LindungiHutan - Detail Kampanye alam

Abrasi Pantai Jepara Parah , Nelayan Menjerit

Dibuat: Lindungi Hutan | Sep 04, 2017

Kerusakan lingkungan yang dialami pesisir utara pulau Jawa, makin lama makin parah. Yang jadi penyebab terutama adalah abrasi, pengikisan daratan oleh laut.

Prihatin terhadap parahnya abrasi pantai di Jepara, petani tambak yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Mina Barokah, Desa Surodadi, Kecamatan Kedung, Jepara mengadu ke Komisi B DPRD Kabupaten Jepara. ”Kami meminta agar pemerintah memberikan solusi yang tepat" (Suara Merdeka). Abrasi yang mengikis kawasan daratan pesisir pantai di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kian parah. Tiap tahun, sekitar 30 meter-50 meter wilayah daratan pesisir tenggelam karena erosi pantai tersebut.



Gambar 1 : Tambak Warga terkena Abrasi

Abrasi yang terjadi di wilayah Pantai Bayuran Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara akhir akhir ini sudah semakin tak terkendali dan dalam tingkat memprihatinkan, beberapa pemukiman warga di sekitar pantai tersebut mengalami kerusakan akibat terjangan ombak laut. Jika ini dibiarkan berlarut larut dan tak ada penyelesaian secepatnya dari pihak pihak terkait, maka tingkat abrasi ini semakin parah.


Gambar 2: Jalan terkena Abrasi

Abrasi itu sendiri adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam di daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, karena kuatnya gelombang laut yang terjadi dan ombak ombak besar yang setiap saat terus menerus menghantam, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi.

Pemerintah Jepara telah mengupayakan pembangunan groin untuk menangani abrasi di pantai oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Jepara, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Jepara menilai keberadaan hutan pantai juga diperlukan. Hal itu disampaikan Kepala Dishutbun Jepara Sujarot, saat baru-baru ini (Kartininews).

“Dulu panjang garis pantai Jepara hanya sekitar 70 km. Tapi sekarang sudah lebih dari 80 km karena pantai Jepara terkena abrasi. Bahkan Desa Bulak sudah hilang dan warganya harus direlokasi ke Desa Bulak Baru,” kata DR. Subroto, SE, MM selaku Wakil Bupati Jepara (jeparahariini).


Gambar 3: Beton sabuk pantai terkena Abrasi

Menurut Sujarot (Kepala Dishutbun), hutan pantai bisa menjadi penahan angin dari laut menuju daratan. Ketika angin dari laut bisa ditahan, bisa mengurangi interupsi air laut yang menyebabkan abrasi. “Hutan pantai juga akan mengurangi gelombang laut sehingga diharapkan abrasi akan berkurang,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa daerah yang membutuhkan hutan pantai adalah Clering, Ujungwatum Teluk Awur, dan Semat. Selain itu, secara umum seluruh pantai di Jepara juga perlu ditanami pohon. Penanaman hutan pantai, kata Sujarot, berbeda dengan penanaman mangrove yang berada di air.

“Hutan pantai tetap di darat dengan jarak tertentu. Soal berapa banyak pohon yang ditanam, itu menyesuaikan dengan lapisannya, semakin banyak tentu akan semakin baik,” ucap Sujarot (Kartininews).

Lindungi Hutan berkerjasama dengan penduduk lokal Kelurahan Karangkebagusan untuk melakukan penanaman Pohon Cemara Pantai di daerah Pantai Pelayaran Jepara. Pantai Pelayaran Jepara adalah pantai yang berada di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Pantai Pelayaran hanya diketahui oleh warga penduduk desa Karangkebagusan dan desa tetangga, tetapi kini setelah pemerintah konsen membuat hutan lindung di daerah ini, sehingga mulai sedikit dikenal oleh masyarakat terutama yang ikut dalam acara tersebut.

Target penanaman sebanyak 2000 pohon Cemara Pantai dengan harga per pohon sebanyak Rp 15.000,00. Anda dapat Berdonasi dan Gabung Aksi penanaman pada acara 10 Februari 2018.



Gambar 4: Bibit Cemara Laut

Yuk Kita berkontribusi dalam menghijaukan Hutan Indonesia !

Bagaimana Cara Berdonasi :

1. Klik tombol Donasi

2. Pilih jumlah pohon yang akan di donasikan , harga per pohon Rp 15.000,00
3. Pilih metode Pembayaran
4. Selesai

Terima Kasih

Salam Lestari

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan

Penanaman: Sabtu, 10 Februari 2018

Kampanye Alam Selesai

130

  Pohon Terkumpul

Share kampanye alam ini untuk mengajak lebih banyak orang peduli melakukan aksi nyata.

Indra Yudosaputro

100 Pohon

Nailul Amaniyatus S

10 Pohon

Wiwik Rosida

10 Pohon

Selo Arief Bustaman

4 Pohon

Anonymous

2 Pohon

Semoga Jepara lebih baik