Ayo, bergabunglah dalam kampanye "Win's Bday for Earth: Tumbuh Bersama Bumi" dan rayakan ulang tahun dengan memberikan hadiah kepada alam. Mari jaga kelestarian bumi kita bersama-sama! 🌿🌍 #LindungiHutan
Sejak tahun 2021, aku selalu punya cara merayakan bulan kelahiranku dengan meluangkan waktu sendirian atau melakukan hal yang baru. Biasanya, perayaan ini tentang memberikan ruang tenang dan hadiah untuk diriku sendiri.
Perjalanan solo ke area pantai bulan Juli lalu, membuatku menyadari bahwa alam adalah tempat aman bagiku, sehingga aku sempat berencana untuk kembali melakukan aktivitas solo di alam terbuka sebagai bentuk perayaan tahun ini. Namun, mengingat banyaknya bencana yang terjadi pada alam kita akhir-akhir ini, rasanya kali ini aku ingin melakukan sebuah pengalaman baru yang lebih berdampak.
Sebagai seseorang yang selalu berusaha mengapresiasi hal-hal kecil, aku menyadari bahwa langkah besar selalu dimulai dari hal sederhana. Selama ini, aku berusaha menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan di keseharian, mulai dari membiasakan diri membawa kotak bekal sendiri saat keluar hingga memilah sampah untuk ditabung. Tapi di momen ulang tahun kali ini, aku ingin jejak yang aku tinggalkan tidak hanya berdampak untuk diriku sendiri, melainkan juga berdampak untuk bumi kita.
Karena itu, selama bulan September hingga November ini, aku mendedikasikan perayaan ulang tahunku untuk melakukan penanaman pohon bersama LindungiHutan!
Aku ingin mengajak teman-teman dan kalian semua yang sering mengikuti perjalananku untuk ikut merayakan momen ini. Hadiah terbaik yang bisa aku terima tahun ini bukanlah kado fisik, melainkan partisipasi kalian untuk ikut menjaga bumi tempat kita tinggal.
Hal ini bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk terima kasih atas waktu dan ruang yang masih aku miliki saat ini. Bentuk terima kasih kepada alam yang selalu memberi.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 30,000/pohon.
Sungai Sintuk terletak di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sungai ini merupakan rumah bagi banyak satwa liar seperti orang utan, bekantan, kancil, dan beruang. Sayangnya, ekosistem di sungai ini terdegradasi akibat pembabatan hutan, pertambangan, dan kebakaran.
Sejak tahun 2018, LindungiHutan bersama masyarakat melakukan kegiatan konservasi dengan penanaman pohon nyatoh. Program ini diharapkan dapat memperbaiki ekosistem yang terdegradasi. Ekosistem gambut yang kembali pulih akan berdampak positif pada kehidupan satwa dan ekonomi masyarakat.
Program Utama
Penanaman Pohon Nyatoh untuk merestorasi ekosistem gambut
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukungPembangunan Keberlanjutan (SDG's)dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)