{"id":9510,"date":"2023-08-25T13:36:42","date_gmt":"2023-08-25T06:36:42","guid":{"rendered":"http:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/?p=9510"},"modified":"2023-08-25T15:19:09","modified_gmt":"2023-08-25T08:19:09","slug":"mengenal-pohon-tanjung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/mengenal-pohon-tanjung\/","title":{"rendered":"Pohon Tanjung, Peneduh Panas Pemilik Keharuman yang Khas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon tanjung (<em>Mimusops elengi<\/em>) merupakan salah satu jenis pohon yang rimbun dan banyak dimanfaatkan sebagai pohon peneduh di tepi jalan, pekarangan rumah, hutan kota, maupun kawasan-kawasan<a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pengertian-ruang-terbuka-hijau-atau-rth\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2702\"> ruang terbuka hijau.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di beberapa daerah, pohon ini dikenal dengan nama-nama lain seperti tanjong (Bugis, Makassar), tanju (Bima), tanjung (Bali), keupula cange (Aceh), dan kahekis, karikis, kariskis, rekes (Sulawesi Utara).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Taksonomi dan Ciri-Ciri Pohon Tanjung<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ini memiliki beberapa ciri-ciri morfologi yang khas (Kadam dkk, 2012).. Berikut adalah beberapa ciri-ciri pohon tanjung:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Bentuk dan Ukuran<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon tanjung memiliki bentuk batang yang tegak dan kokoh. Tinggi pohon ini biasanya mencapai sekitar 12-15 meter, meskipun bisa lebih tinggi tergantung pada kondisi tumbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Daun<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun-daun pohon Tanjung berbentuk elips atau sempit-lanset dengan ujung yang meruncing. Daun-daun ini berwarna hijau tua, bersifat mengkilap, dan memiliki tulang daun yang jelas terlihat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bunga<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga Tanjung biasanya berukuran kecil dan memiliki lima hingga enam kelopak berbentuk bintang. Bunga-bunga ini umumnya berwarna putih atau kuning pucat, dan yang paling mencolok adalah aroma harum yang dihasilkan oleh bunga-bunga tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/pohon-nibung-dan-manfaatnya\/\">Pohon Nibung, Simbol Masyarakat Riau Penunjung Kehidupan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar-pohon-tanjung-1.jpg\" alt=\"Gambar pohon tanjung\" class=\"wp-image-9507\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Buah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah pohon tanjung biasanya bulat dan berwarna hitam atau ungu tua ketika matang. Buah ini memiliki kulit yang tebal dan biji di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.  Aroma Bunga<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu ciri paling khas dari pohon tanjung adalah bau harum yang dihasilkan oleh bunga-bunga tersebut. Aroma ini sangat khas dan menyebabkan pohon ini dikenal juga sebagai &#8220;Tanjung Harum.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Kulit Batang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kulit batang pohon Tanjung berwarna coklat tua hingga kehitaman, dan memiliki tekstur yang kaku dan kasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Akar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk akar pohon tanjung umumnya tumbuh secara vertikal dengan sejumlah cabang akar lateral yang merayap secara horizontal. Famili <em>sapotaceae<\/em> cenderung memiliki sistem perakaran yang kuat untuk mendukung batang yang tegak dan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Kerajaan<\/td><td>Plantae<\/td><\/tr><tr><td>Divisi<\/td><td>Tracheophyta<\/td><\/tr><tr><td>Kelas<\/td><td>Magnoliopsida<\/td><\/tr><tr><td>Ordo<\/td><td>Ericales<\/td><\/tr><tr><td>Famili<\/td><td>Sapotaceae<\/td><\/tr><tr><td>Sapotaceae<\/td><td>Mimusops<\/td><\/tr><tr><td>Spesies<\/td><td>Mimusops elengi<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Pohon Tanjung<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis pohon tanjung yang paling dikenal adalah <em>Mimusops elengi<\/em>. Namun, ternyata terdapat jenis lainnya yang termasuk dalam keluarga <em>mimusops<\/em>. Beberapa di antaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Mimusops laurifolia<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Juga dikenal sebagai tanjung daun laurifolia, tanjung ini juga memiliki bunga yang harum dan buah-buahan yang sering kali berwarna merah keunguan atau coklat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <em>Mimusops hexandra<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanjung ini ditemukan di beberapa wilayah Asia Tenggara. Buahnya bisa berwarna merah atau kuning saat matang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Mimusops balata<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ini dikenal karena getahnya yang dikenal sebagai balata, dan digunakan dalam industri sebagai bahan dasar untuk karet serta permen karet.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <em>Mimusops coriacea<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ini ditemukan di wilayah Asia Tenggara dan memiliki buah-buahan berwarna merah atau ungu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. <em>Mimusops elengoides<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah spesies yang ditemukan di Papua Nugini dan beberapa wilayah di Australia. Pohon ini juga memiliki buah-buahan berwarna merah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-pohon-kecapi\/\">Pohon Kecapi, Pohon Khas Bekasi yang Manis dan Penuh Khasiat<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Habitat Pohon Tanjung dan Sebarannya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon tanjung biasanya tumbuh di daerah dataran rendah dan wilayah pesisir. Pohon ini cenderung lebih sering ditemukan di hutan-hutan dataran rendah, tepi sungai, dan kawasan yang memiliki iklim tropis atau subtropis (Kadam dkk, 2012).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Habitat pohon tanjung berada di kawasan hutan sekunder, kawasan riparian, dan daerah-daerah yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karenanya, jenis pohon ini tersebar di kawasan-kawasan dengan iklim tropis dan subtropis seperti Asia Selatan dan Asia Tenggara.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mimusops-elengi.jpg\" alt=\"Gambar pohon tanjung\" class=\"wp-image-9508\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah Manfaat Pohon Tanjung?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat pohon tanjung terdapat pada hampir semua bagian pohonnya, mulai dari akar hingga buah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Akar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akar pohon tanjung telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa budaya. Dalam beberapa sistem pengobatan tradisional, akar pohon ini dianggap memiliki sifat antiinflamasi, antimikroba, dan analgesic (Gami dkk, 2012).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa penyakit kulit, luka, dan infeksi ringan mungkin diobati dengan ramuan atau salep yang menggunakan ekstrak akar tanjung (Gupta, 2013).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akarnya juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan masalah gigi dan mulut. Kandungan alami yang ada di dalamnya dapat membantu dalam meredakan sakit gigi, gusi berdarah, dan masalah mulut lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, akarnya bisa dimanfaatkan sebagai zat pewarna alami pada kain, serat, maupun produk-produk lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Daun<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun tanjung diyakini memiliki kandungan antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan. Sifat-sifat yang terkandung dalam daun tersebut dapat digunakan untuk merawat masalah kulit seperti luka ringan, jerawat, dan ruam (Wulandari, 2015).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekstrak atau ramuan dari daunnya juga dapat digunakan sebagai kondisioner alami atau masker rambut untuk memberikan kilau dan kelembutan pada rambut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aroma yang khas dari daun tanjung juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar aromaterapi untuk menciptakan suasana yang tenang dan rileks.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Morfologi daunnya yang indah dan sifatnya yang tahan lama membuat daun pohon ini juga dapat dimanfaatkan dalam aransemen bunga, kerajinan tangan, dan dekorasi berbagai upacara adat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Batang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa klaim pengobatan tradisional mengatakan bahwa batang tanjung memiliki sifat antiinflamasi atau antioksidan yang dapat membantu meredakan berbagai masalah kesehatan (Widawati &amp; Almierza, 2012).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kayunya serta kandungan seratnya yang kuat juga potensial untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan, alat-alat rumah tangga, atau barang-barang dekoratif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sifat kayunya yang kuat tersebut juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan tradisional dalam menopang pembuatan rumah, perahu, dan bangunan lain yang memerlukan material yang kuat dan tahan lama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Buah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun kurang terkenal, buah yang memiliki warna merah berukuran kecil ini ternyata memiliki beberapa khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Buah tanjung memiliki beberapa kandungan nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di beberapa pengobatan tradisional, buah pohon ini juga digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan, diare, dan gangguan perut lainnya (Gupta, 2013).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aromanya yang khas dan harum berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan minyak wangi, parfum, dan atau produk perawatan tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, karena keharumannya buah tanjung juga dimanfaatkan dalam campuran kosmetik untuk menambah aroma wangi yang menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog-backup.lindungihutan.com\/\/mengenal-pohon-sungkai\/\">Pohon Sungkai, Dari Kayunya yang Artistik hingga Beragam Manfaat bagi Kesehatan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Berkenalan dengan Hutan Mangrove, Pelindung Kawasan Pesisir\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/A5ZAgErGg6g?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Ditanyakan<\/h2>\n\n\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-1692944439185\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah buah pohon tanjung bisa dimakan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Buah tanjung bisa dimakan karena memiliki daging buah.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1692944456407\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Akar tanjung untuk apa?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Akarnya bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional, perawatan gigi dan mulut, serta zat pewarna alami.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-1692944465047\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah pohon tanjung termasuk Gymnospermae?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Bukan, pohon tanjung marupakan tumbuhan berbji tertutup (Angiospermae).<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-call-to-action is-style-default stk-block-call-to-action stk-block stk-b6c2130\" data-block-id=\"b6c2130\"><div class=\"stk-block-call-to-action__content stk-content-align stk-b6c2130-column stk-container stk-b6c2130-container stk-hover-parent\"><div class=\"has-text-align-center stk-block-content stk-inner-blocks\">\n<p class=\"has-large-font-size wp-block-paragraph\"><strong><span style=\"color: #005e4e;\" class=\"stk-highlight\">Bersama LindungiHutan Semua Orang Bisa Ikut Menanam Pohon dengan Mudah!<\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button-group stk-block-button-group stk-block stk-967e39f\" data-block-id=\"967e39f\"><div class=\"stk-row stk-inner-blocks stk-block-content stk-button-group\">\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button stk-block stk-fa861b9\" data-block-id=\"fa861b9\"><style>.stk-fa861b9 .stk-button{background:#005e4e !important}.stk-fa861b9 .stk-button{border-radius:13px !important}<\/style><a class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"https:\/\/lindungihutan.com\/dampak\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Apa yang LindungiHutan Lakukan?<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-expand stk-block-expand stk-block stk-7c29c40\" aria-expanded=\"false\" data-block-id=\"7c29c40\"><div class=\"stk-inner-blocks stk-block-content\">\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__short-text stk-block-text stk-block stk-37ec9b9\" aria-hidden=\"false\" data-block-id=\"37ec9b9\"><p class=\"stk-block-text__text\">Referensi dan rujukan yang digunakan dalam artikel ini adalah:<\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__show-button stk-block stk-e61b577\" data-block-id=\"e61b577\"><a aria-hidden=\"false\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Buka<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-text stk-block-expand__more-text stk-block-text stk-block stk-4799c30\" aria-hidden=\"true\" data-block-id=\"4799c30\"><p class=\"stk-block-text__text\">Gami, B., Pathak, S., &amp; Parabia, M. (2012). Ethnobotanical, phytochemical and pharmacological review of Mimusops elengi Linn.&nbsp;<em>Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine<\/em>,&nbsp;<em>2<\/em>(9), 743-748. <a href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC3609369\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC3609369\/<\/a><br><br>Gupta, P. C. (2013). Mimusops elengi Linn.(Bakul)-A potential medicinal plant: A review.&nbsp;<em>Int J Pharm Phytopharmacol Res<\/em>,&nbsp;<em>2<\/em>(5), 332-339.<br><br>Kadam, P. V., Yadav, K. N., Deoda, R. S., Shivatare, R. S., &amp; Patil, M. J. (2012). Mimusops elengi: A review on ethnobotany, phytochemical and pharmacological profile.&nbsp;<em>Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry<\/em>,&nbsp;<em>1<\/em>(3), 64-74.<br><br>Widawati, M., &amp; Almierza, L. (2012). Analisis Pengaruh Ekstraksi Non-Polar Batang Pohon Tanjung (Mimusops elengi L.) Terhadap Larva Aedes aegypti (L.).&nbsp;<em>ASPIRATOR-Journal of Vector-borne Disease Studies<\/em>,&nbsp;<em>4<\/em>(2), 59-63.<br>Wulandari, M. (2015). Uji Daya Antifungi Ekstrak Biji, Daun dan Kulit Pohon Tanjung (Mimusops elengi Linn.) terhadap Patogen Fusarium moniliforme Sheldon pada Biji Jagung.<br><\/p><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-stackable-button stk-block-button is-style-link stk-block-expand__hide-button stk-block stk-0e69c8d\" data-block-id=\"0e69c8d\"><a aria-hidden=\"true\" role=\"button\" class=\"stk-link stk-button stk--hover-effect-darken\" href=\"#\"><span class=\"stk-button__inner-text\">Tutup<\/span><\/a><\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pohon tanjung (Mimusops elengi) merupakan salah satu jenis pohon yang rimbun dan banyak dimanfaatkan sebagai pohon peneduh di tepi jalan, pekarangan rumah, hutan kota, maupun kawasan-kawasan ruang terbuka hijau. Di beberapa daerah, pohon ini dikenal dengan nama-nama lain seperti tanjong (Bugis, Makassar), tanju (Bima), tanjung (Bali), keupula cange (Aceh), dan kahekis, karikis, kariskis, rekes (Sulawesi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[252,51,253,1257,1256],"class_list":["post-9510","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutanpedia","tag-edukasi","tag-flora","tag-hutan","tag-mimusops-elengi","tag-pohon-tanjung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9510"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9510\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lindungihutan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}