fb Kampanye Alam "Pelaihari #RawatBumi: Yuk Bantu Konservasi Pantai Tabunio" - LindungiHutan

Pelaihari #RawatBumi: Yuk Bantu Konservasi Pantai Tabunio

"Semoga dengan penanaman ini pesisir pantai Tabunio bisa terlihat rapi, nyaman, asri, dan terbebas dari abrasi"

Dibuat: Manohara qubra | Jan 29, 2019

Lokasi: Pelaihari | Kota: Tanah Laut

17 Sahabat Alam Tergabung



Lihat Update terbaru dari Kampanye Alam ini.
Halo sabahat!!
Perkenalkan nama saya Manohara Qubra, saat ini saya masih bersekolah di salah satu SMA di Kota Pelaihari. Pelaihari adalah sebuah kota yang terletak di tepi Sungai Tabaneodan berjarak 65 km di sebelah timurKota Banjarmasin, ibukota provinsi Kalimantan Selatan. Pelaihari terletak di Kabupaten Tanah Laut, dan seperti namanya, kota ini termasuk daerah pesisir.

Salah satu pantai yang terkenal di Pelaihari adalah Pantai Tabunio. Pantai ini terletak di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Provinsi Kalimantan Selatan. Pantai Tabunio terletak sekitar 22 kilometer dari Kota Pelaihari (Ibukota Tanah Laut) dan sekitar 87 kilometer dari Kota Banjarmasin. Luas areal wisata pantai Tabunio sekitar 0,65 ha dengan batas panjang 85 meter dan lebar 80 meter mulai dari tepi pantai. Kawasan wisata pantai Tabunio termasuk tipologi pantai berpasir.



Foto: Aktivitas masyarakat disekitar Pantai Tabunio

Pemanasan global yang melanda seluruh dunia menyebabkan banyak daerah mengalami imbasnya, terutama daerah-daerah yang terletak di pesisir pantai. Gelombang tinggi yang menghantam bibir pantai menyebabkan banyak pantai yang mengalami abrasi, termasuk pula Pantai Tabunio.

Kejadian pada Desember 2018 lalu masih terbayang di benak saya sahabat. Saat itu gelombang tinggi disertai angin kencang menghantam pantai kami dan menyebabkan pohon tumbang, jalan aspal hampir terendam, dan warga ketakutan sepanjang malam.

Oleh sebab itu, saya mengajak sahabat untuk membantu saya mengkonservasi pesisir Pantai Tabunio. Saya berencana untuk menanam Cemara Laut di sepanjang bibir pantai dan jalan menuju pantai. Harapannya penanaman ini akan membantu pantai kami agar tidak abrasi lagi.



Foto: Sekitar wilayah pantai Tabunio

Penanaman ini masuk dalam “Gerakan Rawat Bumi” yang diselenggarakan oleh LindungiHutan, yaitu penanaman di 100 daerah se-Indonesia dalam rangka memperingati Hari Bumi.

Penanaman akan kami laksanakan di pesisir Pantai Tabunio pada tanggal 21 April 2019 dengan target 2000 pohon cemara laut. Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 5.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai


Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.

Salam Lestari !!

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Tanyakan Tentang Kampanye ini





Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan

Manohara qubra

80 Pohon

Salam lestari

Manohara qubra

60 Pohon

Salam lestari!

Sukamto Timotius M

10 Pohon

Anonymous

5 Pohon

Rawat bumi untuk kehidupan nanti

Anonymous

4 Pohon