Kampanye Alam "Melestarikan Hutan Mangrove di Kulon Progo" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Melestarikan Hutan Mangrove di Kulon Progo

Ruli Arifin

Ruli Arifin

0 pohon Terkumpul dari 250 pohon

0 Donatur

Batas Donasi: 18 August 2026
35 Hari lagi
Penanaman: 30 September 2026
78 Hari lagi
Donasi
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 14 July 2026
Yuk, ikut beraksi dalam kampanye Melestarikan Hutan Mangrove di Kulon Progo! Bersama kita bisa reboisasi hutan demi masa depan yang lebih baik. 🌿 #LindungiHutan #SaveMangroveKulonProgo.
Di pesisir Kulon Progo, setiap deburan ombak menghadirkan dua kemungkinan: harapan dan ancaman. Ketika hutan mangrove tumbuh dengan baik, akarnya menjadi benteng alami yang menahan abrasi, melindungi kehidupan pesisir, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, burung, dan satwa lainnya. Mangrove juga berperan penting dalam menyerap karbon, sehingga memiliki kontribusi besar dalam menghadapi perubahan iklim. Berbagai kegiatan penanaman mangrove di kawasan Jangkaran telah dilakukan oleh masyarakat, komunitas, dan mahasiswa sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian pesisir.

Namun, upaya menjaga hutan mangrove tidak dapat dilakukan hanya dalam satu hari. Bibit perlu disiapkan, ditanam, dirawat, dan dipastikan tumbuh hingga menjadi pohon yang kuat. Seluruh proses tersebut memerlukan kepedulian, komitmen, dan dukungan dari kita bersama.

Hari ini, Anda memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan tersebut.

Melalui program fundraising Hutan Mangrove Kulon Progo, setiap donasi yang Anda berikan akan digunakan untuk pengadaan bibit, kegiatan penanaman, perawatan mangrove, serta edukasi lingkungan bagi masyarakat dan generasi muda.

Bayangkan, dari satu bibit yang Anda bantu tanam hari ini, akan tumbuh pohon yang melindungi pantai selama puluhan tahun. Pohon tersebut akan menjadi pelindung bagi pesisir, tempat hidup berbagai makhluk, dan warisan hijau bagi anak cucu kita.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 70,000/pohon.

Tidak seperti pantai lainnya yang memiliki hamparan pasir, Pantai Pasir Kadilangu justru berupa hamparan hutan mangrove di sepanjang pantai. Selain sebagai kawasan wisata, hutan ini juga ditujukan sebagai bentuk aksi konservasi hutan bakau di Kabupaten Kulon Progo sejak 1999 . Baru sejak 2016, setelah pohon-pohon bakau di sini tumbuh subur dan besar, kawasan ini dikembangkan menjadi obyek wisata yang bermanfaat.
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada kampanye terkait

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications