{"id":5099,"date":"2022-12-20T14:34:31","date_gmt":"2022-12-20T07:34:31","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5099"},"modified":"2022-12-20T14:56:03","modified_gmt":"2022-12-20T07:56:03","slug":"kenal-lebih-jauh-dengan-brotowali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/kenal-lebih-jauh-dengan-brotowali\/","title":{"rendered":"Brotowali: Ciri-ciri,  Sebaran, Manfaat, hingga Cara Mengolah (2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai negara dengan megabiodiversitas atau kepemilikan akan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki beragam jenis tumbuhan. Dari berpuluh-puluh tumbuhan yang ada di Indonesia, 7.000 di antaranya mempunyai khasiat obat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu tanaman herbal yang dimanfaatkan sebagai obat alami untuk berbagai jenis penyakit adalah brotowali. <em>Yaps<\/em>, tumbuhan yang satu ini memang memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan. Yuk simak, penjelasan lengkapnya di bawah!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Brotowali?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Gambar-pohon-brotowali.png\" alt=\"Pohon brotowali dilihat dari dekat.\" class=\"wp-image-5038\" title=\"\"><figcaption>Brotowali merupakan tanaman merambat yang memiliki banyak manfaat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brotowali adalah tumbuhan yang termasuk dalam golongan tanaman merambat dan merupakan bagian dari genus <em>tinospora. <\/em>Selain di Indonesia, tanaman perdu ini juga banyak dibudidayakan di beberapa negara Asia Tenggara. Seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Famili <em>menispermaceae<\/em> tersebut dapat hidup di daerah yang kering dan panas. Karenanya, brotowali akan tumbuh dengan baik apabila ditanam di lingkungan dengan penyinaran matahari yang penuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di pelbagai daerah Indonesia, sebutan untuk pohon dengan nama ilmiah <em>tinospora crispa <\/em>ini bermacam-macam. Sunda akrab menyebutnya dengan andawali, masyarakat Bali dan Nusa Tenggara dengan sebutan antawali. Di Jawa ia juga dikenal dengan sebutan putrawali atau daun gadel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pohon Brotowali Seperti Apa?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Batang-dan-daun-brotowali.png\" alt=\"Bentuk daun dan batang brotowali.\" class=\"wp-image-5042\" title=\"\"><figcaption>Batang dan daun brotowali jika dilihat dari dekat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brotowali dikelompokkan sebagai tanaman perdu dengan tinggi yang bisa mencapai 2,5 meter. Agar mudah dibedakan dengan kelompok perdu lainnya, berikut ciri-ciri tanaman herbal ini!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batangnya termasuk kelompok perdu memanjat dengan diameter kecil seukuran jari kelingking. Bentuk batang bulat dengan ciri khas permukaannya yang berbenjol-benjol rapat. Batangnya berwarna hijau, bercabang, serta mengandung banyak air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daunnya masuk ke dalam golongan daun tunggal. Bentuk daun brotowali menyerupai jantung yaitu runcing di bagian ujung, memiliki tepi rata, dan pangkal berlekuk. Ukuran parang berada di kisaran 2-12 cm, serta lebar daun 7-11 cm. Permukaan daun berwarna hijau muda dengan pertulangan daun menjari, serta tangkai daun yang menebal pada pangkal dan ujungnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya termasuk jenis bunga majemuk yang berbentuk tandan. Bunga pada tanaman brotowali terletak pada batang dimana ukurannya relatif kecil. Memiliki warna hijau muda dengan enam mahkota, serta enam benang sari. Buahnya berkumpul pada batang yang memiliki ukuran kecil dan berwarna merah muda (Santoso, 2021).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/serba-serbi-pohon-tabebuya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Tabebuya, Bunganya Menawan dan Cocok Ditanam di Halaman Rumah (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Klasifikasi Tumbuhan Brotowali<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taksonomi tanaman andawali dapat dilihat dalam tabel di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kingdom<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Magnoliophyta<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Magnoliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Ranunculales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Menispermaceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Tinospora<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td>Tinospora Crispa L.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel klasifikasi tumbuhan brotowali.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Persebaran dan Habitat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brotowali tersebar luas di beberapa negara Asia Tenggara yang meliputi Indonesia Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, ia juga tersebar di wilayah Indo Cina, Semenanjung Malaya, dan masih banyak lagi. Di Indonesia sendiri, tanaman herbal ini banyak ditemukan di Jawa, Bali, dan Ambon.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daerah yang kering dan panas serta bermandikan cahaya matahari adalah habitat alami dari jenis <em>tinospora <\/em>ini. Ia juga termasuk ke dalam tanaman liar yang banyak tumbuh di hutan. Meski begitu, brotowali juga dapat dibudidayakan dan ditanam di ladang atau di pekarangan rumah sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Brotowali Untuk Penyakit Apa Saja?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat banyak penelitian yang menunjukkan bagaimana tumbuhan ini begitu bermanfaat bagi manusia, terutama di bidang kesehatan. Khasiat yang dimiliki brotowali dapat dijadikan sebagai obat tradisional yang bisa menumpas berbagai jenis penyakit. Baik itu penyakit dalam, ataupun penyakit luar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut karena pada brotowali terdapat senyawa-senyawa yang dapat digunakan sebagai bahan dasar dalam pengobatan. Ditemukan lebih dari 65 jenis senyawa pada seluruh bagian brotowali. Di antaranya adalah senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, damar lunak, pati, glikosida, pikroretosid, harsa, alkaloid berberin, palmatin, dan kolumbin (Anggraini, 2019). Terdapat juga zat pahit pikroretin yang menjadi alasan kenapa brotowali sangat pahit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan brotowali adalah gatal-gatal pada kulit, diare, kudis atau scabies, kutu air, rematik, demam kuning, hepatitis, dan diabetes (Suliswinarni, 2019).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di samping itu, brotowali juga berkhasiat untuk melancarkan fungsi organ pernapasan, menambah nafsu makan, cacingan, serta batuk (Lestari, 2016).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh&nbsp; Alivia pada tahun 2019, menemukan bahwa ekstrak 2 batang brotowali dengan 2 gelar air mineral dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh setelah pemakaian selama satu minggu. Hal tersebut karena kandungan flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin pada ekstrak batang brotowali (Maylina, 2019).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di samping digunakan sebagai obat tradisional untuk penyakit-penyakit di atas, kandungan alkaloid, steroid, dan flavonoid dalam brotowali dapat digunakan sebagai pestisida alami untuk mengusir tikus pada padi dan pembasmi kutu serta semua jenis hama pada tumbuhan cabe.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yuk, Kenalan dengan Jamu Brotowali!<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Jamu-dalam-botol.png\" alt=\"Brotowali sering dimanfaatkan sebagai jamu.\" class=\"wp-image-5039\" title=\"\"><figcaption>Selain berkhasiat, untuk membuat jamu brotowali pun cukup mudah.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain dijadikan sebagai obat, brotowali juga sangat digemari untuk diolah sebagai jamu. Jamu brotowali adalah jenis jamu pahitan dengan khasiat utamanya sebagai antioksidan dan antiinflamasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu cara membuat jamu brotowali dapat dilakukan dengan cara berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Siapkan batang brotowali 8 cm, 15 gram daun sendok, 10 gram daun kumis kucing, 1 sendok teh adas, 1 sendok teh pulosari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. Rebus semua bahan dengan menambahkan 3 gelas air, tunggu hingga rebusan hanya menyisakan 2 gelas air. Setelah itu, rebusan yang sudah dingin kemudian disaring.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">3. Ramuan jamu sudah bisa diminum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ramuan jamu tersebut dapat diminum sesudah makan yaitu 2 kali dalam sehari. Manfaat minum ramuan jamu brotowali di atas ialah dapat mencegah tubuh dari penyakit diabetes (Suliswinarni, 2019).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui rentetan manfaat tanaman brotowali yang begitu rupa, yakin <em>nih <\/em>nggak akan menanamnya di pekarangan rumah?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/kenalan-dengan-pohon-keruing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Keruing: Penghasil Kayu Bangunan yang Berkualitas (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Budidayanya juga cukup mudah lho. Dengan cara stek, kamu cukup menyiapkan batang berukuran 5 cm untuk ditaruh di tanah pekarangan rumah dan diamkan selama 2 minggu. Setelah itu, batang akan bertunas, dan siap untuk ditanam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perawatannya pun terbilang praktis, penggunaan pupuk kandang yang dicampur dengan tanah saja sudah cukup membuat tanaman ini tumbuh subur. Mudah banget, kan? <em>So, what are you waiting for? <\/em>Yuk, sulap pekarangan rumah kamu jadi apotek alami!<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CieCwZvt83l\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CieCwZvt83l\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CieCwZvt83l\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1671520805801\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa itu brotowali?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Brotowali adalah tumbuhan yang termasuk dalam golongan tanaman merambat dan merupakan bagian dari genus <em>tinospora. <\/em>Famili <em>menispermaceae<\/em> tersebut merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan untuk obat dan jamu tradisional.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1671520821037\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa manfaat minum brotowali?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Sebagai tanaman herbal, ia sangat bermanfaat untuk menangkal penyakit luar maupun dalam. Di antaranya adalah gatal-gatal pada kulit, diare, kudis atau scabies, kutu air, rematik, demam kuning, hepatitis, dan diabetes.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1671520854653\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Itu Jamu Brotowali?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Jamu brotowali adalah jenis jamu pahitan dengan khasiat utamanya sebagai antioksidan dan antiinflamasi.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-f82d451\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"f82d451\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-b776957\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"b776957\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-f6c1769\" data-block-id=\"f6c1769\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-ed408b9\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"ed408b9\"><p class=\"stk-block-text__text\">Anggraini, D. (2019). <em>Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Brotowali Terhadap Mortalitas Jangkrik dan Sumbangsinya Pada Mata Pelajaran Biologi.<\/em> Skripsi, UIN Raden Fatah Palembang. Dipetik Desember 13, 2022, dari <a href=\"http:\/\/repository.radenfatah.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/repository.radenfatah.ac.id<\/a>&nbsp;<br><br>Lestari, P. (2016). Studi Tanaman Khas Sumatera Utara yang Berkhasiat Obat. <em>Jurnal Farmanesia, 1<\/em>(1), 11-21. Dipetik Desember 13, 2022<br><br>Maylina, A. (2019). Studi Katalitik Herbal Pemanfaatan Tanaman Brotowali Sebagai Obat Penurun Kadar Glukosa Darah. doi:10.31227\/osf.io\/s2d9w<br><br>Santoso, H. B. (2021). <em>Seri Mengenal Tanaman Obat: Brotowali.<\/em> Yogyakarta: Penerbit Pohon Cahaya Semesta. Dipetik Desember 13, 2022, dari <a href=\"http:\/\/webadmin.ipusnas.id\/ipusnas\/.publications\/books\/175369\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/webadmin.ipusnas.id\/ipusnas\/.publications\/books\/175369\/<\/a><br><br>Suliswinarni. (2019). <em>Budidaya dan Khasiat Brotowali.<\/em> Semarang, Jawa Tengah, Indonesia: Alprin. Dipetik Desember 13, 2022, dari <a href=\"http:\/\/webadmin.ipusnas.id\/ipusnas\/publications\/books\/145382\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/webadmin.ipusnas.id\/ipusnas\/publications\/books\/145382\/<\/a><br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-362205d\" data-block-id=\"362205d\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/mas-wanajih-8b1a04205\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mas Wanajih<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-a52490f\" data-block-id=\"a52490f\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-a52490f-column stk-container stk-a52490f-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-6f623da\" id=\"hutan-mangrove-indonesia-perlu-bantuanmu-agar-tetap-lestari\" data-block-id=\"6f623da\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Hutan Mangrove Indonesia Perlu Bantuanmu agar Tetap Lestari<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-9288690\" data-block-id=\"9288690\"><p class=\"stk-block-text__text\">LindungiHutan adalah startup yang mempermudah individu, kelompok, bisnis, dan perusahaan terlibat langsung untuk menanam pohon dan memberikan dampak kebaikan bagi lingkungan dan masyrakat di bawah naungan LindungiHutan.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-192dabe\" data-block-id=\"192dabe\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-23b7ef8\" data-block-id=\"23b7ef8\"><style>.stk-23b7ef8 .stk-button{background:#0f6244 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Yuk Tanam Mangrovemu!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai negara dengan megabiodiversitas atau kepemilikan akan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki beragam jenis tumbuhan. Dari berpuluh-puluh tumbuhan yang ada di Indonesia, 7.000 di antaranya mempunyai khasiat obat. Salah satu tanaman herbal yang dimanfaatkan sebagai obat alami untuk berbagai jenis penyakit adalah brotowali. Yaps, tumbuhan yang satu ini memang memiliki manfaat luar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5036,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[247,252,51,325],"class_list":["post-5099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-alam","tag-edukasi","tag-flora","tag-pengertian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5099"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5099\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5036"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}