Ayo bergabung dalam kampanye "Sapu Rimba: Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita" untuk mewujudkan keberlanjutan alam yang kita cintai! Yuk, jadilah bagian dari perubahan positif untuk masa depan yang lebih baik! #SapuRimba #JagaAlamJagaKita
Halo Sahabat,
Salam Lestari!Perkenalkan, Saya Randi. Saya adalah seorang Pegiat Lingkungan dan Hutan. Saya berasal dari Kerinci, Jambi, saat ini kondisi lingkungan disekitar daerah saya yang begitu banyak sekali sampah berserakan, jika teman-teman di beri kesempatan untuk berkunjung ke Kerinci, teman-teman akan menemui sampah berserakan di pinggir jalan, sungai, danau, dan jalan menuju destinasi wisata alam.

Keterangan: ini adalah foto sebagian kecil sampah yang kami selamatkan dari hutan di jalur menuju lokasi wisata air terjun di desa Pendung Mudik, Kabupaten Kerinci.Penyebab dari kondisi tersebut adalah kurangnya kesadaran dan tanggung pengelola wisata, pengunjun, dan masyarakat sekitar. Sehingga menyebabkan dampak seperti penumpukan sampah, banjir, dan ekosistem hutan yang rusak.Harapan saya kita semua berkolaborasi dan berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan hutan ini.

Kami ingin mengajak teman-teman sedikit bercerita.
Pernahkah kamu membayangkan, ada sampah plastik berserakan di puncak gunung tertinggi di Sumatera? Atau melihat botol air mineral mengotori tepi Danau Gunung Tujuh, dan puntung rokok menghitamkan jalur menuju Air Terjun Pancuran Rayo?Ya, itu adalah kenyataan yang menyedihkan. Keindahan alam di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tidak luput dari ancaman sampah.
Setiap tahun, ribuan pendaki dan wisatawan datang menikmati pesonanya, tapi tidak semua meninggalkan jejak yang baik. Seringkali, yang tertinggal justru sampah yang merusak ekosistem dan mengancam kehidupan satwa liar.Aku ingat sekali, saat mendaki Gunung Kerinci dan Gunung Tujuh beberapa waktu lalu. Ada satu momen di mana aku harus menyingkirkan bungkus mi instan dari jalur pendakian. Rasanya campur aduk: sedih melihat keindahan yang tercemar, tapi juga ada semangat untuk melakukan sesuatu.

Di sinilah lahir sebuah gagasan yang kami sebut "Sapu Rimba dan Penghijauan".Sapu Rimba adalah misi kami untuk membersihkan jalur-jalur pendakian dan area wisata alam dari sampah plastik, botol, dan sisa-sisa kemasan lainnya. Kami akan menyisir setiap sudut, dari jalur pendakian Gunung Kerinci, area Danau Gunung Tujuh, hingga spot-spot tersembunyi lainnya. Kami percaya, setiap sampah yang kami angkat adalah langkah kecil untuk mengembalikan kemurnian alam.
Tapi membersihkan saja tidak cukup. Alam perlu dipulihkan. Oleh karena itu, kami juga akan melakukan penghijauan. Kami akan menanam kembali pohon-pohon yang rusak, menyediakan bibit-bibit yang bisa membantu mencegah erosi, dan mengembalikan kesegaran hutan.
Kami ingin mengajak kamu menjadi bagian dari cerita ini. Kamu tidak perlu harus ikut mendaki atau menanam pohon. Cukup dengan donasi, kamu sudah menjadi bagian penting dari perjuangan kami.Donasimu akan digunakan untuk:* Membeli kantong sampah dan alat pembersih lainnya.* Menyediakan transportasi dan logistik untuk tim relawan.* Membeli bibit pohon dan peralatan penanaman.* Biaya operasional untuk mengedukasi masyarakat dan pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan.Mari, bersama-sama kita kembalikan keindahan alam Kerinci dan Sungai Penuh. Mari tinggalkan jejak yang baik, bukan sekadar sampah.
Dengan berdonasi, kamu tidak hanya membersihkan alam, tapi juga menanam harapan untuk masa depan.