{"id":4878,"date":"2022-12-04T20:23:02","date_gmt":"2022-12-04T13:23:02","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=4878"},"modified":"2022-12-05T09:30:30","modified_gmt":"2022-12-05T02:30:30","slug":"pengertian-lumut-dan-manfaatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-lumut-dan-manfaatnya\/","title":{"rendered":"LUMUT (Bryophyta): Pengertian, Klasifikasi, dan Manfaatnya (2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedikitnya, terdapat 18-23 ribu spesies lumut yang ada di muka bumi. Selain berperan penting dalam kelestarian ekosistem, lumut juga berperan sebagai bioindikator, dan menyimpan potensi pemanfaatan yang belum banyak diketahui.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian dan klasifikasi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut.png\" alt=\"Apa itu lumut?\" class=\"wp-image-4875\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-dan-klasifikasi-lumut-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Sering ditemui di sekitaran kita, tetapi apa sebenarnya lumut itu?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan lumut merupakan salah satu kelompok tumbuhan yang besar, dengan perkiraan 18,000 hingga 23,000 spesies yang telah teridentifikasi di bumi. Lumut juga dikenal sebagai tumbuhan purba, loh!&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari britannica.com, lumut diduga sudah ada sejak Periode Permian (298,9 juta hingga 251,9 juta tahun yang lalu), dan lebih dari 100 spesies telah diidentifikasi dari fosil periode Paleogen dan Neogen (66 juta hingga 2,58 juta tahun yang lalu).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lumut (Bryophyta) adalah golongan tumbuhan tingkat rendah, sebab tidak memiliki jaringan pembuluh selayaknya pada tumbuhan paku (Pteridophyta) ataupun tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Bersamaan dengan alga, lichen, paku serta jamur, lumut juga tergolong dalam kelompok Cryptogamae, yaitu sekelompok tumbuhan atau organisme mirip tumbuhan yang bereproduksi melalui spora, tanpa struktur organ berupa bunga ataupun biji.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri -ciri lumut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja.png\" alt=\"Gambar lumut.\" class=\"wp-image-4871\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-ciri-lumut-apa-saja-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Seperti ini jika lumut dilihat dari dekat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya kita sudah mengetahui berbagai kelompok dari kerajaan tumbuhan. Nah, supaya paham lebih lanjut, mari kita kenali ciri-ciri dan karakter utama dari lumut!<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Akar, batang dan daun belum dapat dibedakan dengan jelas (masih berupa thalus).<\/li><li>Tidak memiliki organ pembuluh (non-vascular plant).<\/li><li>Menghasilkan spora.<\/li><li>Tidak menghasilkan bunga ataupun biji.<\/li><li>Merupakan organisme kosmopolit, bisa ditemukan hampir di semua tempat.<\/li><li>Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis).<\/li><li>Fase gametofit mendominasi sebagian besar siklus hidup.<\/li><li>Organ reproduksi dibedakan menjadi arkegonium (betina) dan anteridium (jantan) yang menghasilkan gamet.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-pohon-serut\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Serut, Tanaman Hias yang Kaya Manfaat (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Siklus hidup lumut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, lumut mengalami suatu proses pergiliran keturunan. Siklusnya terbagi menjadi dua tahapan, (1) fase sporofit dan (2) fase gametofit. Fase sporofit akan menghasilkan spora, sedangkan fase gametofit menghasilkan sel kelamin (gamet). Fase yang paling mencolok dan mendominasi siklus hidup lumut adalah fase gametofit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Taksonomi lumut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia taksonomi, lumut lebih dikenal dalam filum tersendiri, yaitu Bryophyta. Kemudian, lumut terbagi lagi menjadi 3 kelompok utama (1) Lumut hati, (2) Lumut tanduk dan (3) Lumut daun\/sejati.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-jenis lumut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Bryopsida (lumut sejati)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lumut daun atau lumut sejati, adalah kelompok lumut dengan anggota terbanyak. Terdiri atas 5 kelompok, yaitu Bryales, Andreales, Sphagnales, Polytrichales dan Buxbaumiales. Ciri utama dari kelompok ini dapat dilihat dari struktur arkegonium dan anteridium yang terdapat pada gametofit, kemudian terdapat sporangium di ujungnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Hepaticopsida (lumut hati)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berasal dari kata \u201chepatic\u201d yang artinya adalah hati. Terdiri atas 4 kelompok, yaitu Marchantiales, Sphaerocarpales, Calobryales, dan Jungermanniales. Ciri utama dari lumut hati dapat dilihat dari struktur gametangia yang berbentuk seperti payung, dan fase sporofitnya menggantung pada arkegonium.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Anthocerotopsida (lumut tanduk)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umumnya dikenal dari bentuknya yang menyerupai tanduk, terdiri dari kurang lebih 300 spesies. Hanya memiliki satu ordo yaitu Anthocerotales. Fase sporofit berbentuk kapsul dan memanjang menyerupai tanduk, di bawahnya fase gametofit menyerupai lembaran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Habitat dan substrat lumut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut.png\" alt=\"Lumut tinggal di tempat yang basah.\" class=\"wp-image-4874\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Habitat-dan-substrat-lumut-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Biasanya, lumut tinggal di tempat dan lingkungan yang basah maupun minim cahaya matahari.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya lumut bersifat kosmopolit, artinya dapat hidup dan berkembang di berbagai kondisi habitat. Kita dapat menemukan lumut hidup berkoloni, serta menempel pada berbagai jenis substrat seperti batu, tembok, ataupun pohon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umumnya, lumut menyukai lingkungan yang lembap, basah, dan cenderung terlindungi dari cahaya matahari. Namun beberapa jenis lumut justru dapat bertahan pada lingkungan yang cukup kering, loh!&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan sifat yang seperti <em>sponge, <\/em>lumut dapat menyerap air dan menjaga kelembaban tanah yang berada di bawahnya. Fungsi ekologis lumut ini jugalah yang berperan sebagai penyubur tanah dan tumbuhan lain di sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/apa-itu-pohon-bidara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Bidara: Pengertian, Ciri-Ciri, Manfaat, hingga Cara Mengolah (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CepcKcqD9X8\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CepcKcqD9X8\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CepcKcqD9X8\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Peran dan Potensi Pemanfaatan Lumut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lumut berperan cukup penting dalam ekosistem. Pada suksesi ekologi, lumut termasuk ke dalam jenis perintis yang memulai kehidupan awal pasca gangguan lingkungan. Selain itu, lumut juga dapat menjadi bioindikator dan menjaga kelembapan lingkungan. Faktanya, terdapat berbagai peran dan manfaat lain yang belum banyak diketahui dari lumut. Beberapa di antaranya yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Sebagai bioindikator logam berat<\/li><li>Sebagai bioindikator perairan<\/li><li>Sebagai indikator radioaktivitas<\/li><li>Bahan persemaian dan media tanam<\/li><li>Obat-obatan dan sumber makanan<\/li><li>Agen biopestisida<\/li><li>Budidaya untuk tanaman hias&nbsp;<\/li><li>Pengondisian dan pembiakan tanah<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lumut biasa tumbuh di tembok, dekat dengan saluran air, ataupun menempel di pepohonan. Banyak ditemukan mulai di sekitar perumahan, di pinggir jalan, taman, hingga pada ekosistem hutan yang masih asri. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uniknya, jenis-jenis lumut yang lebih beragam dapat ditemukan di kawasan dataran yang lebih tinggi, semisal di hutan pegunungan. Menjaga kelembaban dan kesuburan tanah, koloni lumut dalam jumlah besar juga berperan sebagai perintis dalam suksesi ekologi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1670159017088\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa yang dimaksud dengan lumut?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Golongan tumbuhan tingkat rendah yang tidak memiliki jaringan pembuluh dan berkembang biak melalui spora, biasa ditemukan pada kawasan yang lembab dan cenderung basah<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1670159034713\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa saja jenis-jenis lumut?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Terdapat 3 kelas utama dalam pengelompokan Bryophyta, yaitu lumut daun (bryopsida), lumut hati (hepaticopsida) dan lumut tanduk (anthocerotopsida).<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1670159053052\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bagaimana lumut hidup?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Umumnya pada tempat yang lembab, lumut hidup secara berkoloni dengan siklus hidup yang didominasi oleh fase sporofit.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/rahma-nabila-irsiananda-sutaqro-5b6a4522a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rahma Nabila<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-c3144e7\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"c3144e7\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-469bfc3\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"469bfc3\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-3213ff3\" data-block-id=\"3213ff3\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-0438612\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"0438612\"><p class=\"stk-block-text__text\">Bawaihaty N, Istomo dan I Hilwan. 2014. Keanekaragaman dan Peran Ekologi Bryophyta di Hutan Sesaot Lombok, Nusa Tenggara Barat. <em>Jurnal Silvikultur Tropika.<\/em> 5(1): 13-17.<br><br>Byjus.com. 2022. Classification of Bryophyta. Diakses pada 28 November 2022 dari <a href=\"https:\/\/byjus.com\/neet\/classification-of-bryophytes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/byjus.com\/neet\/classification-of-bryophytes\/<\/a>.<br><br>Detik.com. (12 Agustus 2022). Tumbuhan Lumut: Habitat, Ciri, dan Klasifikasinya. Diakses pada 28 November 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6230861\/tumbuhan-lumut-habitat-ciri-dan-klasifikasinya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6230861\/tumbuhan-lumut-habitat-cir i-dan-klasifikasi nya<\/a>.<br><br>Flexbooks.ck12.org. 2019. 9.18 Life Cycle of Nonvascular Plants. Diakses pada 28 November 2022 dari<br><a href=\"https:\/\/flexbooks.ck12.org\/cbook\/ck-12-biology-flexbook-2.0\/section\/9.18\/primary\/lesson\/life-cycle-of-nonvascular-plants-bio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/flexbooks.ck12.org\/cbook\/ck-12-biology-flexbook-2.0\/section\/9.18\/prim ary\/lesson\/life-c ycle-of-nonvascular-plants-bio\/<\/a><br><br>Gramedia.com. (2021). Bryophyta: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Peranan dan Manfaatnya. Diakses pada 28 November 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/bryophyta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/bryophyta\/<\/a>.<br><br>Kew.org. 2022. 7 Interesting Things About Moss. Diakses pada 28 November 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.kew.org\/read-and-watch\/moss#:~:text=Mosses%20are%20non%2Dflowering%20plants,bryophytes\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.kew.org\/read-and-watch\/moss#:~:text=Mosses%20are%20non%2Dflowering%20plants,bryophytes<\/a>)%20in%20the%20plant%20kingdom.<br><br>Suara.com. (11 Agustus 2021). Pengertian Lumut, Ciri-ciri dan Klasifikasinya. Diakses pada 28 November 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.suara.com\/lifestyle\/2021\/08\/11\/140800\/pengertian-lumut-ciri-ciri-dan-klasifikasinya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.suara.com\/lifestyle\/2021\/08\/11\/140800\/pengertian-lumut-ciri-ciri -dan-klasifikasin ya<\/a>.<br><br>Whitton J. 2013. Plant Biodiversity, Overview in <em>Encyclopedia of Biodiversity 2<sup>nd<\/sup> ed.<\/em> New York: Academic Press.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-00ef874\" data-block-id=\"00ef874\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-bf68b2f\" data-block-id=\"bf68b2f\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-bf68b2f-column stk-container stk-bf68b2f-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-dd02a32\" id=\"tertarik-ikut-berkontribusi-terhadap-hutan-indonesia\" data-block-id=\"dd02a32\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Tertarik Ikut Berkontribusi terhadap Hutan Indonesia?<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-91c52f6\" data-block-id=\"91c52f6\"><p class=\"stk-block-text__text\">Kamu bisa bergabung dengan Relawan LindungiHutan untuk ikut menghijaukan Indonesia bersama. Bukan hanya itu, kamu juga akan mendapatkan pengalaman melestarikan lingkungan dan juga menambah pengetahuan seputar pelestarian hutan dan lingkungan.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-8d96b80\" data-block-id=\"8d96b80\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-eca5390\" data-block-id=\"eca5390\"><style>.stk-eca5390 .stk-button{background:#215133 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/komunitas\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Gabung Relawan LindungiHutan di Sini!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sedikitnya, terdapat 18-23 ribu spesies lumut yang ada di muka bumi. Selain berperan penting dalam kelestarian ekosistem, lumut juga berperan sebagai bioindikator, dan menyimpan potensi pemanfaatan yang belum banyak diketahui. Pengertian dan klasifikasi Tumbuhan lumut merupakan salah satu kelompok tumbuhan yang besar, dengan perkiraan 18,000 hingga 23,000 spesies yang telah teridentifikasi di bumi. Lumut juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4870,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,51,325],"class_list":["post-4878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-flora","tag-pengertian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4878","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4878"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4878\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}