Yuk titip satu akar untuk tumbuhnya pesisir Tambakrejo yang asri! Bersama kita bisa reboisasi hutan dan menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik. #TitipSatuAkar
Di Tambakrejo, laut bukan hanya tempat mencari nafkah. Kini, laut juga perlahan mengambil kembali daratan yang menjadi tempat warga berpijak. Kawasan pesisir di Semarang, Jawa Tengah ini menjadi tempat hidup masyarakat yang dekat dengan laut. Namun, abrasi dan banjir rob terus mengikis daratan. Abrasi bahkan merendam makam yang berada di tepi pantai, sementara akses menuju pemakaman juga ikut tergenang. Di sisi lain, tumpukan sampah di pesisir juga menjadi masalah yang dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Salah satu upaya untuk membantu menjaga pesisir adalah dengan menanam mangrove. Sejak 2016, LindungiHutan telah melakukan penanaman mangrove jenis Rhizophora di kawasan ini.
Melalui campaign ini, saya ingin ikut serta mendukung penanaman mangrove di pesisir Tambakrejo. Dari setiap dukungan yang dititipkan, akan tumbuh akar-akar muda Rhizophora yang kelak menjadi bagian dari upaya menjaga pesisir.
Saya memang tidak punya momen khusus untuk membuka campaign ini. Hanya saja, setelah beberapa tahun belajar tentang kehutanan, saya ingin mencoba menitipkan sedikit hal baik yang bisa tumbuh dan memberi arti di tempat lain. Kalau bisa dimulai dari satu akar, kenapa tidak?
Setiap dukungan yang diberikan sangatlah berarti. Bersama-sama, dukungan ini dapat menghadirkan lebih banyak mangrove yang tumbuh untuk membantu menjaga pesisir Tambakrejo tetap bertahan.
Jangan ragu untuk ikut memberikan dukunganmu yaa 😊
Mari titipkan satu akar, tumbuhkan bersama, dan ikut jaga Tambakrejo tetap punya pesisir yang aman🌱🌊
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 25,000/pohon.
Tambakrejo dikenal sebagai desa nelayan dan terletak di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Jawa Tengah. Laut menjadi tumpuan nelayan Tambakrejo untuk menghidupi keluarganya. Namun, abrasi terus mengikis daratan Tambakrejo dan mengakibatkan jarak pantai semakin dekat serta banjir rob. Selain itu, tumpukan sampah di pesisir juga mengancam kesehatan warga.
Untuk menahan abrasi, LindungiHutan melalui kampanye alam melakukan penanaman pohon Mangrove Rhizophora di kawasan tersebut sejak tahun 2016. Akar Mangrove memiliki kemampuan untuk menahan dan mengendapkan lumpur sehingga dapat menahan laju ombak yang menerjang daratan. Penanaman mangrove juga dapat meningkatkan kualitas ekosistem setempat sehingga biota laut termasuk ikan dapat berkembang dengan baik.
Selengkapnya...Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.
Potensi Pengembangan Program
- Rumah pembibitan
- Sistem tambak berkelanjutan
- Sistem penahan ombak
- Usaha olahan hasil mangrove
- Ekowisata mangrove
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukung
Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)