fb Kampanye Alam "Ciamis #RawatBumi: Rehabilitasi Mata Air Gunung Sawal" - LindungiHutan

Ciamis #RawatBumi: Rehabilitasi Mata Air Gunung Sawal

"Kita bisa memberi manfaat bagi masyarakat bukan hanya untuk hari ini tapi untuk beberapa tahun kedepan, Yuk bantu kami merawatnya."

Dibuat: Ade Yayan Fitriyani Bilqis | Feb 04, 2019

Lokasi: Ciamis | Kota: Ciamis

11 Sahabat Alam Tergabung



Lihat Update terbaru dari Kampanye Alam ini.
Perkenalkan saya Fitriyani Bilqis, saya seorang Guru sekaligus Kepala Sekolah Raudhatul Athfal (RA) Almu'minin Ciamis. Saya menyukai kegiatan tentang alam dan bersama teman-teman sejawat pernah ikut gerakan World Clean Up Day.

Gunung Sawal merupakan salah satu rangkaian pegunungan yang bersifat non vulkanik/ tidak aktif. Topografi hutan pegunungan ini adalah bergelombang dan berbukit terjal.

Kawasan hutan Gunung Sawal meiliki luas total 10.515,56 Ha yang terbagi dalam Suakan Margasatwa 5.583,38 Ha atau 53% lalu Hutan Produksi Terbatas (HPT) 3.308,93 Ha, Hutan Produksi (HP) 714,34 Ha dan Hutan Pangonan 908,91 Ha.



Foto: longsor yang pernah terjadi dikawasan Gunung Sawal

Hutan pegunungan sawal menyimpan fauna dan flora spesik yang dilindungi, diantaranya Elang Jawa (Spizaetus bartelsi), Sepah Gunung (Pericrocotus flammeus) hingga Macan Tutul. Kawasan hutan Gunung Sawal ditetapkan pula menjadi salah satu kawasan Suaka Margasatwa. Didalam kawasan tersebut terdapat aliran sungai Citanduy, dimana dari bagian hulu sungai mengalir sumber air yang melintasi berbagai anak sungai. Ada beberapa curug juga disekililing lereng Gunung.

Namun sayangnya kualitas dan kuantitas lingkungan di Gunung Sawal telah mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh kegiatan penggarapan kawasan hutan produksi secara masal untuk pertanian, terutama tanaman kopi. Ketidak terkendalinya pengelolaan lingkungan terhadap kegiatan pertanian sehingga mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas lingkungan, kerusakan lahan, degradasi lahan akibat pemanfaatan hutan yang tidak disertai dengan upaya konservasi sehingga tanah kurang mampu meresapkan air dan berkurangnya sumber air bersih, aliran air tidak tertahan serta menyababkan banjir dan bencana longsor.



Foto: lokasi disekitar penanaman

Sudah saatnya hutan-hutan kembali hijau untuk menjaga stabilitas air dan kehidupan ekosistem didalamnya. (Deandra)

Penanaman ini akan dilakukan bersamaan dengan momentum Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 21 April 2019, yang oleh LindungiHutan dikemas melalui “Gerakan Rawat Bumi”.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 10.000/pohon. Penanaman akan dilaksanakan di Kawasan Gunung Sawal.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.
Salam Lestari !!

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Tanyakan Tentang Kampanye ini





Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan

Anonymous

8 Pohon

Banyu Sukmajaya

5 Pohon

Jadilah rahmat bagi seluruh alam

Anonymous

3 Pohon

Anonymous

2 Pohon

Hidup lah kamu bersama manusia sebagai mana POHON yg berbuah.. Mereka melempari nya dg batu tpi POHON membalas nya dg Buah.. Sayangi lah pohon...

Anonymous

2 Pohon

Hidup lah kamu bersama manusia sebagai mana POHON yg berbuah.. Mereka melempari nya dg batu tpi POHON membalas nya dg Buah.. Sayangi lah pohon...