{"id":5033,"date":"2022-12-18T16:03:04","date_gmt":"2022-12-18T09:03:04","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5033"},"modified":"2025-06-11T07:43:01","modified_gmt":"2025-06-11T00:43:01","slug":"mengenal-sistem-terasering","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/mengenal-sistem-terasering\/","title":{"rendered":"Sistem Terasering: Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya (2025)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, terasering adalah sebuah teknik bercocok tanam, misalnya pada hamparan sawah, yang dibuat bertingkat-tingkat. Tujuannya untuk memperkecil kemiringan lereng, serta meminimalisir kemungkinan terjadinya erosi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, budidaya terasering banyak ditemukan di lereng bukit atau kawasan dataran tinggi. Selain untuk mencegah erosi, teknik ini juga terbukti dapat meningkatkan penyerapan air oleh tanah, hingga memaksimalkan area tanam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penasaran dengan teknik bercocok tanam satu ini? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Mekanisme Terasering?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana terasering dapat mencegah erosi? Sebelum lanjut mari kita bahas terlebih dahulu terkait mekanismenya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terasering pada dasarnya dengan sengaja dibuat bertingkat untuk mengurangi kemiringan atau panjang lereng. Dengan begitu, dapat dikatakan fungsi dari tingkatan-tingkatan tersebut adalah sebagai penahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecepatan dan aliran air pada permukaan tanah dapat diperkecil, tetapi di sisi lain serapannya ke dalam tanah justru meningkat. Struktur tanah pun menjadi lebih kuat dan tidak mudah terkikis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Fungsi dari Terasering?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Fungsi-terasering.jpg\" alt=\"Apa saja fungsi terasering?\" class=\"wp-image-5092\" title=\"\"><figcaption class=\"wp-element-caption\"> Contoh gambar sistem tanam terasering<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini sebenarnya cukup sederhana, tetapi apabila diterapkan dengan tepat akan sangat banyak manfaatnya, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li style=\"font-size:17px\">Mencegah erosi,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mendukung proses infiltrasi (penyerapan air oleh tanah) yang lebih baik,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Memaksimalkan luas area bercocok tanam,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mencegah terkikisnya unsur hara dalam tanah,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Menjaga kestabilan lereng,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mencegah longsor,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Memperkecil kemiringan lereng,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mempermudah perawatan pada kawasan lereng,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Menguatkan struktur tanah,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mencegah terkonsentrasinya air pada suatu tempat, karena alirannya terkendali,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Sebagai penampung cadangan air di lahan miring,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mempertahankan kelembaban tanah,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Meningkatkan kesuburan tanah,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Meningkatkan estetika\/keindahan pemandangan,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mendukung kegiatan ekowisata pada suatu kawasan,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Sebagai upaya konservasi tanah dan air yang krusial,<\/li>\n\n\n\n<li style=\"font-size:17px\">Mendukung sistem penanaman yang intensif di suatu lokasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-deforestasi-penyebab-dan-dampak\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-deforestasi-penyebab-dan-dampak\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Deforestasi: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Pencegahan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Bentuk Terasering?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Bentuk-bentuk-terasering.png\" alt=\"Macam-macam bentuk terasering.\" class=\"wp-image-5035\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terasering memiliki beragam bentuk yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan tujuan konservasi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, terdapat dua jenis teknik terasering yang paling umum digunakan, yaitu terasering bergradasi dan terasering datar. Untuk memahami perbedaannya secara lebih jelas, mari kita bahas masing-masing bentuknya secara singkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis terasering bergradasi macamnya ada teras kredit<em> (ridge terrace)<\/em>, teras guludan <em>(contour terrace)<\/em>, dan teras bangku\/tangga<em> (bench terrace)<\/em>. Di Indonesia sendiri, lebih banyak ditemui jenis teras bangku atau teras gulud. Berikut perbedaan dari tiap jenisnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Teras Datar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemiringan lahannya kurang dari atau sama dengan 3% dengan kedalaman tanah kurang dari 30 cm. Biasanya, diaplikasikan pada jenis tumbuhan musiman dan daerah dengan curah hujan yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Teras Kredit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemiringan lereng sebesar 3-10% dengan kedalaman tanah lebih dari 30 cm. Syarat membangun teras ini antara lain daya resap air tanahnya harus tinggi dan tidak disarankan pada daerah yang sering hujan lebat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Teras Guludan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemiringan lerengnya 10-15% dengan kedalaman tanah lebih dari 30 cm. Selain daya serap air oleh tanah yang tinggi, jenis teras ini juga membutuhkan drainase yang landai guna menampung endapan tanah hasil erosi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Teras Bangku<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsipnya memotong lereng menjadi miring ke belakang hingga dikatakan menyerupai bangku. Jenis teras ini memerlukan drainase dan rumput-rumputan supaya lebih kuat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelebihannya adalah dapat diterapkan pada tanah yang resapan airnya rendah, tetapi pembuatannya memakan biaya yang cukup banyak dan cukup sulit diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Terasering<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama berabad-abad, budidaya terasering telah populer dan dipraktikkan di berbagai wilayah, mulai dari benua Asia (Cina, Jepang, Asia Tenggara) hingga di benua Afrika, dan Amerika, terutama di daerah pegunungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Amerika Selatan Suku Inca memanfaatkan teknik ini untuk memanfaatkan lahan di perbukitan agar menjadi lebih subur. Di tempat yang berbeda, kemiringan tiap lereng pun bervariasi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walakin, penerapan teknik ini dapat dapat dikatakan cukup adaptif untuk diterapkan pada berbagai daerah. Mulai dari kemiringan sedang hingga curam (15-25%).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat Terasering<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem terasering dibangun melalui beberapa tahapan teknis. Prosesnya dimulai dengan membentuk struktur lahan secara berundak, membangun dinding penahan, serta menggali tanggul drainase untuk mengatur aliran air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada setiap undakan, dapat dibuat parit yang berfungsi mengalirkan air ke undakan di bawahnya. Kemiringan setiap tingkat dibuat tidak terlalu curam agar aliran air tetap terkontrol dan mudah diarahkan menuju outlet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika diperlukan, sistem terasering ini dapat dioptimalkan dengan penerapan teknik konservasi tanah lainnya, seperti <em><em>zero tillage<\/em> <\/em>atau penggunaan <em>cover crop<\/em> untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan lahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seberapa Efektif&nbsp; Penerapan Metode Terasering?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Seberapa-Efektif-Penerapan-Metode-Terasering.png\" alt=\"Apakah sistem tanam terasering efektif dilakukan?\" class=\"wp-image-5040\" title=\"\"><figcaption class=\"wp-element-caption\">Faktanya, metode terasering terbukti efektif dalam pengelolaan lahan. Mengapa demikian?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai upaya pemeliharaan dan konservasi tanah, metode ini dikatakan sangat efektif. Prinsip kerjanya yang \u2018mencegah\u2019 erosi terutama saat curah hujan sedang tinggi, cukup ampuh diterapkan di kawasan dengan kontur tanah miring seperti lereng.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ibaratnya, tanah miring yang curam disederhanakan menjadi undakan-undakan dengan ukuran yang lebih pendek dengan kemiringan yang jauh lebih kecil. Metode ini juga sangat berarti untuk mencegah akumulasi tanah yang terkikis dan berpotensi mengendap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/kegiatan-penanaman-pohon-manfaat-csr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kegiatan Penanaman Pohon: Manfaat, Tema, dan Implementasi dalam CSR<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Pemeliharaan Seperti Apa yang Diperlukan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara berkala, pemeliharaan sebaiknya dilakukan dalam kurun waktu satu tahun. Kegiatannya bisa dilakukan dengan menghilangkan debris, seperti tumpukan batu dan batang tumbuhan di bagian outlet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, menghaluskan lumpur-lumpur yang menumpuk di saluran irigasi juga perlu dilakukan. Akan tetapi, pemeliharaan harus dilakukan dengan hati-hati, sebab dapat merusak susunan tanah dari terasering.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/ClDq_1zBTwX\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/ClDq_1zBTwX\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/ClDq_1zBTwX\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1671353053152\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa itu terasering?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Terasering adalah sebuah teknik bercocok tanam, misalnya pada hamparan sawah, yang dibuat bertingkat-tingkat. Tujuannya untuk memperkecil kemiringan lereng, serta meminimalisir kemungkinan terjadinya erosi.\u00a0<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1671353074678\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bagaimana terasering bekerja?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Terasering pada dasarnya dengan sengaja dibuat bertingkat untuk mengurangi kemiringan atau panjang lereng. Dengan begitu, dapat dikatakan fungsi dari tingkatan-tingkatan tersebut adalah sebagai penahan.\u00a0<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-4ed007a\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"4ed007a\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-6f98617 stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"6f98617\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-a8d32b8\" data-block-id=\"a8d32b8\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-866ad83 stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"866ad83\"><p class=\"stk-block-text__text\">Arsitur. 2022. Definisi Terasering, Fungsi dan Jenisnya. Diakses pada 2 Desember 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.arsitur.com\/2017\/03\/pengertian-definisi-terasering-atau.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.arsitur.com\/2017\/03\/pengertian-definisi-terasering-atau.html<\/a><br><br>Britanica. 2020. Terrace Cultvation. Diakses pada 2 Desember 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.britannica.com\/topic\/terrace-cultivation\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.britannica.com\/topic\/terrace-cultivation<\/a><br><br>Greener Land. 2022. Terracing. Diakses pada 2 Desember 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.greener.land\/index.php\/product\/terracing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.greener.land\/index.php\/product\/terracing\/<\/a><br><br>Pinhole. 2022. Terasering. Diakses pada 2 Desember 2022 dari <a href=\"https:\/\/www.pinhome.id\/kamus-istilah-properti\/terasering\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.pinhome.id\/kamus-istilah-properti\/terasering\/<\/a><br><br>Wheaton, R. Z., &amp; Monke, E. J. 1981. Terracing as a best management practice for controlling erosion and protecting water quality [Indiana].&nbsp;<em>Part of a subject series (USA). <\/em><a href=\"https:\/\/www.extension.purdue.edu\/extmedia\/ae\/ae-114.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.extension.purdue.edu\/extmedia\/ae\/ae-114.html<\/a><br><br>Wikipedia. 2022. Terasering. Diakses pada 2 Desember 2022 dari <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Terasering\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Terasering<\/a><br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-29d92a9\" data-block-id=\"29d92a9\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/rahma-nabila-irsiananda-sutaqro-5b6a4522a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rahma Nabila<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-3f79459 is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"3f79459\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-3f79459-column stk-container stk-3f79459-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-3f79459-inner-blocks\">\n<p class=\"has-large-font-size wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">Ambil Langkah Nyata dengan Donasi Pohon Mulai 20 Ribu di LindungiHutan<\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-27453f8\" data-block-id=\"27453f8\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-05fa7e6\" data-block-id=\"05fa7e6\"><style>.stk-05fa7e6 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/donasi\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Donasi<\/strong> <strong>Sekarang!<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sederhananya, terasering adalah sebuah teknik bercocok tanam, misalnya pada hamparan sawah, yang dibuat bertingkat-tingkat. Tujuannya untuk memperkecil kemiringan lereng, serta meminimalisir kemungkinan terjadinya erosi.&nbsp; Biasanya, budidaya terasering banyak ditemukan di lereng bukit atau kawasan dataran tinggi. Selain untuk mencegah erosi, teknik ini juga terbukti dapat meningkatkan penyerapan air oleh tanah, hingga memaksimalkan area tanam. Penasaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5041,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[247,252,325,489],"class_list":["post-5033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-alam","tag-edukasi","tag-pengertian","tag-terasering"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5041"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}