{"id":6793,"date":"2023-04-05T15:55:05","date_gmt":"2023-04-05T08:55:05","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=6793"},"modified":"2023-04-05T15:55:05","modified_gmt":"2023-04-05T08:55:05","slug":"mengenal-daerah-aliran-sungai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/mengenal-daerah-aliran-sungai\/","title":{"rendered":"Daerah Aliran Sungai, Menyusuri Bentuk dan Wilayah Aliran Airnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daerah aliran sungai atau DAS acap kali disamakan dengan sungai. Padahal, DAS lebih luas cakupannya dari sekadar sungai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas apa bedanya? Sungai merupakan salah satu komponen yang membentuk DAS. Sementara, DAS tak hanya meliputi aliran sungai dan anak-anak sungainya, tetapi juga bentang alam di sekitar perairan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daerah aliran sungai di Indonesia disebut masih jauh dari pengelolaan yang baik. Hal tersebut bisa dilihat dari masih banyaknya bencana alam, seperti banjir bandang, kekeringan, dan tanah longsor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengelolaan DAS di Indonesia masih menghadapi banyak kendala. Banyaknya kejadian seperti banjir, kekeringan, tanah longsor menunjukkan bahwa pengelolaan DAS di Tanah Air belum berhasil (BNPB, 2018).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan manusia yang sangat berlebihan menjadi penyebab utama terjadinya kerusakan DAS. Kegiatan yang dimaksud antara lain penggunaan lahan yang masif, kebakaran hutan dan lahan, dan alih fungsi hutan secara serampangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, daerah aliran sungai perlu dibuat hijau agar dapat mencegah kerusakan lebih lanjut terhadap fungsi DAS. Bahkan, perhatian intensif terhadap pengelolaan DAS tak dipungkiri dapat menjamin kelangsungan hidup bagi generasi mendatang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Daerah Aliran Sungai?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gambar-DAS.jpg\" alt=\"Apa itu Daerah Aliran Sungai?\" class=\"wp-image-6791\" title=\"\"><figcaption>Apa sebetulnya Daerah Aliran Sungai Itu?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengertian daerah aliran sungai hingga saat ini masih belum disepakati dalam satu definisi baku. Namun, pengertiannya secara umum mengacu pada batasan sistem.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikutip dari Lihawa (2017), daerah aliran sungai adalah suatu daerah yang dibatasi oleh pemisah topografi, yang menerima hujan, menampung, menyimpan, dan mengalirkan ke sungai seterusnya sampai ke danau atau laut. Rangkaian proses tersebut berperan sangat penting dalam mengatur tata air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara menurut UU No. 7, Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air DAS merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat berupa pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan kedua definisi di atas maka daerah aliran sungai dapat diartikan sebagai kesatuan ekosistem, yang dibatasi oleh topografi berupa punggung bukit atau pegunungan dan di dalamnya terjadi suatu proses interaksi antara faktor biotik, abiotik, dan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/green-belt-pengertian-fungsi-manfaat-contoh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sabuk Hijau (Green Belt) Adalah: Pengertian, Fungsi, hingga Contohnya di indonesia<\/a> <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Wilayah Apa Saja yang Termasuk DAS?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daerah-aliran-sungai.jpg\" alt=\"Wilayah yang termasuk dalam DAS.\" class=\"wp-image-6790\" title=\"\"><figcaption>Berikut 3 bagian daerah aliran sungai dan penjelasannya!<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daerah aliran sungai dibagi menjadi 3 bagian, yakni bagian hulu, tengah, dan hilir. Tiga bagian tersebut selalu ada di dalam sungai, tetapi seringkali setiap bagiannya sulit untuk dikenali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik fisik sungai yang memanjang dan bercabang menjadi salah satu faktor sulitnya membedakan bagian hulu, tengah, dan hilirnya. Sekilas, setiap bagian tersebut tampak sama, tetapi apabila ditelusuri akan ditemukan perbedaan satu dengan yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. DAS bagian hulu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian hulu sungai merupakan bagian yang paling jauh letaknya dari muara sungai, dengan didominasi oleh tutupan hutan. Bagian ini juga menjadi tempat proses terjadinya mata air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri utama DAS bagian hulu yakni memiliki aliran sungai yang deras. Derasnya aliran disebabkan daerah tersebut mempunyai tingkat kemiringan cukup tajam, sehingga air dapat mengalir langsung dengan kecepatan tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan DAS bagian hulu memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan. Salah satunya, mempertahankan pasokan air agar lingkungan tidak mengalami kekeringan hingga ke daerah hilir sungai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. DAS tengah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian lanjutan dari hulu sungai adalah tengah sungai. Bagian ini lebih dekat dengan muara sungai dan menjadi penghubung antara bagian hulu dan hilir sungai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DAS bagian tengah memiliki ciri utama, yakni memiliki ketinggian yang relatif lebih landai dibandingkan hulu. Alhasil, aliran sungai pada bagian ini tidak begitu deras karena lokasinya yang tidak terlalu curam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan DAS bagian tengah berfungsi sebagai wilayah pemanfaatan air sungai, baik bagi kepentingan ekonomi dan sosial. Contoh pemanfaatan tersebut seperti mengolah prasarana pengairan untuk sungai, waduk, dan danau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. DAS hilir<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian akhir setelah hulu dan tengah sungai adalah bagian hilir sungai. Bagian ini letaknya paling dekat muara sungai dan didominasi oleh jenis tanaman pertanian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DAS bagian hilir memiliki ciri utama, yakni memiliki ketinggian yang lebih landai dengan bentuk sungai sudah berkelok-kelok. Alhasil, kecepatan aliran air pada bagian ini relatif lambat sehingga perairannya pun tidak deras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan DAS bagian hilir kebanyakan digunakan untuk kawasan pertanian. Selain itu, pengelolaan air limbah tak luput dari fungsi DAS pada bagian ini.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/ekowisata-pengertian-prinsip-dan-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ekowisata: Pengertian, Prinsip, dan Contohnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Macam-Macam DAS?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ahli hidrologi membedakan Daerah Aliran Sungai berdasarkan pola alirannya. Pola aliran tersebut dipengaruhi oleh geomorfologi, topografi, dan bentuk wilayah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai macam bentuk DAS dapat ditemukan, seperti corak bulu burung, radial, paralel, rektangular, hingga, trellis. Berikut 5 bentuk DAS yang perlu kamu ketahui:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Pola-DAS-burung.jpg\" alt=\"Daerah Aliran Sungai pola burung.\" class=\"wp-image-6787\" title=\"\"><figcaption>Pola DAS bulu burung!<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Bulu burung<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bulu burung disebut demikian, sebab bentuk aliran anak sungainya menyerupai ruas-ruas tulang bulu burung. Aliran dari tiap-tiap anak sungai tersebut pada akhirnya akan mengalir ke sungai utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk Daerah Aliran Sungai bulu burung umumnya memiliki risiko banjir yang relatif kecil. Mengingat, air dari tiap-tiap anak sungai akan tiba di sungai utama pada waktu yang berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Pola-DAS-menyebar.jpg\" alt=\"Daerah Aliran Sungai menyebar.\" class=\"wp-image-6788\" title=\"\"><figcaption>Pola DAS menyebar.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Radial<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk DAS radial menggambarkan arah aliran anak sungai, yang tersebar ke semua arah dan bertemu di titik-titik tertentu. Alhasil, pola alirannya merambat ke segala arah dari titik ketinggian tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pola aliran radial dapat dijumpai di daerah lereng gunung berapi atau daerah dengan topografi berbentuk kubah. Contoh daerah aliran sungai ini seperti mata air gunung, yang mengalirkan airnya ke segala arah.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Pola-DAS-sejajar.jpg\" alt=\"Daerah Aliran Sungai sejajar.\" class=\"wp-image-6789\" title=\"\"><figcaption> Pola DAS sejajar. <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Paralel<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daerah Aliran Sungai dengan bentuk paralel tercipta oleh lereng yang curam dan terjal. Selain itu, karakteristik bentuk aliran ini juga memiliki dua jalur aliran sungai utama yang bersatu di hilir sungai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pola aliran paralel menunjukkan pola aliran sungai yang lurus, searah mengikuti arah lereng. Adapun, pola aliran ini disebut memiliki risiko banjir yang cukup besar di titik hilir aliran sungainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Rektangular<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk Daerah Aliran Sungai rektangular memiliki pola aliran sungai yang membentuk sudut siku-siku. Sungai dengan jenis pola aliran ini biasanya terjadi di daerah patahan atau pada batuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batuan dari DAS rektangular mempunyai tingkat kekerasan yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Pada umumnya, batuan yang beku menjadi tempat terjadinya pola aliran tersebut.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Trellis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pola aliran trellis biasanya dijumpai di daerah dengan lapisan sedimen di daerah pegunungan lipatan, dengan kemiringan besar. Bentuknya panjang seperti pola terali pagar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sungai trellis dicirikan oleh saluran-saluran air yang berpola sejajar, mengalir searah kemiringan lereng, dan tegak lurus dengan sungai utamanya. Pola aliran sungai ini akan banyak melalui lembah, yang akhirnya akan menuju ke muara sungai utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Baca juga:<a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/9-manfaat-penghijauan-bersama-lindungihutan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> 9 Manfaat Penghijauan dengan Berdonasi Pohon Bersama LindungiHutan<\/a> <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cqka3Aehpb4\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cqka3Aehpb4\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cqka3Aehpb4\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">A post shared by lindungihutan.com (@lindungihutan)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1680683744464\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa yang dimaksud dengan daerah aliran sungai?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Pengertian daerah aliran sungai hingga saat ini masih belum disepakati dalam satu definisi baku. Namun, pengertiannya secara umum mengacu pada batasan sistem.\u00a0<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1680683758065\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Wilayah apa saja yang termasuk DAS?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Daerah aliran sungai dibagi menjadi 3 bagian, yakni bagian hulu, tengah, dan hilir. Tiga bagian tersebut selalu ada di dalam sungai, namun seringkali setiap bagiannya sulit untuk dikenali.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1680683770802\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa saja macam-macam DAS?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Berbagai macam bentuk DAS dapat ditemukan, seperti corak bulu burung, radial, paralel, rektangular, hingga, trellis.\u00a0<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-49eae32\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"49eae32\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-3628b25\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"3628b25\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-f1c7549\" data-block-id=\"f1c7549\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-2d9cc34\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"2d9cc34\"><p class=\"stk-block-text__text\">Admindpu. (2021). Mengenal DAS dan Bentuknya. Dikutip dari <a href=\"https:\/\/dpu.kulonprogokab.go.id\/detil\/484\/mengenal-das-dan-bentuknya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/dpu.kulonprogokab.go.id\/detil\/484\/mengenal-das-dan-bentuknya<\/a><br><br>Lihawa, Fitryane. (2017). Daerah Aliran Sungai ALO Erosi, Sedimentasi, dan Longsoran. Dikutip dari <a href=\"https:\/\/repository.ung.ac.id\/get\/karyailmiah\/8472\/Fitryane-Lihawa-Daerah-Aliran-Sungai-Alo-Erosi-Sedimentasi-dan-Longsoran.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/repository.ung.ac.id\/get\/karyailmiah\/8472\/Fitryane-Lihawa-Daerah-Aliran-Sungai-Alo-Erosi-Sedimentasi-dan-Longsoran.pdf<\/a><br><br>Admin dlh. (2019). Apa Itu Daerah Aliran Sungai (DAS). Dikutip dari <a href=\"https:\/\/dlh.bulelengkab.go.id\/informasi\/detail\/artikel\/apa-itu-daerah-aliran-sungai-das-28\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/dlh.bulelengkab.go.id\/informasi\/detail\/artikel\/apa-itu-daerah-aliran-sungai-das-28<\/a><br><br>Krisna, Albertus, Dkk. (2023). DAS Prioritas Belum Tertangani Tuntas. Dikutip dari <a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/investigasi\/2023\/02\/22\/das-prioritas-belum-tertangani-tuntas\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.kompas.id\/baca\/investigasi\/2023\/02\/22\/das-prioritas-belum-tertangani-tuntas<\/a><br><br>Suprayogo, Didik, Dkk. (2017). Manajemen Daerah Aliran Sungai (DAS) Tinjauan Hidrologi Akibat l Perubahan Tutupan Lahan dalam Pembangunan. Dikutip dari <a href=\"https:\/\/www.google.co.id\/books\/edition\/Manajemen_Daerah_Aliran_Sungai_DAS\/cchTDwAAQBAJ?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.google.co.id\/books\/edition\/Manajemen_Daerah_Aliran_Sungai_DAS\/cchTDwAAQBAJ?hl=id<\/a><br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-5f0109b\" data-block-id=\"5f0109b\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/id.linkedin.com\/in\/yemitagea\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Yemita Gea<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-05e4eb6\" data-block-id=\"05e4eb6\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-05e4eb6-column stk-container stk-05e4eb6-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">Tanam Pohon dan Serap Karbon Bersama LindungiHutan dengan Mudah dan Berdampak Sosial-Lingkungan <\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-edfd2a6\" data-block-id=\"edfd2a6\"><p class=\"stk-block-text__text\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan adalah platform penggalangan dana dalam upaya konservasi hutan melalui skema reforestasi dan aforestasi. Lebih dari 40 ribu pengguna telah mempercayai dan menggunakan layanan kami. Ayo wujudkan kelestarian lingkungan bersama LindungiHutan dan ambil peranmu sekarang!<\/span><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-9420798\" data-block-id=\"9420798\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-74dd2d2\" data-block-id=\"74dd2d2\"><style>.stk-74dd2d2 .stk-button{background:#005e4e !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/m.lindungihutan.com\/imbangi?_gl=1%2a1k1njjq%2a_ga%2aMTk1MTMxNDQzNS4xNjYzMjEwNjgw%2a_ga_MVRBWZ2MGK%2aMTY4MDY4Mzg3Mi41Ni4wLjE2ODA2ODM4NzIuMC4wLjA.&amp;_ga=2.61584492.1715017089.1680588549-1951314435.1663210680\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Hitung Emisi Karbonmu Di Sini!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daerah aliran sungai atau DAS acap kali disamakan dengan sungai. Padahal, DAS lebih luas cakupannya dari sekadar sungai.&nbsp; Lantas apa bedanya? Sungai merupakan salah satu komponen yang membentuk DAS. Sementara, DAS tak hanya meliputi aliran sungai dan anak-anak sungainya, tetapi juga bentang alam di sekitar perairan.&nbsp; Daerah aliran sungai di Indonesia disebut masih jauh dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6792,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[764,765,766],"class_list":["post-6793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-daerah-aliran-sungai","tag-das","tag-sungai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6793"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6793\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}