{"id":5248,"date":"2023-01-07T19:09:20","date_gmt":"2023-01-07T12:09:20","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5248"},"modified":"2023-01-07T19:09:21","modified_gmt":"2023-01-07T12:09:21","slug":"warga-jogja-dilarang-buang-sampah-anorganik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/warga-jogja-dilarang-buang-sampah-anorganik\/","title":{"rendered":"Gerakan Nol Sampah Yogyakarta, Say No To Anorganic!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahun baru, kebijakan baru, kebiasaan baru. Pemerintah kota Yogyakarta sedang mengupayakan hal tersebut kepada warganya. Momen tahun baru rasanya merupakan waktu yang pas untuk merenungkan kebiasaan lama dan mengubahnya ke budaya ramah lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tahun Baru, Kebijakan Baru<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memasuki tahun 2023, Walikota Yogyakarta memberikan kejutan untuk warganya dengan mengeluarkan surat edaran nomor 660\/6123\/SE\/2022 tentang larangan pembuangan sampah. Secara resmi pula, warga Kota Yogyakarta dilarang untuk membuang sampah anorganik mereka terhitung sejak 1 Januari 2023.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Yup<\/em>, hal ini juga didukung oleh aksi petugas-petugas di lapangan yang senantiasa mengimbau warga<em> supaya ndak ngebak-ngebaki <\/em>TPS. Jenis sampah yang diloloskan hanyalah jenis sampah organik, sedangkan sisanya harus dipilah dan diolah secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peluncuran kebijakan ini sebenarnya sudah terprediksi bahkan sejak penghujung tahun 2022 lalu. Pihak pemerintah sudah banyak <em>rasan-rasan<\/em> pada warganya tentang larangan tersebut beserta sanksi yang akan menghantui. Hal ini juga turut diramaikan oleh para awak media<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Gambar-larangan-menggunakan-plastik.jpg\" alt=\"Kebijakan larangan membuah sampah anorganic.\" class=\"wp-image-5249\" title=\"\"><figcaption>Dengan adanya kebijakan ini, sampah  anorganik harus dipilah dan diolah sendiri.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.solopos.com\/gerakan-nol-sampah-anorganik-di-jogja-dimulai-2023-melanggar-denda-rp500-000-1501518\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Solopos.com<\/a>, sanksi untuk pelanggaran aturan tersebut dapat dikenai denda maksimal 3 bulan hingga denda mencapai Rp 500.000. Namun, pemberlakuan sanksi tersebut baru akan dilaksanakan terhitung pada bulan April. DLH Yogyakarta akan terus memantau keberjalanan peraturan baru selama 3 bulan awal (Januari-Maret), seperti yang disampaikan melalui <a href=\"https:\/\/jogjapolitan.harianjogja.com\/read\/2023\/01\/01\/510\/1121852\/berlaku-mulai-hari-ini-warga-jogja-dilarang-buang-sampah-anorganik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Harianjogja<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Selayang Pandang TPA Piyungan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Larangan buang sampah anorganik bukannya tanpa sebab. Sejak September-Oktober 2022 lalu, kondisi TPA Piyungan sempat tutup akibat kondisinya yang memprihatinkan dan membutuhkan pemeliharaan. Melansir dari <a href=\"https:\/\/jogja.suara.com\/read\/2022\/11\/02\/112343\/tpst-piyungan-dibuka-lagi-dengan-aturan-baru-dlh-kota-yogyakarta-yang-masuk-ke-sana-wajib-sampah-organik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Suarajogja<\/a>, kepala DLH (Kuncoro Aji) menyampaikan bahwa kondisi TPA Piyungan kini sudah melampaui daya tampungnya, di mana kiriman sampah per hari dapat mencapai 750 ton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekilas info tentang TPA Piyungan, <em>muara <\/em>dari pemrosesan sampah di seantero Yogyakarta. TPA Piyungan juga disebut sebagai Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Melansir dari dlhk.jogjaprov.go.id, TPA Piyungan dibangun sejak 1994 dan mulai beroperasi secara aktif pada tahun 1996 dengan sistem pengelolaan bersama. Barulah pada tahun 2019 secara resmi TPA Piyungan berada di bawah pengawasan Balai Pengelolaan Sampah, DLH Yogyakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga saat ini TPA Piyungan masih aktif dan menjadi satu-satunya pusat pembuangan akhir pada kawasan DIY, sebab belum ada lokasi baru yang memungkinkan untuk dibangunnya TPA. Tahun 2022 lalu pun menjadi puncak di mana TPA Piyungan kewalahan dengan beban yang ditanggungnya. <em>Kebak!\u00a0<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pencemaran-lingkungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pencemaran Lingkungan: Penyebab, Jenis, Dampak, dan Cara Menanganinya (Update 2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan lahan transisi yang makin terbatas dan kiriman sampah yang terus menumpuk, penutupan TPA Piyungan mengakibatkan kemacetan pada alur pembuangan sampah. Alhasil, terdapat penumpukan sampah di banyak titik kota Jogja. Hal inilah yang menjadi keresahan DLH menjadi dasar kebijakan pemerintah kota Yogyakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Momen tahun baru rasanya juga merupakan waktu yang pas untuk merenungkan hal ini. Perayaan yang meninggalkan banyak jejak sampah di jalan-jalan, seperti dijawab oleh Surat Edaran terbaru. Sampai kapan TPA Piyungan dapat bertahan? Dapatkah kita mengubah kebiasaan lama yang sudah mengakar dan menjadi budaya selama ini?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bank Sampah, Ubah Ancaman jadi Cuan!<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.livingloving.net\/2018\/more-articles\/home\/homekeeping-organic-inorganic-waste\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">livingloving.net<\/a>, sampah <em>(waste) <\/em>sederhananya adalah barang yang sudah <em>nggak<\/em> dibutuhkan dan tak bernilai guna lagi. Sampah anorganik dapat diartikan sebagai limbah yang terdiri atas bahan selain tumbuhan atau hewan, seperti pasir, debu, kaca dan banyak sintetis (EAA, 2022).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, kita sudah dapat \u2018memilah\u2019 apa yang harus dibuang, dan apa yang harus diolah. Namun tahukah kalian, sampah anorganik sebenarnya masih memiliki nilai jual? Yuk kenalan dulu dengan Bank Sampah!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir dari dlh.luwuutara.kab.go.id, bank sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering yang akan dipilah dengan manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah. Regulasi bank sampah juga sudah diatur dalam Permen LHK no. 13 tahun 2012. Hingga tahun 2018, sudah ada 8.036 bank sampah yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti yang dikabarkan oleh citarumharum.jabarprov.go.id. Prinsip kerjanya cukup sederhana, intinya sih kita sebagai nasabah tinggal menyetorkan sampah yang kemudian dapat ditukarkan dengan sejumlah uang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Kita Harus Peduli?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Gambar-sampah-yang-menumpuk.jpg\" alt=\"Gunungan sampah.\" class=\"wp-image-5250\" title=\"\"><figcaption>Gambar gunungan sampah dan apa yang terjadi jika kita tak acuh  terhadap pengelolaan sampah.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampah anorganik apabila tidak diolah dengan baik bisa mengancam kehidupan bumi. Sampah anorganik yang dibiarkan menumpuk akan mengakibatkan munculnya berbagai penyakit, seperti kolera dan diare. Tidak hanya itu, berbagai pencemaran lingkungan juga dapat terjadi, seperti pencemaran tanah dan air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus penumpukan sampah dan daya tampung TPA Piyungan juga bukanlah satu-satunya ancaman yang berada di depan mata. Melansir dari data waste4change.com, pada tahun 2019 ditemukan sebanyak 250 kg sampah anorganik di kawasan hutan wisata Tretes, Jawa Timur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain hutan beberapa sungai juga mengalami pencemaran, bahkan salah satunya mendapat gelar <em>the most polluted river<\/em>. Yap, adalah sungai Citarum, yang masih mengemban tugas untuk menghidupi jutaan orang di DKI Jakarta dan sekitar Jawa Barat.<a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/polluted-rivers-as-the-major-source-of-marine-debris-a-study-case-of-citarum-river\/#:~:text=As%20a%20result%2C%20as%20much,the%20Citarum%20River%20every%20day.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Waste4change.com<\/a> juga melaporkan setidaknya sebanyak 340.000 ton limbah cair dibuang ke Sungai Citarum setiap harinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau begini terus, gimana kualitas lingkungan kita ke depannya? Air bersih, udara yang segar, tanah yang subur, bisa-bisa tinggal kenangan dalam beberapa tahun ke depan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lantas Apa yang Bisa Kita Lakukan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Gambar-gerakan-tanpa-plastik.jpg\" alt=\"Gerakan diet plastik bisa jadi solusi penanganan sampah.\" class=\"wp-image-5251\" title=\"\"><figcaption>Mulai sekarang yuk kurangi penggunaan plastik! Bisa kan?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahun baru, resolusi baru <em>ya gaes ya!<\/em> Harapannya juga kita dapat melahirkan kebiasaan baru. Memang, kenyataannya kita tidak bisa sepenuhnya mewujudkan prinsip <em>zero waste.<\/em> Kendati demikian, bukan tidak mungkin mengubah <em>mindset<\/em> dan melakukan beberapa hal sederhana seperti berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pilah sampahmu!<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita harus bertindak secara mandiri untuk memilah sampah yang dihasilkan per hari. Bisa dimulai dengan memisahkan wadah sampah sesuai jenisnya, serta menjadwalkan setoran ke TPS\/bank sampah. Dengan begitu, kita bisa lebih paham proses pengolahan sampah yang panjang dan lebih mengimani prinsip 3R! Lahirlah kebiasaan baru, dipilah-dikurangi-daur ulang!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. \u00a0Pelajari kebutuhanmu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalang utama dari tumpukan sampah di lingkungan kita sebenarnya adalah \u2018budaya konsumerisme\u2019. Kini saatnya kita memegang prinsip <em>less is more.<\/em> Gaya hidup yang minimalis cenderung ramah lingkungan. Dengan betul-betul memanfaatkan <em>value<\/em> dari sebuah barang, kita menjadi lebih <em>impactful!<\/em> Jangan lupa ajak orang terdekat untuk menerapkannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Use only reusable things<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Poin selanjutnya sangatlah bisa diterapkan dari hal-hal paling sederhana dalam keseharian. Berhenti menggunakan sedotan plastik, menyediakan tas belanja sendiri, serta menggunakan wadah tidak-sekali-pakai menjadi sangatlah berarti. <em>Say no to plastic!<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Old fashion is okay!<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melansir dari <a href=\"https:\/\/earth.org\/fast-fashions-detrimental-effect-on-the-environment\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">earth.org<\/a>, industri <em>fast fashion <\/em>merupakan konsumen air terbesar kedua dan bertanggung jawab atas sekitar 10% emisi karbon global. Pirg.org menyampaikan, faktanya, 85% pakaian kita akan berakhir di TPA atau dimusnahkan (<em>Literally <\/em>dibakar!). <em>Well,<\/em> menjadi konsumen yang bijak adalah solusinya. Kalau masih bagus dan bisa dipakai jangan buru-buru beli yang baru!\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Composting!<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memilah sampah anorganik, bukan berarti urusan dengan sampah lain selesai. Faktanya, sampah organik yang berasal dari kategori <em>food waste<\/em> juga berdampak besar terhadap lingkungan. Pilihan alternatifnya adalah mengolah menjadi kompos! Selain mengurangi volume sampah, tindakan ini juga dapat menyuburkan tanah serta tanaman, serta mengurangi emisi karbon.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/tutorial-membuat-pupuk-kompos\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengenal Pupuk Kompos dan Cara Membuatnya (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebijakan pemerintah pada hakikatnya didasari oleh kepedulian terhadap lingkungan. Sebagai warga, penting bagi kita untuk menaruh perhatian lebih dan ikut mengambil tindakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal sederhana yang perlu dilakukan adalah dengan memulai. Untuk mewujudkan hidup yang lebih tenang, di lingkungan yang lebih nyaman. <em>Minimalist is eco friendly!<\/em><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CgqLqowPgXK\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CgqLqowPgXK\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CgqLqowPgXK\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1673092005065\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Kebiajakan apa yang baru di Kota Yogyakarta?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Dikeluarkannya surat edaran nomor 660\/6123\/SE\/2022 tentang larangan pembuangan sampah. Secara resmi pula, warga Yogyakarta dilarang untuk membuang sampah anorganik mereka terhitung sejak 1 Januari 2023.\u00a0 <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1673092051144\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan zero waste?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Memilah sampah, memahami kebutuhan, mengurangi budaya konsumerisme pakaian, dan juga composting<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-388c15e\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"388c15e\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-659c102\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"659c102\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-c3fbe32\" data-block-id=\"c3fbe32\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-5b842de\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"5b842de\"><p class=\"stk-block-text__text\">Waste4change.com. Polluted Rivers as the Major Source of Marine Debris: A Study Case of Citarum River. Diakses pada 5 januari 2022.<a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/polluted-rivers-as-the-major-source-of-marine-debris-a-study-case-of-citarum-river\/#:~:text=As%20a%20result%2C%20as%20much,the%20Citarum%20River%20every%20day.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/waste4change.com\/blog\/polluted-rivers-as-the-major-source-of-marine-debris-a-study-case-of-citarum-river\/#:~:text=As%20a%20result%2C%20as%20much,the%20Citarum%20River%20every%20day.<\/a>.\u00a0<br><br>Agatha Diora Amara. 2021. Get to Know: How Waste Can Affect and Water Sources. Diakses pada 5 Januari 2022. <a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/get-to-know-how-waste-can-affect-forests-and-water-sources\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/waste4change.com\/blog\/get-to-know-how-waste-can-affect-forests-and-water-sources\/<\/a>.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br>\u00a0<br>\u00a0<br>APP sinarmas. Understanding Waste: Inorganic vs Organic Materials. Diakses pada 5 Januari 2-2022.<a href=\"https:\/\/asiapulppaper.com\/-\/understanding-waste-inorganic-vs-organic-materials\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ttps:\/\/asiapulppaper.com\/-\/understanding-waste-inorganic-vs-organic-materials<\/a><br><br>Administrator. 23 September 2022. Asal Mula Bank Sampah di Indonesia. Diakses pada 5 Januari 2022.<a href=\"https:\/\/citarumharum.jabarprov.go.id\/asal-mula-bank-sampah-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/citarumharum.jabarprov.go.id\/asal-mula-bank-sampah-di-indonesia\/<\/a>.<br><br>\u00a0Balai Pengelolaan Sampah. September 19. Sekilas Info TPST Piyungan. Diakses pada 5 Januari 2022.\u00a0 <a href=\"https:\/\/jogjapolitan.harianjogja.com\/read\/2023\/01\/01\/510\/1121852\/berlaku-mulai-hari-ini-warga-jogja-dilarang-buang-sampah-anorganik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/dlhk.jogjaprov.go.id\/sekilas-info-tpst-piyungan<\/a><br><br>Tahir. 2017. Apa Itu Bank Sampah dan Apa Manfaatnya. Diakses pada 5 Januari 2022. https:\/\/dlh.luwuutarakab.go.id\/berita\/7\/apa-itu-bank-sampah-dan-apa-manfaatnya.html#:~:text=Bank%20Sampah%20merupakan%20konsep%20pengumpulan,ditabung%20bukan%20uang%20melainkan%20sampah. <br><br>\u00a0Arief Junianto. 2023. Berlaku Mulai Hari Ini! Warga Jogja Dilarang Buang Sampah Anorganik. Diakses pada 5 Januari 2022.<a href=\"https:\/\/jogjapolitan.harianjogja.com\/read\/2023\/01\/01\/510\/1121852\/berlaku-mulai-hari-ini-warga-\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/jogjapolitan.harianjogja.com\/read\/2023\/01\/01\/510\/1121852\/berlaku-mulai-hari-ini-warga-<\/a>jogja-dilarang-buang-sampah-anorganik <br>\u00a0\u00a0<br><a href=\"https:\/\/www.eea.europa.eu\/help\/glossary\/eea-glossary\/inorganic-waste\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.eea.europa.eu\/help\/glossary\/eea-glossary\/inorganic-waste<\/a><br><br>Astri Puji Lestari. 23 Juni. Homekeeping: Organic &amp; Inorganic Waste. Diakses pada 5 Januari 2022.\u00a0 <a href=\"https:\/\/www.livingloving.net\/2018\/more-articles\/home\/homekeeping-organic-inorganic-waste\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.livingloving.net\/2018\/more-articles\/home\/homekeeping-organic-inorganic-waste\/<\/a><br><br>Abdul Jali. 2022. Gerakan Nol Sampah Anorganik di Jogja Dimulai 2023, Melanggar Denda Rp500.000. Diakses pada 5 Januari 2022.<a href=\"https:\/\/www.solopos.com\/gerakan-nol-sampah-anorganik-di-jogja-dimulai-2023-melanggar-denda-rp500-000-1501518\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/www.solopos.com\/gerakan-nol-sampah-anorganik-di-jogja-dimulai-2023-melanggar-denda-rp500-000-1501518<\/a><br><br>Galih Priatmojo dan Hiskia Andika Weadcaksana. 2022. TPST Piyungan Dibuka Lagi dengan Aturan Baru, DLH Kota Yogyakarta: yang Masuk ke Sana Wajib Sampah Organik! Diakses pada 5 Januari 2022.<a href=\"https:\/\/jogja.suara.com\/read\/2022\/11\/02\/112343\/tpst-piyungan-dibuka-lagi-dengan-aturan-baru-dlh-kota-yogyakarta-yang-masuk-ke-sana-wajib-sampah-organik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/jogja.suara.com\/read\/2022\/11\/02\/112343\/tpst-piyungan-dibuka-lagi-dengan-aturan-baru-dlh-kota-yogyakarta-yang-masuk-ke-sana-wajib-sampah-organik<\/a><br><br>Rashmila Maiti. 2022. Fast Fashion and Its Environmental Impact. Diakses pada 5 Januari 2022.<a href=\"https:\/\/earth.org\/fast-fashions-detrimental-effect-on-the-environment\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> https:\/\/earth.org\/fast-fashions-detrimental-effect-on-the-environment\/<\/a>.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-8d70af1\" data-block-id=\"8d70af1\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup <\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/rahma-nabila-irsiananda-sutaqro-5b6a4522a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rahma Nabila<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-4ce50d4\" data-block-id=\"4ce50d4\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-4ce50d4-column stk-container stk-4ce50d4-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-af58f8d\" id=\"menanam-pohon-kini-bisa-dilakukan-dengan-mudah-bahkan-dari-handphone-sekalipun\" data-block-id=\"af58f8d\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Menanam Pohon Kini Bisa Dilakukan dengan Mudah, Bahkan dari Handphone Sekalipun!<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-ac8fe22\" data-block-id=\"ac8fe22\"><p class=\"stk-block-text__text\">Bingung dengan cara menanam pohon dari handphone? LindungiHutan punya solusi yang memudahkan semua orang dapat ikut berpartisipasi bersama menghijaukan Indonesia. Kamu bisa berdonasi pohon mulai dari Rp10.000,00 per pohonnya untuk kampanye alam yang digelar.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-17c166a\" data-block-id=\"17c166a\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-d58c804\" data-block-id=\"d58c804\"><style>.stk-d58c804 .stk-button{background:#106747 !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tanam Pohonmu di SIni!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahun baru, kebijakan baru, kebiasaan baru. Pemerintah kota Yogyakarta sedang mengupayakan hal tersebut kepada warganya. Momen tahun baru rasanya merupakan waktu yang pas untuk merenungkan kebiasaan lama dan mengubahnya ke budaya ramah lingkungan. Tahun Baru, Kebijakan Baru Memasuki tahun 2023, Walikota Yogyakarta memberikan kejutan untuk warganya dengan mengeluarkan surat edaran nomor 660\/6123\/SE\/2022 tentang larangan pembuangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5254,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[247,252,325,510],"class_list":["post-5248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-alam","tag-edukasi","tag-pengertian","tag-sampah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}