Kampanye Alam "Selamatkan yang Tersisa" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Selamatkan yang Tersisa

Satria Pradana

Satria Pradana

0 pohon Terkumpul dari 250 pohon

0 Donatur

Batas Donasi: 01 October 2026
92 Hari lagi
Penanaman: 30 November 2026
152 Hari lagi
Donasi
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 30 June 2026
Mari bergabung dalam kampanye "Selamatkan yang Tersisa" untuk reboisasi hutan. Bersama kita bisa mengembalikan kehidupan alami dan memperjuangkan masa depan yang lebih hijau. Do your part now! 🌿 #SelamatkanYangTersisa #LindungiHutan
Sungai Sintuk, habitat orangutan, bekantan, kancil, dan beruang di Kalimantan Tengah, mengalami degradasi parah akibat pembabatan hutan, pertambangan ilegal, dan kebakaran berulang. Program penanaman pohon Nyatoh bersama LindungiHutan hadir sebagai upaya restorasi ekosistem gambut yang terancam.

Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah — kawasan gambut tropis yang menjadi penyangga keanekaragaman hayati Kalimantan.
Gambut yang sehat menyimpan karbon dalam jumlah masif. Ketika terbakar atau rusak, ia melepaskan emisi CO₂ yang jauh lebih besar dibanding hutan biasa — sekaligus menghancurkan habitat satwa yang tidak bisa pulih dalam waktu singkat.

LindungiHutan bersama masyarakat lokal sejak 2018, kini mengajak donatur, relawan, dan mitra institusi untuk memperluas jangkauan program penanaman Nyatoh secara signifikan
Program berjalan sejak 2018 dan terus berlanjut — setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi ekologis untuk 10, 50, hingga 100 tahun ke depan.

Donasi untuk pembelian bibit Nyatoh, dukung operasional tim lapangan, atau bergabung sebagai relawan. Setiap kontribusi terdokumentasi dan dilaporkan secara transparan.

"Sungai Sintuk bukan sekadar aliran air — ia adalah nadi kehidupan bagi satwa dan manusia yang tinggal di sekitarnya."
#SelamatkanSintuk 🌱

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 30,000/pohon.

Sungai Sintuk terletak di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sungai ini merupakan rumah bagi banyak satwa liar seperti orang utan, bekantan, kancil, dan beruang. Sayangnya, ekosistem di sungai ini terdegradasi akibat pembabatan hutan, pertambangan, dan kebakaran.

Sejak tahun 2018, LindungiHutan bersama masyarakat melakukan kegiatan konservasi dengan penanaman pohon nyatoh. Program ini diharapkan dapat memperbaiki ekosistem yang terdegradasi. Ekosistem gambut yang kembali pulih akan berdampak positif pada kehidupan satwa dan ekonomi masyarakat.

Program Utama
Penanaman Pohon Nyatoh untuk merestorasi ekosistem gambut

Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukungPembangunan Keberlanjutan (SDG's)dengan
  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada kampanye terkait

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications