{"id":7783,"date":"2023-06-01T08:42:00","date_gmt":"2023-06-01T01:42:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=7783"},"modified":"2024-01-05T03:37:53","modified_gmt":"2024-01-04T20:37:53","slug":"pohon-nipah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/pohon-nipah\/","title":{"rendered":"Ciri-Ciri Pohon Nipah, Klasifikasi, Habitat, Sebaran, dan Manfaat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon nipah memiliki berbagai nama lokal di Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu <em>daon<\/em>, <em>daonan, nipah, bhunjok, lipa, buyuk <\/em>(Sunda, Jawa), <em>buyuk<\/em> (Bali), <em>bhunyok <\/em>(Madura), <em>bobo <\/em>(Menado, Ternate, Tidore), <em>boboro<\/em> (Halmahera), <em>palean, palenei, pelene, pulene, puleanu, pulenu, puleno, pureno, parinan, parenga<\/em> (Maluku).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-Ciri Pohon Nipah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nipah, berasal dari famili Palmae. Nama ilmiahnya adalah <em>Nypa fruticans<\/em> Wurmb. Tanaman ini tergolong ke dalam jenis flora yang sudah sangat tua. Buktinya adalah ditemukannya fosil-fosil nipah di Afrika, Amerika Selatan, dan Eropa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nipah termasuk ke dalam tanaman biji berkeping satu. Tanaman ini tumbuh berumpun dengan batang yang sangat rimbun sehingga bisa dikatakan mirip rumpunan sagu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bedanya dengan sagu adalah tanaman nipah memiliki duri dan batang. Walaupun batang pada nipah tidak sejelas batang tumbuhan palem lainnya, bunga dan tunas daunnya tumbuh dari rimpang mendatar yang terbenam di dalam lumpur. Untuk tingginya, nipah dapat mencapai 8 meter. Sementara itu, struktur nipah sama halnya seperti tanaman lainnya yaitu terdiri dari akar, batang atau cabang, daun, bunga, dan buah (Yusni, 1996).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk bagian <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-akar-dan-fungsinya-pada-tumbuhan\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"846\" rel=\"noreferrer noopener\">akarnya<\/a>, nipah memiliki jenis akar serabut yang tumbuh menjalar dengan panjang yang dapat mencapai 13 meter. Perakaran nipah yang hanya terletak di dalam lumpur dan bersifat labil membuatnya cukup sering dihanyutkan oleh air sampai ke laut. Hal tersebut sering terjadi apabila bagian hulu sungai cukup deras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batang nipah tergolong sangat pendek dengan bentuk berupa rimpang yang terbenam di dalam tanah yang tidak kelihatan. Melalui rimpang ini akan tumbuh tangkai- tangkai daun yang cukup panjang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warna tangkai daun yang masih muda yaitu hijau yang lama-kelamaan akan berubah menjadi cokelat sampai coklat tua sesuai dengan perkembangannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-pohon-damar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Damar: Klasifikasi, Ciri-Ciri, Jenis, Habitat, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian kulit tangkainya mengkilap dan keras dengan bagian dalamnya terdapat empulur atau gabus. Cabangnya, tumbuh mendatar membentuk rumpun dan setiap cabang memiliki perakarannya sendiri. Karena bagian batang yang tak tampak, maka pelepah (tangkai daun) menyerupai batang yang keluar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun nipah tergolong ke dalam daun majemuk menyirip. Daunnya memiliki bulu dengan warna hijau untuk daun tuanya dan berwarna kuning untuk daun mudanya (mirip dengan janur kelapa). Di bagian bawah daunnya terdapat seperti tepung yang berwarna putih. Anak daunnya memiliki bentuk pita yang memanjang dan di bagian ujungnya meruncing dengan tulang daun yang kecil berwarna kuning yang disebut dengan lidi (seperti daun kelapa). Apabila sudah tua, tulang daun tersebut berubah warna menjadi cokelat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga nipah berwarna kuning orange dengan bentuk tegak dan memiliki 2-3 cabang. Di setiap cabangnya terdapat 4-5 bulir bunga jantan yang panjangnya dapat mencapai 5 cm. Bunga nipah jantan diselimuti oleh kelopak bunga, tetapi bagian yang terisi serbuk sari tetap tersembul keluar. Bunga nipah betina memiliki bentuk bulat seperti peluru (Kadir dan Yudo, 1992).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah nipah tergolong ke dalam buah yang musiman tetapi akan menghasilkan buah yang melimpah di setiap musimnya. Buah nipah berbentuk gepeng dengan 2-3 rusuk berwarna cokelat kemerah-merahan. Buahnya terkumpul dalam sebuah kelompok rapat yang menyerupai bola dengan diameter 13 cm. Struktur buahnya mirip dengan struktur buah kelapa, yaitu terdiri dari eksokarp halus, mesokarp berupa sabut, dan endokarp keras yang disebut tempurung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah nipah dilindungi oleh tempurung dengan panjang 8-13 cm dengan bentuk kerucut. Satu tandan buahnya dapat mencapai 30-50 butir, berdempetan satu dengan yang lainnya membentuk kumpulan buah bundar. Daging buah nipah berwarna putih dengan bentuk bulat seperti buah kolang kaling.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Pohon-nipah.jpg\" alt=\"Pohon nipah.\" class=\"wp-image-7781\" title=\"\"><figcaption>Highlight pohon nipah.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Klasifikasi Pohon Nipah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-regular\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kingdom<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Subkingdom<\/td><td>Tracheobionta<\/td><\/tr><tr><td>Super divisi<\/td><td>Spermatophyta<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Magnoliophyta<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Liliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Sub Kelas<\/td><td>Arecidae<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Arecales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Arecaceae<\/td><\/tr><tr><td>Genus<\/td><td>Nypa<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td><em>Nypa fruticans<\/em> Wurmb<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel klasifikasi pohon nipah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buah Nipah Ada di Mana?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon nipah (<em>Nypa fruticans<\/em>) merupakan tumbuhan asli yang tumbuh di pesisir Samudra Hindia bagian timur dan Samudera Pasifik bagian barat laut. Tumbuhan ini mulai tersebar ke daerah Sri Lanka, Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, China (Pulau Hainan), India, Indonesia, Jepang (Pulau Iriomote), Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam, Australia bagian barat laut dan timur laut, Mikronesia, Guam, Palau, Papua New Guinea, dan Kepulauan Solomon.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Habitat asli pohon nipah adalah daerah rawa dengan air payau atau daerah pasang surut di dekat pantai. Secara zonasi, nipah termasuk ke dalam <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-jenis-mangrove-dan-penjelasannya\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"4923\" rel=\"noreferrer noopener\">mangrove <\/a>ikutan yang berada di zona asosiasi mangrove (berbatas dengan daratan). Persebaran pohon nipah yang memiliki habitat di rawa atau daerah pasang surut air laut ini berada di sepanjang garis tropis seperti samudera hindia dan pasifik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut data dari situs IUCN, di beberapa tempat seperti Singapura, nipah termasuk ke dalam tumbuhan langka yang terancam kepunahannya. Sementara di daerah lain, populasi tumbuhan ini masih cukup melimpah sehingga IUCN Redlist mengevaluasinya ke dalam daftar <em>Least Concern<\/em> (berisiko Rendah).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Potensi Besar Hutan Mangrove Indonesia untuk Simpanan Karbon Biru (Blue Carbon)\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/PE0b-XKSOpI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nipah Bisa Dibuat Apa Saja?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai dari batang, daun, bunga, dan buah dari nipah dapat dimanfaatkan. Seperti, daun nipah yang telah tua dapat dimanfaatkan untuk membuat atap rumah, anyaman dinding rumah, dan berbagai kerajinan seperti tikar, topi, dan tas keranjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan daun nipah untuk membuat atap rumah sudah menjadi adat turun temurun yang telah dilakukan oleh penduduk yang memiliki banyak pohon nipah atau tempat tinggalnya dekat dengan hutan nipah. Atap rumah yang terbuat dari daun nipah bisa tahan sampai 4-5 tahun. Pada zaman dulu, daun nipah juga telah dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai media tulis selain daun lontar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk bagian batang dan tangkai daunnya, dapat digunakan sebagai kayu bakar. Bagian lidinya dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai sapu lidi dan berbagai anyaman. Tandan bunga yang belum mekar dapat disadap untuk diambil air niranya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/manfaat-hutan-bagi-kehidupan-dan-lingkungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">15+ Manfaat Hutan bagi Kehidupan dan Lingkungan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air nira bunga nipah kemudian dapat diolah untuk dijadikan gula nira, difermentasi menjadi cuka dan tuak, atau dapat juga digunakan sebagai bahan baku etanol yang dapat dijadikan bahan bakar nabati pengganti bahan bakar minyak bumi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunas nipah juga dapat dimakan dan buahnya yang masih muda dapat dijadikan makanan semacam kolang-kaling untuk campuran minuman, kolak, atau dijadikan manisan. Buah nipah yang masih muda memiliki rasa dan tekstur yang mirip dengan kolang-kaling. Alhasil, buah ini dapat diolah menjadi manisan basah dan semi basah atau dapat juga dikalengkan atau dibotolkan dalam larutan gula menjadi manisan, untuk campuran minuman atau bahkan campuran kolak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daging buah nipah yang telah tua memiliki tekstur yang keras dan dapat diolah menjadi tepung dengan proses pengecilan ukuran (pemarutan), pengeringan, dan penggilingan. Tepung nipah dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan <em>dietary foods<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1685670776392\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa manfaat dari pohon nipah?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p> Mulai dari batang, daun, bunga, dan buah dari nipah dapat dimanfaatkan. Seperti, daun nipah yang telah tua dapat dimanfaatkan untuk membuat atap rumah, lalu  air nira bunga nipah  dapat diolah untuk dijadikan gula nira,  dan  buahnya yang masih muda dapat dijadikan makanan semacam kolang-kaling untuk campuran minuman, kolak, atau dijadikan manisan. <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1685670804871\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Di mana habitat pohon nipah?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p> Habitat asli pohon nipah adalah daerah rawa dengan air payau atau daerah pasang surut di dekat pantai. Secara zonasi, nipah termasuk ke dalam mangrove ikutan yang berada di zona asosiasi mangrove (berbatas dengan daratan).  <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-fc0b63d\" data-block-id=\"fc0b63d\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-fc0b63d-column stk-container stk-fc0b63d-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<div class=\"wp-block-stackable-heading stk-block-heading stk-block stk-aa5abc6\" id=\"span-style-color-005-e-4-e-class-stk-highlight-mau-ikut-berperan-melestarikan-hutan-indonesia-span\" data-block-id=\"aa5abc6\"><style>.stk-aa5abc6 .stk-block-heading__text{font-size:49px !important}@media screen and (max-width:1023px){.stk-aa5abc6 .stk-block-heading__text{font-size:49px !important}}<\/style><h3 class=\"stk-block-heading__text\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\"> Mau Ikut Berperan Melestarikan Hutan Indonesia? <\/span><\/h3><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-1e7823f\" data-block-id=\"1e7823f\"><p class=\"stk-block-text__text\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\"> LindungiHutan merupakan platform penggalangan dana dan kolaborasi untuk pelestarian kawasan hutan melalui upaya reforestation dan afforestation di lebih dari 35 daerah se-Indonesia. <\/span><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-594b070\" data-block-id=\"594b070\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-5d91002\" data-block-id=\"5d91002\"><style>.stk-5d91002 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-5d91002 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"http:\/\/lindungihutan.com\/mulai#\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Tanam Pohonmu di Sini<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Penulis: Septi Purwaningsih <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-e4b30f5\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"e4b30f5\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-b2d452f\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"b2d452f\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-45f73f1\" data-block-id=\"45f73f1\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-a380dad\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"a380dad\"><p class=\"stk-block-text__text\">Alamendah. 2011. Mengenal Nipah atau Nypa fruticans. <a href=\"https:\/\/alamendah.org\/2011\/04\/11\/mengenal-nipah-atau-nypa-fruticans\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/alamendah.org\/2011\/04\/11\/mengenal-nipah-atau-nypa-fruticans\/<\/a><br><br>Cici Nasya Nita. 2020. Bangka Belitung Ekspor Lidi Nipah, Ini Penjelasan Secara Ilmiah dan Persebarannya. <a href=\"https:\/\/bangka.tribunnews.com\/2020\/12\/02\/bangka-belitung-ekspor-lidi-nipah-ini-penjelasan-secara-ilmiah-dan-persebarannya\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/bangka.tribunnews.com\/2020\/12\/02\/bangka-belitung-ekspor-lidi-nipah-ini-penjelasan-secara-ilmiah-dan-persebarannya<\/a><br><br>Kadir, Rachmat dan Yudo Sudarto. 1992. <em>Nipah Sebagai Sumber Pemanis Baru<\/em>. Kanisius. Yogyakarta.<br><br>Yusni, Bandini. 1996. Nipah Pemanis Baru. Penebar Swadaya. Jakarta.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-5344c45\" data-block-id=\"5344c45\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pohon nipah memiliki berbagai nama lokal di Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu daon, daonan, nipah, bhunjok, lipa, buyuk (Sunda, Jawa), buyuk (Bali), bhunyok (Madura), bobo (Menado, Ternate, Tidore), boboro (Halmahera), palean, palenei, pelene, pulene, puleanu, pulenu, puleno, pureno, parinan, parenga (Maluku). Ciri-Ciri Pohon Nipah Nipah, berasal dari famili Palmae. Nama ilmiahnya adalah Nypa fruticans Wurmb. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7779,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[51,253,971,970,969],"class_list":["post-7783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-flora","tag-hutan","tag-nypa-fruticans","tag-palem-mangrove","tag-pohon-nipah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}