{"id":6548,"date":"2023-03-27T09:38:48","date_gmt":"2023-03-27T02:38:48","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=6548"},"modified":"2023-03-27T09:38:48","modified_gmt":"2023-03-27T02:38:48","slug":"tanaman-kaktus-dan-cara-merawatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/tanaman-kaktus-dan-cara-merawatnya\/","title":{"rendered":"Tanaman Kaktus, Meski Berduri Punya Banyak Penggemar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaktus berasal dari kata kaktos, dalam bahasa Yunani yang berarti suatu jenis tanaman berduri. Linnaeus seorang ahli dalam botani tanaman, juga menempatkan tanaman kaktus ke dalam kelompok tumbuhan berduri atau <em>Cactaceae<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut sejarah, tanaman kaktus tumbuh sekitar 100 juta tahun yang lalu. Sebagian besar spesies tanaman tersebut berasal dari Amerika Utara, Selatan, dan Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman kaktus yang identik dengan gurun pasir, ternyata dapat tumbuh pada berbagai kondisi lingkungan. Seperti halnya kaktus hias yang dapat tumbuh di lingkungan rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman yang khas dengan duri ini juga menyimpan manfaat bagi kehidupan manusia. Bukan saja sebagai hiasan ruangan tetapi berguna pula sebagai bahan pangan, pemurni air, dan manfaat lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tertarik dengan pembahasan lebih lanjut mengenai tanaman kaktus? Yuk, simak informasi berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Morfologi Tanaman Kaktus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Tanaman-Kaktus.jpg\" alt=\"Gambar kaktus.\" class=\"wp-image-6550\" title=\"\"><figcaption>Gambar tanaman kaktus dilihat dari dekat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman kaktus menjadi primadona dan digandrungi banyak orang karena memiliki bentuk yang khas. Tak khayal, tanaman tersebut dibudidayakan salah satunya sebagai kaktus hias.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini terdapat lebih dari 1.800 spesies tanaman kaktus, dengan beberapa spesies mudah dijumpai dan dibudidayakan. Lantas, bagaimana dengan ciri-ciri kaktus itu sendiri?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut morfologi kaktus yang dapat dibedakan mulai dari bentuk akar, batang, daun, bunga, dan buahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melihat akar kaktus maka kita akan menemukan, bahwa akar tanaman tersebut menyesuaikan dengan kondisi tempat tumbuhnya. Alhasil, pertumbuhan akar kaktus tidak kaku sehingga dapat menyesuaikan diri dengan kondisi di mana tanamannya berada.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umumnya, kaktus yang berukuran kecil memiliki sistem perakaran yang dangkal. Sementara\u00a0 kaktus berukuran besar, yang biasanya hidup pada gurun pasir memiliki bentuk akar menancap jauh ke dalam tanah untuk mencari sumber air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/apa-itu-gurun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gurun (Desert): Pengertian, Proses Pembentukan, Ciri-Ciri, Jenis, Flora dan Fauna yang Menempati<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, batang dari tanaman kaktus juga memiliki bentuk yang beragam. Ada yang berbentuk bulat, bulat papak, pipih, silindris, bahkan berbentuk panjang seperti tiang. Ukuran batang kaktus pun beragam, ada yang berukuran pendek hingga mencapai ketinggian lebih dari 20 meter.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Daun-kaktus.jpg\" alt=\"Bentuk daun kaktus.\" class=\"wp-image-6554\" title=\"\"><figcaption>Contoh beberapa jenis daun kaktus.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun kaktus memiliki duri dengan ukuran dan bentuk yang bervariasi. Ada kaktus yang memiliki duri tebal, duri kecil, dan duri dengan struktur yang halus. Keberadaan benda tajam tersebut memungkinkan, tanaman kaktus mengurangi penguapan yang terjadi lewat daun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaktus memiliki bunga dengan beraneka ragam warna. Umumnya bentuk bunga pada kaktus berbentuk seperti corong. Ukuran bunga kaktus pun bervariasi tergantung jenis spesiesnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga tanaman kaktus tumbuh dalam waktu yang lama. Butuh kesabaran untuk bisa menikmati kecantikan dan keindahan bunga tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun, buah dari tanaman kaktus umumnya berbentuk memanjang atau lonjong, memiliki daging yang tebal, dan diselimuti oleh duri-duri yang tajam. Buah kaktus biasanya bergerombol pada bagian pangkal ujung batang tanaman.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kaktus Beradaptasi dengan Cara Apa?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Adaptasi-tanaman-kaktus.jpg\" alt=\"Kaktus di gurun pasir.\" class=\"wp-image-6552\" title=\"\"><figcaption>Bagaimana kaktus bisa bertahan hidup di gurun pasir?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai tanaman yang mampu beradaptasi dengan kondisi <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/lingkungan-adalah\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1474\">lingkungan<\/a> apapun. Lantas, bagaimana cara kaktus bertahan hidup di lingkungan yang gersang seperti gurun pasir?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman kaktus yang dilengkapi akar, batang, daun, dan organ lainnya. Ternyata, bukan hanya untuk mempermanis tanaman melainkan juga memiliki fungsi yang penting bagi kelangsungan hidupnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaktus diketahui memiliki akar yang panjang untuk memperluas penyerapan air dalam tanah. Batang tanaman ini juga dilengkapi kutikula berlilin, yang berfungsi mencegah kehilangan air dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adaptasi tanaman kaktus untuk mencegah penguapan air juga dilakukan pada daunnya yang berduri. Duri tersebut tak ketinggalan pula, bermanfaat sebagai proteksi tanamannya dari hewan herbivora.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, cara unik dari kaktus untuk beradaptasi di lingkungannya yang kering dapat dilihat dari proses metabolismenya. Dalam metabolisme CAM (<em>Crassulacean Acid Metabolism<\/em>), tanaman tersebut membuka stomatanya di malam hari yang dimaksudkan untuk menghemat air dan mengurangi penguapan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, kaktus juga mengambil CO2 dari lingkungan saat malam hari. Kemudian, menyimpannya di vakuola untuk digunakan ketika <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/fotosintesis\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1464\">fotosintesis<\/a> berlangsung pada siang hari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Fungsi dari Tanaman Kaktus?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbicara mengenai manfaat kaktus, tentu sebagian besar dari kita tahu bahwa tanaman tersebut berguna sebagai penghias ruangan. Meskipun berduri, tanaman yg memiliki bentuk khas ini tetap digandrungi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cactus-pincushion.jpg\" alt=\"Jenis kaktus pincushion.\" class=\"wp-image-6553\" title=\"\"><figcaption>Jenis kaktus pincushion.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak sedikit mereka yang menjadikan kaktus sebagai tanaman hias. Salah satunya, jenis kaktus <em>Pincushion<\/em> yang memiliki duri halus dan berukuran kecil. Mereka umumnya tidak sulit dibudidayakan karena minim perawatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa jenis kaktus dapat dimanfaatkan juga sebagai bahan pangan. Seperti, <em>Opuntia<\/em> (kaktus centong) yang biasanya diambil buah dan batang mudanya untuk diolah menjadi selai dan acar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Kaktus-centong.jpg\" alt=\"Gambar kaktus centong.\" class=\"wp-image-6556\" title=\"\"><figcaption>Jenis kaktus centong atau <em>Opuntia<\/em>.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, kaktus spesies <em>Carnegiea gigantean<\/em> yang dulunya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan roti. Kemudian, kaktus&nbsp; jenis <em>Echinocactus platyacanthus, <\/em>yang akarnya dikelola sebagai cairan gula untuk bahan dasar permen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai saat ini, ada lebih dari 60 senyawa dalam tanaman kaktus yang dipercaya bermanfaat sebagai bahan pengobatan. Beberapa di antaranya, seperti senyawa hordenine dan tyramine yang mempunyai khasiat sebagai anti mikroba sehingga bermanfaat mencegah berbagai jenis penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, tanaman kaktus memiliki kandungan zat yang mampu menyembuhkan iritasi atau luka minor di kulit. Bahkan, kandungan vitamin C tanamannya bisa dimanfaatkan untuk menjaga kehalusan kulit dan mencegah jerawat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat kaktus lainnya yang dapat membantu kehidupan manusia, yakni dapat memurnikan air. Bagi penduduk Amerika Latin, sejak zaman dahulu tanaman tersebut digunakan untuk memurnikan air sungai yang kotor sebelum diolah menjadi air minum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Partikel tanah dan kotoran lain langsung mengendap begitu dicampur dengan rebusan kaktus. Bahkan, Norma Alcantar, seorang ahli teknik biokimia dari University of South Florida juga membenarkan, bahwa selembar daun kaktus jenis pir berduri (<em>Prickly pear cactus<\/em>) yang cukup lebar dapat memurnikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan minum satu keluarga selama 5 pekan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-cocor-bebek-dan-manfaatnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengenal Cocor Bebek, Tanaman Hias yang Memiliki Beragam Corak Indah <\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Merawat Kaktus?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Tutorial-merawat-kaktus.jpg\" alt=\"Tips merawat kaktus.\" class=\"wp-image-6551\" title=\"\"><figcaption>Berikut tutorial merawat tanaman kaktus!<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman kaktus umumnya dapat beradaptasi dan tumbuh dalam berbagai kondisi. Bahkan, tanaman tersebut juga tidak memerlukan perawatan khusus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendati demikian, tanaman kaktus juga dapat sakit atau mati karena faktor-faktor kelalain seperti penyiraman, penggunaan media tanam, dan lainnya.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guna mendapatkan kaktus yang\u00a0 berumur panjang atau tahan lama. Berikut tata cara merawat kaktus dengan benar!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Jangan menyiram secara berlebihan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan yang sering dilakukan ketika merawat kaktus adalah memberikan air yang berlebih dengan melakukan penyiraman yang rutin. Ini merupakan kesalahan yang cukup fatal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan melakukan penyiraman terlalu basah, atau sampai menggenangnya air di permukaan media tanam. Hal ini akan menyebabkan tanaman mati karena akarnya membusuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara penyiraman kaktus yang benar, yakni cukup disiram dua kali sepekan atau sesuai kebutuhan. Jika tanah atau media tanam pada pot masih lembap, tunggu agak kering untuk melakukan proses penyiraman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alhasil, penyiraman kaktus tidak sama dengan menyiram tanaman biasa yang lain. Menyiramnya hanya disemprot saja dengan menggunakan botol spray khusus supaya kaktusnya tidak terlalu lembap. Lakukan penyiramannya pada pagi\/ sore hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaktus merupakan tanaman yang sangat menyukai sinar matahari, seperti di habitat aslinya yaitu gurun pasir. Dengan begitu, tanaman tersebut tidak menyukai keadaan tempat yang terlalu lembab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terlalu terpapar cahaya matahari yang berlebihan juga dapat membuat kerusakan pada kaktus. Mengingat, paparan sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan terbakarnya jaringan tanamannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pemupukan tanaman kaktus<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaktus juga harus diberi pupuk agar tanamannya berkembang dengan baik seperti tanaman-tanaman yang lain. Namun, pupuknya tidak sama dengan tanaman biasa lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pupuk untuk kaktus harus menggunakan pupuk organik (pupuk NPK) yang dapat Anda beli di toko tanaman hias. Pupuk ini diberikan ke media tanamnya untuk menunjang pertumbuhan batang dan akar.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengganti media tanam kaktus<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengganti media tanam kaktus perlu dilakukan apabila kaktus tidak menunjukkan pertumbuhannya sama sekali. Caranya adalah dengan membuang media tanam lalu gunting semua akar halus pada tanaman kaktus.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Media tanam kaktus bisa menggunakan sekam mentah dicampur tanah dan pasir, atau juga menggunakan sekam bakar. Pergantian media tanam pada pot bisa dilakukan setiap dua tahun sekali atau sesuai kebutuhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemilihan pot untuk tanaman kaktus sebaiknya juga disesuaikan dengan usia dan ukuran kaktus. Ganti pot secara berkala jika ukuran kaktus semakin besar.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Perhatikan hama penyakit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun tanaman kaktus dilengkapi dengan duri-duri tajam. Tetapi, keberadaan hama tetap dapat mengganggu tanaman tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya serangan hama dan penyakit tanpa disadari oleh pemilik kaktus hias. Tiba-tiba, tanaman sudah dalam kondisi cukup parah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umumnya penyakit yang timbul pada kaktus terjadi karena serangan hama bakteri, jamur. maupun sejenis hewan parasit. Untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit, pemilik harus rajin memeriksa tanaman kaktusnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1679882883969\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Kaktus Beradaptasi dengan Cara Apa?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Cara unik dari kaktus untuk beradaptasi di lingkungannya yang kering dapat dilihat dari proses metabolismenya. Pada metabolisme CAM (<em>Crassulacean Acid Metabolism<\/em>), tanaman tersebut membuka stomatanya di malam hari yang dimaksudkan untuk menghemat air dan mengurangi penguapan.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1679882896755\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Manfaat dari Tanaman Kaktus?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Tanaman yang khas dengan duri ini juga menyimpan manfaat bagi kehidupan manusia. Bukan saja sebagai hiasan ruangan namun berguna pula sebagai bahan pangan, pemurni air, dan manfaat lainnya.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1679882909490\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bagaimana Merawat Kaktus?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Jangan menyiram secara berlebihan. tempatkan pada tempat yang terkena sinar matahari, pemupukan tanaman kaktus, mengganti media tanaman kaktus, dan perhatikan hama penyakit.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-a3fc32b\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"a3fc32b\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-02d8d61\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"02d8d61\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-25792f8\" data-block-id=\"25792f8\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-8d3e9eb\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"8d3e9eb\"><p class=\"stk-block-text__text\">GH, Muliana. (2022). Tentang Kaktus. Dikutip dari <a href=\"http:\/\/webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id\/ipusnas\/publications\/books\/192863\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id\/ipusnas\/publications\/books\/192863\/<\/a><br><br>Aswad, Siti Hajar. (2016). Petunjuk Praktis Menanam Kaktus. Dikutip dari. <a href=\"http:\/\/webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id\/ipusnas\/publications\/books\/98191\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id\/ipusnas\/publications\/books\/98191\/<\/a><br><br>Maisarah. (2019). Panduan Budidaya Kaktus. Dikutip dari <a href=\"http:\/\/webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id\/ipusnas\/publications\/books\/150797\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id\/ipusnas\/publications\/books\/150797\/<\/a><br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-65c215b\" data-block-id=\"65c215b\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/yemita-gea-a8697824a\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Yemita Gea<\/a><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CorHu2Ihxpv\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CorHu2Ihxpv\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CorHu2Ihxpv\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-107f306\" data-block-id=\"107f306\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-107f306-column stk-container stk-107f306-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #005e3e;\" class=\"stk-highlight\"><strong>Hutan Mangrove Indonesia Perlu Bantuanmu agar Tetap Lestari<\/strong><\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-c12ac51\" data-block-id=\"c12ac51\"><p class=\"stk-block-text__text\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan merupakan eco-socio startup yang mempermudah individu, kelompok, bisnis, dan perusahaan terlibat langsung untuk menanam pohon dan memberikan dampak kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat di bawah naungan LindungiHutan.<\/span><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-175a606\" data-block-id=\"175a606\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-284e0e7\" data-block-id=\"284e0e7\"><style>.stk-284e0e7 .stk-button{background:#005e4e !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/mulai\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Yuk Tanam Mangrovemu!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kaktus berasal dari kata kaktos, dalam bahasa Yunani yang berarti suatu jenis tanaman berduri. Linnaeus seorang ahli dalam botani tanaman, juga menempatkan tanaman kaktus ke dalam kelompok tumbuhan berduri atau Cactaceae.&nbsp; Menurut sejarah, tanaman kaktus tumbuh sekitar 100 juta tahun yang lalu. Sebagian besar spesies tanaman tersebut berasal dari Amerika Utara, Selatan, dan Tengah. Tanaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6558,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[718,51,716,717],"class_list":["post-6548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-cara-merawat-kaktus","tag-flora","tag-kaktus","tag-tanaman-kaktus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}