48 Bulan Englot, 48 Mangrove untuk Bumi! Jadilah bagian dari perjalanan berharga ini untuk menjaga kelestarian alam. Bersama, kita bisa menciptakan perubahan yang membahagiakan. Ayo, bergabung dan lindungi hutan bersama LindungiHutan!
48 Bulan Englot, 48 Mangrove untuk Bumi
Selamat datang sahabat lingkungan! Englot Indonesia bersama LindungiHutan mengajak Anda untuk turut serta dalam kampanye penghijauan "48 Bulan Englot, 48 Mangrove untuk Bumi". Kami memiliki tujuan mulia untuk menanam 48 pohon mangrove di Pulau Pari sebagai langkah nyata dalam pelestarian lingkungan. Dengan donasi pohon mangrove, Anda bisa ikut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove dan memberikan manfaat jangka panjang bagi bumi kita. Setiap pohon yang kita tanam akan menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga kelestarian alam dan melindungi hutan-hutan di Indonesia. Tanggal 2026-04-04 merupakan batas akhir kampanye kami, dan kami berharap dapat mencapai target donasi yang telah ditentukan. Mari bersatu untuk memberikan dampak positif pada lingkungan dan mewariskan bumi yang lebih hijau kepada generasi mendatang. Untuk berpartisipasi dalam kampanye ini, Anda dapat melakukan donasi melalui platform kami dan menjadi bagian dari perubahan yang akan terjadi. Setiap aksi kebaikan yang kita lakukan, walau sekecil apapun, memiliki arti besar dalam pelestarian alam kita. Yuk, bergabung bersama Englot Indonesia dan LindungiHutan dalam menjaga kelestarian hutan! Bersama-sama kita bisa menciptakan perubahan positif untuk bumi kita. Ayo, aksikan kebaikanmu sekarang dan berikan kontribusi terbaikmu dalam kampanye "48 Bulan Englot, 48 Mangrove untuk Bumi".
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 35,000/pohon.
Pulau Pari merupakan destinasi wisata yang terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Sebanyak 80% penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dan beralih profesi menjadi tour guide saat akhir pekan. Namun, abrasi dan banjir rob yang semakin parah dikhawatirkan dapat merusak keindahan dan mengancam pemukiman penduduk Pulau Pari.
Untuk itu, LindungiHutan melalui kampanye alam melakukan penanaman mangrove sejak tahun 2022 sebagai upaya untuk menahan abrasi. Akar mangrove berfungsi untuk mengendapkan lumpur sehingga dapat mencegah terjadinya intrusi air laut ke daratan. Perbaikan ekosistem magrove di Pulau Pari juga menunjang kegiatan wisata untuk meningkatkan perekonomian warga.
Selengkapnya...Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi.
Potensi Pengembangan Program
- Rumah pembibitan
- Ekowisata mangrove
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukung
Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)