Dunia sedang memanas, dan sumber air kita kian menipis. Namun, harapan belum mati, mari tanam kembali.
Salam Lestari! Dulu, saat masih kecil, nama Rasamala terdengar seperti mantra. Namanya terasa ritmis, sekaligus misterius. Saya membayangkan pohon ini yang mungkin berbuah manis atau beraroma memikat. Kala itu, Rasamala bak nama yang bagus untuk ditulis atau diucapkan berulang kali karena keindahannya.
Bertahun-tahun kemudian, saat saya sudah berkuliah, saya mendaki ke sebuah gunung. Di sana, untuk pertama kalinya, saya baru tahu apa itu pohon rasamala.
Pohon rasamala jauh lebih megah. Batangnya menjulang lurus, bak tiang penyangga langit. Kulit kayunya yang kasar mencerminkan ketabahannya pada Bumi, sementara tajuknya yang rimbun seumpama payung raksasa yang meneduhkan siapa saja yang ada di bawahnya. Udara di sekitarnya lebih sejuk, dan suara gemericik air dari celah akarnya membuktikan bahwa ia sedang bekerja—menyimpan air untuk kehidupan di bawah sana.
Rasamala bukan sekadar estetika nama.
Melihatnya berdiri kokoh di hutan, di tengah ancaman perubahan iklim, saya tidak lagi melihatnya dengan kacamata seorang anak. Di kota, saya terganggu melihat banyaknya pohon yang ditebang semata untuk kebutuhan industrialisasi, permukiman, atau sekadar alasan remeh seperti "Nanti bisa tumbang," "banyak uletnya," dan "biar bisa dapet matahari." Kini saya sudah telanjur dewasa. Suhu Bumi kian memanas. Di tengah lautan orang ignorant, adalah kewajiban saya untuk berbuat sesuatu. Rasamala adalah salah satu dari jawaban saya atas bumi yang semakin gersang. Ketertarikan saya yang dulu hanya sedalam kata, kini telah berangsur jadi rasa hormat sedalam akarnya. Menanamnya hari ini adalah kewajiban agar anak-anak setelah saya—baik itu anak saya atau anak orang lain—masih bisa merasakan sejuknya udara dan jernihnya air yang ia jaga.
Halo, perkenalkan saya Toni. Saya adalah seorang profesional di bidang program, komunitas, dan penerjemahan. Saya berasal dari Jakarta, yang bermigrasi ke Depok untuk penghidupan yang lebih sejuk lagi baik. Namun, ternyata, Depok pun berangsur berubah jadi rentetan kluster, yang saya pun tak pungkiri bisa bermigrasi lagi.
Harapan saya, kita bisa bersama-sama berkontribusi atas apa pun. Mari berdonasi dan jaga alam tetap lestari!
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 95,000/pohon.
Kelompok Tani Hutan (KTH) Halimun Lestari adalah kumpulan petani yang bersama-sama mengelola usaha di bidang kehutanan di dalam kawasan hutan, bertujuan untuk mendukung pelestarian hutan, pemulihan ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
KTH Halimun Lestari terlekat zona tradisional di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) beralamat di Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Masyarakat yang tinggal di Zona tradisional Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak ini merupakan masyarakat hukum adat (MHA) Kasepuhan Sinar Resmi yang memiliki nilai hidup menjaga aturan adat, menjaga alam, selaras dengan alam dan sebagai penjaga hutan. Nilai tersebut merupakan warisan turun temurun yang dijaga hingga kini.
Bagi Masyarakat hukum adat (MHA) seperti kami yang tinggal di zona Taman Nasional Gunung Halimun Salak, hutan merupakan kesatuan ekosistem yang tergabung dengan kehidupan kami. Kami mengemban amanah untuk menjaga, hidup bersama dan selaras dengannya. Lokasi penanaman yang kami menyebutnya Pondok Injuk ini, sangat perlu dipulihkan. Dulu di titik lokasi ini terjadi penebangan pohon hutan yang begitu masif. Ada rangkaian oknum yang menebang pohon-pohon hutan di areal ini sehingga lokasi gundul.
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Ikut gabung aksi berbayar di kampanye
Rasamala Tumbuh, Harapan Pulih
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Manfaatkan fitur 'Sematkan Kampanye Alam' untuk dengan mudah menyisipkan kampanye ke situs web
Kamu
secara langsung. Ini merupakan cara yang cepat, mudah, dan terjangkau untuk membagikan kampanye
kamu
kepada lebih banyak orang!
Bagikan Kampanye Ini
Bagikan lewat QR Code:
QR Code sedang diproses...
Gagal memuat QR Code kampanye. Silakan coba lagi
QR Code bisa diunduh dan digunakan kembali selama link kampanye tidak berubah. Jika link diubah,
kamu perlu buat ulang QR Code-nya