fb Kampanye Alam "Ogan Komering Ilir #RawatBumi: Rehabilitasi Lahan Gambut SumSel" - LindungiHutan

Ogan Komering Ilir #RawatBumi: Rehabilitasi Lahan Gambut SumSel

"Kebakaran lhan gambut dapat menyebabkan pemanasan global dan meninggalkan lahan tidak produktif yang perlu direhabilitasi. Ayo bantu kami!!"

Dibuat: Yudi | Feb 14, 2019

Lokasi: Ogan Komering Ilir | Kota: OKI

Dibantu Relawan Palembang



Lihat Update terbaru dari Kampanye Alam ini.
Laju kerusakan hutan periode 1985-1997 tercatat 1,6 juta hektar per tahun, sedangkan pada periode 1997-2000 menjadi 3,8 juta hektar per tahun. Ini menjadikan Indonesia merupakan salah satu tempat dengan tingkat kerusakan hutan tertinggi di dunia. Di Indonesia berdasarkan hasil penafsiran citra landsat tahun 2000 terdapat 101,73 juta hektar hutan dan lahan rusak, di antaranya seluas 59,62 juta hektar berada dalam kawasan hutan.

Di Provinsi Sumatera Selatan sendiri yang berada di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk sekitar 8 juta jiwa. Luas wilayah kurang lebih 9,2 juta hektar di mana 3,4 juta hektar berupa hutan dan 1,3 juta hektar adalah lahan gambut (INCAS, 2015). Sama seperti wilayah-wilayah di Indonesia lainnya, luas wilayah hutan Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan dari tahun ke tahun.



Foto: Lokasi penanaman

Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal yang sering terjadi di lapangan, yaitu pembukaan lahan untuk perkebunan maupun kebakaran hutan. Kebakaran hutan seringkali terjadi di Sumatera Selatan, apalagi di wilayah-wilayah lahan gambut. Apa yang terjadi jika lahan gambut terbakar? Maka suhu bumi akan naik minimal 4◦C, dan jika kebakaran terjadi di waktu yang bersamaan, akan terjadi perubahan iklim ekstrim dan tentu saja hal ini merugikan semua makhluk hidup yang berada di bumi ini.

Prihatin dengan hal tersebut, kami dari Relawan LindungiHutan Palembang mengadakan aksi penanaman pohon Jelutung untuk merehabilitasi lahan gambut bekas kebakaran di Sumatera Selatan, tepatnya di Desa Pulu Beruang Kec. Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir.



Foto: Lokasi penanaman

Penanaman pohon ini rencananya akan dilakukan pada tanggal 21 April 2019, dan tergabung dalam “Gerakan Rawat Bumi” yang diinisiasi oleh LindungiHutan.Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 30.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.
Salam Lestari !!

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Tanyakan Tentang Kampanye ini





Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan