Kampanye Alam "Life After Quitting My Job" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Life After Quitting My Job

Dara Hanum Rinjani

Dara Hanum Rinjani

4 pohon Terkumpul dari 250 pohon

4 Donatur

Batas Donasi: 18 September 2026
Kampanye Selesai
Penanaman: 30 December 2026
Belum Ditanam
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 07 August 2026
Mari bergabung dalam kampanye "Life After Quitting My Job". Bersama-sama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih hijau! 🌳💚 #LifeAfterQuittingMyJob
Dulu aku pikir bekerja tanpa henti adalah satu-satunya cara untuk terus maju. Sampai di satu titik, aku mulai kehilangan semangat, merasa terjebak, dan terus mempertanyakan diri sendiri. Aku bahkan sempat disarankan untuk mencari bantuan profesional karena tekanan yang aku rasakan sudah mulai memengaruhi keseharianku.

Setelah memutuskan berhenti, aku nggak langsung menemukan jawabannya. Tapi aku mulai pelan-pelan kembali ke hal yang selama ini bikin aku merasa hidup: berjalan di alam, naik gunung, menghirup udara segar, dan memberi waktu buat diri sendiri.

Dari sana aku sadar, alam sudah banyak membantu proses healing-ku. Sekarang aku ingin melakukan sesuatu sebagai bentuk terima kasih. Mungkin ini langkah kecil, tapi semoga bisa menjadi awal untuk memberi kembali kepada alam yang sudah lebih dulu memberi banyak buatku.

Aku nggak tahu perjalanan setelah ini akan membawaku ke mana. Tapi kalau di perjalanan ini aku bisa mengajak lebih banyak orang yang ada di fase yang sama seperti aku untuk meninggalkan jejak baik bagi alam, menurutku itu sudah lebih dari cukup.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 45,000/pohon.

Kawasan Geopark Ciletuh terletak di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat dengan luas sekitar 128 ribu hektare yang tersebar di 8 kecamatan di 74 desa/kelurahan. Berjarak sekitar 37 Km dari ibu kota Kota Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Geopark Ciletuh merupakan kawasan wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya, termasuk hutan mangrove.

Hutan mangrove di Geopark Ciletuh, khususnya di sekitar Pantai Cikadal dan Desa Mandrajaya, menjadi salah satu daya tarik wisata yang menarik untuk dijelajahi. Geopark Ciletuh sendiri diakui sebagai UNESCO Global Geopark, yang menekankan pentingnya konservasi bentang alam dan keanekaragaman hayati, termasuk ekosistem mangrove.

Kawasan konservasi dan ekowisata mangrove di Geopark Ciletuh dikelola secara swadaya oleh masyarakat lokal. Berikut adalah detail kuncinya:
  • Lokasi Utama: Area konservasi tersebar di sekitar Pantai Cikadaldan pesisir Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
  • Keanekaragaman Hayati: Area seluas 10 hektare ini dipenuhi oleh vegetasi mangrove jenis Rhizophora apiculata dan Avicennia officinalis.
  • Aktivitas Pelestarian: Sebagai kawasan UNESCO Global Geopark, lokasi ini sering menjadi pusat aksi penanaman bibit pohon pesisir untuk mencegah abrasi.
  • Akses & Potensi Wisata: Pengunjung dapat menikmati suasana pesisir yang tenang dan mengamati ekosistem mangrove yang dikelola oleh Kelompok Masyarakat Konservasi (POKMASI).
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

1 bulan yang lalu
Avatar
*****
1 Pohon
2 bulan yang lalu
Avatar
Anonymous
1 Pohon
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan Indonesia
2 bulan yang lalu
Avatar
Anonymous
1 Pohon
2 bulan yang lalu
Avatar
dara hanum rinjani
1 Pohon
1 bulan yang lalu
Avatar
*****
1 Pohon
1
2 bulan yang lalu
Avatar
dara hanum rinjani
1 Pohon
1
2 bulan yang lalu
Avatar
Anonymous
1 Pohon
1

Belum ada kampanye terkait

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications