{"id":5196,"date":"2023-01-03T10:09:43","date_gmt":"2023-01-03T03:09:43","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5196"},"modified":"2023-01-03T10:09:43","modified_gmt":"2023-01-03T03:09:43","slug":"melihat-kecantikan-bunga-wijaya-kusuma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/melihat-kecantikan-bunga-wijaya-kusuma\/","title":{"rendered":"Bunga Wijaya Kusuma: Tanaman Hias yang Mekar di Malam Hari (2022)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh pendahulu kita. Namun, saat ini ia juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias oleh masyarakat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat Jawa sering memakai nama bunga ini sebagai nama untuk seseorang, sebab memiliki filosofi \u201cratu malam pembawa berkah raja-raja Jawa\u201d. Selain itu, keunikan lainnya ialah keindahan bunga wijaya kusuma yang dapat dinikmati pada malam hari, karena bunga ini akan mekar sempurna pada waktu tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penasaran dengan tanaman hias satu ini? Yuk simak dahulu penjelasan di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Bunga Wijaya Kusuma?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Gambar-bunga-wijaya-kusuma.jpg\" alt=\"Seperti apa sih bunga wijaya kusuma?\" class=\"wp-image-5199\" title=\"\"><figcaption>Bunga wijaya kusuma jika dilihat dari dekat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma (<em>Epiphyllum oxypetalum<\/em>) adalah jenis tanaman kaktus yang memiliki bunga indah berwarna merah muda hingga putih. Masyarakat juga mengenalnya sebagai tanaman obat dan tanaman hias.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman endemik Meksiko ini juga dapat ditemukan di wilayah India dan menyebar ke Cina hingga masuk ke Indonesia yang beriklim tropis. Selain wijaya kusuma, bunga ini memiliki nama lain seperti queen of the night, orchid cacti, moon cactus (Inggris), dan tan huan (China) (Harmiatun <em>et al<\/em>., 2016).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat Jawa kerap menamai seseorang dengan nama wijaya kusuma. Hal ini karena dianggap memiliki daya tarik melalui berkah dan sifat unjuk diri di saat yang tepat, layaknya bunga wijaya kusuma yang mekar pada saat-saat tertentu (Permatasari dan Rahardi, 2022).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Klasifikasi Taksonomi <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taksonomi Bunga Wijaya Kusuma (<em>Epiphyllum oxypetalum<\/em>) sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kingdom<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Magnoliophyta<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Magnoliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Caryophyllales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Cactaceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Epiphyllum<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td>E. Oxypetalum<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel klasifikasi bunga wijaya kusuma.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/rayhan-arif-ferdian-a595ba205\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kupas Tuntas Kecubung, Stop Menghalu! (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-Ciri Morfologi <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Gambar-tanaman-bunga-wijaya-kusuma.jpg\" alt=\"Tanman bunga wijaya kusuma.\" class=\"wp-image-5200\" title=\"\"><figcaption>Bunga wijaya kusuma berwarna putih hingga merah muda dan memiliki daun pipih memanjang warna hijau.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma termasuk salah satu anggota famili kaktus yang tidak memiliki duri. Ciri khas ini yang membuat para pecinta tanaman hias ingin menanam dan merawatnya\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batang wijaya kusuma memiliki tinggi 1-2 meter yang memiliki berbentuk silindris, di mana batang ini terbentuk dari helai daun tua yang mengecil dan mengeras.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daunnya memiliki bentuk pipih dan memanjang berwarna hijau dengan panjang daun berkisar 10-15 cm, yang memiliki permukaan halus tanpa duri dan tepi daun yang bergelombang.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tepi daun tanaman wijaya kusuma nantinya akan tumbuh kuncup bunga wijaya kusuma yang tangkainya makin lama akan semakin panjang hingga menjuntai ke bawah. Tangkai dari bunga ini berwarna merah muda yang menopang bunga tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma memiliki diameter 10 cm berwarna putih hingga merah muda yang memiliki bau wangi. Bunganya hanya mekar pada malam hari selama beberapa jam, kemudian akan layu kembali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini juga memiliki buah yang berbentuk bulat, berwarna merah dengan biji hitam. Biji tersebut dapat digunakan untuk perkembangbiakan tanaman wijaya kusuma.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Bunga Wijaya Kusuma bagi Kesehatan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma memiliki manfaat dalam bidang kesehatan, yang mana sangat ampuh dalam mengobati penyakit. Lantaran, terdapat kandungan yang sudah dimanfaatkan oleh nenek moyang kita dalam pengobatan tradisional (Artini dan Aryasa, 2018). Berikut ini beberapa manfaatnya bagi kesehatan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menyembuhkan Luka<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma dipercaya dapat menyembuhkan luka luar. Cara pengobatannya dengan menumbuk bunga hingga halus dan dioleskan di bagian tubuh yang terluka. Khasiat dari bunga ini akan membuat luka menjadi lebih cepat kering dan terhindar dari infeksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Meredakan Radang Tenggorokan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air dari rebusan bunga wijaya kusuma dapat meringankan gejala radang tenggorokan, serta memiliki cita rasa <em>mint<\/em> yang dapat menyegarkan tenggorokan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengatasi Bisul<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat berikutnya yaitu dapat menyembuhkan penyakit bisul secara alami. Adapun caranya, yaitu dengan cuci bunga wijaya kusuma, tumbuk bunga tersebut hingga halus, dan tempelkan pada kulit yang terkena bisul.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Menyembuhkan Batuk<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu kandungan yang dimiliki bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit pernapasan seperti batuk, asma, dan TBC (tuberkulosis). Cara menyembuh penyakit tersebut, yaitu dengan meminum air rebusan bunga wijaya kusuma secara rutin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mengatasi Jerawat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma memiliki kandungan antimikroba yang dapat melawan bakteri penyebab jerawat. Caranya dengan menumbuk bunga sampai halus dan mengaplikasikannya ke kulit yang terkena jerawat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menanamnya? <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanam bunga wijaya kusuma dapat dilakukan dengan cara yang cukup mudah dan tidak membutuhkan lahan luas. Berikut cara penanamannya, dimulai dari pembibitan hingga perawatan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pembibitan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bibit  dapat diperoleh dengan melakukan stek batang atau membelinya di toko tanaman hias. Lakukan langkah untuk memisahkan bibit dengan tanaman induk. Adapun cara melakukannya, yaitu dengan memotong batang bunga wijaya kusuma sekitar 12-18 cm, serta diamkan batang tersebut di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara selama 2-3 hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menyiapkan Media Tanam<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma memerlukan media tanam yang subur. Jadi, diperlukan campuran seperti campuran sekam mentah, kotoran ternak, pasir, dan tanah humus. Setelah media tanam tercampur rata, kita bisa memasukkan media tersebut ke dalam pot berdiameter 10 cm dan beri alas sebagai penahan tanaman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penanaman Bunga Wijaya Kusuma<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat lubang sedalam 5 &#8211; 7 cm di media tanam yang telah disediakan, lalu masukkan bibit ke dalam pot yang berisi media tanam dan tutup sampai rata.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Cara Merawat Bunga Wijaya Kusuma?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Cara-merawat-bunga-wijaya-kusuma.jpg\" alt=\"Berikut cara mudah merawat bunga wijaya kusuma.\" class=\"wp-image-5197\" title=\"\"><figcaption>Cukup mudah untuk merawat tanaman satu ini agar tumbuh dengan baik dan senantiasa tampil indah.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merawat bunga wijaya kusuma tidaklah sulit, kita hanya perlu memperhatikan kapan harus melakukan penyimpanan, penyiraman, pemupukan, dan penyiangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiga hal tersebut sangat penting untuk diketahui, jika kita ingin tanaman hias ini tumbuh dengan baik dan indah. Berikut cara merawat bunga wijaya kusuma dengan baik:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Penyimpanan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma dapat tumbuh baik jika diletakkan di teras halaman rumah, tetapi jangan sampai terkena matahari secara langsung. Karena hal itu akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pemupukan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga wijaya kusuma memerlukan pupuk untuk tumbuh subur, kita bisa memberikan pupuk organik dari kotoran hewan atau pupuk NPK untuk tanaman ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penyiangan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyiangan harus dilakukan secara rutin dengan membasmi hama atau gulma yang berada di sekitar tanaman. Tujuannya untuk mencegah tanaman terkena penyakit atau hama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/kenalan-dengan-temu-kunci\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Temu Kunci (Boesenbergia pandurata): Ciri, Manfaat, dan Cara Budidaya (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan mengenai bunga wijaya kusuma. Ternyata ada banyak keunikan yang dimilikinya ya, termasuk nama yang indah dan penuh makna. Gimana <em>nih<\/em>, tertarik untuk menanamnya?<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjY_wZCr8fw\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjY_wZCr8fw\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjY_wZCr8fw\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1672713337755\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Arti dari Bunga Wijaya Kusuma<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Wijaya dan kusuma berasal dari bahasa Jawa Kuno, wijaya yang berarti kemenangan atau keberhasilan dan kusuma berarti bunga. Dapat disimpulkan, bahwa bunga wijaya kusuma merupakan tanaman mitologi pewayangan Jawa yang sakti akan keberhasilan.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1672713365388\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bunga Wijaya Kusuma Simbol Apa?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Bunga wijaya kusuma dipercaya sebagai pembawa keberuntungan untuk mengangkat derajat seseorang. Selain itu, tanaman wijaya kusuma juga dipercaya dapat mendatangkan jodoh bagi penghuni rumah yang membuatnya bersinar lebih terang dari orang lain (Dewi <em>et al<\/em>., 2022).<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1672713382126\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Keistimewaan Bunga Wijaya Kusuma<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Bunga wijaya kusuma merupakan bunga ikon yang istimewa bagi masyarakat Jawa. Banyak sekali masyarakat yang memakai nama bunga ini sebagai nama untuk seseorang, di mana dipercaya sebagai pembawa berkah.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-211f3ca\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"211f3ca\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-f9b8562\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"f9b8562\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-08b98c8\" data-block-id=\"08b98c8\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-5c506c0\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"5c506c0\"><p class=\"stk-block-text__text\">Artini, N. P. R., &amp; Aryasa, I. W. T. (2018). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bunga Wijaya Kusuma (Epiphyllum Oxypetalum). <em>Jurnal Ilmiah Medicamento<\/em>, <em>4<\/em>(2).<br><br>Dewi, H. F., Hizqiah, I. Y. N., Cartono, C., &amp; Halimah, M. (2022). The Effectiveness of Using Planting Media Based on Biotechnology Agents on the Growth of Wijayakusuma (Epiphyllum oxypetalum (DC.) Haw.). <em>Jurnal Biologi Tropis<\/em>, <em>22<\/em>(3), 1040-1048.<br><br>Harmiatun, Y., Sianipar, H., Silalahi, M. (2016). Fenologi pembungaan pada tanaman wijaya kusuma (Ephiphylum oxypetalum). <em>Jurnal Pro-Life<\/em>, <em>3<\/em>(3), 181-194.<br><br>Permatasari, A. K., &amp; Rahardi, R. K. (2022). Pemetaan Dimensi-Dimensi Ekoliguistik Metaforis dan Naturalistik Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. <em>Jurnal Kata: Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra<\/em>, <em>6<\/em>(2), 308-320.<br><br>Rahmawati, D. (2022). 4 Cara Menanam Bunga Wijaya Kusuma di Pot. <a href=\"https:\/\/www.sehatq.com\/review\/cara-menanam-bunga-wijaya-kusuma-di-pot-dengan-mudah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Cara Menanam Bunga Wijaya Kusuma agar Cepat Berbunga (sehatq.com)<\/a>. Diakses pada tanggal 19 Desember 2022.<br><br>Riskita, A. (2022). 10 Manfaat Bunga Wijaya Kusuma untuk Kesehatan. <a href=\"https:\/\/www.orami.co.id\/magazine\/manfaat-bunga-wijaya-kusuma\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">10 Manfaat Bunga Wijaya Kusuma untuk Kesehatan, Bisa Atasi Batuk Hingga Jerawat, Lho! | Orami<\/a>. Diakses pada tanggal 19 Desember 2022.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-c510eae\" data-block-id=\"c510eae\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/rayhan-arif-ferdian-a595ba205\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rayhan Arif Ferdian<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-3193584\" data-block-id=\"3193584\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-3193584-column stk-container stk-3193584-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-3300c41\" id=\"ambil-langkah-nyata-dengan-menanam-pohon-bersama-lindungi-hutan-hanya-10-ribu-rupiah\" data-block-id=\"3300c41\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Ambil Langkah Nyata dengan Menanam Pohon Bersama LindungiHutan HANYA 10 RIBU RUPIAH<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-5e8e8ee\" data-block-id=\"5e8e8ee\"><p class=\"stk-block-text__text\">LindungiHutan telah dipercata 40 RIBU sahabat alam untuk menanam pohon dengan mudah, transparan, dan berkelanjutan. Kami menjalin kerja sama dengan puluhan petani bibit dan masyarakat sekitar hutan untuk memberi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-0dafb0f\" data-block-id=\"0dafb0f\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-7fbd9a0\" data-block-id=\"7fbd9a0\"><style>.stk-7fbd9a0 .stk-button{background:#146547 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Mulai Langkahmu di Sini!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bunga wijaya kusuma biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh pendahulu kita. Namun, saat ini ia juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Jawa sering memakai nama bunga ini sebagai nama untuk seseorang, sebab memiliki filosofi \u201cratu malam pembawa berkah raja-raja Jawa\u201d. Selain itu, keunikan lainnya ialah keindahan bunga wijaya kusuma yang dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5204,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[503,252,51,325],"class_list":["post-5196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-bunga-wijaya-kusuma","tag-edukasi","tag-flora","tag-pengertian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5196"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5196\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5204"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}