Yuk bergabung bersama kami dalam kampanye "Satu Pohon, Tumbuh Bersama Desa Warloka, Di Tanah Flores"! Mari bersama-sama melakukan reboisasi hutan dan menjaga kelestarian alam. Ajak temanmu, setiap pohon kita tanam, lebih hijau bumi kita! 🌳💚 #LindungiHutan
Ketika kita bicara Labuan Bajo, yang sering terbayang mungkin adalah Komodo, laut biru, atau pulau-pulau yang indah. Tapi ada cerita lain yang juga penting untuk kita kenal. Desa Warloka Pesisir di Manggarai Barat, tempat masyarakat hidup berdampingan dengan laut, mangrove, tradisi, dan kekayaan alam di sekitarnya. Di tengah perkembangan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata, saya ingin ikut menjaga agar alam dan kehidupan masyarakat Warloka tetap menjadi bagian dari masa depannya. Salah satunya melalui penanaman dan pemulihan mangrove yang dapat membantu melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga habitat berbagai satwa.
Saya Jessica Laihad, lulusan Sustainability Harvard. Selama perjalanan saya, saya belajar bahwa sustainability tidak bisa dipisahkan dari manusia yang hidup di dalam sebuah ekosistem. Karena itu, bagi saya, menjaga Warloka bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang menjaga pesisir, biodiversitas, dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada lingkungan tersebut. Melalui Reforestathon, saya ingin mengajak lebih banyak orang untuk ikut mengambil bagian dalam langkah sederhana ini.
Campaign ini difasilitasi oleh LindungiHutan, yang bekerja bersama masyarakat lokal untuk mendukung penanaman mangrove dan pemberdayaan di Desa Warloka. Yuk, ikut menjadi bagian dari perjalanan ini. Satu pohon yang kita tanam hari ini bisa menjadi bagian dari pesisir yang lebih terlindungi dan masa depan Warloka yang tetap tumbuh bersama alamnya.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 35,000/pohon.
Desa Warloka di Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, merupakan kampung nelayan pesisir yang berada dekat Labuan Bajo, berbatasan dengan Taman Nasional Komodo, KEK Golo Mori, dan Hutan Lindung Wae Wuul. Pesisirnya masih memiliki sekitar 34 hektare mangrove, tetapi tutupannya tidak rapat, sehingga abrasi dan erosi terus menjadi ancaman. Pada musim pasang tahunan, air laut masuk ke sebagian rumah warga, serta semakin terbatasnya ruang pesisir membuat perlindungan dan pemadatan mangrove menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan kawasan.
Konservasi mangrove di Warloka digerakkan oleh Pokdarwis Desa Warloka dan kelompok Si Mangrove, dengan Rifaldo sebagai salah satu penggerak muda setempat. Kelompok telah mengembangkan pembibitan di tepi kawasan dan menanam Rhizophora mucronata sebagai jenis utama. Mangrove Warloka menjadi habitat monyet ekor panjang dan berbagai burung kecil. Kehidupan masyarakat sendiri masih sangat lekat dengan laut, tercermin dari mata pencaharian nelayan, pasar barter hasil laut dan pertanian, hingga tradisi Mappaleppe dari masyarakat Bajo.
Warloka merupakan lokasi baru LindungiHutan dengan fokus utama diarahkan untuk memperkuat dan menambah kerapatan mangrove secara bertahap. Di saat yang sama, tiga kelompok UMKM ibu-ibu telah tumbuh melalui produk sambal, kerupuk, dan kerajinan, sementara potensi wisata dapat dikembangkan dengan menghubungkan mangrove, Situs Batu Meja, panorama pesisir, dan cerita kehidupan nelayan. Seiring kolaborasi berlanjut, pemulihan Warloka diharapkan mampu menjaga ekosistem pesisir tanpa melepaskan identitas sosial dan ekonomi masyarakatnya.
Fokus Program Penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Tujuan dan Dampak Program • Mengurangi tekanan abrasi dan memperkuat perlindungan pesisir (SDG 13 & 15) • Memadatkan tutupan mangrove dan menjaga habitat biodiversitas pesisir (SDG 14 & 15) • Mendukung penghidupan nelayan dan peluang ekonomi masyarakat lokal (SDG 1 & 8)
Peluang Pengembangan • Penguatan pembibitan mangrove • Eco-eduwisata mangrove • Pengembangan UMKM olahan mangrove
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Ikut gabung aksi berbayar di kampanye
Satu Pohon, Tumbuh Bersama Desa Warloka, Di Tanah Flores
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Manfaatkan fitur 'Sematkan Kampanye Alam' untuk dengan mudah menyisipkan kampanye ke situs web
Kamu
secara langsung. Ini merupakan cara yang cepat, mudah, dan terjangkau untuk membagikan kampanye
kamu
kepada lebih banyak orang!
Bagikan Kampanye Ini
Bagikan lewat QR Code:
QR Code sedang diproses...
Gagal memuat QR Code kampanye. Silakan coba lagi
QR Code bisa diunduh dan digunakan kembali selama link kampanye tidak berubah. Jika link diubah,
kamu perlu buat ulang QR Code-nya