{"id":6986,"date":"2023-04-16T19:37:42","date_gmt":"2023-04-16T12:37:42","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=6986"},"modified":"2025-01-29T22:27:06","modified_gmt":"2025-01-29T15:27:06","slug":"pengertian-karbon-contoh-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pengertian-karbon-contoh-dan-fungsinya\/","title":{"rendered":"Apa Itu Karbon? Pengertian, Contoh, Fungsi, Hingga Perhitungan Emisi Perusahaan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Artikel ini di-review oleh&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/muthi-ah-aini-rahmi-277a17139\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Muthi\u2019ah Aini Rahmini,<\/a>&nbsp;Tim Rnd dan Product LindungiHutan<\/em>. Terakhir diperbaharui pada 29 Januari 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa dekade terakhir, istilah karbon sering terdengar di telinga kita. Berbagai persoalan tentang <em>carbon<\/em> menjadi tanggung jawab kita secara bersama, salah satunya emisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia terbilang cukup tinggi, apalagi di kota-kota besar. Alhasil, kualitas udara di kota tersebut menurun sebab banyak CO2 yang dikeluarkan dan terperangkap di Bumi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas lebih mendalam, alangkah lebih baik jika kita mengenal dan mengetahui apakah ada manfaat atau fungsi dari <em>carbon<\/em>? Simak jawabannya dalam artikel berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Karbon?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karbon berasal dari bahasa Latin yaitu <em>carbo <\/em>yang artinya arang, batu bara. Secara kimia, karbon adalah unsur kimia yang memiliki simbol C dengan urutan nomor atom 6 pada tabel periodik. <em>Carbon<\/em> termasuk ke dalam unsur non logam dan bervalensi 4 (tetravalent), artinya terdapat 4 elektron yang digunakan untuk membentuk ikatan kovalen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karbon merupakan unsur penting sebagai dasar untuk membangun bahan organik, sebab sebagian besar bahan kering sari tumbuhan terdiri dari bahan organik. Unsur <em>carbon<\/em> menjadi salah satu unsur penting yang dibutuhkan makhluk hidup untuk menghasilkan biomassa dan sumber energi bagi organisme yang memiliki zat hijau daun (klorofil).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Definisi lain menyebutkan, <em>carbon<\/em> adalah suatu unsur yang diserap dari atmosfer melalui proses fotosintesis dan disimpan di dalam bentuk biomassa suatu vegetasi (Yuniawati dan Suhartana 2014). Hampir seluruh bagian pohon tersimpan <em>carbon<\/em> seperti akar, batang, cabang, ranting, daun, bunga, dan buah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Carbon<\/em> terbentuk dari bahan organik dan anorganik. Karbon organik berasal dari makhluk hidup misalnya minyak bumi dan batubara, sementara yang bukan berasal dari makhluk hidup disebut <em>carbon<\/em> anorganik misalnya batu kapur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terlepasnya <em>carbon<\/em> ke udara, biasa disebut dengan karbon dioksida, yang dihasilkan oleh makhluk hidup di bumi misalnya manusia dan hewan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\ud83c\udf0d Panduan Praktis Perdagangan Karbon untuk Profesional B2B \ud83d\udcd7<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenali kebijakan, mekanisme, dan peluang strategis di perdagangan karbon. Optimalkan langkah Anda dalam memenuhi komitmen keberlanjutan.<a href=\"https:\/\/lynk.id\/lindungihutan\/lmx7Y11\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> <strong>Download sekarang gratis!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/ekosistem-karbon-biru-potensinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ekosistem Karbon Biru, Jenis hingga Potensi Simpanan Karbon<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Contoh <em>Carbon<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Carbon<\/em> merupakan senyawa yang punya peran penting bagi kehidupan. Contoh senyawa karbon yang ada di sekeliling kita antara lain CO2 (Karbon dioksida), sering disebut sebagai gas asam arang, Ca(OH)2 (Kalsium hidroksida).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Senyawa ini terkandung dalam kapur dapat berupa bubuk putih atau kristal, dan C6H1206 (Glukosa) terdapat dalam kandungan nasi dan gula yang kita konsumsi sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu ada CH3COOH (Asam asetat\/cuka) biasa digunakan sebagai bahan pelengkap untuk masakan, C2H6O (Etanol\/Alkohol) biasa digunakan untuk mensterilkan luka, dan CH4 (Metana) gas ini salah satunya berasal dari kotoran makhluk hidup.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Karbon-adalah.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-12436\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Manfaat Karbon dalam Kehidupan Sehari Hari?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WalaupWalaupun yang kita tahu <em>carbon<\/em> memiliki efek negatif yang luar biasa seperti emisi, tetapi fungsi carbon dalam bentuk atom C sangat penting seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Filtrasi Air<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai <em>carbon<\/em> aktif, mampu menyerap zat-zat mineral yang telah mencemari air. Dalam proses ini carbon mampu menghilangkan warna, bau, klorin, dan mineral lain sehingga air layak untuk dikonsumsi (Purwanti dkk 2021).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bahan Proses Fotosintesis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses fotosintesis adalah proses biokimia untuk memproduksi energi sebagai nutrisi tumbuhan, di mana karbon dioksida dan air diubah ke dalam persenyawaan organik dibantu dengan cahaya matahari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fotosintesis menjadi cara asimilasi <em>carbon<\/em> karena bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi (Pertamawati 2010).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bahan Bakar Fosil<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan <em>carbon<\/em> terdapat di beberapa bahan bakar fosil yang sering kita temui di sekitar kita, seperti batu bara, minyak bumi, bensin, gas metana, dan diesel.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bahan Baku Plastik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Plastik merupakan senyawa sintesis dari minyak bumi terutama senyawa hidrokarbon berantai pendek, yang dibuat melalui reaksi polimerisasi beberapa molekul kecil sehingga membentuk rantai panjang, kaku, dan akan menjadi padat setelah temperatur pembentukannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahan baku pembuatan plastik yaitu Naptha, bahan yang dihasilkan dari minyak bumi. Bahan plastik banyak digunakan untuk barang elektronik, botol minuman, hingga pembungkus makanan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Bahan Pendingin<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahan carbon yang digunakan dalam sistem pendingin berbentuk freon. Setiap rumah mayoritas mempunyai lemari pendingin atau bahkan AC. Pendingin udara digunakan sebagai penyimpanan bahan makanan supaya tidak cepat busuk dan penyegar kualitas udara di sekitar kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pengungkapan-emisi-karbon\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengungkapan Emisi Karbon dan Manfaatnya bagi Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Gas Carbon Berbahaya?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu dipahami bahwa karbon merupakan unsur kimia yang secara alami tidak berbahaya. Namun, ketika berikatan dengan unsur lain untuk membentuk senyawa kimia tertentu, seperti karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2), hal ini dapat menimbulkan bahaya bagi manusia dan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segala aktivitas hampir bisa dipastikan menghasilkan <em>carbon<\/em>. Namun, jumlahnya yang berlebihan akan membawa dampak negatif baik itu bagi makhluk hidup maupun planet bumi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh penjelasannya begini, ketika gas CO2 menyelimuti bumi akan menyebabkan lebih banyak panas yang terperangkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fenomena ini disebut sebagai efek rumah kaca, di mana CO2 terperangkap membuat bumi cukup hangat, sehingga kehidupan dapat eksis. Namun, CO2 yang berlebihan menyebabkan pemanasan global hingga krisis iklim.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Nevers (2000), kendaraan bermotor juga merupakan sumber dari pencemaran udara yang menghasilkan emisi CO2, HC, dan NOx.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian ada, karbon monoksida (CO), gas yang tidak berwarna, berbau, dan berasa (Wardhana 2004). Gas CO kebanyakan berasal dari pembakaran bahan bakar fosil di udara. Gas CO berpengaruh pada kesehatan, yaitu dapat mengakibatkan tekanan fisiologik pada penderita jantung dan keracunan darah (Soedomo 2001). Selain itu, mampu menyebabkan penurunan daya tampung darah untuk oksigen.<\/p>\n\n\n\n<div data-wp-interactive=\"core\/file\" class=\"wp-block-file\"><object data-wp-bind--hidden=\"!state.hasPdfPreview\" hidden class=\"wp-block-file__embed\" data=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Unduh-Booklet-Reduksi-Jejak-Karbon-dan-Penggunaan-Carbon-Calculator-Imbangi.pdf\" type=\"application\/pdf\" style=\"width:100%;height:600px\" aria-label=\"Embed of Unduh-Booklet-Reduksi-Jejak-Karbon-dan-Penggunaan-Carbon-Calculator-Imbangi.\"><\/object><a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Unduh-Booklet-Reduksi-Jejak-Karbon-dan-Penggunaan-Carbon-Calculator-Imbangi.pdf\">Unduh-Booklet-Reduksi-Jejak-Karbon-dan-Penggunaan-Carbon-Calculator-Imbangi<\/a><a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Unduh-Booklet-Reduksi-Jejak-Karbon-dan-Penggunaan-Carbon-Calculator-Imbangi.pdf\" class=\"wp-block-file__button wp-element-button\" download>Download<\/a><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perhitungan Emisi Karbon Perusahaan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya perhitungan emisi carbon terbagi ke dalam 3 scope. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Scope 1: Emisi Langsung<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Emisi ini berasal dari sumber yang dimiliki atau dikendalikan langsung oleh perusahaan. Contohnya penggunaan bahan bakar pada kendaraan operasional perusahaan dan proses produksi yang menghasilkan emisi secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Scope 2: Emisi Tidak Langsung<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Emisi ini dihasilkan dari produksi energi yang dibeli dan dikonsumsi oleh perusahaan, seperti listrik, panas, atau uap. Meskipun emisi ini terjadi di fasilitas penyedia energi, penggunaannya oleh perusahaan menjadikannya bagian dari jejak karbon mereka. Misalnya, sebuah perusahaan menggunakan listrik yang disediakan oleh negara PLN.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Scope 3: Emisi Tidak Langsung Lainnya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lingkup ini mencakup semua emisi tidak langsung yang terjadi dalam rantai nilai perusahaan, baik hulu maupun hilir. Ini termasuk emisi dari aktivitas pemasok bahan baku, penggunaan produk oleh konsumen, hingga pengelolaan limbah produk setelah masa pakai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Scope 3 sering menjadi bagian terbesar dari jejak karbon perusahaan dan paling kompleks untuk diukur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/apa-itu-esg-investing\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/apa-itu-esg-investing\/\">Apa Itu ESG Investing? Bagaimana Cara Kerjanya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam webinar online Green Skilling bertajuk &#8220;Simplifying Greenhouse Gas (GHG) Calculations and Reporting for Finance Professionals&#8221;, Ghivarly Addarquthni, ESG Specialist, East Ventures menyampaikan bahwa di Indonesia, kesadaran perusahaan untuk menghitung ketiga lingkup emisi ini masih berkembang. Menurut data dari CDP, dari 103 perusahaan yang melaporkan data mereka, hanya 64 yang telah menghitung emisi Scope 1, dan hanya 23 yang telah menghitung emisi Scope 3.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Green Skilling#13: Simplifying Greenhouse Gas Calculations and Reporting for Finance Professionals\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ZhrhE0ntLPQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan mengenai karbon. Disamping banyaknya manfaat yang ada, ternyata juga menyimpan risiko bahaya yang mengancam. Sebab, sekali lagi, <em>carbon<\/em> itu seperti bahan dasar yang tidak berbahaya. Namun, ketika <em>carbon<\/em> ini bergabung dengan zat lain maka bisa jadi berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, sudah sepatutnya kita paham tentang apa itu karbon dan menjaga segala sesuatu sesuai dengan kadarnya! Demi tercipta masa depan planet bumi yang lebih lestari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/carbon-footprint-scopes-1-2-dan-3-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Carbon Footprint 1, 2, dan 3, Contoh serta Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-794b45e is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"794b45e\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-794b45e-column stk-container stk-794b45e-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-794b45e-inner-blocks\">\n<p class=\"has-large-font-size wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih dari 981 RIBU Pohon di 40 Lokasi Penanaman Bersama 590+ Brand dan Perusahaan<\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-623e6a1\" data-block-id=\"623e6a1\"><style>.stk-623e6a1 .stk-button-group{flex-direction:row !important;}@media screen and (max-width: 1023px){.stk-623e6a1 .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}@media screen and (max-width: 767px){.stk-623e6a1 .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}<\/style><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-4300eb2\" data-block-id=\"4300eb2\"><style>.stk-4300eb2 .stk-button{background:#005e4e !important;border-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-735188f\" data-block-id=\"735188f\"><style>.stk-735188f .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/corporatree\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Hubungi Kami<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-4994d13\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"4994d13\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-aa79589 stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"aa79589\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-d366624\" data-block-id=\"d366624\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-15d9808 stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"15d9808\"><p class=\"stk-block-text__text\">Ghafar M, Sari NM, Kartina N, Mulyadi, Hidayat M, Kurniawati. 2018. KANDUNGAN KARBON TANAH DI KAWASAN HUTAN SEKUNDER PEGUNUNGAN DEUDAP PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR. Prosiding Seminar Nasional Biotik. 274-280. ISBN: 978-602-60401-9-0.<br><br>Nevers, Noel de. 2000. Air Pollution Control Engineering Second Edition. McGraw-Hill : Singapura.&nbsp;<br><br>Periodic Table. 2023. An Online, Interactive Periodic Table of the Elements. <a href=\"http:\/\/www.chemicalelements.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">http:\/\/www.chemicalelements.com\/<\/a>&nbsp;<br><br>Pertamawati. 2010. PENGARUH FOTOSINTESIS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) DALAM LINGKUNGAN FOTOAUTOTROF SECARA INVITRO. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia 12(1): 31-37.<br><br>Purwanti E, Ramdani D, Rahmadewi R, Nugraha B, Efelina V, Dampang S. 2021. SOSIALISASI MANFAAT KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTRASI AIR GUNA MENINGKATKAN KESADARAN AKAN PENTINGNYA AIR BERSIH DI SMK PGRI CIKAMPEK. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. 4(2) : 381-386.<br><br>Soedomo, Moestikahadi. 2003. Kumpulan Karya Ilmiah Pencemaran Udara. ITB Press : Bandung.<br><br>Wardhana, Wisnu Arya. 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan. Penerbit Andi : Yogyakarta.<br><br>Yuniawati, Suhartana S. 2014. POTENSI KARBON PADA LIMBAH PEMANENAN KAYU <em>Acacia crassicarpa<\/em> (<em>Carbon Potential of Waste Timber Harvesting Acacia crassicarpa<\/em>). Jurnal Ilmu Lingkungan. 12(1): 21-31. <a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/100152-ID-none.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/100152-ID-none.pdf<\/a>&nbsp;<br><br><a href=\"https:\/\/brainly.co.id\/tugas\/2934399\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/brainly.co.id\/tugas\/2934399<\/a>&nbsp;<br><br><a href=\"http:\/\/eprints.polsri.ac.id\/7033\/3\/FILE%20III.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">http:\/\/eprints.polsri.ac.id\/7033\/3\/FILE%20III.pdf<\/a>&nbsp;<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-735c299\" data-block-id=\"735c299\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini di-review oleh&nbsp;Muthi\u2019ah Aini Rahmini,&nbsp;Tim Rnd dan Product LindungiHutan. Terakhir diperbaharui pada 29 Januari 2025. Beberapa dekade terakhir, istilah karbon sering terdengar di telinga kita. Berbagai persoalan tentang carbon menjadi tanggung jawab kita secara bersama, salah satunya emisi. Penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia terbilang cukup tinggi, apalagi di kota-kota besar. Alhasil, kualitas udara di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":15438,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[880],"tags":[2011,801,800,799,2012],"class_list":["post-6986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-emisi-karbon","tag-apa-itu-karbon","tag-contoh-karbon","tag-fungsi-karbon","tag-karbon-adalah","tag-manfaat-karbon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6986"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6986\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}