Tahukah kamu?

Sebanyak 57.599,56 hektar atau 40,74 persen dari total luas lahan hutan kritis di NTB terdapat di kabupaten Bima pada 2016.
Setiap harinya, kawasan hutan disana terus mengalami alih fungsi lahan menjadi ladang pertanian. Pembukaan, penebangan dan pembakaran kawasan hutan merupakan pemandangan yang “lumrah” kita jumpai menjelang musim penghujan tiba.
Di tengah kemelut “jagungisasi” yang menggelora, masihkah ada harapan dari tanah Mbojo untuk masa depan hutan kita?!
Avatar
Avatar
Avatar
Avatar
Avatar
Avatar
Avatar
Avatar

RimbaBima

RimbaBima merupakan suatu contoh nyata bagaimana kelompok masyarakat di desa Maria Utara, kecamatan Wawo, kabupaten Bima dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya kehutanan non-kayu guna memenuhi hajat hidup mereka.
RimbaBima bermaksud menjadi pemantik nyala api bagi daerah-daerah lain, tentang bagaimana manusia mampu berdaya dengan tetap menjaga kelestarian hutan, sebuah hikayat yang menggambarkan momen ketika kita bisa berdampingan dengan alam guna memastikan cerahnya masa depan.
RimbaBima berupaya untuk menggali permata di tambang batubara, menemukan jarum di tumpukan jerami, dan memisahkan bijih emas dari pasir berbatu.
RimbaBima hanyalah awal dari langkah kita bersama, dalam rangka menyadarkan kita dari perdebatan kubu “sejahtera” dan “lestari”.
RimbaBima adalah usaha supaya masyarakat di daerah dapat bersaing di dunia maya, melalui cerita yang diangkat ke seluruh dunia.

2
Total Donatur
100
Total Orang Terlibat
1001
Total Pohon terkumpul

SUPPORTED BY

Air yang senantiasa mengaliri rumah warga tanpa henti, sawah yang dapat ditanami kembali, serta hasil kemiri dan kopi yang dapat menyokong pundi-pundi rupiah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jadi Penggerak Di Kotamu