{"id":7193,"date":"2023-04-27T06:43:04","date_gmt":"2023-04-26T23:43:04","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=7193"},"modified":"2026-01-09T00:05:01","modified_gmt":"2026-01-08T17:05:01","slug":"dampak-sampah-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/dampak-sampah-makanan\/","title":{"rendered":"Apa itu Sampah Makanan? Pengertian, Dampak Buruk dan Kondisinya di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Faktanya, lebih dari sepertiga semua makanan yang diproduksi di dunia yaitu sekitar<a href=\"https:\/\/greenly.earth\/en-us\/blog\/ecology-news\/global-food-waste-in-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"> 2,5 milar ton hilang<\/a> atau terbuang percuma setiap tahun. Tentu angka yang sangat besar bukan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, keberadaan sampah makanan mengancam kehidupan makhluk hidup di bumi. Kenapa demikian? Simak penjelasannya di sini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Sampah Makanan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2018, menjelaskan bahwa sampah merupakan sisa dari kegiatan sehari-hari dari aktivitas manusia atau bisa juga akibat dari proses alam yang berbentuk padat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian dalam pasal 2 ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah menyatakan bahwa sampah yang dikelola oleh masyarakat terdiri dari sampah rumah tangga, sampah sejenis rumah tangga, dan sampah spesifik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, <a href=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/apa-itu-food-loss-and-waste\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/apa-itu-food-loss-and-waste\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">definisi sampah makanan<\/a> secara spesifik adalah makanan yang terbuang, hilang, atau tidak dimakan yang terjadi di semua tahap rantai pasokan makanan termasuk produksi, pemrosesan, pengangkutan, penjualan, penyimpanan, dan konsumsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau menurut PBB, sampah makanan merupakan setiap penghilangan makanan dari rantai pasokan makanan yang pada titik tertentu layak untuk dikonsumsi manusia. Hal tersebut bisa terjadi akibat perilaku ekonomi, manajemen stok yang buruk, atau pengabaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat kamu yang masih bingung dengan dua definisi tersebut, sederhananya makanan yang seharusnya masih bisa dalam artian layak dan aman untuk dikonsumsi, tetapi malah terbuang atau dibuang maka dikategorikan sebagai sampah makanan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Pengertian-sampah-makanan.jpg\" alt=\"Pengertian sampah makanan.\" class=\"wp-image-7190\" title=\"\"><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gimana, udah agak paham apa bedanya <a href=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/apa-itu-food-loss-and-waste\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/apa-itu-food-loss-and-waste\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>food loss <\/em>and <em>waste<\/em><\/a>?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebenarnya ada yang disebut dengan <em>food loss <\/em>dan<em> food waste<\/em>. <em>Food loss<\/em> terjadi ketika makanan yang masih mentah belum diolah atau dimasak tetapi dibuang. Sementara <em>food waste<\/em>, makanan sudah diolah dan siap saji tetapi kemudian dibuang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, apa saja sampah makanan itu? Ia bisa berupa sayur, sisa makanan seperti nasi atau lauk-laukan, dan lain sebagainya. Intinya makanan yang seharusnya bisa kita makan, <em>eh <\/em>malah dibuang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/apa-itu-sampah-elektronik-dan-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Sampah Elektronik: Permasalahan Limbah yang Berdampak Besar pada Lingkungan dan Manusia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-pricing-box stk-block-pricing-box stk-block stk-add4520 is-style-compact\" data-v=\"2\" data-block-id=\"add4520\"><div class=\"stk-block-pricing-box__content stk-content-align stk-add4520-column stk-container stk-add4520-container stk-hover-parent\"><div class=\"stk-block-content stk-inner-blocks has-text-align-center stk-add4520-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-columns stk-block-columns stk-block stk-ee70e97\" data-block-id=\"ee70e97\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-content-align stk-ee70e97-column\">\n<div class=\"wp-block-stackable-column stk-block-column stk-column stk-block stk-8fec83a\" data-v=\"4\" data-block-id=\"8fec83a\"><div class=\"stk-column-wrapper stk-block-column__content stk-container stk-8fec83a-container stk--no-background stk--no-padding\"><div class=\"stk-block-content stk-inner-blocks stk-8fec83a-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-image stk-block-image stk-block stk-3ffe2ce\" data-block-id=\"3ffe2ce\"><figure><span class=\"stk-img-wrapper stk-image--shape-stretch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"stk-img wp-image-6947\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Cara-menggunakan-kalkulator-karbon-imbangi.jpg\" width=\"800\" height=\"600\" alt=\"kalkulator karbon imbangi\" title=\"\"><\/span><\/figure><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-column stk-block-column stk-column stk-block stk-ea8c7b4\" data-v=\"4\" data-block-id=\"ea8c7b4\"><style>.stk-ea8c7b4 {align-self:center !important;}<\/style><div class=\"stk-column-wrapper stk-block-column__content stk-container stk-ea8c7b4-container stk--no-background stk--no-padding\"><div class=\"has-text-align-left stk-block-content stk-inner-blocks stk-ea8c7b4-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block-heading--v2 stk-block stk-e2b25c9\" id=\"sudahkah-kamu-menghitung-jejak-karbonmu-hari-ini\" data-block-id=\"e2b25c9\"><h3 class=\"stk-block-heading__text\">Sudahkah Kamu Menghitung Jejak Karbonmu Hari Ini?<\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-subtitle stk-block-subtitle stk-block stk-9d8230b\" data-block-id=\"9d8230b\"><p class=\"stk-block-subtitle__text stk-subtitle\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">Hitung jejak karbonmu sekarang juga &#8220;GRATISSS&#8221; dengan menggunakan kalkulator jejak karbon Imbangi. Melalui kalkulator karbon Imbangi, kamu bisa menghitung besar emisi karbon dari penggunaan kendaraan, listrik, dan peralatan elektronik lainnya. <\/span><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-37068f5\" data-block-id=\"37068f5\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-0a68cc7\" data-block-id=\"0a68cc7\"><style>.stk-0a68cc7 .stk-button{background:#005e4e !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/m.lindungihutan.com\/imbangi\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Gunakan Imbangi di Sini!<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Sampah Makanan Menyebabkan Pemanasan Global?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Sampah-makanan-menyebabkan-pemanasan-global.jpg\" alt=\"Kenapa sampah makanan menyebabkan pemanasan global?\" class=\"wp-image-7191\" title=\"\"><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sampah makanan dan pemanasan global.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahukah kamu, dampak sampah makanan berpengaruh besar dalam menyebabkan <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pemanasan-global-dan-berbagai-dampaknya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5180\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pemanasan global? <\/a><em>Yup<\/em>, sebab limbah makanan yang menumpuk di TPA mampu menghasilkan gas metana yang merupakan gas rumah kaca dan dapat menyebabkan <a href=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/apa-itu-pemanasan-global\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/apa-itu-pemanasan-global\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemanasan global<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gas metana sendiri berpotensi 21 kali lebih besar mengakibatkan pemanasan global dibandingkan gas CO<sup>2<\/sup>. Hal tersebut akan berakibat pada kerusakan lapisan ozon dan perubahan suhu bumi. Gas metana juga dapat menyebabkan perubahan iklim secara global, penipisan lapisan ozon di atmosfer, dan terjadinya hujan asam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, dampak sampah makanan selain menimbulkan bau yang tak sedap di TPA, apabila pengelolaanya tidak tepat dapat menyebabkan proses fermentasi di bagian bawah secara <em>anaerob<\/em>. Fermentasi ini akan menghasilkan <a href=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/gas-rumah-kaca-penyebab-pemanasan-global\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.angphotorion.com\/gas-rumah-kaca-penyebab-pemanasan-global\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gas rumah kaca<\/a> apabila sampai atmosfer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diperkirakan setiap 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kg gas metana. Setiap kilogram sampah dapat menghasilkan 0,5m<sup>3<\/sup> gas metana yang menyumbang sebanyak 15% pemanasan global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Organisasi Pangan dan Pertanian PBB atau FAO memperkirakan ada 1,3 gigaton makanan yang dapat dimakan terbuang sia-sia setiap tahunnya. Jumlah tersebut melepaskan 3,3 gigaton setara CO<sup>2<\/sup>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Kondisi Sampah Makanan di Indonesia?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip dari laman databoks, produksi sampah makanan di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara. Berdasarkan data Program Lingkungan PBB (UNEP) tahun 2021, Indonesia menghasilkan 20,93 juta ton sampah makanan setiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2018 dalam <em>Laporan Kajian Food Loss &amp; Waste di Indonesia<\/em>, sebanyak 44% timbulan sampah di Indonesia merupakan sampah makanan, Total ada 115-184 kg\/kapita\/tahun timbulan <em>food loss and waste <\/em>atau FLW Indonesia selama rentang tahun 2000-2019.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun, total emisi timbulan FLW Indonesia dari tahun 2000-2019 (20 tahun), diestimasikan sebesar 1.702,9 MT CO<sup>2<\/sup> ek, dengan rata-rata kontribusi per tahun setara dengan 7,29% emisi GRK Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mengurangi Sampah Sisa Makanan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sadar akan besarnya timbulan sampah makanan yang dihasilkan setiap tahun dan dampak buruknya bagi lingkungan, lalu apa yang bisa kita lakukan? Paling tidak kita bisa menerapkan gaya hidup yang meminimalisir sampah sisa makanan dengan cara:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terapkan pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan,<\/li>\n\n\n\n<li>Beli hanya apa yang kamu butuhkan,<\/li>\n\n\n\n<li>Memilih buah dan sayur dengan tampilan jelek tidak apa-apa,<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan makanan dengan bijak,<\/li>\n\n\n\n<li>Pahami label makanan,<\/li>\n\n\n\n<li>Mulai dari yang kecil,<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Jangan buang sisa makanan,<\/li>\n\n\n\n<li>Melainkan, manfaatkan sisa makanan yang ada,<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Belajar menghormati makanan,<\/li>\n\n\n\n<li>Dukung produsen makanan lokal,<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan lebih sedikit air,<\/li>\n\n\n\n<li>Jaga kebersihan tanah dan air,<\/li>\n\n\n\n<li>Makan lebih banyak kacang-kacangan dan sayuran<\/li>\n\n\n\n<li><em>Sharing is caring!<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/cara-mengurangi-emisi-karbon\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"6897\" rel=\"noreferrer noopener\">5 Cara Mengurangi Emisi Karbon yang Bisa Kamu Lakukan Sekarang Juga<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah beberapa hal tentang sampah makanan yang dapat kamu ketahui. Semoga ke depannya kita bisa lebih bijak lagi dalam mengelola dan mengonsumsi makanan. Dengan demikian, kita bisa turut berkontribusi mengurangi emisi jejak karbon yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bicara soal emisi karbon, <em>btw<\/em> LindungiHutan punya kalkulator jejak karbon <em>loh! <\/em>Namanya Kalkulator karbon Imbangi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menggunakan Imbangi, kamu bisa mengetahui besar jejak karbon yang dihasilkan dari berbagai aktivitas yang dilakukan. Kamu bisa menghitung besar karbon dari penggunaan listrik, kendaraan, dan alat elektronik lainnya. Kalau penasaran, langsung aja coba di m.lindungihutan.com\/imbangi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Dampak Limbah Makanan Bagi Lingkungan\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/SRjmEsuTPbk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1682551374389\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa yang dimaksud dengan sampah makanan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Sebenarnya ada yang disebut dengan<em> food loss <\/em>dan<em> food waste<\/em>. <em>Food loss<\/em> terjadi ketika makanan yang masih mentah belum diolah atau dimasak tetapi dibuang. Sementara <em>food waste<\/em>, makanan sudah diolah dan siap saji tetapi kemudian dibuang <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1682551403140\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Kenapa sampah makanan menyebabkan pemanasan global?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Sebab limbah makanan yang menumpuk di TPA mampu menghasilkan gas metana yang merupakan gas rumah kaca dan dapat menyebabkan pemanasan global. <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-f7b31f1\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"f7b31f1\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-cef85e0 stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"cef85e0\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-eb8aa47\" data-block-id=\"eb8aa47\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-e875eb6 stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"e875eb6\"><p class=\"stk-block-text__text\">Stephanie Safdie. 2023. Global Food Waste in 2023. https:\/\/greenly.earth\/en-us\/blog\/ecology-news\/global-food-waste-in-2022. Diakses pada 11 April 2023.<br><br>Subekti Sri dan Sukaryo. 2022. \u201cPengelolaan Sampah untuk Mengantisipasi Perubahan Iklim dan Upaya Pemenuhan Pangan Berkelanjutan\u201d. <em>Dalam Merdeka Indonesia Journal International (NIJI) Vol.2, No. 2<\/em>. Universitas Padanaran Semarang. https:\/\/www.merdekaindonesia.com\/index.php\/MerdekaIndonesiaJournalInternati\/article\/view\/34\/33.<br><br>Lutviyani Alvina, dkk. 2022. \u201c Tinjauan Limbah Makanan Terhadap Lingkungan dalam Perspektif Islam dan Sains\u201d. <em>Dalam Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains Vol. 4. <\/em>UIN Sunan Kalijaga.<a href=\"https:\/\/ejournal.uin-suka.ac.id\/saintek\/kiiis\/article\/view\/3232\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> https:\/\/ejournal.uin-suka.ac.id\/saintek\/kiiis\/article\/view\/3232<\/a>.<br><br>Vika Azkiya Dihni. 2022. <em>Produksi Sampah Makanan Indonesia Tertinggi Di Asia Tenggara.<\/em><a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2022\/06\/27\/produksi-sampah-makanan-indonesia-tertinggi-di-asia-tenggara\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"> https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2022\/06\/27\/produksi-sampah-makanan-indonesia-tertinggi-di-asia-tenggara<\/a>. Diakses pada 11 April 2023.<br><br><a href=\"https:\/\/lcdi-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Report-Kajian-FLW-FINAL-4.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/lcdi-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Report-Kajian-FLW-FINAL-4.pdf<\/a><br><br><br><br>https:\/\/www.fao.org\/fao-stories\/article\/en\/c\/1309609\/<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-28ad02a\" data-block-id=\"28ad02a\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Faktanya, lebih dari sepertiga semua makanan yang diproduksi di dunia yaitu sekitar 2,5 milar ton hilang atau terbuang percuma setiap tahun. Tentu angka yang sangat besar bukan?&nbsp; Padahal, keberadaan sampah makanan mengancam kehidupan makhluk hidup di bumi. Kenapa demikian? Simak penjelasannya di sini! Apa yang Dimaksud dengan Sampah Makanan? Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2018, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7188,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[761,840,498,41,839],"class_list":["post-7193","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-emisi-karbon","tag-food-waste","tag-pemanasan-global","tag-perubahan-iklim","tag-sampah-makanan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7193"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7193\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18198,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7193\/revisions\/18198"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}