{"id":6146,"date":"2023-03-05T14:15:04","date_gmt":"2023-03-05T07:15:04","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=6146"},"modified":"2023-03-05T20:21:52","modified_gmt":"2023-03-05T13:21:52","slug":"tri-ikhsan-dibalik-medsos-lindungihutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/tri-ikhsan-dibalik-medsos-lindungihutan\/","title":{"rendered":"Tri Ananda Nur Ikhsan: Sosok Dibalik Menariknya Media Sosial LindungiHutan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbicara soal desain media sosial, tidak cukup jika membahas tentang warna, fon, dan grafik. Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu cara mengkomunikasikan pesan agar&nbsp; tersampaikan dengan baik ke orang lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara visual tentunya harus <em>eye catching<\/em>, dengan mudah dapat menarik perhatian <em>audiens<\/em> dan siapapun yang melihatnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah kali ini, hadir seseorang yang bertanggung jawab dengan desain media sosial LindungiHutan. Siapakah dia? Dia adalah Tri Ananda Nur Ikhsan, kerap disapa Ikhsan. Ia adalah seorang <em>Creative Designer<\/em> di LindungiHutan. Salah satu tanggung jawabnya adalah desain media sosial seperti <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/lindungihutan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Instagram<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/lindungihutan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">LinkedIn<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berawal dari magang, dirinya beralih menjadi karyawan di LindungiHutan. Penasaran dengan perjalanan Ikhsan selama di LindungiHutan? Yuk simak artikel berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cerita Ikhsan Bergabung dengan LindungiHutan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan karir seorang Ikhsan bermula dari pengalaman magang sebagai <em>video editor<\/em> di LindungiHutan. Setiap tahunnya, LindungiHutan membuka kesempatan magang bagi mahasiswa maupun lulusan baru untuk mencari pengalaman, portofolio, hingga relasi melalui program Magang Alam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang benar nyatanya, relasi atau <em>networking<\/em> yang kita bangun sebelum memasuki dunia kerja, bisa membuka peluang pekerjaan untuk diri kita sendiri. Setelah lulus Magang Alam, dirinya masih menjalin komunikasi dengan beberapa karyawan LindungiHutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga, salah satu karyawan LindungiHutan Ai -saat ini menjadi bagian dari tim operasional- menghubungi dirinya menawarkan sebuah pekerjaan menjadi <em>video editor <\/em>di LindungiHutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAwal bulan September 2021, aku ditelpon sama Mas Ai, aku ditanya \u2018San lagi sibuk ngapain? butuh duit gak?\u2019 (Kata Mas Ai), lalu aku jawab \u2018ya butuh lah mas, namanya juga baru lulus hahaha.\u2019 Kemudian aku ditawari pekerjaan jadi video editor di LindungiHutan.\u201d Tutur Ikhsan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, ia setuju untuk mengisi posisi tersebut. Menurutnya, itu sebuah hal baik karena ia bisa mendapat pekerjaan setelah lulus kuliah dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mas-ai-bersama-lindungihutan-dan-soal-menanam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Soal Menanam Pohon dan Keyakinan Aminum Ichsan bahwa Hidup Itu Harus Menghidupi (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Awalnya Video Editor, Kemudian Beralih Jadi Creative Designer<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah beberapa bulan Ikhsan bekerja menjadi <em>video editor<\/em>, dirinya ditarik untuk mengisi bagian kosong menjadi <em>Creative Designer<\/em> di LindungiHutan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia menceritakan dulunya posisi tersebut diisi oleh Faris -kini menjadi <em>UI Designer<\/em> di LindungiHutan. Sekitar bulan November-Desember 2021, dia memegang posisi sebagai <em>Creative Designer <\/em>hingga saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hebatnya, Ikhsan mengaku belajar tentang desain secara otodidak. Pengalaman yang ia miliki hanya saat menjadi tim PDD (Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi) semasa kuliah dulu. Pria yang memiliki ketertarikan di dunia fotografi ini, berani mengambil tanggung jawab untuk mendesain segala keperluan pada acara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peralihan tanggung jawab menjadi <em>Creative Designer<\/em>, membuat dirinya terus belajar dan mengasah kemampuannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIya sambil belajar, sambil meraba ini gimana caranya, diasah terus pokoknya. Tren kan sering berubah-ubah. Jadi ya sambil ngikutin tren, ya sambil belajar juga.\u201d Ungkap Ikhsan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Proses Mencari Ide dan Eksekusi Setiap Design Ikhsan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide merupakan bagian penting setiap karya yang dihasilkan. Proses mencari ide juga beragam caranya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iksan mengatakan, sebelum membuat desain ia mencari referensi di berbagai media sosial, salah satunya <em>pinterest<\/em>. Menurut dirinya, <em>goals<\/em> dari desain di sosial media itu pesan yang disampaikan atau tersalurkan dengan baik ke <em>audiensnya<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMenurutku, yang pertama itu cari referensi. Caranya banyak lihat postingan misal di pinterest. Dari situ aku belajar buat bedain mana desain yang tepat atau kurang tepat sasaran untuk <em>audiens<\/em>, supaya pesannya dapat tersampaikan dengan baik. Misalnya untuk sosial media, tulisannya itu jelas dapat terbaca\u201d Terang Ikhsan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Ikhsan penguasaan <em>tools<\/em> tak kalah penting. Apabila <em>tools<\/em> kurang dipahami dengan baik, untuk mewujudkan sebuah desain itu susah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKedua, penguasaan <em>tools<\/em>. Sejago-jangonya orang yang paham referensi, tapi kalau misal kurang menguasai <em>tools<\/em> yang dipakai, ga ngerti <em>how to do it<\/em>, itu susah. Jadi ya gak terwujud. Dan yang ketiga itu memahami tren.\u201d Tambah Ikhsan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sembari Bekerja, Ia Juga Berkuliah. Bagaimana Cara Atur Waktunya?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang tak mudah membagi waktu antara bekerja dan kuliah. Pasalnya, saat ini ia sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mau tidak mau, weekend yang biasa dibuat untuk istirahat harus digunakan waktunya untuk mengerjakan tugas kuliah dan pekerjaan kantornya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJujur agak sulit bagi waktunya. Dulu, waktu masih ada kuliah, jam 9 pagi sampai 5 sore aku kuliah, terus malamnya habis maghrib sampai tengah malam aku kerjain kerjaan kantor sampai tengah malam. Seringnya gitu, di weekend nyicil kerjaan kantor dan tugas kuliah.\u201d Jawab Ikhsan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memasuki tingkat dua perkuliahan, tidak jauh perbedaannya. Bahkan dirinya merasa waktu untuk beristirahat dan bersosialisasi dengan teman tidak seperti dulu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai-sampai, ketika dirinya <em>nongkrong<\/em> di cafe ia harus membawa laptop untuk mencicil pekerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/ui-designer-lindungihutan\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/ui-designer-lindungihutan\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Faris Setiawan: UI Designer dan Fitur Baru di LindungiHutan (2022)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau sekarang udah gak ada kelas, tapi paginya aku harus ketemu dosen untuk bimbingan atau datang ke kolokium teman. Mulai&nbsp; jam 1 siang, ngerjain kerjaan kantor sampai malam. Ya memang, motong jam tidur, waktu buat bersosialisasi ke temen juga kepotong. Bahkan aku kalau nongkrong ya bawa laptop.\u201d Pungkas Ikhsan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berbicara soal desain media sosial, tidak cukup jika membahas tentang warna, fon, dan grafik. Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu cara mengkomunikasikan pesan agar&nbsp; tersampaikan dengan baik ke orang lain.&nbsp; Secara visual tentunya harus eye catching, dengan mudah dapat menarik perhatian audiens dan siapapun yang melihatnya. Nah kali ini, hadir seseorang yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":6150,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[654,245,43],"class_list":["post-6146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tim","tag-creative-designer","tag-csr","tag-kolaborasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6146"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6146\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}