{"id":4889,"date":"2022-12-05T10:37:26","date_gmt":"2022-12-05T03:37:26","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=4889"},"modified":"2022-12-05T10:37:26","modified_gmt":"2022-12-05T03:37:26","slug":"jenis-polutan-berbahaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/jenis-polutan-berbahaya\/","title":{"rendered":"8 Jenis Polutan Berbahaya bagi Kesehatan Manusia, Debu juga Termasuk Loh!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadang kala, lupa kita sadari bahwa udara yang dihirup selama ini barang kali sudah tidak sehat lagi. Mengingat banyaknya kendaraan, aktivitas industri, hingga kegiatan rumah tangga yang ternyata memproduksi polutan berbahaya. Apabila kita terus-menerus menghirupnya, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu kita harus lebih berhati-hati dan waspada. Memangnya, apa saja <em>sih <\/em>8 jenis polutan berbahaya bagi kesehatan manusia?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Gas Nitrogen Dioksida (NO<sup>2<\/sup>)<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2.png\" alt=\"Apa yang dimaksud dengan gas nitrogen?\" class=\"wp-image-4890\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-Gas-Nitrogen-Dioksida-NO2-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Nitrogen biasanya diproduksi oleh kendaraan bermotor mapun indsurti dan berbahaya bagi saluran  pernapasan manusia.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polutan berbahaya ini sering kali dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, industri, maupun bahan bakar yang melepaskan gas nitrogen dioksida.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, apa sebetulnya yang dimaksud dengan gas NO<sup>2<\/sup>? Menurut Wijayanti (2012) dalam<a href=\"https:\/\/repository.its.ac.id\/53731\/1\/03211440000042-Undergraduate_Theses.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Paparan Gas Nitrogen Dioksida (No<\/em><em><sup>2<\/sup><\/em><em>) dan Karbon Monoksida (CO) di Trotoar Beberapa Jalan Kota Surabaya<\/em><\/a>, nitrogen dioksida adalah salah satu komponen yang memengaruhi kualitas udara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nitrogen dioksida juga merupakan salah satu gas beracun. Sumber pencemarannya berasal dari aktivitas kendaraan bermotor, industri, maupun rumah tangga. Makin tinggi konsentrasi NO<sup>2<\/sup>, berbanding lurus dengan banyaknya jumlah kendaraan bermotor, industri, dan rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghirup udara dengan konsentrasi NO<sup>2<\/sup> yang tinggi dapat mengganggu saluran pernapasan pada sistem pernapasan manusia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Paparan semacam ini dalam jangka pendek dapat memperparah penyakit pernapasan, terutama asma dengan gejala batuk dan sulit bernapas. Orang dengan penyakit asma, dan anak-anak, serta orang tua umumnya berisiko lebih besar terkena dampak kesehatan dari NO<sup>2<\/sup>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2.\u00a0 Karbon Monoksida (CO), Polutan Berbahaya yang Tak Berbau<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain tidak berbau, karbon monoksida adalah gas tak berwarna yang tentunya berbahaya bila dihirup dalam jumlah yang besar. Karbon monoksida (CO) biasanya dilepaskan ketika sesuatu sedang terbakar. Sumber CO terbesar ke udara terbuka adalah mobil, truk, dan kendaraan atau mesin lain yang membakar bahan bakar fosil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya berasal dari kendaraan, macam-macam barang di rumah seperti pemanas minyak tanah dan gas yang tidak termanfaatkan, kebocoran cerobong asap dan tungku, serta kompor gas juga melepaskan CO yang dapat memengaruhi kualitas udara di dalam ruangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut penelitian Downs dan Bureau dalam<a href=\"https:\/\/repository.its.ac.id\/53731\/1\/03211440000042-Undergraduate_Theses.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Paparan Gas Nitrogen Dioksida (No<\/em><em><sup>2<\/sup><\/em><em>) dan Karbon Monoksida (CO) di Trotoar Beberapa Jalan Kota Surabaya<\/em><\/a> menyebutkan, karena CO tidak berbau dan tidak berwarna, bisa dengan mudah menjadi penyebab kematian mendadak dalam konsentrasi tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, menghirup udara dengan konsentrasi CO tinggi mengurangi jumlah oksigen yang bisa diangkut dalam aliran darah ke organ vital seperti jantung dan otak. Untuk tingkat yang sangat tinggi, CO dapat menyebabkan pusing, tidak sadar, dan bahkan kematian<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seseorang yang mengalami keracunan gas CO memiliki gejala pusing, sakit kepala, dan mual. Keadaan yang lebih berat dapat berupa menurunnya kemampuan gerak tubuh, gangguan pada sistem kardiovaskuler, serangan jantung sampai pada kematian. Untuk menolong penderita kategori ringan yaitu dengan memberi kesempatan menghirup udara bersih (segar).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/polusi-adalah-pengertian-dan-dampak-polusi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Polusi Adalah: Pengertian, Jenis, dan Dampak Polusi (Update 2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3.\u00a0 Timah Hitam (Pb)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Timah hitam (Pb) juga masuk ke dalam jenis polutan berbahaya yang biasanya dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Pb saat ini menjadi salah satu penyumbang pencemaran udara yang dapat membahayakan kesehatan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip dari<a href=\"http:\/\/jurnal.fkm.unand.ac.id\/index.php\/jkma\/article\/view\/34\/65\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Jurnal Kesehatan Masyarakat (2008)<\/em><\/a> penggunaan Pb biasanya ada pada industri kimia, baterai, keramik, dan cat. Selain itu, timah hitam juga dapat berasal dari hasil pembakaran bahan bakar bensin dalam berbagai senyawa Pb. Tujuan penambahan bahan tersebut untuk mendapatkan tingkat oktan yang lebih tinggi, agar pemakaian bahan bakar bensin lebih ekonomis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses pembakaran bensin, senyawa ini dilepaskan dalam bentuk partikel melalui asap gas buang kendaraan bermotor ke udara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, timah hitam (Pb) adalah bahan toksik yang mudah terakumulasi dalam organ manusia dan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan berupa anemia, gangguan fungsi ginjal, gangguan sistem saraf, otak, dan kulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, perlu dilakukan upaya untuk menekan keterpaparan udara yang mengandung timah hitam berkonsentrasi tinggi. Caranya bisa dengan memperhatikan pelestarian dan penghijauan lingkungan serta melakukan pemasangan alat pengukur polusi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4.\u00a0 Sulfur Dioksida (SO2)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polutan berbahaya selanjutnya adalah sulfur dioksida. Nyatanya, ada banyak sumber pencemaran udara dari berbagai aktivitas manusia seperti industri, transportasi, perkantoran, hingga perumahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip dari jurnal<a href=\"https:\/\/jurnal.fmipa.unila.ac.id\/analit\/article\/download\/1430\/1196\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Analit: Analytical and Environmental Chemistry <\/em>(2017)<\/a> Sulfur dioksida sendiri adalah gas polutan yang banyak dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung unsur belerang seperti minyak, gas, batubara, maupun kokas. Sama halnya dengan karbon monoksida, gas SO<sup>2<\/sup> sulit dideteksi karena merupakan gas yang tidak berwarna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun, paparan SO<sup>2<\/sup> jangka pendek ke tingkat tinggi pada manusia dapat menyebabkan efek yang membahayakan fungsi pernapasan, khususnya bagi mereka yang menderita asma.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara paparan jangka panjang dari SO<sup>2<\/sup> hasil pembakaran dapat mengganggu fungsi paru-paru, penyakit pernapasan, dan dalam kadar tertentu bisa menyebabkan iritasi tenggorokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian dampaknya bagi lingkungan, sulfur dioksida merupakan polutan yang memberikan kontribusi pada deposisi asam, yang dapat mencemari kualitas air dan air tanah. Dampak selanjutnya dari endapan asam dapat menyebabkan efek buruk ekosistem air di sungai, danau, kerusakan hutan, tanaman, dan tumbuhan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5.\u00a0 Partikel Debu<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh.png\" alt=\"Meski kecil, polutan debu juga tetap berbahaya loh!\" class=\"wp-image-4892\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Partikel-debu-juga-termasuk-berbahaya-loh-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Sering kita sepelekan, tetapi  polutan debu yang dihirup dalam  paparan tinggi akan berimbas buruk pada tubuh manusia.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Debu adalah partikel zat padat yang memiliki ukuran diameter 0,1-50 \u00b5m atau lebih. Partikel debu yang dapat terlihat oleh mata berukuran lebih dari 10 \u00b5m. Ukuran kurang dari 10 \u00b5m dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Partikel dengan ukuran debu dapat masuk di saluran pernapasan utama paru. Mengutip dari<a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications-test\/20758-kadar-debu-partikulat-pm25-dalam-rumah-d-605220ca.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Media Litbangkes (2016)<\/em><\/a><em>, <\/em>efek yang ditimbulkan dari polutan tersebut tergantung dari besarnya paparan (kadar\/dosis di udara dan lama\/waktu pajanan) dan faktor kerentanan individu. Efek buruk lebih mudah terjadi pada anak, individu dengan penyakit jantung, hingga saluran pernapasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, perlu upaya untuk memperhatikan kondisi fisik rumah seperti ketersediaan ventilasi yang cukup dan material yang aman. Asap buang kendaraan motor juga salah satu yang mengandung partikel ini dan bisa masuk ke dalam rumah serta membahayakan kesehatan penghuninya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan rumah yang sehat, perilaku hidup bersih, serta lingkungan permukiman yang hijau dapat mengurangi dampak polusi udara bagi kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6.\u00a0 Gas Amonia, Polutan Berbahaya yang Menimbulkan Bau Sangat Kuat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gas amonia adalah suatu gas yang tidak berwarna, dan menimbulkan bau yang sangat kuat. Amonia dapat bertahan kurang lebih satu minggu di udara. Gas ini terpajan melalui pernapasan dan dapat mengakibatkan iritasi yang kuat terhadap sistem pernapasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas bagaimana gas amonia bisa masuk ke dalam tubuh manusia? Amonia dapat masuk ke dalam tubuh jika menghirup udara yang mengandung amonia atau mengonsumsi makanan yang mengandung garam ammonium. Jika ammonium mengenai kulit, maka sejumlah kecil amonia tersebut dapat masuk ke dalam tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kehidupan sehari-hari, amonia umumnya masuk lewat jalur inhalasi (melalui hidung dan masuk ke paru-paru).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala yang ditimbulkan akibat terpapar dengan amonia tergantung pada jalan terpaparnya, dosis, dan lama pemaparannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala-gejala yang dialami dapat berupa mata berair dan gatal, hidung iritasi, gatal dan sesak, iritasi tenggorokan, kerongkongan, dan jalan pernapasan terasa panas, kering, serta batuk-batuk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7.\u00a0 Hidrokarbon (HC)<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon.png\" alt=\"Hidrokarbon juga salah satu polutan yang berbahaya bagi manusia.\" class=\"wp-image-4891\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon.png 800w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon-300x225.png 300w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon-768x576.png 768w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon-280x210.png 280w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon-560x420.png 560w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon-450x338.png 450w, https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Kebakaran-hutan-memproduksi-hidrokarbon-780x585.png 780w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Kebakaran hutan juga turut memproduksi polutan berbahaya hidrokarbon.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polutan berbahaya selanjutnya adalah HC atau disebut juga hidrokarbon. Hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. Dalam kehidupan sehari-hari banyak ditemui dalam minyak tanah, bensin, gas alam, plastik, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidrokarbon dalam bentuk cairan akan membentuk semacam kabut minyak, sedangkan dalam bentuk padatan akan membentuk asap pekat. Asap pekat tersebut setelah melalui proses pengumpulan akan menjadi debu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidrokarbon yang diproduksi oleh manusia kebanyakan berasal dari transportasi, pembakaran gas, minyak, arang, kayu, proses-proses industri, pembuangan sampah, kebakaran hutan dan ladang, dsb.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidrokarbon memang berbahaya bagi makhluk hidup dalam konsentrasi ppm tertentu. Pengaruhnya bisa berupa iritasi, lemas, pusing, berkunang-kunang, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/apa-itu-lapisan-ozon\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengenal Apa Itu Lapisan Ozon dan Peran Pentingnya bagi Makhluk Hidup (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8.\u00a0 Hidrogen Sulfida (H<sup>2<\/sup>s)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polutan berbahaya yang terakhir adalah Hidrogen Sulfida (H<sup>2<\/sup>S), suatu gas tidak berwarna, sangat beracun, mudah terbakar, dan memiliki karakteristik bau telur busuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip dari tulisan<a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/14476-ID-analisa-kadar-h2s-hidrogen-sulfida-dan-keluhan-kesehatan-saluran-pernapasan-sert.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Analisis Kadar H2S (Hidrogen Sulfida) dan Keluhan Kesehatan Saluran Pernapasan Serta Keluhan Iritasi Mata pada Masyarakat di Kawasan PT Allegrindo Nusantara Desa Urung Panei Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun (2013)<\/em><\/a>, polutan ini dapat menyebabkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Manusia terpapar terutama asam sulfida dari udara. Gas H<sup>2<\/sup>S dengan cepat diserap oleh paru-paru. Hidrogen sulfida lebih banyak dan lebih cepat diabsorbsi melalui inhalasi (pernapasan)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konsentrasi rendah, hidrogen sulfida dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, atau kerongkongan. Bahkan dapat terjadi kesulitan pernapasan pada penderita asma. Konsentrasi lebih tinggi dari 500 ppm dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran dan mungkin kematian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah 8 polutan berbahaya yang bisa mengganggu kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Oleh sebab itu, kita harus sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Demi menciptakan bumi sebagai tempat tinggal yang sehat!<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CY5WAVnLbup\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CY5WAVnLbup\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CY5WAVnLbup\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1670209327962\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa itu polutan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Polutan adalah zat atau bahan yang menyebabkan polusi atau pencemaran<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1670209196599\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa saja polutan berbahaya bagi kesehatan manusia?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Gas nitrogen dioksida, karbon monoksida, timah hitam, sulfur dioksida, partikel debu, gas amonia, hidrokarbon, hidrogen sulfide,<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-9ff458e\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"9ff458e\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-6c14017\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"6c14017\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-557b9e8\" data-block-id=\"557b9e8\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-62eff90\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"62eff90\"><p class=\"stk-block-text__text\">Brianita Nafisa Dewi. 2018. \u201cPaparan Gas Nitrogen Dioksida (NO<sup>2<\/sup>) DAN Karbon Monoksida (CO) di Trotoar Beberapa Jalan Kota Surabaya\u201d. <em>Dalam Tugas Akhir &#8211;\u00a0 RE 141581<\/em>. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.<a href=\"https:\/\/repository.its.ac.id\/53731\/1\/03211440000042-Undergraduate_Theses.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/repository.its.ac.id\/53731\/1\/03211440000042-Undergraduate_Theses.pdf<\/a>. Diakses pada 4 Desember 2022.<br><br>Suksmerri. 2008. \u201cDampak Pencemaran Logam Timah Hitam (Pb) Terhadap Kesehatan\u201d <em>dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret\u00a0 2008<\/em>. Universitas Andalas.<a href=\"https:\/\/repository.its.ac.id\/53731\/1\/03211440000042-Undergraduate_Theses.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/repository.its.ac.id\/53731\/1\/03211440000042-Undergraduate_Theses.pdf<\/a>. Diakses pada 4 Desember 2022.<br><br>Ria Dwi Yunita dan Agung Abadi Kiswandono. 2017. \u201cKajian Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Sulfur Dioksida (SO<sup>2<\/sup>) sebagai Polutan Udara pada Tiga Lokasi di Kota Bandar Lampung\u201d <em>dalam Analit: Analytical and Envoronmental Chemistry<\/em>. Universitas Lampung.<a href=\"https:\/\/jurnal.fmipa.unila.ac.id\/analit\/article\/view\/1430\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/jurnal.fmipa.unila.ac.id\/analit\/article\/view\/1430<\/a>. Diakses pada 4 Desmeber 2022.<br><br>Gusti Ayu Khrisna Saraswati Maharini. 2017. \u201cStudi Reduksi Sulfur Dioksida (SO<sup>2<\/sup>) Udara Ambien Oleh Ruang Terbuka (RTH) untuk Wilayah Permukiman dan Transportasi di Kota Surabaya\u201d <em>dalam Tugas Akhir \u2013 RE 141581.<\/em><a href=\"https:\/\/repository.its.ac.id\/43243\/1\/3313100016-Undergraduate-Theses.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em> https:\/\/repository.its.ac.id\/43243\/1\/3313100016-Undergraduate-Theses.pdf<\/em><\/a><em>. <\/em>Dikases pada 4 Desember 2022.<br><br><a href=\"https:\/\/dspace.uii.ac.id\/bitstream\/handle\/123456789\/2140\/05.2%20bab%202.pdf?sequence=6&amp;isAllowed=y\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/dspace.uii.ac.id\/bitstream\/handle\/123456789\/2140\/05.2%20bab%202.pdf?sequence=6&amp;isAllowed=y<\/a><br>Silvi Qiro\u2019atul Aini. \u201cHubungan Paparan Debu dengan Kapasitas Paru Pekerja Batu Bara\u201d Universitas Lampung.<a href=\"https:\/\/juke.kedokteran.unila.ac.id\/index.php\/agro\/article\/view\/1244\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/juke.kedokteran.unila.ac.id\/index.php\/agro\/article\/view\/1244<\/a>. Diakses pada 4 Desember 2022.<br><br>Khadijah Azhar, dkk. 2014. \u201cKadar Debu Partikulat (PM <sup>2,5<\/sup>) DALAM Rumah Dan Kejadian ISPA pada Balita di Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi Tahun 2014\u201d <em>Media Litbangkes, Vol. 26 No. 1. <\/em>Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat, Balitbangkes, Kemenkes RI.<a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications-test\/20758-kadar-debu-partikulat-pm25-dalam-rumah-d-605220ca.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications-test\/20758-kadar-debu-partikulat-pm25-dalam-rumah-d-605220ca.pdf<\/a>. Dikases pada 4 Desember 2022.<br><br>Chandra Perdana. 2015. \u201cGambaran Asupan Amonia (NH<sup>3<\/sup>) pada Masyarakat Dewasa di Kawasan Sekitar Permukiman PT Pusri Palembang Tahun 2015\u201d. <em>Dalam Skripsi<\/em>. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.<a href=\"https:\/\/repository.uinjkt.ac.id\/dspace\/bitstream\/123456789\/37761\/1\/CHANDRA%20PERDANA-FKIK.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/repository.uinjkt.ac.id\/dspace\/bitstream\/123456789\/37761\/1\/CHANDRA%20PERDANA-FKIK.pdf<\/a>. Diakses pada 4 Desember 2022.<br><br><a href=\"https:\/\/lib.ui.ac.id\/file?file=pdf\/abstrak-93110.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/lib.ui.ac.id\/file?file=pdf\/abstrak-93110.pdf<\/a><br><br>Jun Edy S. Pakpahan, dkk. 2013. \u201cAnalisis Kadar H2S (Hidrogen Sulfida) dan Keluhan Kesehatan Saluran Pernapasan Serta Keluhan Iritasi Mata pada Masyarakat di Kawasan PT Allegrindo Nusantara Desa Urung Panei Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun<em>\u201d<\/em>. Universitas Sumatra Utara.<a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/14476-ID-analisa-kadar-h2s-hidrogen-sulfida-dan-keluhan-kesehatan-saluran-pernapasan-sert.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/14476-ID-analisa-kadar-h2s-hidrogen-sulfida-dan-keluhan-kesehatan-saluran-pernapasan-sert.pdf<\/a>. Diakses pada 4 Desember 2022.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-6c0aa97\" data-block-id=\"6c0aa97\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-1d40f87\" data-block-id=\"1d40f87\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-1d40f87-column stk-container stk-1d40f87-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-76f8a44\" id=\"tahukah-kamu-kita-bisa-menghitung-berapa-besaran-karbon-yang-dihasilkan-dalam-kegiatan-sehari-hari\" data-block-id=\"76f8a44\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Tahukah kamu? Kita bisa menghitung berapa besaran karbon yang dihasilkan dalam kegiatan sehari-hari!<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-c6e3013\" data-block-id=\"c6e3013\"><p class=\"stk-block-text__text\">Yup, LindungiHutan punya fitur Imbangi yang memungkinkan kamu untuk menghitung jejak karbon dari kegiatan dan aktivitas yang kamu lakukan. Sederhannya, Imbangi adalah sebuah kalkulator karbon. Oh iya, setelah menghitungnya kamu juga bisa menebus jumlah karbon yang dihasilkan dengan menanam pohon loh! Pokoknya gampang banget caranya!<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-11108ea\" data-block-id=\"11108ea\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-c6727b9\" data-block-id=\"c6727b9\"><style>.stk-c6727b9 .stk-button{background:#26572d !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/imbangi.lindungihutan.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Hitung Jejak Karbonmu!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kadang kala, lupa kita sadari bahwa udara yang dihirup selama ini barang kali sudah tidak sehat lagi. Mengingat banyaknya kendaraan, aktivitas industri, hingga kegiatan rumah tangga yang ternyata memproduksi polutan berbahaya. Apabila kita terus-menerus menghirupnya, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan. Maka dari itu kita harus lebih berhati-hati dan waspada. Memangnya, apa saja sih 8 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[252,325,487],"class_list":["post-4889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-edukasi","tag-pengertian","tag-polutan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4889"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4889\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}