Yuk bergabung dalam gerakan 'Hidup untuk Menghidupi' untuk menjaga keberlangsungan hidup kita dengan mereboisasi hutan. Satu langkah kecil kita, berdampak besar bagi bumi. Bersama, kita bisa menciptakan kehidupan yang lebih hijau dan berkelanjutan!
Jangan karena keriuhan di pusat kota membuat kita lupa bahwa ada sebuah wilayah di sisi timur yang sedang berjuang dalam sunyi. Ekowisata Mangrove Wonorejo yang bukan sekadar tempat wisata, namun garis pertahanan utama Surabaya dalam menghadapi perubahan iklim. Sayangnya, kondisi di sana kini memprihatinkan. Abrasi atau pengikisan daratan oleh air laut terus terjadi setiap waktu. Tanpa keberadaan hutan mangrove yang padat, daratan Surabaya kehilangan pelindung alaminya. Jika pesisir ini rusak, dampaknya akan terasa hingga ke tengah kota, banjir rob yang kian masuk ke pemukiman, kenaikan suhu udara yang membuat Surabaya terasa semakin panas menyengat, hingga hilangnya habitat bagi ribuan makhluk hidup. Turut serta menanam di Wonorejo merupakan upaya kita untuk memastikan Surabaya tetap aman untuk ditinggali hingga bertahun-tahun mendatang. Sebagai rantauan dari pulau Sumba yang sungguh mencintai pantai. Tumbuh besar di wilayah pesisir mengajarkan saya bahwa alam tidak pernah meminta banyak, ia hanya perlu dijaga agar tetap bisa memberi hidup bagi manusia di sekitarnya. Saat ini, saya sedang berada di masa menuju akhir studi saya di Surabaya. Kota ini telah menjadi rumah kedua yang mendewasakan saya. Namun, saya merasa tidak cukup jika hanya pulang membawa ijazah tanpa meninggalkan dampak nyata bagi kota yang telah menghidupi saya selama ini. Saya terpanggil untuk mendukung aksi penanaman mangrove di Wonorejo karena saya ingin membalas budi. Saya ingin memastikan bahwa ketika saya meninggalkan kota ini nanti, ada sepetak kehidupan yang tumbuh di pesisirnya sebagai tanda terima kasih saya. Kampanye ini adalah bentuk kolaborasi kita untuk menghidupi kembali pesisir yang telah menjaga kita. Setiap bibit yang ditanam adalah sebuah langkah kecil untuk menyembuhkan luka bumi dan menjaga napas Surabaya agar tetap segar. Karena pada akhirnya, kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk merawat rumah kita bersama. Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 40,000/pohon.
Ekosistem Mangrove Wonorejo terletak di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pemerintah kota Surabaya memanfaatkan keberadaan mangrove di sana sebagai wisata berbasis lingkungan. Ekosistem Mangrove Wonorejo memfasiitasi pengunjung yang datang dengan wahana kapal ataupun jembatan kayu. Namun, lokasi masih menjadi daerah utama di wilayah pantai timur Surabaya yang terkena dampak abrasi.
Untuk menangani abrasi yang terjadi, pada tahun 2022 LindungiHutan turut andil dalam memfasilitasi penanaman mangrove. Pohon mangrove berperan dalam mehanan ombak yang dapat mengikis daratan. Penanaman mangrove berguna untuk melestarikan keberadaan kawasan mangrove yng sudah dimanfaatkan menjadi tempat wisata. Masyarakat bisa melakukan pengembangan potensi wisata menjadi wisata edukasi. Kawasan Mangrove Wonorejo memiliki keberagaman dan keunikan ekosistem yang menarik untuk diamati dan dipelajari.
Selengkapnya...Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan menjaga keutuhan ekowisata mangrove.
Potensi Pengembangan Program
- Pusat penelitian Mangrove
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukung
Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)