{"id":846,"date":"2022-02-04T12:02:00","date_gmt":"2022-02-04T05:02:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=846"},"modified":"2025-01-30T14:18:51","modified_gmt":"2025-01-30T07:18:51","slug":"jenis-akar-dan-fungsinya-pada-tumbuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/jenis-akar-dan-fungsinya-pada-tumbuhan\/","title":{"rendered":"7 Jenis Akar dan Fungsi Akar pada Tumbuhan (Update 2024)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar adalah bagian <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/tag\/flora\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post_tag\" data-id=\"51\" rel=\"noreferrer noopener\">tumbuhan<\/a> yang umumnya tertanam di dalam tanah untuk penguat dan pengisap air serta zat makanan. Jenis akar sangat beragam dan berhubungan dengan jenis tumbuhan. Setiap jenis akar memiliki tugas, fungsi, dan manfaatnya masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi akar adalah sangat krusial bagi tumbuhan karena menjadi organ yang menyerap air dan zat hara dari tanah dan media tanam. Tanpa akar, tumbuhan akan sulit untuk hidup sebab tidak memperoleh nutrisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini akan membahas jenis-jenis akar dan fungsi akar pada tanaman dan pohon.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Akar pada Tanaman<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada awalnya, jenis akar umumnya ada 2 yaitu akar serabut dan tunggang. Tapi, seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, jenis dan sistem perakaran baru mulai ditemukan dengan berbagai keunikan masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Gambar-jenis-akar.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-13342\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\ud83c\udf31 Riset Lokasi &amp; Keberlanjutan: Panduan untuk Pecinta Alam &amp; Profesional \ud83c\udf33<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelajari bagaimana faktor lokasi berpengaruh pada konservasi hutan dan ekosistem. <strong><a href=\"https:\/\/lynk.id\/lindungihutan\/oLmAomW\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Unduh sekarang gratis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut penjelasan lengkap jenis akar dan contohnya!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Akar Serabut<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis akar serabut memiliki bentuk seperti serabut. Ukuran pangkal dan ujung akar hampir sama besarnya. Pada bagian akar serabut, hanya terdapat rambut akar dan serabut akar. Semua bagian akar serabut berasal dari pangkal batang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis akar serabut pada umumnya dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Namun, jenis akar serabut bisa dijumpai pada tumbuhan dikotil yang dikembangkan secara cangkok atau stek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi utama akar serabut yaitu untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tumbuhan yang memiliki akar serabut adalah pohon kelapa, padi, pepaya, jagung, bawang, pohon pisang, tebu, salak, rumput teki,<a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pengertian-hutan-bambu-ciri-manfaat-bambu\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"987\" rel=\"noreferrer noopener\"> tanaman bambu<\/a> dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Akar Tunggang<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis akar tunggang mempunyai akar pokok atau akar besar. Akar pokok memiliki cabang-cabang yang kecil. Tidak hanya akar pokok dan cabang akar, tetapi akar tunggang memiliki bagian rambut akar dan tudung akar. Perbedaan ukuran akar pokok dan cabang akar terlihat jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis akar tunggang pada umumnya dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Fungsi utama akar ini yaitu untuk menyimpan cadangan makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem perakaran ini dapat dibagi 2 jenis yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Akar tunggang sedikit atau tidak bercabang yaitu berwujud tombak, akar tunggang berwujud gasing dan akar tunggang berwujud benang.<\/li>\n\n\n\n<li>Akar tunggang bercabang. Beberapa pohon yang mudah dijumpai, yang memiliki akar tunggang bercabang antara lain yaitu pohon beringin, pohon kapas, jambu biji, tanaman kangkung, dan sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tumbuhan yang memiliki akar tunggang yaitu kacang hijau, wortel, kacang tanah, putri malu, asam jawa, pohon durian, mangga, jeruk, mahoni, belimbing, umbi-umbian, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Akar Gantung<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis akar gantung ini berasal dari batang tanaman yang tumbuh dan berkembang ke bawah, sehingga menggantung di udara. Akar gantung akan tumbuh panjang menuju ke tanah untuk mencari sumber air dan zat hara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi dari akar gantung yaitu untuk menyerap uap air dan gas dari udara. Namun, ketika akar gantung tumbuh panjang ke bawah dan masuk ke dalam tanah fungsinya berubah. Bagian akar yang masuk ke dalam tanah memiliki fungsi menyerap air serta garam-garam mineral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tumbuhan yang memiliki jenis akar gantung adalah pohon beringin, anggrek kalajengking dan <em>curtain ivy<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Akar Tunjang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar tunjang tumbuh dan berkembang di atas permukaan tanah. Akar ini keluar dari batang pohon dan dahan paling bawah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tumbuhan yang memiliki jenis akar tunjang adalah tanaman bakau dan mangrove.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan mangrove memiliki jenis akar yang banyak seperti akar tunjang, akar napas, akar lutut, akar papan, akar banir dan akar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/9-dampak-kerusakan-hutan-bagi-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">9 Dampak Kerusakan Hutan bagi Manusia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Akar Napas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar napas sebagian tumbuh tegak lurus ke atas berbentuk menyerupai pensil atau kerucut. Akar napas terbentuk dari perluasan akar yang tumbuh secara horizontal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk akar ini memiliki banyak celah untuk jalan masuk udara berfungsi membantu pernapasan tumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tanaman yang memiliki akar ini adalah pohon api-api yang termasuk kelompok <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/program-konservasi-hutan-mangrove\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tanaman mangrove<\/a> yang dapat kita jumpai di kawasan pesisir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Akar Pelekat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis akar ini tumbuh di sepanjang batang tumbuhan dan berfungsi untuk menempel pada tembok atau tumbuhan lain. Akar pelekat terdapat pada tanaman yang tumbuh memanjat dan merambat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tumbuhan yang memiliki akar pelekat adalah sirih dan lada.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Akar Semu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar semu merupakan suatu bagian (organ atau jaringan) yang terdapat pada tanaman, tetapi secara anatomi tidak dianggap sebagai akar meskipun berperan seperti akar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar ini dapat melekat ke berbagai objek tertentu dengan menggunakan alatdan memiliki fungsi untuk melekat, menjangkar, serta menyerap garam mineral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/tumbuhan-hutan-hujan-tropis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Tumbuhan Hutan Hujan Tropis Indonesia dan Ciri-cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"2000\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Jenis-akar.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-13343\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi-Fungsi Akar<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masing-masing akar mempunyai peran yang unik dan berbeda-beda. Akan tetapi, secara fungsi akar pada tumbuhan adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Akar Berfungsi untuk Menopang Tumbuhan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar pada tumbuhan memiliki fungsi utama yaitu sebagai penopang dasar tanaman. Akar yang tumbuh dan berkembang di dalam tanah membantu tanaman tumbuh dengan tegak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, fungsi dasar akar adalah menahan tumbuhan agar tidak mudah rusak atau tumbang ketika tertiup angin kencang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menyerap Air dan Zat Hara dari Ekosistem<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar akan menyerap air serta garam mineral atau zat hara dari dalam tanah. Air dan zat hara merupakan nutrisi yang akan membantu tumbuhan tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Akar Menjadi Distributor Nutrisi pada Tumbuhan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menyerap air dan zat-zat yang ada di dalam tanah, akar akan menyalurkannya ke bagian-bagian tubuh lain pada tumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Gudang Penyimpanan Cadangan Makanan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain sebagai penopang dan menyerap unsur-unsur yang ada di dalam tanah, akar juga memiliki fungsi sebagai gudang cadangan makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-umbi-umbian-dan-manfaatnya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"6754\">Tumbuhan umbi-umbian<\/a> seperti wortel, kentang dan singkong menyimpan cadangan makanan mereka di akar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Alat Respirasi atau Pernapasan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa akar pada jenis tumbuhan memiliki fungsi sebagai respirasi. Contohnya pohon beringin yang memiliki akar gantung sebagai alat respirasi atau pernapasan. Tumbuhan bakau juga menjadikan akarnya sebagai alat respirasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Membantu Proses Fotosintesis agar Optimal<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar sebagai media pendukung proses fotosintesis, dan akar juga memiliki klorofil yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis. Akar yang memiliki kondisi baik akan menunjang proses fotosintesis pada tanaman secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Alat Reproduksi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman juga berkembang biak seperti makhluk hidup lainnya melalui akar. Contohnya tanaman paku yang menggunakan akar atau tunas sebagai alat reproduksi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ringkasan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap bagian organ pada tumbuhan, memiliki fungsinya masing-masing. Akar merupakan bagian organ dari tumbuhan. Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya tertanam di dalam tanah untuk penguat dan pengisap air serta zat makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar memiliki beberapa jenis, yaitu jenis akar serabut, jenis akar tunggang, jenis akar gantung, jenis akar tunjang, jenis akar napas, jenis akar pelekat dan jenis akar semu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis-jenis akar tersebut memiliki fungsi yaitu sebagai memperkokoh berdirinya tumbuhan, sebagai tempat menyimpan cadangan makanan, sebagai menyerap uap air dan gas dari udara, sebagai penyalur makanan, untuk menyerap zat atau unsur yang terdapat di tanah dan membantu reproduksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/tumbuhan-hutan-hujan-tropis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Tumbuhan Endemik Asli Indonesia Lengkap<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-5d6017b is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"5d6017b\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-5d6017b-column stk-container stk-5d6017b-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-5d6017b-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih Dari 800 RIBU Pohon di 50 Lokasi Penanaman Bersama dengan 500+ Brand dan Perusahaan <\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-b9a7a3a\" data-block-id=\"b9a7a3a\"><style>.stk-b9a7a3a .stk-button-group{flex-direction:row !important;}@media screen and (max-width: 1023px){.stk-b9a7a3a .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}@media screen and (max-width: 767px){.stk-b9a7a3a .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}<\/style><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-b100363\" data-block-id=\"b100363\"><style>.stk-b100363 .stk-button{background:#005e4e !important;border-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"lindungihutan.com\/dampak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-af25977\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"af25977\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-631a517 stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"631a517\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan artikel untuk pembahasan lebih lanjut.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-3b475dd\" data-block-id=\"3b475dd\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-c4dda1f stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"c4dda1f\"><p class=\"stk-block-text__text\">Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). https:\/\/kbbi.kemdikbud.go.id\/, diakses secara daring pada 21 Januari 2022.<br>\u201cJenis-jenis Akar Pada Tumbuhan dan Contohnya (Bahas Lengkap)\u201d. https:\/\/www.seputarpengetahuan.co.id\/2021\/12\/jenis-jenis-akar-pada-tumbuhan-beserta-contohnya.html, diakses secara daring pada 24 Januari 2022.<br>Susanto, Tori. \u201cJenis Jenis Akar [Terlengkap] +Gambar, Fungsi Dan Contohnya\u201d. https:\/\/toriqa.com\/jenis-jenis-akar\/, diakses secara daring pada 24 Januari 2022.<br>Ashari, Avisena. 2020. \u201cMengenal Jenis-Jenis Akar Tumbuhan, Penjelasan Lengkap Jenis Akar Tumbuhan Beserta Ciri dan Contohnya\u201d. https:\/\/bobo.grid.id\/read\/082442508\/mengenal-jenis-jenis-akar-tumbuhan-penjelasan-lengkap-jenis-akar-tumbuhan-beserta-ciri-dan-contohnya?page=4, diakses secara daring pada 25 Januari 2022.<br>Sari, Nisa Mutia. 2019. \u201cFungsi Akar dan Jenisnya, dari Penyerapan Air hingga Fotosintesis\u201d. https:\/\/www.liputan6.com\/citizen6\/read\/3922810\/fungsi-akar-dan-jenisnya-dari-penyerapan-air-hingga-fotosintesis, diakses secara daring 25 Januari 2022.<br>\u201cJenis-Jenis Akar Beserta Contoh dan Gambar [Lengkap]\u201d. https:\/\/materibelajar.co.id\/jenis-jenis-akar\/, diakses pada 25 Januari 2022.<br>Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Padang. \u201cStruktur Perakaran Mangrove\u201d. <br>Zulfikar, Alya. 2022. \u201c7 Fungsi Akar Pada Tumbuhan dan Jenis-Jenisnya, Sudahkah Kamu Tahu?\u201d. https:\/\/www.99.co\/blog\/indonesia\/fungsi-akar-pada-tumbuhan\/, diakses secara daring pada 25 Januari 2022.<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-df42585\" data-block-id=\"df42585\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Show less<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penulis: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/marchytaputri\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/marchytaputri\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Marchyta Putri Prabowo<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Editor: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/author\/siktiyana\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/author\/siktiyana\/\" rel=\"noreferrer noopener\">M. Nana Siktiyana<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya tertanam di dalam tanah untuk penguat dan pengisap air serta zat makanan. Jenis akar sangat beragam dan berhubungan dengan jenis tumbuhan. Setiap jenis akar memiliki tugas, fungsi, dan manfaatnya masing-masing. Fungsi akar adalah sangat krusial bagi tumbuhan karena menjadi organ yang menyerap air dan zat hara dari tanah dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13345,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,51,253],"class_list":["post-846","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-flora","tag-hutan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=846"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/846\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}