{"id":8758,"date":"2023-07-24T15:00:00","date_gmt":"2023-07-24T08:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=8758"},"modified":"2025-05-19T15:57:40","modified_gmt":"2025-05-19T08:57:40","slug":"manfaat-kayu-ular","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/manfaat-kayu-ular\/","title":{"rendered":"10+ Manfaat Kayu Ular, Obat Berbagai Penyakit Dari Tanah Papua"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Papua, masyarakat sedari dulu mengenal salah satu tumbuhan anti malaria yakni Kayu Ular (<em>Strychnos ligustrina<\/em>). Masyarakat umum lebih sering menyebutnya dengan nama Bidara atau Bidara Laut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayu ular Papua terkenal karena khasiatnya yang dapat menjadi obat penyembuhan bagi penyakit malaria. Dari cerita-cerita masyarakat yang beredar, penggunaan kayu ini efektif mengatasi malaria dengan cukup merebus dan meminum airnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, berdasarkan studi lanjutan ternyata ada banyak manfaat selain untuk mengobati malaria. Apa saja? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Asal Kayu Ular<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayu ular berasal dari pohon <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/apa-itu-pohon-bidara\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4743\">bidara<\/a>, masyarakat menyebutnya dengan berbagai macam nama yakni bidara putih, bidara laut, bidara gunung, bidara pahit, dan lain-lain. Kayu ini berasal dari Papua dan tumbuh di daerah kering dan bebatuan di sekitar pantai. Biasanya ditemukan di ketinggian 0 hingga 500 meter di atas permukaan laut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Gambar-pohon-bidara.jpg\" alt=\"Gambar pohon bidara.\" class=\"wp-image-8757\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\ud83c\udf1f Ebook Gratis: Riset Lokasi untuk Masa Depan Hutan &amp; Keberlanjutan \ud83d\udcd6<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelajari bagaimana lokasi memengaruhi pelestarian alam dan ekosistem. <strong><a href=\"https:\/\/lynk.id\/lindungihutan\/oLmAomW\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Unduh sekarang gratis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Seperti Apa Pohon Kayu Ular?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayu ular merupakan kayu dari tanaman bidara yang dapat tumbuh hingga ketinggian 15 meter dari permukaan tanah. Batangnya memiliki tekstur yang keras dan kuat berwarna kuning pucat tidak berbau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memiliki daun berjenis tunggal, duduk daunnya berseling, berbentuk oval, tepi rata, ujung daun berbentuk runcing, pangkal daun berbentuk runcing. Panjang daunnya berkisar antara 6-12 cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Gambar-kayu-ular.jpg\" alt=\"Gambar kayu ular.\" class=\"wp-image-8756\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu ciri khas lainnya dari kayu ular adalah bunganya. Bunganya tumbuh dan mengarah keluar dari ujung tangkai (terminal). Bunganya berbentuk bulat berwarna putih seperti telur dengan diameter kurang lebih 4 cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-pohon-sungkai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pohon Sungkai, Dari Kayunya yang Artistik hingga Beragam Manfaat bagi Kesehatan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Cerita Pak Sururi Hijaukan Pantai Mangunharjo Semarang\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/kWhWPWf3zS0?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Manfaat Kayu Ular<\/strong>?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayu ular Papua selain efektif menyembuhkan malaria nyatanya juga banyak <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/jenis-tanaman-herbal-dan-manfaatnya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5218\">manfaat lainnya<\/a>. Berikut ini 10 khasiat pohon ular yang perlu kamu ketahui!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menurunkan Kadar Gula Darah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayu ular mengandung saponin (steroid dan triterpenoid) yang dapat menurunkan kadar gula darah dengan salah satu mekanismenya yaitu menghambat pelepasan enzim alpha-glukosidase yang berasal dari pankreas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Khasiat kayu ular dalam menurunkan gula darah dalam tubuh dapat melalui dua mekanisme, yaitu secara intra pankreatik yakni dengan memperbaiki sel pankreas yang rusak, melindungi sel beta dari kerusakan serta merangsang pelepasan insulin (Saputra, 2018).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara ekstra pankreatik yakni berlangsung melalui kandungan alkaloid pada kayu yang akan menurunkan gula darah dengan cara mengabsorbsi glukosa di usus, meningkatkan transportasi glukosa di dalam darah dengan merangsang sintesis glikogen, dan menghambat sintesis glukosa (Saputra, 2018).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mencegah Penggumpalan Darah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis kayu ini memiliki kandungan antikoagulan di dalamnya. Antikoagulan merupakan suatu zat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah dengan cara mengikat kalsium atau dengan menghambat pembentukan trombin yang berperan dalam mengkonversi fibrinogen menjadi fibrin dalam proses pembekuan darah (Rosmiati dan Gan, 1995; Gunawan dkk, 2022).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan studi Gunawan dkk (2022), ekstrak etanol batang kayu ular yang diamati secara <em>in vitro<\/em> pada semua golongan darah (A, AB, B, dan O) memiliki aktivitas antikoagulan yang ditandai dengan sel-sel darah yang masih utuh dan tidak saling berkaitan satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Manfaat Kayu Ular Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan alkaloid dengan sifat basa serta memiliki sifat antioksidan dan anti radang nyatanya bermanfaat bagi kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan alkaloid memiliki khasiat dalam membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Bahkan, kandungan alkaloid juga dapat meningkatkan kebugaran tubuh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Menurunkan Demam<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang disebutkan sebelumnya, kayu ular terkenal karena khasiatnya dalam mengatasi penyakit malaria. Demam menjadi salah satu gejala yang ditimbulkan akibat penyakit ini. Dengan mengonsumsi secara teratur, demam dapat diatasi secara signifikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mencegah Kanker<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Khasiat kayu ular lainnya yaitu memiliki manfaat yang sangat efektif untuk menghambat sel pembentuk kanker. Hal ini karena adanya aktivitas antikanker yang ada di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Menurunkan Kadar Asam Lambung, Salah Satu Manfaat Kayu Ular<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asam lambung merupakan salah satu penyakit yang mengganggu sistem pencernaan. Penyakit ini dapat membuat penderitanya merasa terbakar di bagian dada dan lambung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayu ular memiliki kandungan antimikroba, kloroform, dan etanol yang berfungsi untuk melancarkan dan mengobati penyakit pencernaan seperti asam lambung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Mengobati Gatal<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gatal-gatal pada kulit dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada penderitanya dalam melakukan aktivitas sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kayu ular terdapat kandungan zat galat dan tanin yang dapat mengobati peradangan pada kulit` akibat gatal-gatal. Selain itu, kandungan antibakteri dapat berfungsi membunuh kuman penyebab gatal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Menangkal Radikal Bebas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan antioksidan yang ada dalam kayu ular Papua dapat berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang didapatkan tubuh setelah melakukan aktivitas sehari-hari di luar ruangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Khasiat Kayu Ular untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan kloroform dan etanol dalam kayu ular berfungsi baik sebagai antibakteri. Hal ini berarti juga bahwa mengonsumsinya dapat membunuh bakteri <em>Salmonella typhi<\/em> dan <em>Staphylococcus aureus<\/em> yang merupakan biang dari masalah pencernaan manusia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Menambah Stamina<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan zat saponin dan alkaloid dalam kayu ular dapat dimanfaatkan sebagai penambah stamina dalam tubuh, Kandungan tersebut juga dapat mengatasi disfungsi ereksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/manfaat-pohon-ulin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10+ Manfaat Pohon Ulin (Kayu Besi)<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Efek Samping Kayu Ular<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun kayu ular dinilai memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan. Namun, mengonsumsinya juga memiliki efek samping. Karena rasanya yang pahit, mengonsumsinya dapat berpotensi menyebabkan mual dan muntah.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action stk-block-call-to-action stk-block stk-1e6832e is-style-default\" data-v=\"2\" data-block-id=\"1e6832e\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-1e6832e-column stk-container stk-1e6832e-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks stk-1e6832e-inner-blocks\">\n<h2 class=\"wp-block-heading has-large-font-size\"><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">LindungiHutan Menanam Lebih Dari 900 RIBU Pohon di 30+ Lokasi Penanaman di Indonesia Bersama 500+ Brand dan Perusahaan <\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-0791df0\" data-block-id=\"0791df0\"><style>.stk-0791df0 .stk-button-group{flex-direction:row !important;}@media screen and (max-width: 1023px){.stk-0791df0 .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}@media screen and (max-width: 767px){.stk-0791df0 .stk-button-group{flex-direction:row !important;}}<\/style><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-f0003d1\" data-block-id=\"f0003d1\"><style>.stk-f0003d1 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/collaboratree\/\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Apa yang Kami Lakukan?<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-bd290c4\" data-block-id=\"bd290c4\"><style>.stk-bd290c4 .stk-button{background:#005e4e !important;border-top-left-radius:13px !important;border-top-right-radius:13px !important;border-bottom-right-radius:13px !important;border-bottom-left-radius:13px !important;}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/m.lindungihutan.com\/mulai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"stk-button__inner-text\"><strong>Mulai Aksimu Bersama Kami!<\/strong><\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-9954bc4\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"9954bc4\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-473015f stk-block-expand__short-text\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"473015f\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-1b7b1d9\" data-block-id=\"1b7b1d9\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-text stk-block stk-97ccd31 stk-block-expand__more-text\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"97ccd31\"><p class=\"stk-block-text__text\">Gunawan, E., Toruan, A. A., RUSNAENI, F. E., &amp; Appa, F. E. (2022). Aktivitas Antikoagulan dari Tumbuhan Kayu Ular (Strychnos lucida R. Br.). <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.31957\/jbp.1494\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/doi.org\/10.31957\/jbp.1494<\/a>.&nbsp;<br><br>Saputra, A. (2018).&nbsp;<em>Pengaruh pemberian ekstrak kayu ular \u201cStrychnos ligustrina\u201d terhadap kadar glukosa darah dan profil lipid tikus diabetes kronik<\/em>&nbsp;(Bachelor&#8217;s thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FK). <a href=\"https:\/\/repository.uinjkt.ac.id\/dspace\/handle\/123456789\/48316\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/repository.uinjkt.ac.id\/dspace\/handle\/123456789\/48316<\/a>&nbsp;<br><br>Sumber foto:<a href=\"https:\/\/www.bukalapak.com\/p\/kesehatan-2359\/obat-vitamin\/herbal\/4grvjnj-jual-kayu-ular-papua-dan-sendok-madu-teh-kopi\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"> https:\/\/www.bukalapak.com\/p\/kesehatan-2359\/obat-vitamin\/herbal\/4grvjnj-jual-kayu-ular-papua-dan-sendok-madu-teh-kopi<\/a><br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-bd4a069\" data-block-id=\"bd4a069\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Papua, masyarakat sedari dulu mengenal salah satu tumbuhan anti malaria yakni Kayu Ular (Strychnos ligustrina). Masyarakat umum lebih sering menyebutnya dengan nama Bidara atau Bidara Laut. Kayu ular Papua terkenal karena khasiatnya yang dapat menjadi obat penyembuhan bagi penyakit malaria. Dari cerita-cerita masyarakat yang beredar, penggunaan kayu ini efektif mengatasi malaria dengan cukup merebus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":8755,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[1144,1140,1141,1143,1142],"class_list":["post-8758","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-harga-kayu-ular","tag-kayu-ular","tag-kayu-ular-papua","tag-khasiat-kayu-ular","tag-manfaat-kayu-ular"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8758"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8758\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8755"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}