Detail Lokasi Penghijauan “Desa Warloka - Labuan Bajo” | LindungiHutan

Desa Warloka - Labuan Bajo

Kabupaten Manggarai Barat

Nama Petani

Rifaldo

Harga Pohon

Rp. 35,000

Afiliasi

Pokdarwis Desa Warloka

Tipe Hutan

-

Tipe Ekosistem

Pesisir

0% Luasan lahan tertanam dari 0 ha

Total Kampanye

0

Orang Terlibat

144

Pohon Tertanam

0

Karbon Terserap

0 Kg

Desa Warloka di Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, merupakan kampung nelayan pesisir yang berada dekat Labuan Bajo, berbatasan dengan Taman Nasional Komodo, KEK Golo Mori, dan Hutan Lindung Wae Wuul. Pesisirnya masih memiliki sekitar 34 hektare mangrove, tetapi tutupannya tidak rapat, sehingga abrasi dan erosi terus menjadi ancaman. Pada musim pasang tahunan, air laut masuk ke sebagian rumah warga, serta semakin terbatasnya ruang pesisir membuat perlindungan dan pemadatan mangrove menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan kawasan.

Konservasi mangrove di Warloka digerakkan oleh Pokdarwis Desa Warloka dan kelompok Si Mangrove, dengan Rifaldo sebagai salah satu penggerak muda setempat. Kelompok telah mengembangkan pembibitan di tepi kawasan dan menanam Rhizophora mucronata sebagai jenis utama. Mangrove Warloka menjadi habitat monyet ekor panjang dan berbagai burung kecil. Kehidupan masyarakat sendiri masih sangat lekat dengan laut, tercermin dari mata pencaharian nelayan, pasar barter hasil laut dan pertanian, hingga tradisi Mappaleppe dari masyarakat Bajo.

Warloka merupakan lokasi baru LindungiHutan dengan fokus utama diarahkan untuk memperkuat dan menambah kerapatan mangrove secara bertahap. Di saat yang sama, tiga kelompok UMKM ibu-ibu telah tumbuh melalui produk sambal, kerupuk, dan kerajinan, sementara potensi wisata dapat dikembangkan dengan menghubungkan mangrove, Situs Batu Meja, panorama pesisir, dan cerita kehidupan nelayan. Seiring kolaborasi berlanjut, pemulihan Warloka diharapkan mampu menjaga ekosistem pesisir tanpa melepaskan identitas sosial dan ekonomi masyarakatnya.


Fokus Program
Penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Tujuan dan Dampak Program
• Mengurangi tekanan abrasi dan memperkuat perlindungan pesisir (SDG 13 & 15)
• Memadatkan tutupan mangrove dan menjaga habitat biodiversitas pesisir (SDG 14 & 15)
• Mendukung penghidupan nelayan dan peluang ekonomi masyarakat lokal (SDG 1 & 8)

Peluang Pengembangan
• Penguatan pembibitan mangrove
• Eco-eduwisata mangrove
• Pengembangan UMKM olahan mangrove

Insight Lokasi

Peta Cerita

Update Tentang Lokasi

Belum ada update pada lokasi ini

Dokumentasi Lokasi

Lokasi Terkait

Belum ada lokasi terkait

Galang dana untuk penanaman disini!

Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications