fb Kampanye Alam "Aksi 1000 Mangrove Untuk Harapan Semarang" - LindungiHutan

Aksi 1000 Mangrove Untuk Harapan Semarang

"Sudah lama daerah semarang terutama daerah genuk terendam banjir ROB. Semakin tahun daerah pesisir terkikis karena abrasi Ayo selamatkan Semarang dengan tanam 1000 pohon untuk lindungi semarang "

Dibuat: Mapatek Unissula | Jan 23, 2019

Lokasi: Desa Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang | Kota: Semarang

48 Sahabat Alam Tergabung


Video sebelum kampanye alam Aksi 1000 Mangrove Untuk Harapan Semarang


Lihat Update terbaru dari Kampanye Alam ini.
Sudah lama daerah Semarang terutama Genuk terkena Banjir ROB. Banjir ini terjadi karena air dari laut yang terus menerus menggerus permukaan pantai dan di perparah lagi dengan penurunan muka tanah sedang muka air laut meninggi sebagai akibat pemanasan suhu bumi dan gelombang air lau yang menyebabkan Abrasi.

Abrasi sendiri adalah pengikisan pinggiran daratan (pantai) oleh terjangan air laut (ombak). Abrasi ini merupakan penyempitan daratan oleh air laut. Abrasi biasanya disebabkan oleh alam, walaupun bisa juga disebabkan oleh manusia.



Foto: banjir yang terjadi di sekitar lokasi

Akibatnya sebagian tambak sepanjang pinggir pantai hilang, salinitas tambak meningkat, tegalan dan sawah menjadi salin serta hilangnya sebagian pemukiman. Produktivitas lahan menurun dan berdampak pada penurunan pendapatan bahkan hilangnya pendapatan menyebabkan kesejahteraan menurun.

Bakau berperan penting dalam ekologi laut dan lingkungan pantai, mencegah pengikisan garis pantai. Pada garis pantai dan daratan, hutan bakau diantaranya bermanfaat sebagai pelindung terhadap gelombang dan angin, penahan intrusi air laut dan penahan lumpur serta perangkap sedimen.



Foto : aksi penanaman BSOMapatek

Guna mengurangi/mencegah Rob dan Abrasi yang terjadi,Kami dari BSOMapatek yang dalam hal ini merupakan lembaga mahasiswa semi otonom di bawah BEM – FT Unissula akan mengadakan kegiatan “Penanaman Mangrove” dan bekerja sama dengan LindungiHutandapat mengajak warga Semarang khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya untuk ikut berdonasi menyelamatkan Pesisir pantai semarang (trimulyo) yang terkena Abrasi serta berpartisipasi dalam aksi sosial menyelamatkan pemukiman Warga dekat pantai. Serta dapat memberikan penyuluhan dan mengajak warga sekitar untuk peduli lingkungan dan melestarikan alam.



Foto: BSOMapatek UNISSULA Semarang

Penanaman akan kami laksanakan di Desa Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada tanggal 23 Februari 2019 dengan target 2019 pohon mangrove. Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 5.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan
Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.

Salam Lestari !!

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan

MAPATEK UNISSULA

345 Pohon

Semoga donasi dari teman-teman semua bisa bermanfaat bagi semarang pada khususnya dan indonesia pada umumnya kedepannya Aamiin Salam lestari!!!

mungud.co

100 Pohon

semoga bermanfaat dan bumi hijau selalu!

Peppernik Batik

60 Pohon

Alam untuk alam

Yessi kurnia arjani manik

30 Pohon

Anonymous

30 Pohon

Banyak cara untuk menghargai alam, salah satunya dengan menjaganya agar tetap seimbang