{"id":5180,"date":"2022-12-27T22:35:56","date_gmt":"2022-12-27T15:35:56","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5180"},"modified":"2022-12-27T22:35:56","modified_gmt":"2022-12-27T15:35:56","slug":"pemanasan-global-dan-berbagai-dampaknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pemanasan-global-dan-berbagai-dampaknya\/","title":{"rendered":"Pemanasan Global: Penyebab Meningkatnya Suhu di Bumi (2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah kamu merasa kepanasan di malam hari? Jika pernah, itu adalah pengaruh dari adanya pemanasan global yang memengaruhi kondisi suhu di Bumi. Memangnya apa itu pemanasan lobal? Bagaimana bisa terjadi? Apa yang harus kita lakukan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penasaran dengan jawabannya? Yuk simak artikel berikut mengenai pemanasan global! Supaya kita paham mengapa bumi makin panas dan cara untuk menanggulangi hal tersebut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Pemanasan Global?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Apa-itu-global-warming.jpg\" alt=\"Apa yang dimaksud dengan pemanasam global?\" class=\"wp-image-5176\" title=\"\"><figcaption>Sering mendengar istilah ini, tetapi apa maksudnya sih?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanasan global (<em>global warming<\/em>) adalah istilah dari sebuah fenomena yang sedang terjadi pada saat ini dan sangat familiar di telinga manusia. Secara definisi, pemanasan global merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi secara global, di mana menyebabkan peningkatan suhu rata-rata bumi di atmosfer (Septaria, 2019).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanasan global juga menjadi permasalahan lingkungan yang dapat dirasakan dan berdampak kepada semua komponen kehidupan, baik dari manusia, fauna, maupun flora. Lantaran, pemanasan global dapat menyebabkan terganggunya ekosistem lingkungan seperti temperatur bumi meningkat, mencairnya gunung es, kenaikan muka air laut, dan banyak dampak lainnya (Suryatini dan Dharmadewi, 2022).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, masih banyak manusia yang menjalankan aktivitas keseharian tanpa menyadari merekalah penyebab terjadinya pemanasan global. Hal itu terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pemanasan global yang dapat merusak bumi kita ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, apa saja penyebab dari adanya pemanasan global dan bagaimana cara menanggulanginya? Berikut ini penjelasannya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Penyebab dan Bagaimana Cara Menanggulangi Pemanasan Global<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Penyebab-pemanasan-global.jpg\" alt=\"Faktor penyebab pemanasan global.\" class=\"wp-image-5174\" title=\"\"><figcaption>Tahukah kamu, ternyata beberapa aktivitas sehari-hari kita turut menyumbang emisi gas yang mengakibatkan pemanasan global.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanasan global terjadi akibat adanya aktivitas manusia yang menyebabkan meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer. Banyak aktivitas masyarakat yang dapat menghasilkan emisi karbon dan menyebabkan terjadinya pemanasan global, tetapi banyak pula masyarakat yang belum mengetahui akan dampak yang ditimbulkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini merupakan aktivitas-aktivitas dilakukan oleh manusia yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Industri Pabrik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyaknya pembangunan industri dapat memberikan dampak positif bagi sosial ekonomi masyarakat. Akan tetapi, di sisi lain juga dapat memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri pabrik sendiri menjadi salah satu penghasil karbon terbesar saat ini, di mana dapat menyebabkan adanya pencemaran udara yang berasal dari asap pabrik (Saidal, 2020).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asap yang berasal dari pabrik ini mengandung zat polutan yang sangat berbahaya, seperti hidrokarbon dan karbon monoksida yang dapat membahayakan kesehatan alam dan makhluk hidup. Selain itu, asap yang dihasilkan dari pabrik juga dapat mengakibatkan polusi udara, sehingga memicu terjadinya pemanasan global.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk itu, perlu peran masyarakat dalam menumbuhkan sikap atau perilaku untuk mengubah pola konsumsi dan produksi secara berkelanjutan serta ramah terhadap lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Penggunaan Energi Listrik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Listrik menjadi salah satu energi yang paling dibutuhkan manusia. Namun, penggunaan energi listrik juga dapat memicu pemanasan global. Aktivitas ini merupakan penghasil gas emisi karbon terbesar kedua setelah aktivitas industri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa demikian? Sederhananya, listrik dihasilkan dari pembakaran batubara sebagai pembangkit tenaga listrik. Walhasil, setiap pembakaran tersebut akan melepaskan gas karbon dan CO2 yang dapat memicu pemanasan global (Purwoko, 2022).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, kita sering lupa menggunakan listrik dengan boros. Oleh sebab itu, bijaklah dalam menggunakan listrik di kehidupan sehari-hari. Dengan kita melakukan hal tersebut, maka kita akan dapat membantu mengurangi terjadinya pemanasan global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-apa-itu-jejak-karbon\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Memahami Apa Itu Jejak Karbon, Peyebab, Dampak, hingga Cara Menguranginya (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penggunaan Transportasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendaraan yang kita gunakan sehari-hari pasti memerlukan bahan bakar, tetapi banyak yang belum tahu jika bahan bakar kendaraan ini juga dapat memicu pemanasan global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahan bakar kendaraan dapat memicu pemanasan global dengan menghasilkan gas karbon dioksida ke udara yang nantinya mengendap di bumi, sehingga mengakibatkan bumi menjadi semakin panas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada baiknya kita menggunakan transportasi umum, untuk meminimalisir gas karbon dioksida yang keluar dari kendaraan pribadi kita.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penggundulan Hutan (Deforestasi)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rusaknya hutan akan menyebabkan terjadinya pemanasan global, karena hutan memiliki peran dalam menyerap gas karbon dioksida dan penghasil oksigen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu, penebangan liar atau pembakaran hutan dapat membuat karbon dioksida makin banyak dan menumpuk di atmosfer, sehingga menyebabkan terjadinya pemanasan global.&nbsp; Lalu, aktivitas tersebut juga dapat membuat oksigen di bumi menjadi berkurang dan membahayakan kelangsungan hidup semua makhluk (Wahyuni dan Suranto, 2021).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi aktivitas ini adalah dengan mengurangi laju perusakan hutan, melakukan pengawasan pada hutan, dan melakukan reboisasi (penghijauan) untuk mengurangi penyebab pemanasan global.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Polusi Metana Peternakan dan Pertanian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih banyak masyarakat yang merasa jika penyebab pemanasan global hanya disebabkan oleh gas karbon dioksida (CO2). Namun, usaha peningkatan ekonomi masyarakat sendiri juga berperan besar dalam menyebabkan pemanasan global seperti peternakan, pertanian, dan perkebunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal itu karena, aktivitas-aktivitas tersebut dapat menghasilkan gas metana yang mempunyai kadar tinggi yang dapat mengurangi kadar oksigen pada atmosfer Bumi sampai 19,5%. Gas itu berasal dari pakan ternak, kotoran hewan ternak, emisi GRK oleh pabrik pupuk kimia dan organik serta semua kegiatan dalam sektor ini yang menghasilkan gas metana serta emisi gas CO2 (Aisyah <em>et al<\/em>., 2022).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengurangi emisi gas metana yang diproduksi oleh hewan ternak, kita bisa langsung memanfaatkan kotorannya sebelum menjadi cemaran lingkungan penghasil gas metan. Lalu, kita juga dapat menggunakan pupuk organik yang dapat diberikan ke tanaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Proses Terjadinya Pemanasan Global?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanasan global terjadi akibat meningkatnya gas rumah kaca (GRK) seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrogen oksida (NOX), chlorofluorocarbon (CFC), dan gas lainnya yang secara berlebihan mengendap di atmosfer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gas-gas tersebut akan membuat cahaya matahari yang dipantulkan bumi sebagai radiasi infra merah gelombang panjang dan ultraviolet ke luar angkasa, dipantulkan kembali ke bumi oleh gas rumah kaca yang terbentuk di atmosfer (Latuconsina, 2010).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gas rumah kaca yang mengendap di atmosfer ini berasal dari pantulan sinar matahari yang akan meningkat akibat konsentrasi dari gas rumah kaca, sehingga dapat meningkatkan temperatur Bumi dan hal itulah yang disebut efek rumah kaca.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dampak dari Pemanasan Global<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Dampak-pemanasan-global.jpg\" alt=\"Akibat adanya pemanasan global apa?\" class=\"wp-image-5177\" title=\"\"><figcaption>Pemanasan global mengakibatkan berbagai dampak negatif untuk bumi maupun makhluk hidup.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanasan global menyebabkan peningkatan suhu di permukaan Bumi. Peningkatan ini dapat mengakibatkan terjadinya berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan ekosistem, karena dapat memicu perubahan iklim (Cahyo, 2010).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun dampak negatif yang ditimbulkan dari kenaikan suhu udara dari pemanasan global, yaitu sebagai berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Terjadinya Wabah Penyakit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meningkatnya suhu Bumi dapat membuat imun makhluk hidup menjadi rendah, sehingga mudah terkena wabah penyakit.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Meningkatnya Kekeringan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suhu Bumi yang berubah panas dapat memicu terjadinya kekeringan, di mana masalah ini banyak dirasakan oleh masyarakat yang kesusahan mencari sumber air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Perubahan Iklim<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan suhu di bumi dapat menyebabkan curah hujan menjadi berubah. Akibatnya dapat memicu gejala alam seperti banjir dan tanah longsor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kebakaran Hutan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenaikan suhu udara akibat pemanasan global dapat memicu terjadinya kebakaran hutan yang bisa merusak ekosistem.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mencairnya Gletser dan Gunung Es di Kutub<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenaikan temperatur di bumi dapat menyebabkan es di kutub menjadi mencair. Mencairnya es tersebut dapat mengganggu ekosistem makhluk hidup yang terdapat di kutub.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Naiknya Permukaan Air Laut<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mencairnya es di daerah kutub dapat meningkatkan permukaan laut menjadi lebih tinggi, sehingga kenaikan ini juga berdampak pada garis pantai dan kawasan pesisir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Meningkatkan Suhu Permukaan Laut<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peningkatan suhu permukaan laut memiliki dampak bagi makhluk hidup yang ada di dalam laut, hal itu dapat membuat ikan-ikan menjadi mati dan rusaknya terumbu karang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/protokol-kyoto-dan-mekanismenya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Protokol Kyoto: Komitmen Dunia dalam Misi Menyelamatkan Bumi (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir pemanasan global adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat. Kesadaran untuk melakukan pola hidup hemat energi dan sadar terhadap lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasalnya, beberapa kegiatan kita sehari-hari tanpa kita ketahui ternyata dapat merusak lingkungan. Oleh karena itu, mari biasakan diri untuk peduli dan melakukan kegiatan ramah lingkungan agar dapat mengurangi pemanasan global!!<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Ci6WPL-PawP\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Ci6WPL-PawP\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Ci6WPL-PawP\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1672154673429\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bisakah Pemanasan Global Dihentikan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Pemanasan global tidak dapat dihentikan, akan tetapi kita dapat memperlambatnya dengan cara mengetahui dan aware terhadap penyebab pemanasan global.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1672154687815\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Kenapa Pemanasan Global Harus Diperhatikan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Pemanasan global harus diperhatikan karena permasalahan ini dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup dan merusak ekosistem di bumi. Oleh karena itu, kita selaku penyebab pemanasan global harus menanggulangi permasalahan ini.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-97063ce\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"97063ce\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-86dd230\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"86dd230\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-e683491\" data-block-id=\"e683491\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-61a32db\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"61a32db\"><p class=\"stk-block-text__text\">Aisyah, A., Rizky, F. K., Laksamana, B., &amp; Al Fajar, M. D. (2022). Diseminasi Hukum Penanganan Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Ditinjau Berdasarkan Perspektif Hukum Lingkungan Internasional di Kelurahan Padang Bulan I Kecamatan Medan Selayang. <em>Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat<\/em>, <em>3<\/em>(3), 1401-1411.<br><br>Cahyo, W. E. (2010). Pengaruh pemanasan global terhadap lingkungan bumi. <em>Berita Dirgantara<\/em>, <em>8<\/em>(2).<br><br>Latuconsina, H. (2010). Dampak pemanasan global terhadap ekosistem pesisir dan lautan. <em>Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan<\/em>, <em>3<\/em>(1), 30-37.<br><br>Purwoko. S. A. 2022. 5 Penyebab Pemanasan Global dan Cara Mencegahnya. <a href=\"https:\/\/hellosehat.com\/sehat\/informasi-kesehatan\/penyebab-pemanasan-global\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Penyebab Pemanasan Global dan Cara Mencegahnya &#8211; Hello Sehat<\/a>. Diakses pada tanggal 17 Desember 2022.<br><br>Saidal, S. (2020). <em>Pencemaran Udara dan Emisi Gas Rumah Kaca<\/em>. Kreasi Cendekia Pustaka.<br><br>Septaria, K. (2019). Mengeksplorasi Argumentasi dan Pengetahuan Pendidik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Tentang Pemanasan Global. <em>PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan<\/em>, <em>8<\/em>(2), 247-256.<br><br>Suryatini, K. Y., &amp; Dharmadewi, A. A. I. M. (2022). Manfaat Konservasi Hutan Mangrove dan Pemanasan Global. In <em>SEMBIO: Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi<\/em> (Vol. 1, No. 1, pp. 53-59).<br><br>Wahyuni, H., &amp; Suranto, S. (2021). Dampak deforestasi hutan skala besar terhadap pemanasan global di Indonesia. <em>JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan<\/em>, <em>6<\/em>(1), 148-162.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-daa2dcd\" data-block-id=\"daa2dcd\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/rayhan-arif-ferdian-a595ba205\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ray Arif Ferdian<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-f1bf75d\" data-block-id=\"f1bf75d\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-f1bf75d-column stk-container stk-f1bf75d-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-0292f18\" id=\"hutan-mangrove-indonesia-perlu-bantuanmu-agar-tetap-lestari\" data-block-id=\"0292f18\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Hutan Mangrove Indonesia Perlu Bantuanmu agar Tetap Lestari<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-cdbc5ac\" data-block-id=\"cdbc5ac\"><p class=\"stk-block-text__text\">LindungiHutan adalah startup yang mempermudah individu, kelompok, bisnis, dan perusahaan terlibat langsung untuk menanam pohon dan memberikan dampak kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat di bawah naungan LindungiHutan.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-2d606a2\" data-block-id=\"2d606a2\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-58e81f8\" data-block-id=\"58e81f8\"><style>.stk-58e81f8 .stk-button{background:#117651 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tanam Mangrove di Sini!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah kamu merasa kepanasan di malam hari? Jika pernah, itu adalah pengaruh dari adanya pemanasan global yang memengaruhi kondisi suhu di Bumi. Memangnya apa itu pemanasan lobal? Bagaimana bisa terjadi? Apa yang harus kita lakukan?&nbsp; Penasaran dengan jawabannya? Yuk simak artikel berikut mengenai pemanasan global! Supaya kita paham mengapa bumi makin panas dan cara untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[247,252,498],"class_list":["post-5180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-alam","tag-edukasi","tag-pemanasan-global"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5180\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}