Kampanye Alam "AYOuth Cintai Bumi" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

AYOuth Cintai Bumi

AYOuth Community

AYOuth Community

15 pohon Terkumpul dari 250 pohon

14 Donatur

Batas Donasi: 21 December 2026
46 Hari lagi
Penanaman: 30 December 2026
55 Hari lagi
Donasi
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 16 October 2026
AYOuth, mari satukan langkah untuk mencintai bumi! Bergabunglah dalam kampanye 'AYOuth Cintai Bumi' untuk reboisasi hutan dan menjaga kelestarian alam. Bersama kita bisa membuat perubahan yang nyata! #LindungiHutan

Tau gak sih? Kalau satu pohon yang kita tanam hari ini, bisa menjadi kehidupan bagi generasi selanjutnya 💚🍃 Desa Sukawali di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang Dahulu, Desa Sukawali di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang dikenal dengan ekosistem mangrove alami yang sangat lebat dan asri sepanjang muara Sungai Cisadane. Kawasan muara Cisadane dipenuhi oleh vegetasi hutan bakau padat yang berfungsi sebagai benteng hijau yang efektif dalam menahan hantaman ombak air laut dan menjaga tanah pesisir. Bahkan sebelum abrasi merusak ratusan hektar pesisi pantai, kawasan tersebut belum pernah mengalami keterbukaan tambak liar maupun pembangunan proyek yang dekat dengan pesisir pantai. Dengan daratannya yang cukup luas dan kokoh mempermudah para masyarakat sekitar untuk beraktivitas tanpa membayangkan genangan air laut. Warga setempat pun berkata bahwa “Daratan desa dahulu sangat luas, akibat abrasi yang sangat parah membuat pesisir terkikis perlahan-lahan” dilansir dari https://www.aksibumi.com Mulai memasuki tahun 2000-an, daerah pesisir pantai mulai terjadi berbagai masalah karena pengelolaan sampah yang buruk serta kombinasi faktor alami pada pesisir pantai yang membuat terjadinya:

  • Abrasi parah
  • Ancaman banjir rob
  • Aktivitas tambak liar
Dampak Negatif Pesisir Akibat dari masalah tersebut membuat sejumlah pesisir pantai Desa Sukawali menjadi berkurang dan menghambat aktivitas warga setempat. Sehingga kami sebagai remaja harus bergerak agar hal tersebut tidak terus berlanjut hingga generasi selanjutnya.

Pemuda Beraksi Untuk Masa Depan Peran remaja merupakan bagian dari “Agent of Change” yang artinya kami patut dalam menyebarkan kesadaran dan mempersiapkan masa depan yang akan ditinggali oleh generasi setelah kami. Karena jika krisis iklim terus jadi, bukan hanya alam yang berdampak tetapi juga masyarakat setempat yang menerima akibatnya. Perlu kita ketahui bahwa pemuda hari ini adalah bagian dari pembentuk generasi unggul dalam mempedulikan kondisi lingkungan yang sedang tidak baik-baik saja. Iklim yang tidak stabil, hingga pemanasan global membuat kami merasa tidak aman jika terus berdiam diri. Menurut Kompasiana.com tahun 2024 menyatakan bahwa “Peran remaja dalam membangun masa depan bangsa tidak bisa diremehkan. Mereka memiliki kapasitas untuk memberikan kontribusi yang signifikan melalui inovasi, pendidikan, kepemimpinan, dan keterlibatan aktif dalam berbagai bidang.” https://www.kompasiana.com/tag/remaja Hal ini membuktikan, kehadiran para remaja sangat mampu untuk membuat dunia menjadi lebih baik.

Solusi Efektif Dengan Menanam Ratusan Pohon Melalui campaign AYOuth GREENWAVE kami dapat membantu untuk menanam ratusan pohon di Desa Sukawali di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Pohon-pohon yang ditanam berfungsi dalam menstabilkan keseimbangan garis pantai agar dapat kembali sebagai semestinya. Tak hanya itu, dalam campaign ini kami tidak hanya membantu menghijaukan wilayah, tetapi juga membantu untuk melestarikan lingkungan dan menjaga bumi agar terselamatkan dari pemanasan global yang terus melanda. Tujuan Utama Kampanye “Nama campaign”
  • Melawan krisis iklim
  • Mendorong kolaborasi
  • Konservasi tanah dan air
  • Memproduksi oksigen
Ayo Membantu para Petani Dengan Berdonasi Donasi yang dibutuhkan untuk penanaman serta perawatan pohon adalah berjumlah 30.000. Bisa dengan meng-klik tombol merah yang ada dibawah dan bertuliskan “Donasi”. Hijau Alamku💚 Lestari Bumiku💙

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 45,000/pohon.

Desa Sukawali berada di kawasan pesisir Muara Cisadane yang menghadapi tekanan abrasi sekaligus menjadi titik akumulasi sampah dari aliran sungai. Sekitar 2,5 kilometer garis pantai Sukawali terdampak langsung abrasi. Kondisi gelombang yang kuat juga membuat penanaman mangrove tidak mudah, sehingga masyarakat perlu terus menyesuaikan strategi perlindungan bibit salah satunya melalui pembuatan APO secara mandiri.

Sejak 2022, LindungiHutan bersama Kampung Bahari Nusantara (KBN) Sukawali menjalankan rehabilitasi dengan Rhizophora sebagai jenis dominan. Syahrul menjadi salah satu penggerak muda di balik konservasi kawasan ini, bersama Mas Bawi dan anggota KBN yang telah bergerak sejak kelompok masih bernama Remaja Tabur Mangrove. Konservasi Sukawali tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga berkembang melalui pembibitan mandiri, silvofishery, Rumah Pintar, hingga edukasi jenis mangrove bagi pengunjung.

Perubahan mulai terlihat dari meningkatnya tutupan vegetasi pada area rehabilitasi dan semakin kuatnya akar mangrove berusia tiga hingga empat tahun yang secara bertahap mengambil alih fungsi perlindungan dari APO. Pemulihan ini juga mulai membuka peluang ekonomi melalui pembibitan, budidaya bandeng dan udang, serta beragam olahan mangrove seperti kopi, mie, kue, sirup, dan selai. Seiring restorasi berlanjut, Sukawali diarahkan menjadi kawasan pesisir yang tidak hanya lebih terlindungi dari abrasi, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan pangan, edukasi, dan ekonomi masyarakat lokal.

Fokus Program
Penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Tujuan dan Dampak Program
• Mengurangi tekanan abrasi dan memperkuat ketahanan kawasan pesisir (SDG 13 & 15)
• Memulihkan tutupan mangrove dan habitat biota pesisir (SDG 14 & 15)
• Mendukung ketahanan pangan dan peluang ekonomi masyarakat lokal (SDG 1 & 8)

Peluang Pengembangan
• Penguatan APO dan rehabilitasi garis pantai
• Pengembangan silvofishery
• Pengembangan produk olahan mangrove
• Eco-eduwisata mangrove
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

1 hari yang lalu
Avatar
Siti Fatimah
2 Pohon
Yuk terus hijaukan Indonesia!
2 hari yang lalu
Avatar
Aisyah Ilyana Bahari
1 Pohon
Agar bumi kita dapat kembali hijau seperti semula
2 hari yang lalu
Avatar
Calysta Nadhifa Athirah
1 Pohon
Mudahkanlah Kaila Rizky Arafah & Calysta Nadhifa Athirah dalam menjadi manusia sebaik baiknya yaitu manusia yang bermanfaat 🌟
2 hari yang lalu
Avatar
Azzahraa Keiko Aditama
1 Pohon
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan Indonesia
2 hari yang lalu
Avatar
Anonymous
1 Pohon
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan Indonesia
1 hari yang lalu
Avatar
Siti Fatimah
2 Pohon
2
Yuk terus hijaukan Indonesia!
2 hari yang lalu
Avatar
Farrel Alfiano
1 Pohon
1
semoga langkah kecil ini bisa bersampak besar bagi sekitarnya!! :))
2 hari yang lalu
Avatar
Nabil Adytya
1 Pohon
1
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan

Belum ada kampanye terkait

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications