{"id":5935,"date":"2023-02-23T12:54:20","date_gmt":"2023-02-23T05:54:20","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=5935"},"modified":"2024-05-24T07:16:45","modified_gmt":"2024-05-24T00:16:45","slug":"pengertian-produk-go-green-10-contoh-produk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-produk-go-green-10-contoh-produk\/","title":{"rendered":"Pengertian Produk Go Green dan 10 Contoh Produknya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kerusakan lingkungan menjadi permasalahan yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah hingga masyarakat luas khususnya di Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan lingkungan di sekitar kita. Dikutip dari laman SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional), pada tahun 2022 Indonesia menghasilkan sebanyak 54,62% sampah organik; 38,7% sampah anorganik; dan 6,68% lainnya. Sampah organik terdiri dari sisa-sisa makanan, sedangkan sampah anorganik meliputi kertas\/karton, plastik, logam, kain, karet\/kulit, dan kaca.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, kasus pencemaran lingkungan belum terselesaikan dengan baik dan masih menjadi tanggung jawab kita bersama. Peran aktif dari pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan-perusahaan di Indonesia lambat laun telah menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Perlahan, mereka mengeluarkan produk <em>go green<\/em> sebagai bentuk kepedulian terhadap alam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memahami Konsep Go Green dan Produk Go Green<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Go green<\/em> merupakan istilah dari bahasa inggris yang berarti menuju kehijauan. <em>Go green<\/em> seringkali dipakai untuk kampanye lingkungan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Go green<\/em> adalah sebuah gerakan yang memperhatikan kelestarian lingkungan. Gerakan ini disebut dengan <em>environmentalisme<\/em>, yaitu sebuah gerakan untuk pelestarian lingkungan, restorasi, dan memelihara alam sekitar (Sartiyono 2019)<\/p>\n\n\n\n<p>Upaya menyelamatkan bumi dari kerusakan dan pemanasan global wajib kita lakukan bersama. Lantaran, bumi yang kita tempati saat ini semakin panas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Future Nature For Our Future<\/em>. Itulah ungkapan yang seharusnya mendorong kita untuk terus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sejatinya bumi membutuhkan tindakan-tindakan nyata dari&nbsp; manusia dalam menjaga lingkungan. Misalnya, tidak membuang sampah sembarangan, memakai produk <em>go green<\/em>, dan tidak merusak alam.<\/p>\n\n\n\n<p>Produk <em>go green<\/em> adalah produk yang&nbsp; yang tidak membahayakan manusia dan lingkungan, serta dapat didaur ulang untuk meminimalkan jumlah sampah yang dihasilkan kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Upaya dalam mengurangi jumlah sampah disekitar kita bisa menerapkan prinsip 4R yaitu <em>reduce<\/em> (mengurangi), <em>reuse<\/em> (memakai kembali), <em>recycle<\/em> (mendaur ulang), dan <em>replace<\/em> (mengganti).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/serba-serbi-green-brand\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa Itu Green Brand dan Bagaimana Implementasinya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Produk Go Green<\/h2>\n\n\n\n<p>Produk-produk yang sering kita pakai sehari-hari sepatutnya sesuai dengan prinsip berkelanjutan. Mulai dari proses produksi hingga barang tersebut tidak digunakan kembali tidak merusak lingkungan dan dapat didaur ulang lagi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apa saja contoh produk <em>go green<\/em> yang perlu kita ketahui. Berikut penjelasannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Totebag<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/totebag.jpg\" alt=\"totebag salah satu produk go green\" class=\"wp-image-5949\" title=\"\"><figcaption>Totebag merupakan produk go green pengganti kantong plastik yang sering digunakan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dikutip dari laman SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional), sepanjang tahun 2022, Indonesia menghasilkan sebanyak 38,7% sampah anorganik, 18,19% diantaranya dihasilkan dari sampah plastik.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Purwaningrum (2016), manusia menghasilkan sebanyak 60-70% sampah organik dan 30-40% sampah anorganik. Pada sampah anorganik, sebanyak 14% disumbang oleh sampah plastik. Jenis sampah kantong kresek atau kantong plastik yang paling banyak ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Supermarket di Indonesia sudah menghilangkan kantong plastik sebagai wadah belanjaan konsumen. Melainkan, mereka menyediakan totebag sebagai alternatif kantong belanja dari konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Poin penting penggunaan totebag adalah bisa digunakan berkali-kali. Apabila kotor dapat dicuci dan digunakan kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, apabila kita berbelanja di pasar atau toko kecil, kantong plastik masih saja sering digunakan. Kita harus berinisiatif membawa totebag dari rumah sebagai upaya pengurangan sampah plastik di lingkungan sekitar kita.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tumbler<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tumbler.jpg\" alt=\"tumbler produk go green untuk minuman\" class=\"wp-image-5950\" title=\"\"><figcaption>Efek jangka panjang penggunaan tumbler baik untuk kesehatan dibanding dengan air minum kemasan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain menekan jumlah sampah botol plastik, penggunaan botol minuman pribadi menghasilkan efek jangka panjang yang baik untuk kesehatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip dari Christiyani (2017), aspek negatif yang dihasilkan dari botol minuman plastik\/kemasan menyebabkan penyakit kanker (karsinogenik) karena monomer dari plastik berpindah ke isi kemasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sekolah, kampus, atau tempat umum lainnya biasanya ditemukan tempat untuk mengisi air minum kembali (<em>refill<\/em>), sehingga kita tidak perlu membeli air kemasan dan lebih berhemat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Sedotan dan Alat Makan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/sedotan-dan-alat-makan.jpg\" alt=\"sedotan dan alat makan merupakan produk go green yang wajib dimiliki\" class=\"wp-image-5947\" title=\"\"><figcaption>Penggunaan alat makan dan minum pribadi lebih terjamin kebersihannya<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Produk <em>go green<\/em> satu ini menjadi alternatif bagus untuk pengurangan sampah di bumi ini. Sebab, sedotan dan alat makan plastik sulit terurai dan merusak ekosistem lautan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi anak muda yang suka berburu <em>cafe<\/em>, sedotan hal yang lumrah ditemukan. Sedotan berbahan bambu atau <em>stainless steel <\/em>memberikan kesan mewah bagi penggunanya. Jangan lupa untuk membersihkan setelah digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan alat makan sendiri lebih terjamin kualitas kebersihannya. Tentunya, mudah dibawa kemana-mana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kotak Makan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/kotak-makan.jpg\" alt=\"kotak makan produk go green\" class=\"wp-image-5953\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p>Daripada menggunakan produk yang sekali pakai, coba beralih ke kotak makan yang bisa dipakai berulang. Makanan yang tidak habis, bisa disimpan terlebih dahulu dan tidak langsung dibuang begitu saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasan menggunakan produk sekali pakai mungkin karena kepraktisannya. Untuk saat ini, kita bisa memilih jenis kotak makan yang dapat dilipat. Sehingga, praktis dalam penggunaannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tisu Daur Ulang<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tisu-daur-ulang.jpg\" alt=\"tisu daur ulang produk go green dari bambu\" class=\"wp-image-5948\" title=\"\"><figcaption>Tisu  bahan dasar bambu  lebih ramah lingkungan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tisu menjadi salah satu produk yang banyak menghasilkan sampah berbahan kertas. Tisu dibuat dari olahan kayu yang berasal dari pohon. Penggunaan tisu dengan jumlah banyak mengakibatkan berkurangnya jumlah pohon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip dari laman geometry, tisu yang dijual di Indonesia banyak terbuat dari bahan dasar kayu. Sementara itu, terdapat alternatif lain berupa tisu dari bahan dasar bambu yang lebih ramah lingkungan. Keunggulan produk <em>go green<\/em> tersebut adalah bahan dasar bambu yang tumbuh 30 kali lebih cepat dibandingkan pohon.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Alat Mandi<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Alat-mandi.jpg\" alt=\"sikat gigi dari kayu menjadi produk go green\" class=\"wp-image-5951\" title=\"\"><figcaption>Mulai beralih dari sikat gigi berbahan dasar plastik ke bahan dasar kayu<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sikat gigi sebaiknya diganti setiap tiga bulan. Sikat gigi yang kita gunakan saat ini mayoritas berbahan dasar plastik. Oleh sebab itu sebaiknya perlahan mencoba mengganti dengan sikat gigi berbahan dasar kayu, bambu, atau bahan <em>biodegradable<\/em> lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilansir dari lama Halodoc, <em>loofah<\/em> merupakan jenis spons mandi yang terbuat dari alami yaitu labu luffa. Manfaat menggunakan loofah adalah mengangkat kotoran pada kulit, mengangkat sel kulit mati, dan membantu memperlancar pembuluh darah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Popok Kain<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Popok-kain.jpg\" alt=\"popok kain solusi untuk ramah lingkungan (produk go green)\" class=\"wp-image-5945\" title=\"\"><figcaption>Penggunaan popok kain bisa dicuci dan digunakan kembali<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Popok bayi merupakan kebutuhan yang terus meningkat seiring dengan bertambahnya angka kelahiran bayi. Menurut Prasetyo dkk (2021), waktu yang dibutuhkan untuk popok bayi terurai sempurna yaitu selama 250-500 tahun lamanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan produk<em> go green<\/em>  seperti popok kain bisa menjadi langkah yang tepat agar limbah tidak menumpuk. Sama halnya seperti totebag, popok kain dapat dicuci berkali-kali dan digunakan lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Menstrual Cup dan Menstrual Pad<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/menstrual-cup.jpg\" alt=\"menstrual cup produk go green yang simple\" class=\"wp-image-5944\" title=\"\"><figcaption>Produk menstrual cup sebagai alternatif pengganti pembalut<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, terdapat produk lain seperti menstrual cup dan menstrual pad yang banyak diminati oleh perempuan di Indonesia. Keduanya merupakan produk ramah lingkungan tidak seperti pembalut pada umumnya yang sulit terurai dan membahayakan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Sabun dan Shampoo Ramah Lingkungan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Sabun-shampoo-ramah-lingkungan.jpg\" alt=\"sabun herbal menjadi produk go green ramah lingkungan\" class=\"wp-image-5946\" title=\"\"><figcaption>Penggunaan sabun herbal dapat mengurangi pencemaran air<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sabun yang mengandung deterjen mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Limbah sabun mengakibatkan kualitas air menurun karena adanya pencemaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Sodium lauryl sulfat<\/em> (SLS) merupakan salah satu surfaktan anionik biasanya terkandung di dalam produk seperti <em>shampoo<\/em>, sabun, deterjen, maupun produk pembersih lainnya (Fatmawati dkk 2021). Busa yang ditimbulkan berbahaya bagi ekosistem perairan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Produk <em>go green<\/em> berupa sabun herbal dapat dijadikan pengganti bahan pembersih saat ini. Sabun herbal diciptakan menggunakan bahan dasar minyak seperti minyak kelapa, minyak zaitun, minyak kelapa sawit, minyak tumbuhan, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Buah dan Sayuran Organik<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Buah-dan-sayuran-organik.jpg\" alt=\"buah dan sayuran organik hasil dari produk go green tanpa pestisida\" class=\"wp-image-5952\" title=\"\"><figcaption>Selain bergizi tinggi, buah dan sayuran organik tanpa pestisida baik <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Mengkonsumsi buah dan sayuran tanpa pestisida baik untuk kesehatan kita. Selain aman bagi tubuh, aman juga bagi lingkungan. Pestisida dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/sustainable-fashion-dan-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa Maksudnya Sustainable Fashion? Berikut Contohnya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah 10 manfaat produk<em> go green<\/em> yang perlu kamu ketahui. Selain berdampak positif bagi lingkungan, penggunaan produk ramah lingkungan juga baik untuk kesehatan. Yuk, perlahan kita beralih untuk menggunakan produk-produk ramah lingkungan!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-b202106\" data-block-id=\"b202106\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-b202106-column stk-container stk-b202106-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"has-large-font-size\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih dari 800 RIBU Pohon di 50 Lokasi Penanaman Bersama 500+ Brand dan Perusahaan <\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-98ffe46\" data-block-id=\"98ffe46\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-3074219\" data-block-id=\"3074219\"><style>.stk-3074219 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-3074219 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang LindungiHutan Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-8b4ad46\" data-block-id=\"8b4ad46\"><style>.stk-8b4ad46 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-8b4ad46 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/kontakkami\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Hubungi Kami!<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-254c27a\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"254c27a\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-29c8dff\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"29c8dff\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam artikel ini<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-6104ce1\" data-block-id=\"6104ce1\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-c7887a4\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"c7887a4\"><p class=\"stk-block-text__text\">Christiyani, M. (2017). Pengetahuan Sikap dan Tindakan Mahasiswa tentang Prinsip Reduce dan Reuse dalam Menggunakan Botol Air Minum sebagai Pengganti Air Minum Dalam Kemasan di Universitas Sumatera Utara Tahun 2017.<br><br>Fatmawati S, Rindita, Bariroh T. 2021. Pelatihan Daring Pembuatan Sabun Herbal Ramah Lingkungan di SMA Muhammadiyah 12 Jakarta Timur. 6(1):31-36.<br><br>Geometry.&nbsp; 2021. Praktis dan Ramah LIngkungan dengan Berlangganan Tisu Bambu. https:\/\/www.geometry.id\/stories\/praktis-dan-ramah-lingkungan-dengan-berlangganan-tisu-bambu. Diakses pada 21 Februari 2023.<br><br>Halodoc.2022. Mengenal Loofah, Spons Alami yang Penuh Manfaat. <a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/mengenal-loofah-spons-alami-yang-penuh-manfaat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/mengenal-loofah-spons-alami-yang-penuh-manfaat<\/a>. Diakses pada 21 Februari 2023.<br><br>Prasetyo FD, Triastanti RD, Ayuningtyas E. 2021. Pemanfaatan Limbah Popok Bayi (Diapers) Sebagai Media Tanam. Jurnal Rekayasa Lingkungan. 21(1):41-49.<br><br>SISPN. Komposisi Sampah. <a href=\"https:\/\/sipsn.menlhk.go.id\/sipsn\/public\/data\/komposisi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/sipsn.menlhk.go.id\/sipsn\/public\/data\/komposisi<\/a> Diakses pada 21 Februari 2023.<br><br>Purwaningrum P. 2016. Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik di Lingkungan. Journal of Urban and Environment. 8(2):141-147.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-1869796\" data-block-id=\"1869796\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kerusakan lingkungan menjadi permasalahan yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah hingga masyarakat luas khususnya di Indonesia.&nbsp; Sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan lingkungan di sekitar kita. Dikutip dari laman SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional), pada tahun 2022 Indonesia menghasilkan sebanyak 54,62% sampah organik; 38,7% sampah anorganik; dan 6,68% lainnya. Sampah organik terdiri dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":5942,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[624,625,590],"class_list":["post-5935","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-go-green","tag-produk-go-green","tag-produk-ramah-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5935"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5935\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}