Kampanye Alam "Rimba Merayakan Duka" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Rimba Merayakan Duka

astuti dila

astuti dila

0 pohon Terkumpul dari 250 pohon

0 Donatur

Batas Donasi: 31 October 2026
95 Hari lagi
Penanaman: 30 November 2026
125 Hari lagi
Donasi
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 27 July 2026
Yuk, bergabung dalam gerakan #RimbaMerayakanDuka untuk reboisasi hutan! Bersama-sama, kita bisa membangun kembali kehidupan bagi alam yang kita cintai. Ayo, jadi bagian dari perubahan yang positif! 🌳✨ #LindungiHutan
“Kita adalah manusia dengan segala bentuk sedihnya,jangan berkecil hati mari rayakan”.

Seringkali hidup begitu hampa, sedih, bahagia, dirasakan saat berjuang.
Sebagai mahluk hidup aku Juga sering merasa sedih,dan putus asa. Ada hari ketika aku kecewa atas mimpiku yang tidak tercapai,kehidupan yang berat, kegagalan, kehilangan, dan rasa lelah yang seolah tidak berujung.

Kesedihan itu adalah hal wajar, tapi yang terpenting bagaimana cara kita untuk menghadapinya, terus berlarut-larut atau menghadapinya dengan cara yang tidak biasa.
Aku selalu mencoba mengalihkan kesedihanku lewat alam, sekedar melihat matahari terbit atau terbenam, dan mendaki. Mengubah rasa sedih dan putus asa menjadi energi baik membuat aku merasa hidup lebih bermakna.

Maka dari itu aku ingin mengajak siapa pun yang sedang kecewa, sedih, putus asa untuk mengubahnya menjadi energi baik dan positif dengan cara menyalurkan energi dan rezeki kita sebagai bentuk merayakan kesedihan yang tidak biasa, sekaligus menjaga dan merawat bumi agar kehidupan terus tumbuh dan harapan tetap lestari.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 85,000/pohon.

Pantai Indah Kapuk (PIK) yang terletak di Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta telah menjadi pusat ekowisata dan konservasi mangrove. Kegiatan konservasi dilakukan karena PIK merupakan wilayah benteng abrasi bagi pantai Jakarta. Dengan adanya pusat konservasi ini diharapkan banjir rob di pesisir Jakarta dapat ditekan.

Melalui kampanye alam, LindungiHutan sejak tahun 2019 ikut andil dalam kegiatan penanaman di Ekowisata Mangrove PIK. Pohon mangrove dipilih karena akarnya dapat mengendapkan lumpur sehingga mencegah intrusi air laut ke daratan. Selain itu, hasil olahan mangrove juga dapat dimanfaatkan warga untuk kegiatan usaha yang menunjang wisata.

Pelajari lebih lanjut terkait Ekowisata Hutan Mangrove PIK, Jakarta Utara

Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.

Potensi Pengembangan Program
  • Ekowisata mangrove

Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukungPembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDG's 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDG's 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau (SDG's 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon (SDG's 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDG's 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDG's 8)
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada kampanye terkait

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications