a href=\"http:\/\/www.orangutan.or.id\/id\/ficus-racemosa-common-but-still-special\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/www.orangutan.or.id\/id\/ficus-racemosa-common-but-still-special<\/a><br><br>http:\/\/.plantamor.com\/species\/info\/ficus\/racemosa#gsc.tab=0<br><br>Atika Rahmawati, D. (2018). Keanekaragaman Spesies Dari Genus Ficus Di Hutan Pantai Tabanio Kabupaten Tanah Laut. <em>Prosaiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah.<\/em> <em>3<\/em>, hal. 214-217. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat. Dipetik November 15, 2022<br><br>Magfirah Rasyid, M. H. (2017). Anatomi Daun Ficus Racemosa L. (Biraeng) dan Potensinya di Taman Nasional Bantimurung Bulusarang. <em>Jurnal Pendidikan<\/em>, 861-866. Dipetik November 15, 2022<br><br>Netti Aryani, Z. Z. (2009). Studi Nutrisi Buah Ara (Ficus racemosa L.) Untuk Pakan Ikan. <em>Natur Indonesia<\/em>, 54-60.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-aa11e27\" data-block-id=\"aa11e27\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-8e20ca7\" data-block-id=\"8e20ca7\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-8e20ca7-column stk-container stk-8e20ca7-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-49d6897\" id=\"tanam-pohon-bakau-di-berbagai-daerah-hanya-10-ribu-rupiah\" data-block-id=\"49d6897\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Tanam Pohon Bakau di Berbagai Daerah HANYA 10 Ribu Rupiah<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-83b6263\" data-block-id=\"83b6263\"><p class=\"stk-block-text__text\">LindungiHutan adalah startup untuk konservasi dan penghijauan kembali hutan Indonesia melalui reboisasi dan aforestasi. Kamu dapat berpean langsung dengan menanam pohon bakau, tanaman kayu dan buah yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat mulai 10 ribu rupiah\/pohon<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-f3c3d01\" data-block-id=\"f3c3d01\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-34dd69a\" data-block-id=\"34dd69a\"><style>.stk-34dd69a .stk-button{background:#00d084 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tanam Bakaumu di Sini!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pohon Loa (Ficus racemosa) merupakan spesies ficus yang mudah ditemui di Indonesia. Bukan hanya itu, pohon loa juga memiliki segudang manfaat dan keistimewaan, lho. Apa saja? Yuk, simak ulasannya di bawah! Pohon Loa (Ficus racemosa) adalah salah satu jenis ficus yang telah dibudidayakan sejak 5000 SM, dan berasal dari Asia Barat. Tanaman ini banyak tersebar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4659,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,51,253],"class_list":["post-4658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-flora","tag-hutan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4658"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4658\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}