{"id":5564,"date":"2023-02-01T16:18:26","date_gmt":"2023-02-01T09:18:26","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5564"},"modified":"2023-02-02T07:32:53","modified_gmt":"2023-02-02T00:32:53","slug":"penjaga-hutan-mangrove-pesisir-tangkolak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/penjaga-hutan-mangrove-pesisir-tangkolak\/","title":{"rendered":"Kisah Dayanto dan Slamet Lestarikan Mangrove di Pesisir Tangkolak, Kabupaten Karawang (2023)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selalu ada alasan untuk seseorang tergerak melakukan apa yang ia percayai, termasuk dalam hal menjaga lingkungan. Kita bisa belajar dari banyaknya kisah yang mungkin barangkali satu duanya pernah kamu dengar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang kakek tua yang menanam puluhan ribu pohon di punggung bukit selama 24 tahun, atau sekelompok masyarakat  di Gunung Kidul yang  rutin menanam pohon beringin demi menghidupkan mata air. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendati kerap dianggap sia-sia, toh hal tersebut tetap mereka lakukan terus menerus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi beberapa orang keyakinannya untuk ikut melestarikan alam tampaknya memang tak bisa ditawar. Seperti yang dilakukan oleh Dayanto dan Slamet Abadi, menanam dan menjaga mangrove di Dusun Tangkolak Karawang. Bagaimana kisahnya?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kondisi Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Foto-Dusun-Tangkolak-Karawang.jpg\" alt=\"Foto Dusun Tangkolak.\" class=\"wp-image-5561\" title=\"\"><figcaption>Kondisi Dusun Tangkolak di lihat dari atas.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkenal sebagai kawasan industri, Karawang ternyata menyimpan cerita di daerah pesisirnya. Tahun 2020, gelombang besar sempat menerjang <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/kampanyePenggerak_new\/131\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pesisir Tangkolak<\/a>. Peristiwa tersebut telah menghancurkan destinasi wisata pantai mangrove yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya, 1,2 km garis pantai rusak berat. Kurang lebih 5 hektare lahan <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-jenis-mangrove-dan-penjelasannya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4923\">mangrove<\/a> tenggelam sehingga lebih dari 100 ribu pohon mangrove hancur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal kondisi Pesisir Tangkolak yang dulu sangat berbeda dengan sekarang. Paling tidak itulah yang dikatakan oleh Dayanto. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya teringat dulu Tangkolak ini hutan mangrove-nya luas, tambaknya juga enggak sedikit, sekarang tambaknya tinggal beberapa dan hutan mangrovenya itu tipis, makanya saya <em>kepingin <\/em>lagi mengembalikan kaya waktu zamannya saya dulu, saya punya ketakutan kampung saya ini hilang gara-gara enggak ada hutan mangrove,\u201d Ungak Dayanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga:<a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-olahan-mangrove\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Cerita Alpiah Mengenalkan Olahan Mangrove Bersama Kelompok Kebaya Muaragembong Bekasi (2023)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penyesalan Dayanto, Dari Benci Menjadi Cinta!<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Foto-Dayanto-petani-mangrove-di-Tangkolak-1.jpg\" alt=\"Foto Dayanto, petani mangrove dari Pesisir Tangkolak.\" class=\"wp-image-5565\" title=\"\"><figcaption>Dayanto  sosok penghijau dari Pesisir Tangkolak.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketakutan Dayanto ia lawan dengan menanam mangrove. Dirinya bersama Kelompok Kreasi Alam Bahari melakukan banyak kegiatan untuk melestarikan kawasan mangrove di pesisir Tangkolak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKegiatan saya sehari-hari itu mengurus mangrove, pembibitan, sesekali melakukan penyulaman, dan bersih-bersih sampah, karena di sini itu banyak sampah kalau lagi musim rob,\u201d Jelas Dayanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dayanto bersama Kelompok Kreasi Alam Bahari mulai menggeluti mangrove sejak tahun 2014. Awalnya ia mengaku sama sekali tak memperdulikan soal mangrove, bahkan sempat ikut merusak terumbu karang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKarena dulunya saya itu perusak terumbu karang, saya dulunya penyelam kompresor, <em>ngambilin <\/em>terumbu karang dan ikan hias,\u201d Ungkap Dayanto<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai di suatu saat, Dayanto diingatkan untuk tidak lagi mengambil terumbu karang, mengingat perlunya menjaga keanekaragaman hayati untuk generasi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAda salah satu waktu itu, saya diingatkan, tolong jangan <em>diambilin<\/em> terumbu karangnya karena nanti di anak cucu kita itu sepuluh lima puluh tahun ke depan enggak kebagian, karena terumbu karangnya rusak,\u201d Sambung Dayanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendati sudah diingatkan, Dayanto tak bergeming, hingga di suatu momen, ia sadar dan memulai jalan barunya mencintai lingkungan melalui mangrove.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTahun 2013 itu saya berpikir, kalau 10 tahun mungkin saya masih hidup, tetapi 50 tahun mungkin saya sudah mati, berarti nanti ceritanya ke anak cucu saya jelek, dulu terumbu karang itu bagus, gara-gara kakek kamu tuh jadi jelek begini, nah dari situ saya mulai sadar dan saya belajar di mangrove,\u201d Tutur pria berumur 50 tahun tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Foto-bibit-mangrove-1.jpg\" alt=\"Lokasi pembibitan mangrove di Pesisir Tangkolak, Karawang.\" class=\"wp-image-5568\" title=\"\"><figcaption>Lokasi pembibitan Kelompok Kreasi Alam Bahari.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai saat ini, Kelompok Kreasi Alam Bahari telah menanam 3 jenis bibit bakau sebagai upaya untuk membuat sabuk hijau atau <em>green belt<\/em> alami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cFokus kami itu buat sabuk hijau, buat penahan abrasi, jadi fokusnya itu di 3 bibit sekalipun nanti kami rencananya ada sekitar 10 bibit nanti yang kami mau lestarikan di sini, kalau sekarang baru 3 bibit, jenis bakau, api-api lanang <em>ama <\/em>api-api wadon, atau <em>Rhizophora avicennia<\/em> atau <em>alba<\/em>,\u201d Jelas Dayanto.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Kisah Mitra Penggerak LindungiHutan yang Menjaga Kelestarian Hutan Mangrove Karawang\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/wRwMO7sCLKU?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Melawan Abrasi dengan Mangrove<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Foto-Slamet-1.jpg\" alt=\"Sosok Slamet Abadi, mitra petani LindungiHutan.\" class=\"wp-image-5571\" title=\"\"><figcaption>Bersama UNSIKA Peduli Mangrove, Slamet Abadi turut serta dalam upaya penghijauan Pesisir Tangkolak.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dayanto memang tak sendiri, ada Slamet Abadi yang turut membantu melestarikan Pesisir Tangkolak bersama kelompok Unsika Peduli Mangrove.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAwal mula terbentuknya Unsika Peduli Mangrove itu berawal dari tahun 2015 karena kami seorang dosen yang wajib menjalankan tri dharma perguruan tinggi terutama di bidang pengabdian masyarakat, maka kami <em>concern<\/em> ke daerah tangkolak ini untuk bisa mengembangkan mangrove di Pesisir Karawang,\u201d Tutur Slamet.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Foto-bibit-mangrove-2-1.jpg\" alt=\"Bibit mangrove.\" class=\"wp-image-5567\" title=\"\"><figcaption>Aktivitas di lokasi pembibitan mangrove.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UNSIKA Peduli Mangrove hadir untuk membantu dalam melakukan pembibitan hingga penanaman. Sebab, kerap kali dari hasil pembibitan, tanaman mangrove rusak lantaran diterjang rob. Tentu, perlu siasat supaya penanaman tidak sia-sia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari pembibitan ini kita mencoba antara 2015 sampai 2017 itu <em>nanam<\/em> pasti akan rusak diterjang rob yang ada di pesisir utara, jadi kita sia-sia menanam mangrove, tetapi dengan berbagai cara dan solusi kita akhirnya mendapatkan metode yang terbaik yaitu dengan program rumpun berjarak,\u201d Jelas Slamet<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode program rumpun berjarak dipilih karena dapat mengantisipasi rob dengan sedemikian rupa. Walhasil, mangrove yang ditanam dijamin bisa tumbuh dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang dilakukan oleh Slamet bersama Unsika Peduli Mangrove semata-mata hanya untuk mewujudkan alam yang lestari. Karena bagaimanapun juga, alam yang lestari merupakan faktor penting guna menunjang kehidupan makhluk hidup di bumi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cUnsika peduli mangrove di sini bukan mencari profit, kita ingin mencari amal di mana kita ingin menanam mangrove agar oksigen kita banyak, meskipun kita tidak memiliki lahan tetapi yang penting kita punya akses untuk menanam mangrove supaya Karawang mangrovenya lebih bagus,\u201d Jelas Slamet.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Stop Buang Sampah di Sungai Citarum! Ini Dampaknya!<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Foto-timbunan-sampah-1.jpg\" alt=\"Foto timbunan sampah.\" class=\"wp-image-5566\" title=\"\"><figcaption>Foto timbunan sampah yang ada di kawasan hutan mangrove Dusun Tangkolak, Karawang.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat kamu yang masih suka buang sampah sembarangan, ke sungai misalnya, <em>Stop <\/em>mulai sekarang! Kalau kamu merasa bahwa sampah yang dibuang hanyalah sedikit, jadi enggak apa-apa. Eits, tunggu dulu! kalau ada 1.000 orang yang kaya kamu, yang membuang sampah \u2018sedikit\u2019 sepanjang sungai, bagaimana jadinya ketika sampai di muara?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/perjuangan-masyarakat-sekitar-muara-cisadane\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kelompok Tani Hutan Remaja Tanjung Burung Jaga Keasrian Muara Cisadane (2023)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut menjadi kekhawatiran Slamet, terlebih sampah merupakan musuh utama dalam kawasan hutan mangrove.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapan ke depan mohon jangan membuang sampah di sungai-sungai Citarum, karena anda membuang sampah di Citarum akan merusak mangrove-mangrove yang baru ditanam sehingga dia akan mati, kita sia-sia menanam mangrove,\u201d Tutur Slamet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara bagi Dayanto, ia berharap LindungiHutan bersama Unsika Peduli Mangrove terus aktif dalam melakukan penghijauan kawasan mangrove di Pesisir Tangkolak, Kabupaten Karawang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapannya LindungiHutan.com sama Unsika yang selalu aktif di sini, yang pernah ngebantu di sini di tengkolak ini, pengembangan wisatanya, penanaman mangrovenya tolong jangan tinggalin karena kami masih butuh bimbingan butuh perhatian,\u201d Pungkas Dayanto.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CoGxjj7hZN6\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CoGxjj7hZN6\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CoGxjj7hZN6\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/lindungihutan.com\/component\/form-collaboratree\" width=\"100%\" height=\"1000px\" style=\"border:none;\"><\/iframe>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selalu ada alasan untuk seseorang tergerak melakukan apa yang ia percayai, termasuk dalam hal menjaga lingkungan. Kita bisa belajar dari banyaknya kisah yang mungkin barangkali satu duanya pernah kamu dengar. Seorang kakek tua yang menanam puluhan ribu pohon di punggung bukit selama 24 tahun, atau sekelompok masyarakat di Gunung Kidul yang rutin menanam pohon beringin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5563,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21],"tags":[559,558,393,557],"class_list":["post-5564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penggerak","tag-hutan-mangrove","tag-karawang","tag-penghijauan","tag-pesisir-tangkolak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}