Yuk, bareng-bareng kita jaga alam! Ayo tanam pohon mangrove untuk masa depan generasi Indonesia hijau 🌿 #ReboisasiHutan #MenjagaAlam
Geopark Ciletuh bukan sekadar hamparan pantai biasa — ia adalah warisan budaya sekaligus destinasi wisata alam yang menyimpan kekayaan ekosistem laut tak ternilai. Namun di balik keindahannya, ancaman nyata terus mengintai: tumpukan sampah, erosi, longsor, hingga kerusakan lingkungan laut yang perlahan menggerus pesona dan fungsi ekologisnya. Berangkat dari kepedulian inilah, lahir sebuah aksi massa pelestarian alam pantai lintas elemen yang menyatukan berbagai pihak dalam satu gerakan nyata.
Campaign ini melibatkan individu, kelompok tani pesisir, komunitas lokal, konten kreator media sosial, hingga pemerintah dan lembaga terkait — karena menjaga Geopark Ciletuh adalah tanggung jawab bersama seluruh warga Jawa Barat dan para aktivis lingkungan. Seluruh zona strategis di kawasan pantai Geopark Ciletuh hingga Ujung Genteng menjadi panggung aksi, dipilih secara cermat sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.
Pelaksanaannya dirancang fleksibel dan kontekstual — menyesuaikan musim, kesiapan para pelaku, serta ketersediaan bibit tanam. Momentum spesial seperti Hari Terumbu Karang, Hari Lingkungan Hidup, dan hari-hari bersejarah lainnya menjadi titik-titik penting yang memperkuat makna setiap aksi.
Kampanye dijalankan secara bertahap dan menyeluruh: dimulai dari sosialisasi di lokasi dan media sosial, membangun kesadaran publik akan urgensi gerakan ini, lalu berlanjut ke tahap pelaksanaan langsung di lapangan, dan ditutup dengan pengawasan berkelanjutan. Bersama, kita jaga Geopark Ciletuh — dari garis pantai hingga ke hati masyarakatnya.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 45,000/pohon.
Kawasan Geopark Ciletuh terletak di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat dengan luas sekitar 128 ribu hektare yang tersebar di 8 kecamatan di 74 desa/kelurahan. Berjarak sekitar 37 Km dari ibu kota Kota Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Geopark Ciletuh merupakan kawasan wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya, termasuk hutan mangrove. Hutan mangrove di Geopark Ciletuh, khususnya di sekitar Pantai Cikadal dan Desa Mandrajaya, menjadi salah satu daya tarik wisata yang menarik untuk dijelajahi. Geopark Ciletuh sendiri diakui sebagai UNESCO Global Geopark, yang menekankan pentingnya konservasi bentang alam dan keanekaragaman hayati, termasuk ekosistem mangrove.
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Ikut gabung aksi berbayar di kampanye
Menjaga Alam dengan Menanam Pohon Mangrove untuk Masa Depan Generasi Indonesia Hijau
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Manfaatkan fitur 'Sematkan Kampanye Alam' untuk dengan mudah menyisipkan kampanye ke situs web
Kamu
secara langsung. Ini merupakan cara yang cepat, mudah, dan terjangkau untuk membagikan kampanye
kamu
kepada lebih banyak orang!
Bagikan Kampanye Ini
Bagikan lewat QR Code:
QR Code sedang diproses...
Gagal memuat QR Code kampanye. Silakan coba lagi
QR Code bisa diunduh dan digunakan kembali selama link kampanye tidak berubah. Jika link diubah,
kamu perlu buat ulang QR Code-nya