{"id":6199,"date":"2023-03-06T09:43:46","date_gmt":"2023-03-06T02:43:46","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=6199"},"modified":"2024-08-23T09:43:09","modified_gmt":"2024-08-23T02:43:09","slug":"pengertian-ekologi-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-ekologi-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Ekologi: Pengertian, Ruang Lingkup, Contoh dan Manfaat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi pada dasarnya merupakan salah satu cabang ilmu dari biologi. Banyak dari kita sering mendengar kata ekologi. Lantas, apa sih ekologi itu? Artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian ekologi, ruang lingkup, hingga contohnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Ekologi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh ilmuwan biologi asal Jerman, Ernst Haeckel pada tahun 1896. Secara bahasa, ekologi dibagi menjadi dua kata dari bahasa Yunani yaitu <em>oikos<\/em> dan <em>logos<\/em>. <em>Oikos <\/em>memiliki arti sebagai habitat\/tempat tinggal sedangkan <em>Logos <\/em>berarti ilmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka ekologi dapat diartikan menjadi \u201cilmu yang mempelajari organisme di tempat tinggalnya\u201d. Ekologi juga dapat diartikan menjadi \u201c\u201cilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme atau kelompok organisme dengan lingkungannya\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui pengertian ekologi secara umum, para ahli berusaha menjabarkan kata ekologi dengan arti bermacam-macam, berikut pengertian ekologi menurut para ahli:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kuswandi dalam Endraswara<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi adalah ilmu yang mempelajari organisme dan lingkungannya, sekaligus mengkaji hubungan timbal balik antar organisme. Organisme yang dikaji meliputi manusia, hewan, dan tumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">G. Tyler Miller<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut G. Tyler Miller (1975), arti ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme dengan organisme lain serta lingkungannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Lynn Margulis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi sama halnya seperti sebuah studi ekonomi. Ekonomi membahas bagaimana manusia dapat melangsungkan kehidupannya dan membuat sistem. Sedangkan ekologi mempelajari bagaimana suatu organisme dapat membuat kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">C. J. Krebs<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang interaksi yang menentukan distribusi dan kelimpahan organisme.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/ekosistem\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ekosistem Adalah: Pengertian Menurut Ahli, Komponen, dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Pengertian-Ekologi.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-14371\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ruang Lingkup Ekologi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap cabang ilmu tentunya memiliki batasan pembahasan. Ekologi pada dasarnya menjelaskan fenomena organisme makhluk hidup berinteraksi dan melakukan hubungan timbal balik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Organisme makhluk hidup yang dapat dibahas dalam ilmu ekologi yaitu individu (organisme), populasi, biozonose (komunitas), ekosistem, dan ekosfer. Berikut pengertian dari masing-masing susunan ekologi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Individu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Individu adalah suatu organisme tunggal yang memiliki kesatuan genetic, perilaku, karakteristik, dan kemampuan untuk berkembang biak serta berinteraksi dengan individu lainnya. Contoh individu yaitu seorang manusia, seekor domba, dan sebuah pohon mangga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Populasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Populasi adalah kelompok dari berbagai individu yang tinggal dalam satu habitat, seperti contoh populasi beruang di Kutub Utara, populasi harimau di Sumatera, dan populasi masyarakat baduy di Banten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Komunitas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komunitas adalah sekumpulan kelompok individu (populasi) yang menempati tempat tertentu dan memiliki peran masing-masing dalam setiap individunya. Seperti contoh habitat hutan di taman nasional baluran di mana terdapat hubungan antara predator dan mangsa, produsen dan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekosistem<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekosistem adalah suatu kondisi terjadinya hubungan timbal balik dan hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem dapat terjadi jika dalam suatu habitat terdapat berbagai jenis organisme adanya kompleksitas. Contohnya seperti ekosistem hutan, ekosistem air laut, <a href=\"https:\/\/ecolify.org\/blog\/program-mangrove-capital-lindungihutan\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ekosistem hutan mangrove.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Biosfer<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biosfer adalah keseluruhan ekosistem di bumi dan saling melakukan hubungan timbal balik. Biosfer adalah tingkatan yang paling kompleks dalam ekologi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Mempelajari Ekologi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini ada beberapa manfaat dari mempelajari ekologi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mengenal keanekaragam hayati<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mempelajari ekologi kita dapat mempelajari karakteristik makhluk hidup di lingkungannya. Misalnya mengenai cara bagaimana beruang kutub tetap hidup di antartika, bagaimana cara kawanan rusa bertahan hidup dari predator singa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menjawab masalah pertanian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan ilmu ekologi kita dapat mengetahui peredaran hama di suatu lingkungan, serta mengetahui hama yang dapat mengganggu tumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengetahui masalah lingkungan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi berguna untuk mengetahui masalah yang terjadi di dalam suatu habitat. Masalah dapat diketahui jika terdapat kejanggalan atau hal yang tidak biasa pada ranah ekosistem. Seperti contoh menurunnya populasi Harimau Sumatera secara drastis yang dipengaruhi oleh faktor mengikisnya hutan di Sumatera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Meningkatkan kesadaran pentingnya lingkungan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi membahas tentang pentingnya keseimbangan antar organisme dalam keberlangsungan kehidupan. Setelah mempelajari ekologi kita tahu bahwa jika terdapat ketimpangan dalam antar organisme maka dapat terjadi ketimpangan\/kerusakan dalam suatu ekosistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/eutrofikasi-pengertian-cara-menanggulangi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Eutrofikasi Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis, Dampak, dan Cara Menanggulanginya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Ekologi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ilmu ekologi tidak saja berdasarkan pada cabang ilmu biologi. Masing-masing ilmu pengetahuan dapat dikaitkan dengan ekologi, seperti fisika, kimia, matematika, hingga sosiologi, dan antropologi. Berikut contoh cabang ilmu ekologi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Manusia <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi manusia adalah cabang ekologi yang mempelajari tentang organisme manusia dan hubungannya dengan\u00a0 lingkungan hidup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Tumbuhan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi tumbuhan adalah cabang ekologi yang mempelajari tentang tumbuhan sebagai suatu organisme dan mempelajari bagaimana tumbuhan dapat hidup dan bertahan tanpa adanya peran dari hewan dan manusia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Hewan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi hewan mempelajari tentang organisme hewan dan hubungan antar hewan dalam ekosistem.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Perairan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi perairan, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antara organisme yang ada di air dengan lingkungan perairan, seperti sungai, waduk, muara dan laut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Habitat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi habitat adalah cabang ekologi yang memusatkan fokusnya pada pembahasan mengenai sifat dari suatu habitat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Populasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi populasi adalah cabang ekologi yang berfokus mempelajari berbagai hubungan antara kelompok organisme dan jumlah individu. Ekologi populasi juga mempelajari faktor penentu besarnya suatu populasi beserta penyebarannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Sosial<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi sosial adalah cabang dari ekologi yang mempelajari hubungan interaksi antara manusia<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Bahasa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi bahasa mempelajari dan juga melakukan penyelidikan terhadap hubungan antara bahasa dengan lingkungan manusia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ekologi Antariksa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekologi antariksa mempelajari tentang ekosistem yang dapat menopang kehidupan manusia selama ada dalam penerbangan antariksa.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-e99dae5\" data-block-id=\"e99dae5\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-e99dae5-column stk-container stk-e99dae5-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih Dari 800 RIBU Pohon di 40+ Lokasi Penanaman Bersama 500+ Brand dan Perusahaan<\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-9302b8b\" data-block-id=\"9302b8b\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-0d285f9\" data-block-id=\"0d285f9\"><style>.stk-0d285f9 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-0d285f9 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-75cd1d0\" data-block-id=\"75cd1d0\"><style>.stk-75cd1d0 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-75cd1d0 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/kontakkami\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Hubungi Kami<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-780859b\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"780859b\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-16bb6d4\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"16bb6d4\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-1d1a74b\" data-block-id=\"1d1a74b\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-3a4f9db\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"3a4f9db\"><p class=\"stk-block-text__text\">Universitas Medan Area. 2022. Pengertian, Definisi dan Ruang Lingkup Ekologi. Diakses di https:\/\/bakai.uma.ac.id\/2022\/03\/11\/pengertian-definisi-dan-ruang-lingkup-ekologi pada 27 Februari 2023.<br><br>Yopa, P, Dkk. 2021.&nbsp; Ekologi Lingkungan. Yayasan Kita Menulis.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-2e4b700\" data-block-id=\"2e4b700\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: Adji<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ekologi pada dasarnya merupakan salah satu cabang ilmu dari biologi. Banyak dari kita sering mendengar kata ekologi. Lantas, apa sih ekologi itu? Artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian ekologi, ruang lingkup, hingga contohnya. Pengertian Ekologi Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh ilmuwan biologi asal Jerman, Ernst Haeckel pada tahun 1896. Secara bahasa, ekologi dibagi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":14373,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[662,661],"class_list":["post-6199","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-contoh-ekologi","tag-ekologi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6199","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6199"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6199\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6199"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6199"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6199"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}