Kampanye Alam "Selamatkan Mangrove Indramayu" - LindungiHutan

Selamatkan Mangrove Indramayu

Dibuat: Lindungi Hutan | Mar 07, 2018

Lokasi: Desa Lamarantarung Kec. Cantigi , INDRAMAYU | Kota: Indramayu

Campaign ini bekerjasama dengan Relawan Riau


Lihat Update terbaru dari Kampanye Alam ini.
Keberadaan hutan mangrove sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia karena memiliki peran dan fungsi yang secara langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. Selama ini kita tahu bahwa pohon mangrove dapat menghasilkan sejumlah besar detritus yang salah satunya berperan dalam penyuburan perairan. Namun, bagaimana jika hutan mangrove mengalami kerusakan atau justru dialihfungsikan?

Dewasa ini, hutan mangrove di beberapa daerah telah mengalami degradasi secara sistematis dari tahun ke tahun. Salah satunya adalah di Kabupaten Indramayu, yang terus mengikis wilayah pesisir hingga 3 – 5 meter setiap tahunnya. Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, sebanyak 50 persen dari total garis pantai 147 kilometer terkena abrasi.

Hal tersebut sangat mengkhawatirkan, karena jika dibiarkan terus-menerus akan merusak seluruh komponen yang ada di dalamnya. Keadaan ini semakin diperparah dengan adanya alih fungsi hutan menjadi tambak, sehingga pohon mangrove yang semula tumbuh subur di pesisir pantai lambat laun menggundul lantaran ditebang. Tanpa disadari, habitat satwa yang semula berlindung dalam hutan mangrove pun akhirnya tersingkir.



Foto: Kondisi Hutan Mangrove di Indramayu

Akhir-akhir ini, Kabupaten Indramayu mengalami kritis tanaman mangrove. Hutan pantai seluas 18.000 hektare mengalami kerusakan akibat terjangan abrasi. Melihat keadaan ini, sangat mengkhawatirkan jika tidak dilakukan penanganan serius. Hutan mangrove yang memiliki fungsi utama sebagai penahan abrasi, akan kehilangan perannya karena telah lenyap. Maka, akan tidak mengherankan jika abrasi yang telah mencapai 50 persen itu akan terus meningkat jika tidak ada aksi nyata untuk mengembalikan fungsi hutan yang ada.




Foto: Kondisi Hutan Mangrove di Indramayu


Sejauh ini, penghijauan lingkungan di wilayah pantai telah dilakukan oleh berbagai pihak sebagai upaya untuk membatu meningkatkan pemulihan lingkungan. Namun, kegiatan yang pernah dilakukan masih mengandalkan program dari pemerintah. Selaras dengan hal tersebut, Kelompok “Karya Abadi” menggandeng pihak PT. PERTAMINA (PERAERO) RU VI BALUNGAN untuk menerangkan kepeduliannya terhadap lingkungan yaitu pada Kegiatan “Rehabilitasi Kerusakan Pesisir dan Laut di Wilayah Kabupaten Indramayu”.

Bersama dengan hal ini, Relawan Lindungi Hutan turut mendukung dan melakukan pembinaan terhadap Kelompok “Karya Abadi” untuk melakukan rehabilitasi mangrove di Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi. Namun bagaimana pun, program ini tetap tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat mengingat tenaga dan biaya yang diperlukan tidaklah sedikit. Berdasarkan zona penanaman, luas penanaman 1 hektar wilayah hutan payau.

Hal ini tentu membutuhkan dana yang tinggi untuk penyiapan kebutuhan. Pertama, pancang bambu. Pancang bambu akan dipancang pada posisi depan yang fungsinya untuk menahan laju ombak agar tanaman mangrove yang baru ditanam tidak terbawa arus/ombak. Adapun pancang bambu yang dibutuhkan dengan panjang garis pantai 50 m adalah 40 bambu.

Kedua, distribusi ajir tanaman dan bibit mangrove. Ajir tanaman dibuat dari bambu dengan ukuran lebar 1,5-2cm dengan panjang 100 cm, yang fungsinya untuk menyangga tanaman mangrove sedangkan jenis tanaman yang akan ditanam untuk hutan payau adalah tanaman mangrove jenis Rhizophora Mucronata dengan jumlah per 0,5 Hektar adalah 4.000 batang.

Pola tanam :


Gambar: Sketsa Pola Tanam

Kegiatan ini diharapkan akan berdampak positif, terutama untuk meminimalisasi terjadinya abrasi. Jika hal ini terus berlanjut, pengelolaan lingkungan dan sumberdaya alam baik berupa pertambakan maupun pertanian akan mendapat porsi yang sesuai sehingga dalam jangka panjang dapat mendukung keberlangsungan hidup masyarakat Indramayu, khususnya di daerah pesisir pantai.

Oleh karena itu, mari, selamatkan mangrove kita! Satu langkahmu sangat berarti untuk Negeri ini.

Penanaman akan dilakukan pada 25 Agustus 2018 dengan target 4.000 Pohon Bakau.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 5.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya Acir
  4. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  5. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  6. Pengembangan Website Lindungi Hutan
Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur Pelestarian Habitat Mangrove Pati
  6. Selesai

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan

Anonymous

100 Pohon

Anonymous

10 Pohon

Astrid Soraya Fitriani

10 Pohon

MUMTAZAL

10 Pohon

Karina Prima Diany

6 Pohon